Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN VIDEO PROFIL DESA KAREDOK SEBAGAI SARANA INFORMASI MASYARAKAT SERTA MEMIKAT WISATAWAN LOKAL Fadillah, Kurnia Lucky; Koswara, Iwan; Prahatmaja, Nurmaya
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v14i1.59071

Abstract

Desa Karedok, yang terletak di Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, memiliki potensi besar sebagai penghasil utama beras dan pusat kegiatan ekonomi lokal yang unik. Namun, minimnya strategi publikasi dan promosi digital membuat potensi desa ini kurang dikenal dan sulit menarik perhatian masyarakat luas. Untuk mengatasi masalah ini, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan popularitas Desa Karedok. Program ini diwujudkan melalui pembuatan video profil yang menonjolkan potensi agrikultur, usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan budaya lokal desa secara visual dan menarik. Proses pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode substitusi iptek, melibatkan beberapa tahapan, mulai dari survei lapangan untuk mengidentifikasi potensi unggulan desa, tahap produksi, hingga pasca produksi video. Data yang diperoleh melalui survei dan wawancara dengan perangkat desa diolah menjadi video promosi berkualitas tinggi berdurasi 5-7 menit. Hasil akhirnya adalah video yang tidak hanya menjadi alat promosi yang efektif untuk menarik wisatawan maupun investor, tetapi juga mampu memperkuat citra Desa Karedok sebagai destinasi agrikultur dan pariwisata unggulan. Video ini menampilkan kegiatan masyarakat, potensi UMKM seperti produksi kerupuk opak dan telur asin, serta menonjolkan hasil pertanian yang signifikan. Program ini menegaskan pentingnya teknologi promosi digital dalam mendukung pembangunan ekonomi desa, meningkatkan daya tarik lokal, dan memperluas peluang pengenalan potensi desa yang sebelumnya kurang terekspos. Produk ini diharapkan menjadi model yang dapat diterapkan untuk promosi desa-desa lainnya di Indonesia.
Rancang Bangun Modul Sistem Proteksi Kelistrikan pada Gedung Tower Airnav Unit Dekai Saragih, Jovi Nandra; Koswara, Iwan; Juliarta, I Wayan
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 25, No 3 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v25i3.6315

Abstract

This research aims to design and develop a microcontroller-based electrical protection system that is able to detect and handle voltage surges (overvoltage) and voltage drops (undervoltage) automatically. This system uses a PZEM-004T sensor, an Arduino Mega 2560 microcontroller as the main controller, and a Solid State Relay (SSR) to disconnect or connect the electric current according to the detected conditions. This research uses a User Trial test. The test was carried out by comparing the measurement results of the PZEM-004T sensor to a digital multimeter, showing an average difference of less than 3%, indicating good sensor accuracy. When the voltage exceeds 250V or drops below 190V, the SSR successfully disconnects the current with a response time of less than 0.5 seconds.
Diskursus Digital dan Suara Publik: Komentar YouTube dalam Kasus #IndonesiaGelap Koswara, Iwan
Global Komunika : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8 No 2 (2025): Global Komunika Vol. 8 No. 2 2025
Publisher : FISIP UPNVJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital media has become a primary space for the public to express opinions on government policies. This study analyzes comments on the Liputan6 YouTube video titled "Tagar Indonesia Gelap Muncul, Cermin Kebijakan Pemerintah yang Tidak Pro Rakyat?" uploaded in February 2025. The video garnered attention with 180,000 viewers and 1,683 comments, reflecting various public sentiments. The study aims to explore how the intensity and interaction patterns in the comments reflect public perceptions of government policies. Using a qualitative approach and content analysis with NVivo12 Pro, comments were categorized based on themes and sentiment (positive, negative, and neutral). The results show a dominance of negative sentiment, indicating public dissatisfaction, while positive and neutral sentiments contributed to constructive discussions. Some comments with high interaction intensity revealed the vocal minority effect, where a small group of vocal users dominated the discussion. The conclusion emphasizes the importance of combining digital analysis with traditional approaches to comprehensively understand public opinion and the need for policies that are more responsive to societal needs.
Strategi Storytelling dalam Video Feature untuk Memperkuat Identitas Desa Wisata Wahyana, Aditya Nur; Koswara, Iwan; Subekti, Priyo
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2025): EduTIK : April 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i2.11474

