Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Kandungan Nutrien Pada Air Baku, Bozem, Kolam Peminihan Dan Meja Kristalisasi Di Tambak Garam Ary Giri Dwi Kartika; Makhfud Effendy; Arya Galin Fakhrul Islam Zain; Bahri Fadloli; Eka Nurrahema Ning Asih
Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan Volume 4, Nomor 1, Edisi Maret 2023
Publisher : Departemen Teknik Kelautan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/zl.v4i1.25771

Abstract

Tambak garam terdiri dari beberapa kolam dengan fungsinya masing masing. Pada kolam kolam air tersebut terdapat biota mikro lengkap dengan nutrien yang mendukung asupan nutrisinya. Nutrien yang terakumulasi terlalu banyak dalam air akan mempengaruhi kualitas hasil produksi garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrien yang terdiri dari nitrat, fosfat dan amonia serta pengaruhnya terhadap parameter kualitas air. Penelitian dilakukan pada 2 tambak garam di Kabupaten Bangkalan dan Pamekasan.  Pengambilan sampel air dilakukan di air baku, bozem, peminihan, dan meja kristalisasi  tambak garam yang kemudian sampel air tersebut dimasukan kedalam botol PET. Selanjutnya, sampel tersebut air dianalisis kandungan nitrat dengan metode brusin disulfanilat (SNI 06-2480-1991), asam askorbat untuk fosfat (SNI 06-6989.31-2005) dan alkalin sitrat untuk amonia (SNI 06-6989.30-2005). Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukan adanya perbedaan kandungan nitrat, fosfat dan amonia  yang signifikan pada masing masing tiitk pengambilan sampel. Hal tersebut menunjukkan bahwa tiap kolam dengan kondisi kualitas air dan lingkungan sekitar mempengaruhi kandungan nutrien di air baku garam.
Jenis Gram dan Morfologi Koloni Bakteri Air Baku Garam Ninik Agustina; Eka Nurrahema Ning Asih; Ary Giri Dwi Kartika
Jurnal Ilmu Kelautan Lesser Sunda Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kelautan - Lesser Sunda
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, Jurusan Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jikls.v2i1.44

Abstract

Halophilic bacteria are bacteria that can survive in environments with high salt levels, one of which is in salt ponds. Therefore, it is necessary to research to determine the morphology of halophilic bacteria for further use in the identification of bacterial species. This study aimed to determine the colony morphology and types of gram halophilic bacteria. Isolation of halophilic bacteria was carried out using the scatter method. Bacterial purification was carried out by streak method, then morphology identification and bacterial staining were carried out to determine the cell shape and gram of bacteria. The isolation results obtained 4 isolates from raw water (B.AB.1) and reservoir (B.B.1, B.B.2, and B.B.3). The results of the identification of the colony morphology of each bacterial isolate had different colors, shapes, colony edges, elevations, and surfaces. The results of the gram staining test showed that 2 isolates (B.B.1 and B.B.2) were gram-positive and 2 bacterial isolates (B.AB.1 and B.B.3) were gram-negative. The isolates of B.AB.1, B.B.2 and B.B.3 were in the form of bacilli, while the isolates of B.B1 were in the form of cocci.
Aktualisasi Patronasi untuk Membangun Perilaku Peduli Lingkungan pada Kalangan Siswa Sekolah Adiwiyata di Padelegan Pamekasan Asih, Eka Nurrahema Ning; Rizqiyeh, St.; Sofiya, Lely; Widiyawati, Devita; Setiawati, Sulastiana; Nuzula, Nike Ika; Pratiwi, Wiwit Sri Werdi; Kartika, Ary Giri Dwi; Wicaksono, Ashari; Siswanto, Aries Dwi; Efendy, Makhfud
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v4i3.632

Abstract

Padelegan Village is a coastal village that has a high risk of experiencing physiological stress in the form of pollution produced by domestic waste and industrial waste. This community service activity aims to foster an attitude of caring for the environment, especially character building in Padelegan 1 Elementary School students from an early age. This activity was carried out using three activity programs, namely socializing environmental awareness, reforestation practices through planting green beans and family medicinal plants (toga), education on types of waste, and making rubbish bins using used goods (gallons). The results of the activity showed that as many as 30 students representing 10 students each from classes IV, V, and VI showed that all students were interested in applying and re-practicing the activities that had been carried out. This shows that the entire program that has been carried out and the objectives of the program that have been implemented have succeeded in fostering an attitude of caring for the environment from an early age.
KARAKTERISTIK FISIK TANAH TAMBAK GARAM PAMEKASAN Jayanthi, Onie Wiwid; Dwi Kartika, Ary Giri; Putri, Allicya Imelda; Rosdyana Silmy, Siti; Mubarok, Wafiyudin Sari; ., Siddiqoh
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 5 No. 2 (2021): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2021.005.02.6

