Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

AKHLAK AS THE CROWN OF MALAY IDENTITY: THE RELEVANCE OF ISLAMIC TEACHING IN SHAPING A CHARACTER-BASED GENERATION Achmad Fadil; Lili Epi Candra Yani; Uswatun Hasanah; Mia Prianti; Sri Maharani; Julia Wulandari; Adis Margareta
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 5 No. 02 (2026): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/kapalamada.v5i02.2508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep akhlak sebagai mahkota peradaban Melayu serta menjelaskan relevansi ajaran Islam dalam membentuk generasi yang berkarakter di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur akademik yang membahas budaya Melayu, nilai-nilai Islam, serta pendidikan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak dalam tradisi Melayu memiliki hubungan yang erat dengan ajaran Islam dan menjadi landasan dalam pembentukan etika sosial, sikap religius, tanggung jawab, serta hubungan antarmanusia yang harmonis. Pendidikan Islam berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai moral, toleransi, disiplin, integritas, dan tanggung jawab sosial kepada generasi muda. Oleh karena itu, integrasi nilai budaya Melayu dengan ajaran Islam tetap relevan sebagai fondasi penguatan pendidikan karakter dalam menghadapi tantangan kehidupan masyarakat modern dan era globalisasi.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI INTEGRASI NILAI AKIDAH AKHLAK SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI ERA SOCIETY 5.0 Achmad Fadil; Ayu Wigati; Nur Azizah; Seli Purnama Sari; Nabela Febriani; Nadhila Nur Amrina; Nanda Kasella
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15679

Abstract

The development of globalization and technological advancements in the Society 5.0 era have brought significant changes to social, cultural, and educational life, thereby necessitating the strengthening of students’ character. In a multicultural society such as Indonesia, education plays a role not only in developing cognitive abilities but also in instilling moral and social values. This study aims to analyze how multicultural education integrated with moral values can serve as a strategy to strengthen students’ character in the Society 5.0 era. This study employs a qualitative approach using a literature review (library research) design, analyzing various relevant scientific literature such as journal articles, academic books, and previous studies published within the last five years. The findings indicate that the integration of moral values into multicultural education can foster attitudes of tolerance, empathy, social responsibility, and appreciation for diversity among students. Implementation strategies can be carried out through the development of a values-based curriculum, the application of experiential learning, and the utilization of digital technology in the learning process. Thus, the integration of multicultural education and moral values can serve as a crucial approach in developing an adaptive character education model to address the challenges of the Society 5.0 era.
NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM ISLAM MELAYU PADA KEHIDUPAN BERMASYARAKAT Achmad Fadil; Dwi Yusanti; Moh Restu Hoeruman; Rika Hasmayanti; Imam Tauhid
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i4.12830

Abstract

Malay Islam represents a prominent pattern of Islamic civilization that developed in the Malay World, encompassing Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapore, and Southern Thailand. The evolution of Malay Islam took place within a pluralistic social environment, giving rise to multicultural values and tolerant attitudes that define its unique civilizational character. This study aims to analyze multicultural values in Malay Islam and examine the tolerant behaviors of Malay Muslim society in social life. The study employed a qualitative approach using a literature review method analyzing 30 relevant secondary data documents. Data were gathered from indexed scientific articles, academic books, and relevant research findings focusing on Malay Islam, multiculturalism, and tolerance. Data analysis was conducted using content analysis techniques consisting of identification, classification, interpretation, and data synthesis. The findings indicate that multicultural values in Malay Islam are rooted in the principles of unity in diversity, manners and character (adab and budi), and deliberation and consensus (musyawarah and muafakat) derived from Islamic teachings and Malay philosophy. Meanwhile, the tolerance of Malay Muslim society is expressed through empathy, openness to plurality, mutual assistance, and social solidarity. These results demonstrate that Malay Islam builds social harmony by integrating Islamic values and Malay culture, rendering diversity a strength in forging unity and a peaceful community life. ABSTRAK Islam Melayu merupakan salah satu corak peradaban Islam yang berkembang di kawasan Alam Melayu, meliputi Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Thailand Selatan. Perkembangan Islam Melayu berlangsung dalam lingkungan masyarakat yang majemuk sehingga melahirkan nilai-nilai multikultural dan sikap toleransi yang menjadi karakter khas peradabannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai multikultural dalam Islam Melayu serta mengkaji sikap toleransi masyarakat Islam Melayu dalam kehidupan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review terhadap 30 dokumen data sekunder yang relevan. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah terindeks, buku akademik, dan hasil penelitian yang relevan mengenai Islam Melayu, multikulturalisme, dan toleransi. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural dalam Islam Melayu berlandaskan pada prinsip kesatuan dalam keberagaman, adab dan budi, serta musyawarah dan muafakat yang bersumber dari ajaran Islam dan falsafah Melayu. Sementara itu, toleransi masyarakat Islam Melayu diwujudkan melalui sikap tenggang rasa, keterbukaan terhadap kemajemukan, gotong royong, dan solidaritas sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa Islam Melayu membangun harmoni sosial melalui integrasi nilai keislaman dan budaya Melayu sehingga keberagaman menjadi kekuatan dalam membentuk persatuan dan kehidupan masyarakat yang damai.