Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Apoteker Dalam Edukasi Obat Untuk Lansia di Desa Belabori Kab. Gowa Awaluddin, Nurhikma; Basir, Nasrawati; Sadsyam, Sriyanty; Awaluddin, Akbar
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c3qm7k08

Abstract

Di Indonesia, populasi usia lanjut terus meningkat seiring dengan tingginya angka harapan hidup. Menurut Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk lansia di Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan mencapai lebih dari 26 juta orang. Lansia sering kali menghadapi berbagai tantangan kesehatan yang kompleks, termasuk penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung. Selain itu, mereka juga cenderung menggunakan beberapa jenis obat secara bersamaan, yang dikenal sebagai polifarmasi. Polifarmasi dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping, interaksi antar obat, serta kesalahan penggunaan obat, yang semuanya dapat berdampak negatif pada kesehatan lansia. Dalam konteks ini, peran apoteker menjadi sangat vital. Apoteker memiliki pengetahuan mendalam tentang farmakologi, termasuk mekanisme kerja obat, interaksi obat, dan efek samping yang mungkin terjadi. Dengan pengetahuan ini, apoteker dapat memberikan edukasi yang tepat kepada lansia mengenai cara penggunaan obat yang aman dan efektif. Edukasi ini meliputi informasi mengenai dosis yang benar, waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat, serta tanda-tanda efek samping yang perlu diwaspadai. Selain itu, apoteker juga dapat membantu lansia dalam memahami pentingnya mematuhi regimen pengobatan yang telah ditentukan oleh dokter, sehingga dapat mencegah komplikasi yang lebih serius. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga merupakan aspek penting dalam pengelolaan kesehatan lansia. Melalui pemeriksaan rutin, masalah kesehatan dapat terdeteksi lebih awal, sehingga penanganan yang tepat dapat dilakukan. Apoteker dapat berkontribusi dalam hal ini dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan dan bagaimana cara mengakses layanan kesehatan yang ada. Dengan memberikan informasi yang akurat dan mudah dipahami, apoteker dapat memberdayakan lansia untuk mengambil keputusan yang lebih baik terkait kesehatan mereka.
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN MASKER BUBUK ORGANIK DARI EKSTRAK DAUN KELENGKENG(DIMOCARPUS LONGAN) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNE Anisa, Resti; Setiawan, Prayitno; Basir, Nasrawati
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v7i1.582

Abstract

Longan leaves (Dimocarpus longan) contain flavonoids, phenols, tannins and saponins which are secondary metabolite compounds that have antibacterial activity. Antibacterials are substances that can interfere with the growth or even kill bacteria by interfering with the metabolism of harmful microbes. The aim of this research is to find out whether the organic powder mask preparation from longan leaf extract is stable and formulated physically and chemically, and to determine the results of the inhibitory power obtained from the organic powder mask preparation from longan leaf extract on the growth of Propionibacterium acne bacteria. This research method is experimental in vitro, with extraction using the Magnetic Stirrer Maceration method with 96% ethanol solvent, preliminary tests are carried out, then an Organic Powder mask formulation is made with concentrations of F1 (3%), F2 (4%), F3 (5% ). Then proceed with the antimicrobial effectiveness test against Propionibacterium acne bacteria The research results showed that there was no difference in the stability of the organic powder mask formulation (p>0.05) before and after the cycling test in organoleptic testing, pH testing, homogeneity, spreadability, dry time testing and particle size testing. Testing the Antibacterial Effectiveness of Propionibacterium acne showed that formula 1 (3%), formula 2 (4%) and formula 3 (5%) were effective against Propionibacterium acne bacteria with an average inhibition zone of 10.26 (medium), 11 respectively. .01 (strong) and 11.28 (strong). It can be concluded that longan leaf extract can be formulated as an organic powder mask preparation and has antibacterial effectiveness against Propionibacterium acne in the strong category at a concentration of 5% with an average diameter of the inhibition zone of 11.28