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini mengkaji strategi storytelling dalam video feature untuk memperkuat identitas Desa Wisata Karedok di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, penelitian melibatkan analisis konten terhadap 12 video feature yang diproduksi antara 2021-2025, wawancara mendalam dengan 8 informan kunci, dan observasi partisipatif selama proses produksi. Data dianalisis menggunakan kombinasi analisis naratif, semiotik visual, dan analisis tematik dengan menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan validitas. Hasil penelitian mengungkap bahwa struktur naratif Hero's Journey dengan masyarakat sebagai protagonis kolektif dapat meningkatkan retensi audiens melalui keterlibatan emosional. Integrasi simbol budaya seperti ritual Mapag Sri dan palet warna hijau-coklat sebagai identitas warna mampu mengonversi nilai filosofis lokal menjadi daya tarik wisata. Kontribusi aktif masyarakat dalam penulisan naskah partisipatif menunjukkan peningkatan akurasi budaya dan membangun keberlanjutan promosi. Penelitian ini merekomendasikan empat strategi utama bagi pengelola desa wisata: pengelompokan sistematis elemen naratif desa, pengembangan struktur kolaborasi kreatif yang melibatkan masyarakat dalam produksi konten, penyusunan visual identity guideline berbasis filosofi lokal, dan pengoptimalan efektivitas konten di berbagai platform. ABSTRACT  This study examines the storytelling strategy in video features to strengthen the identity of Karedok Tourism Village in Sumedang Regency, West Java. Using a descriptive qualitative approach with a case study method, the research involves content analysis of 12 video features produced between 2021 and 2025, in-depth interviews with eight key informants, and participatory observation during production. The data was analyzed using narrative analysis, visual semiotics, and thematic analysis using source triangulation to ensure validity. The study results reveal that the narrative structure of the Hero's Journey with the community as a collective protagonist can increase audience retention through emotional involvement. Integrating cultural symbols such as the Mapag Sri ritual and the green-brown color palette as a color identity can convert local philosophical values into tourist attractions. The active contribution of the community in participatory scriptwriting shows an improvement in cultural accuracy and builds promotional sustainability. This research recommends four main strategies for tourism village managers: systematic grouping of village narrative elements, development of creative collaboration structures that involve the community in content production, development of visual identity guidelines based on local philosophy, and optimization of content effectiveness on various platforms.
Hubungan literasi informasi dengan self-directed learning siswa: Studi Korelasi pada Siswa SMAN 1 Kabupaten Tangerang Adna, Putri Latifa; Winoto, Yunus; Koswara, Iwan
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 11 (2024): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i11.990

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pembelajaran menjadi student-centered learning, yang menekankan kemandirian belajar (self-directed learning) dan literasi informasi sebagai keterampilan utama. Literasi informasi memungkinkan siswa mencari, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara efektif untuk menghadapi tantangan era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami hubungan antara literasi informasi dengan self-directed learning siswa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi rank spearman. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Kabupaten Tangerang kelas XI dan XII tahun pelajaran 2023/2024 dengan kriteria sampel menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif dan analisis inferensial. Hasil dan simpulan dari penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara akses informasi, evaluasi informasi, dan penggunaan informasi dengan self-directed learning siswa. Hasil penelitian ini mengimplikasikan perlunya integrasi literasi informasi dalam pembelajaran untuk mendukung kemandirian belajar di era digital.
The Utilization of Drones with Bird Eye View Techniques in the 'Anthropogenic Sea' Documentary Film to Improve the Quality of Visual Narrative and Spatial Perception of the Audience Baihaqi, Rizky Rahman; Koswara, Iwan; Subekti , Priyo
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 4 No. 11 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v4i11.865

