Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Implementasi Aplikasi Geogebra dalam Pembelajaran Matematika bagi Guru SMA Mesak Ratuanik; Samuel Urath; Pesparani Diana Jabar; Ayu Sri Angri Luturmas; Dewi Laras Loiwatu; Vendalina Kdise; Baceria Werluka; Nadia Matruty
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol4iss2pp82-93

Abstract

Implementasi Teknologi Pendidikan seperti aplikasi GeoGebra, guru SMA di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat lebih efektif mendukung pembelajaran matematika yang berpusat pada siswa, memfasilitasi keterlibatan aktif siswa, dan membantu mereka mencapai pemahaman matematika yang lebih baik. Ini sesuai dengan visi Platform Merdeka Mengajar dalam mendukung praktik pembelajaran inovatif dan berbasis teknologi bagi pendidik di Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Selain itu terlihat dampak dari kegiatan tersebut dimana terdapat peningkatan ketrampilan mitra melalui tes untuk mengetahui tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis. Dari ketiga masalah yang berikan pada saat tes akhir yang diikuti oleh 26 peserta didik, terdapat 20 peserta didik telah mempunyai kemampuan pemecahan masalah yang lebih dominan yaitu dapat mengidentifikasikan aspek-aspek yang diketahui dan yang ditanyakan dan menentukan apakah aspek-aspek tersebut cukup untuk menyelesaikan masalah, Menggabungkan komponen-komponen yang telah ditanyakan dan diketahui serta merumuskannya menjadi model matematika, memilih metode untuk mengatasi masalah, bekerja sama untuk memecahkan masalah matematika dan mengkonfirmasikan bahwa jawabannya benar dan akurat, tetapi terdapat 6 peserta didik yang masih merasa kesulitan dalam menggambarkan grafik fungsi polynomial secara manual.
Philosophy Education as a Means of Developing Student Soft Skills Wira Yustika Rukman; Samuel Urath; Hegar Harini; Abu Muna Almaududi Ausat; Suherlan Suherlan
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Higher education is one of the important stages in preparing students to enter the world of work. In addition to demanding high academic abilities, the world of work also expects graduates to have qualified soft skills. The purpose of this study is to analyse philosophy education as a means of developing students' soft skills. This research is qualitative in nature. Data collection techniques include listening and recording important information to conduct data analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that innovative and creative philosophy teaching can motivate students, while students' needs and interests need to be considered in teaching. Lecturers have an important role in guiding and facilitating discussions and debates in class, so that students can develop critical thinking skills, good argumentation, public speaking, empathy, and cooperation.
Analisis Hasil Belajar Siswa pada Materi Segi Empat dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Ruth Yokbet Basaur; Samuel Urath; Yoseph Watratan; Jakobus Nifanngelyau
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/j3dyg666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar siswa pada materi segi empat dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VIII SMP Santo Andreas Lauran. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya hasil belajar matematika siswa, khususnya pada materi segi empat, yang disebabkan oleh rendahnya kemampuan dasar, kurangnya motivasi, serta metode pembelajaran yang masih didominasi ceramah. Untuk itu, PBL dipilih karena mampu melibatkan siswa secara aktif dalam pemecahan masalah nyata, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan berpikir kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Santo Andreas Lauran. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Dari 21 siswa yang mengikuti tes akhir, 11 siswa berada pada kategori tinggi, 6 siswa pada kategori sedang, dan 4 siswa pada kategori rendah. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep segi empat, baik dari segi definisi, sifat, maupun penerapan rumus dalam pemecahan masalah. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi segi empat serta memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Kecamatan Tanimbar Utara Kabupaten Kepulauan Tanimbar Adriana Jempormas; Samuel Urath; Lendy F Mailuhuw; Jakobus Nifanngelyau
Jurnal Profesi Dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2026): February
Publisher : Lembaga Einstein

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/jpmp.v1i1.307

Abstract

Kesulitan yang banyak dialami siswa adalah Ketika menyelesaikan soal Latihan. Hal ini disebabkan karena peran siswa yang pasif pada saat proses pembelajaran. Beberapa siswa juga sulit menyelesaikan masalah matematika yang tidak rutin. Banyak upaya yang harus dilakukan dalam menerapakan suatu model pembelajaran yang mampu meningkatakan minat belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar matematika siswa kelas VII SMP melallui pendekatan model pembelajaran problem based learning dengan materi segitiga. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 3 orang siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tanimbar Utara Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes pemecahan masalah dan wawancara. Teknis analisis data yang digunakan yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan . hasil yang diperoleh adalah (1) siswa dengan kategori berminat mampu memahami maslah dengan baik dan mampu merencanakan penyelesaian masalah dengan sistematis.(2) siswa dengan kategori cukup berminat mampu pada tahap memahami masalah dan meyelesaikan masalah, akan tetapi tahap memeriksa Kembali jawaban terkadang siswa dengan kategori cukup berminat kurang teliti dalam mengerjakan soal yang dihadapi. (3) siswa dengan kategori kurang berminat belum mampu mengerjakan soal yang diberikan dengan benar
Etnomatematika kepulauan: Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran matematika Samuel Urath; Wilmintjie Mataheru; Anderson L. Palinussa
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pyth.v15i1.8815

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah masih cenderung menempatkan matematika sebagai pengetahuan abstrak dan universal, sehingga sering terlepas dari konteks sosial budaya peserta didik, khususnya di wilayah kepulauan. Artikel ini bertujuan menganalisis struktur matematis yang terkandung dalam budaya masyarakat kepulauan serta merumuskan integrasinya ke dalam pembelajaran matematika yang kontekstual dan responsif budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif teoretik dengan desain Critical Narrative Review dan analisis konseptual. Penelusuran literatur dilakukan pada database Scopus, ERIC, dan Google Scholar terhadap publikasi tahun 2015–2025 menggunakan kata kunci terkait etnomatematika, pendidikan matematika berbasis budaya, dan budaya kepulauan. Dari 136 artikel awal, melalui proses seleksi bertahap diperoleh 49 artikel yang dianalisis secara mendalam. Hasil sintesis menunjukkan empat temuan utama: (1) budaya masyarakat kepulauan mengandung struktur matematis pada praktik navigasi laut, konstruksi perahu, artefak budaya, dan distribusi hasil laut; (2) strategi integrasi dominan berupa masalah kontekstual dan project based learning; (3) integrasi etnomatematika berdampak positif terhadap pemahaman konseptual, motivasi belajar, partisipasi, dan identitas budaya peserta didik; serta (4) implementasi masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan kompetensi guru, perangkat ajar, dan dukungan kurikulum. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual integrasi etnomatematika berbasis budaya kepulauan yang menempatkan praktik budaya maritim sebagai sumber epistemologis utama dalam pembelajaran matematika, sehingga memperkuat pendidikan matematika yang kontekstual, inklusif, dan berkeadilan epistemologis.