Abstract

Garam salah satu komoditas strategis sebab garam merupakan bahan baku industri dan bahan pangan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas garam rakyat adalah kondisi fisik tanah tambak garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik tanah tambak garam di Pamekasan. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode diskriptif eksploratif yaitu dengan melakukan survei dan pengukuran kualitas serta pengambilan sampel tanah di tambak garam tersebut. Penentuan titik sampel dengan menetapkan tiga titik sampel pada tiap petak tambak garam yaitu pada petak bouzem, peminihan awal ulir, peminihan akhir, dan meja kristalisasi. Warna tanah tiap petak tambak garam menunjukkan warna tua yang mempengaruhi daya serap sinar matahari. Tekstur tanah pada peminihan berupa tanah lempung dan meja kristalisasi berpasir
ANALISIS KADAR NaCl DAN MIKROB PADA BUMBU CAMPOR LORJUK DENGAN PENAMBAHAN GARAM KAYA MINERAL Ramadhani, Andini Rizky; Pratiwi, Wiwit Sri Werdi; Siswanto, Aries Dwi; Nuzula, Nike Ika; Kartika, Ary Giri Dwi; Efendy, Makhfud; Asih, Eka Nurrahema Ning
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 3 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.3.216-222

Abstract

Campor lorjuk merupakan makanan khas Madura berbahan dasar lorjuk (Solen sp.) dan rempah-rempah pilihan yang mudah didapatkan di pasar. Natrium yang terkandung dalam garam konsumsi berperan bagi tubuh sebagai sumber elektrolit. Namun, konsumsi garam yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan perlakuan terbaik bumbu campor lorjuk dengan penambahan garam kaya mineral berdasarkan parameter kadar NaCl terendah dan mikrob (E.coli) sebagai parameter kelayakan pangan pada produk perikanan. Empat sampel garam kaya mineral (K, F1, F2, F3) dianalisis meliputi kadar NaCl dan kadar air, sedangkan empat sampel bumbu campor lorjuk dengan penambahan berbagai jenis garam yakni N = K (tanpa lorjuk), P1 = F1, P2 = F2, dan P3 = F3 (masing-masing 13 g lorjuk) meliputi kadar NaCl, kadar air, dan uji mikroba. Kadar NaCl garam kaya mineral berkisar antara 78% (F3) hingga 93% (K), sementara kadar air berkisar antara 4,9% (F3) hingga 6,5% (F2). Pada kadar NaCl bumbu tertinggi N sebesar (62%) dan terendah P3 sebesar (49%), sementara itu, kadar air berkisar antara 18% (P3) hingga 20% (N, P1, P2). Berdasarkan karakteristik kimia perlakuan (P3) pada bumbu campor lorjuk yaitu NaCl 49%, kadar air 18%. Hasil pengujian mikrobiologi bumbu campor lorjuk sampel (bubuk lorjuk, N, P1, P2, P3) terindikasi negatif <3 MPN/g. Perlakuan P3 yang menggunakan garam kaya mineral F3 menunjukkan hasil terbaik (kadar NaCl terendah dan kadar air optimal), serta memenuhi syarat mutu mikrobiologi (negatif E. coli <3 MPN/g). Oleh karena itu, formulasi F3 direkomendasikan sebagai yang terbaik dan aman dikonsumsi.
Inovasi produk bumbu kaldu kokot Madura dengan penambahan garam kaya mineral Asih, Eka Nurrahema Ning; Salsabila, Marwa; Siswanto, Aries Dwi; Hafiludin; Nuzula, Nike Ika; Kartika, Ary Giri Dwi; Pratiwi, Wiwit Sri Werdi; Efendy, Makhfud
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i4.24195

Abstract

Garam merupakan salah satu komoditas laut utama yang melimpah di Pulau Madura, namun pemanfaatannya sebagai bahan penyedap pada produk pangan lokal, khususnya produk garam kaya mineral, masih sangat terbatas dan belum dioptimalkan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat dalam mengembangkan bumbu kaldu kokot khas Madura berbahan garam kaya mineral sebagai inovasi pangan fungsional. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berupa penyuluhan, pelatihan  praktik pembuatan garam kaya mineral, serta demonstrasi formula bumbu instan, yang disertai diskusi interaktif dan pembagian modul pelatihan. Evaluasi dilakukan melalui kuisioner berbasis skala Likert sebelum dan sesudah intervensi untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu pemahaman dan kemampuan peserta dalam memproduksi bumbu sehat kaldu kokot naik dari 46.9% menjadi 87.14% setelah pelatihan. Kegiatan ini berkontribusi pada upaya pelestarian kuliner tradisional, peningkatan nilai ekonomi garam lokal, serta promosi pola makan sehat melalui diversifikasi produk pangan unggulan. Implikasi jangka panjangnya, program ini membuka peluang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan usaha berbasis produk inovasi garam kaya mineral di daerah sentra produksi garam Madura.
Distribusi Mineral dan Cemaran di Perairan Laut Sebagai Pemanfaatan Air Baku Garam Berkualitas Wicaksono, Ashari; Jayanthi, Onie Wiwid; Efendy, Makhfud; Nuzula, Nike Ika; Kartika, Ary Giri Dwi; Rahmadani, Putri Ayu; Putri, Dwi Syadina; Hariyanti, Amalia; Syaifullah, Moch
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.43780