Abstract

This study tested the effectiveness of the Bird's Eye View (BEV) technique in documentaries themed on anthropogenic marine environmental damage to improve the quality of visual narrative and audience spatial perception. Using a mixed methods approach with a quasi-experimental design (Posttest-Only Control Group Design), 40 students of Universitas Padjadjaran participated, divided into an experimental group (watching a movie with BEV) and a control group (without BEV). Data collection was carried out through a Likert scale questionnaire and interviews, then analyzed using the Mann-Whitney U test. Results showed significant differences (p=0.014 < 0.05) between the two groups, where the experimental group showed better quality of visual narrative and spatial perception. These findings confirm the effectiveness of BEV techniques in communicating the scale and complexity of environmental issues visually and spatially. This research contributes to the development of documentary film narratives and environmental communication literature, with practical implications for filmmakers to utilize BEVs to enhance the visual impact and spatial perception of audiences in environmental education.
Optimalisasi Peran Audiovisual di Museum Geologi Bandung dalam Meningkatkan Pemahaman Pengunjung Terhadap Edukasi Geologi Setiamihardja, Hafidz Ardis; Koswara, Iwan; Subekti, Priyo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i6.59889

Abstract

Hal yang menarik untuk diteliti bagaimana media audiovisual membantu meningkatkan pengalaman pengunjung dari segi baik edukasi maupun hiburan di Museum Geologi, bagaimana peran audio visual dalam mendukung berbagai koleksi sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media audiovisual dalam meningkatkan pemahaman pengunjung terhadap edukasi geologi di Museum Geologi Bandung. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan interpretatif digunakan melalui observasi non-partisipan serta wawancara mendalam dengan pengelola museum dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual, seperti Sound Dome, Dome Audio Visual, simulasi 3D, dan Augmented Reality (AR) di Museum Geologi Bandung, dinilai lebih efektif dibandingkan metode konvensional (teks deskriptif) dalam menyampaikan informasi. Sebanyak 4 dari 4 responden pengunjung menyatakan audiovisual membantu memahami konsep geologi yang kompleks melalui visualisasi detail, seperti animasi pembentukan bumi dan pergerakan lempeng. Pengelola museum juga mengungkapkan bahwa media ini meningkatkan durasi kunjungan dan fokus pengunjung terhadap koleksi. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dalam pembuatan konten dan kerusakan perangkat teknis masih perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi audiovisual dengan metode konvensional, peningkatan kualitas teknologi, serta pengembangan konten yang inklusif untuk menjangkau semua kalangan. Temuan ini menegaskan bahwa audiovisual berpotensi mentransformasi museum menjadi destinasi edukatif-rekreatif yang relevan dengan generasi digital.
PEMANFAATAN MEDIA ONLINE DALAM PEMASARAN PRODUK KULINER DI PRIANGAN TIMUR: PEMANFAATAN MEDIA ONLINE DALAM PEMASARAN PRODUK KULINER DI PRIANGAN TIMUR Susanti, Santi; Koswara, Iwan
Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH), Juni 2024
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/jkbh.v6i2.229

Abstract

COVID-19 has had a significant impact on aspects of human life in the world. The economic sector is among those affected. Many business people are forced to close their businesses because they cannot produce, due to the lack of purchasing power, including MSMEs. The existence of the internet is a solution to keep the economy running. Many entrepreneurs then utilize social media, as a channel for promoting and marketing their products so that they remain known by potential buyers until the transaction process occurs. This study aims to reveal the efforts of MSME culinary business actors in the East Priangan region, utilizing social media as a promotional and marketing medium, to maintain their business in the COVID-19 pandemic situation. The research methods used are interviews with culinary MSME players in East Priangan, observation, and the use of online data sources obtained through social media. The results showed that social media helped MSME players in the East Priangan region in running their businesses in the COVID-19 situation. Instagram and Whatsapp are most widely used in online sales. Sales through social media are almost equivalent to direct sales. The conclusion of this study is that social media is a solution in increasing the sluggishness of product sales during the COVID-19 pandemic.
SOSIALISASI DAN PEMAHAMAN SOLAR CELL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PENERBANGAN DIRGANTARA Koswara, Iwan; Desryanto, Nurhedhi; Widiarto, Hendro; Putra, Adli Adia; Subiantoro, Ruby
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25438

