Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI ASPEK KESELAMATAN PADA INSTALASI LISTRIK Desryanto, Nurhedhi; Widiarto, Hendro; Koswara, Iwan; Putra, Adli Adia; Isdy, Muhammad Zaky; Soebiantoro, Rubby; Taryana, Taryana; Kosasih, Ahmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36836

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan judul "Sosialisasi Aspek Keselamatan pada Instalasi Listrik" dilaksanakan di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya anggota Karang Taruna, mengenai pentingnya keselamatan dalam instalasi listrik. Instalasi listrik yang tidak aman dapat menimbulkan risiko serius seperti kebakaran, sengatan listrik, dan kecelakaan fatal lainnya. Berdasarkan analisis situasi, terdapat berbagai permasalahan seperti kecelakaan kerja, ketidakpatuhan terhadap regulasi, kurangnya pengetahuan dan keterampilan, kondisi instalasi yang tidak aman, perubahan teknologi, kurangnya kesiapan dalam menanggapi darurat, serta kompleksitas instalasi listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, PKM ini menawarkan solusi berupa sosialisasi yang mencakup penyampaian materi teori, praktik langsung, serta evaluasi kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi analisis materi, penyampaian materi secara tatap muka, kegiatan praktik instalasi listrik yang aman, dan evaluasi melalui tes serta kuisioner. Pelaksanaan kegiatan melibatkan tim pengurus yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, serta partisipasi aktif dari mitra seperti pemerintah desa dan narasumber ahli instalasi listrik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai aspek keselamatan instalasi listrik, serta kemampuan praktis dalam menghadapi situasi darurat. Kesimpulan menunjukkan bahwa PKM ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya keselamatan listrik, serta peran aktif Karang Taruna dalam menyebarkan pengetahuan ini kepada masyarakat luas. Saran yang diberikan antara lain perlunya sosialisasi lanjutan dan pelatihan praktis yang lebih mendalam untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas program keselamatan listrik di masa depan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dalam penggunaan instalasi listrik.
INSTALASI ULANG JARINGAN LISTRIK DI PONDOK PESANTREN NURUL HIDAYAH DESA MEKARJAYA PANONGAN KABUPATEN TANGERANG Widiarto, Hendro; Taryana, Taryana; Desryanto, Nurhedi; Koswara, Iwan; Kosasih, Ahmad; Kurniawan, Edi; Soebiantoro, Rubby
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37612

Abstract

Dalam mengoperasikan beban listrik kita membutuhkan penghantar. Gangguan listrik dapat terjadi dan mengakibatkan timbulnya hal-hal yang tidak kita kehendaki. Gangguan listrik bisa mengakibatkan beban tidak teraliri listrik atau tidak bias beroperasi atau bahkan timbul kebakaran. Bahaya kebakaran bias terjadi apabila ada kebocoran listrik atau adanya hubung singkat. Untuk menghindari gangguan tersebut maka kita harus pastikan instalasi listik kita harus terpasang sesuai standart yang ditetapkan. Latar belakanng pemilihan pengabdian masyarakat tersebut adalah terjadinya kebakaran di Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang diakibatkan listrik. Metode dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah melakukan instalasi ulang seluruh kamar santri dan ruang majelis. Untuk menghasilkan kualitas instalasi listrik yang baik, aman dan andal maka kita menggunakan acuan yang ada. Acuan tersebut adalah Persyaratan Umum Instalasi Listrik.Saat memasang instalasi listrik tentunya membutuhkan beberapa perhatian. Perhatian yang dibutuhkan adaah perhatian dalam penggunaan dan menentukan pengaman dan penghantar. Komponen yang dipakai harus mempunyai standar keamanan. Perhatian yang lain adalah terkait kuat penerangan. Karena apabila penerangan kurang bias menimbulkan gangguan penglihatan. Nilai kuat penerangan juga diatur dalam ketentuan SNI 03-6575-2001. Nilai kuat penerangan dalam satuan lux. Pembahasan dalam pengabdian Masyarakat tersebut adalah Besarnya pengaman MCB dan sekering untuk kamar santri sebesar 2 ampere. Besarnya lampu tiap kamar 15 watt . Besar penghantar 1,5mm. Kesimpulan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bahwa instalasi ulang dapat dilaksanakan dan berhasil dengan baik.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA PSDKU UNPAD PANGANDARAN Siti Azzahra, Rahma; Koswara, Iwan; Fuady, Ikhsan
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v3i3.2481

Abstract

This study aims to analyze the factors that affect smoking behavior in PSDKU students of Padjadjaran University Pangandaran. A quantitative approach was used by involving 102 student respondents who were selected based on certain characteristics. The variables studied included individual factors (stress and self-esteem), family factors (relationships with parents and economic conditions), and environmental factors (peer influence and social norms). The results of multiple regression analysis showed that environmental and individual factors had a significant influence on smoking behavior, while family factors did not have a significant influence. Environmental factors, such as peer influence and social norms, are the dominant predictors in students' smoking behavior. The conclusion of this study emphasizes the need for integrative efforts from campuses, families, and communities in overcoming smoking behavior through education, psychological support, and the formation of a smoke-free environment.
PEMANFAATAN RENEWABLE ENERGY SEBAGAI CATU DAYA CADANGAN DI LINGKUNGAN POLITEKNIK PENERBANGAN INDONESIA CURUG Kurniawanto, Hari; Koswara, Iwan; Aldrian, Basil; P, Adli Adia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.26216

Abstract

Energi surya merupakan potensi energi terbarukan yang perlu dimanfaatkan. Pembangkit listrik tenaga fotovoltaik adalah pembangkit listrik menggunakan energi matahari. PLTS merupakan salah satu sarana untuk memenuhi kebutuhan listrik secara ramah lingkungan. Pemerintah berupaya mengurangi penggunaan bahan bakar fosil pembangkit listrik dan beralih ke energi terbarukan melalui pemberlakuan regulasi kebijakan energi nasional. Komitmen pemerintah untuk mendukung kebijakan energi negara dan mencapai 23% penggunaan energi baru terbarukan pada tahun 2025 telah diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan regulasi. Gedung Auditorium merupakan Gedung pertemuan yang digunakan oleh di lingkungan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, penggunaan gedung Auditorium digunakan baik siang ataupun malam, sehingga penggunaan listrik penerangan pada gedung ini tergolong tinggi. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah pemanfaatan PLTS akan diimplementasikan sebagai altertnatif untuk penerangan gedung auditorium guna mendukung program pemerintah tentang pengurangan emisi karbon dan penggunaan energy ramah lingkungan. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitan Research and Development Sugiono 2013 terdiri dari Delapan Tahapan yaitu: Potensi dan Masalah, Pengumpulan Data, Desain Produk, hingga Uji Coba Pemakaian yang akan diimplementasikan langsung pada gedung auditorium Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. PLTS yang akan dirancang di gedung Auditorium menggunakan sistem off grid. Rancangan menghasilkan sebuah produk yang ramah lingkungan, mudah di aplikasikan.