Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Mesin Screw Press Gambir pada Kelompok Maju Tani di Desa Boangmanalu Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat Jandri Fan HT Saragi; Sahat; Suadi; Nelson Manurung; Sondang Beatrix Siahaan; Angga Bahri Pratama
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2770

Abstract

Pakpak Bharat Regency has great potential in gambier (Uncaria Gambir Roxb.) production, yet low productivity, substandard quality, and limited technology remain major challenges. This community engagement program aimed to improve production capacity and product quality through the implementation of a screw press machine and farmer skill enhancement. The method applied was Participatory Action Research (PAR) involving partners in planning, training, mentoring, and evaluation. Results showed a 15–20% production increase per 100 kg of leaves, reduced moisture content to ≤14%, and more uniform yellowish-brown product quality that meets market standards. Moreover, farmers’ knowledge and skills improved, leading to higher efficiency, increased income, and stronger business independence. This program has a significant impact on farmer empowerment and supports the sustainability of gambier enterprises in Pakpak Bharat.
Peningkatan Produktifitas Pasca Panen dan Menghasilkan Pupuk Organik dari Limbah Tongkol Jagung Menggunakan Mesin Pemipil Jagung di Desa Boangmanalu Pratama, Angga Bahri; Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Nofriadi, Nofriadi; Karo, Artha Putri Br; Panjaitan, Andreas
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i2.121

Abstract

Pengolahan pascapanen jagung di Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, masih menghadapi kendala pada efisiensi pemipilan dan pengelolaan limbah tongkol jagung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas pascapanen serta memanfaatkan limbah tongkol jagung menjadi pupuk organik melalui penerapan mesin pemipil jagung. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan pendampingan pengoperasian mesin pemipil jagung, pemanfaatan tongkol jagung sebagai bahan pupuk organik, serta evaluasi penerapan teknologi pada kelompok tani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin pemipil jagung mampu mempercepat proses pascapanen dan mengurangi ketergantungan pada pemipilan manual. Selain itu, pemanfaatan tongkol jagung sebagai pupuk organik meningkatkan kesadaran petani dalam pengelolaan limbah, mengurangi penggunaan pupuk kimia, dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kesejahteraan kelompok tani serta mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan.
OPTIMALISASI FRAKSI VOLUME SERAT DAUN NANAS PADA KOMPOSIT EPOKSI BERDASARKAN KEKUATAN TARIK: OPTIMIZATION OF PINEAPPLE LEAF FIBER VOLUME FRACTION IN EPOXY COMPOSITES BASED ON TENSILE STRENGTH Dairi Boangmanalu, Eka Putra; Fan HT Saragi, Jandri; Bahri Pratama, Angga; Sahat; Positron
Atech-i Vol. 3 No. 1 (2025): Tahun 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v3i1.44

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan fraksi volume serat daun nanas (Ananas comosus) pada komposit epoksi berdasarkan kekuatan tarik. Serat daun nanas dipilih karena memiliki kekuatan tarik tinggi, densitas rendah, dan ramah lingkungan. Variasi fraksi volume matriks yang digunakan adalah 10%, 20%, dan 30%, dengan pengujian tarik mengikuti standar ASTM D638. Hasil menunjukkan bahwa komposit dengan fraksi matriks 20% menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 34,5 MPa dan modulus elastisitas 1,55 GPa. Peningkatan matriks di atas 20% menurunkan kekuatan tarik akibat berkurangnya fraksi serat efektif. Komposit epoksi–serat daun nanas terbukti potensial sebagai material ringan dan berkelanjutan untuk aplikasi teknik.