Abstract

Pehamaman tentang solar cell pada era industri 4.0 adalah suatu hal yang penting. Teknologi solar cell sangat efektif karena energi matahari setiap tahunnya sebesar 2,6 x 1024 Joule dengan efisiensi 20%. Masyarakat perlu memahami solar cell. SMK Penerbangan Dirgantara adalah sekolah kejuruan berlatarkan penerbangan yang turut berkecimpung dalam pengabdian masyarakat. Kurangnya pemahaman terkait solar cell, disebabkan oleh minimnya pengetahuan akan solar cell dan belum sosialisasi terkait solar cell. Tujuan yang akan dicapai adalah siswa/siswi SMK Penerbangan Dirgantara dapat mengaplikasikan solar cell dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat. Hal tersebut didukung melalui kegiatan sosialisasi yang terdiri dari pemaparan materi, pemasangan solar cell secara langsung, dan evaluasi kegiatan guna mengetahui pemahaman peserta. Dengan demikian siswa/siswi SMK Penerbangan Dirgantara paham tetang Solar cell secara teori maupun teknis.
WORKSHOP PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA OFFGRID DI KELURAHAN SERDANG WETAN KECAMATAN LEGOK KABUPATEN TANGERANG BANTEN Soebiantoro, Rubby; Widiarto, Hendro Widiarto; Taryana, Taryana; Suprihartini, Yayuk; Koswara, Iwan; Desryanto, Nurhedhi; Kosasih, Achmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31154

Abstract

Saat ini kebutuhan listrik sudah menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat. Tanpa listrik tentu kehidupan manusia akan mengalami kendala.Listrik untuk kebutuhan masyarakat disuplai dari PLN.Sedangkan PLN mendapatkan pasokan listrik dari pembangkit liistrik.Salah satu pembangakit listrik yang bisa kita gunakan salah satunya pembangkit Listrik Tenaga Surya atau biasa disebut PLTS. PLTS di Indonesia tentu sangat sesuai karena Indonesia merupakan negara tropis. Selain itu PLTS sangat tidak menghailkan polusi. Salah satu jenis PLTS ialah PLTS Offgrid. Alasan dipilihnya topic tersebut adalah Penggunaan PLTS di masyarakat Indonesia masih sedikit jumlahnya kususnya di Desa Serdang Wetan Kecamatan Legok Tangerang. Karena itu perlu dilakukan pengenalan kepada masyarakat. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini ialah menyampaikan materi tori tentang PLTS offgrid dilanjutkan dengan praktikum tentang perakitan dan pengujian PLTS offgrid kemudian dilanjutkan dengan evalusi praktikum. Berdasarkan hasil dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan tema Workshop Pembangkit Listrik tenaga Surya Offgrid di Kelurahan Serdang Wetan Kecamatan Legok Kabupaten Tangerang Banten, dirasa sangat berguna bagi peserta . Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut, peserta dapat memahami tentang energy listrik alternative dan merupakan enegi baru terbarukan. Selain itu, peserta mengetahui keuntungan penggunaan PLTS Offgrid serta bisa melakukan perawatan dan perbaikan PLTS Offgrid. Kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapakan. Hal tersebut ditunjukan pada saat pelaksanaan kegiatan workshop, peserta sangat antusias memperhatikan  materi yang diberikan, berdiskusi, dan melakukan tanya jawab ketika penyampaian materi oleh narasumber maupun saat praktikum.