Abstract

Total produksi Provinsi Jawa Timur mengalami lonjakan signifikan yakni sebesar 782.706,26 ton dan tiga kabupaten di Madura masih menjadi penyumbang terbesar pada tahun 2018. Dalam meningkatkan rendemen produksi garam, perlu dilakukan peningkatan teknologi dan kualitas bahan baku yang digunakan. , sehingga nantinya dapat menghasilkan garam yang mempunyai kualitas yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar mineral dan pencemaran pada air laut sebagai bahan baku utama garam. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, dimana penentuan titik pengambilan sampel adalah 500 meter ke arah barat, sedangkan jarak 1000 meter ke arah laut adalah dari titik pengambilan sampel air yang berada di permukaan laut. Hasil analisis di laboratorium menemukan bahwa konsentrasi bahan organik dan pencemaran yang masih ada di sekitar perairan Desa Padelegans berada di atas batas baku mutu air laut nasional baik di sungai maupun di laut. Tingginya konsentrasi didaerah penelitian dapat disebabkan adanya aktivitas masyarakat berupa perikanan dan wisata di sekitar tambak garam. Kesimpulan yang didapat adalah tingginya kadar mineral dan pencemaran di lokasi penelitian akan berdampak pada kualitas garam yang dihasilkan.
PENYULUHAN PENGENALAN BIOTA DAN LINGKUNGAN LAUT DI SDN 61 GRESIK-JAWA TIMUR Kartika, Ary Giri Dwi; Asih, Eka Nurrahema Ning; Nuzula, Nike Ika; Dewi, Kartika
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i3.438

Abstract

Peran ekosistem laut untuk menunjang sektor kelautan dan perikanan di Indonesia disuplay dari 3 ekosistem penting di laut yaitu ekosistem terumbu karang, ekosistem lamun dan ekosistem mangrove. Biota laut dan lingkungannya merupakan 2 parameter penting yang memiliki hubungan simbiosis saling membutuhkan. Beranekaragamnya jenis-jenis biota yang ada di laut perlu dikenalkan pada generasi muda Indonesia sejak dini khususnya kepada siswa siswi SDN 61 Gresik- Jawa Timur. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk mengenalkan biota dan lingkungan laut di SDN 61 Gresik- Jawa Timur untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kepedulian siswa siswi untuk peduli terhadap lingkungan laut khususnya di sekitar perairan Gresik- Jawa Timur. Metode pelaksanaan kegiatan penyuluhan dilakukan dengan cara ceramah, praktik, storytelling, dan aksi teatrikal. Kegiatan penyuluhan pengenalan biota dan lingkungan laut dihadiri oleh siswa kelas 4-6 SDN 61 Gresik sejumlah sekitar 52 orang Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan antusiasme peserta, yang merupakan siswa/siswi kelas 4-6 SDN 61 Gresik, terhadap materi yang diberikan terutama pada sesi praktik dan story telling. Melalui kegiatan penyuluhan, peserta mendapatkan pengetahuan terkait lingkungan dan biota laut yang dilindungi beserta pelestariannya.
Morphological characteristics of halophilic bacteria in traditional salt production Fitri, Dewi Anugrah; Asih, Eka Nurrahema Ning; Kartika, Ary Giri Dwi; Agustina, Ninik; Fadholi, Bahri; Dewi, Kartika; Efendy, Makhfud
Journal of Marine Resources and Coastal Management Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/mrcm.v3i01.1360

Abstract

The use of bacteria in improving the quality of salt on a laboratory scale is still minimal. Bacteria are found in seawater as raw materials for various types of salt. One of the bacteria that are tolerant to salinity levels in raw saltwater is halophilic bacteria. Exploration of halophilic bacteria isolates contained in seawater as raw material for salt is an effort to provide initial information on the use of these bacteria in improving the quality and quality of salt. This study aims to determine the morphological characteristics and gram grouping of halophilic bacteria contained in raw water, reservoir water, and evaporator water during the traditional salt production process. The methods used in this study were bacterial isolation, purification, and gram staining test. Morphological characteristics were carried out by visual observation of bacterial colonies formed in Petri dishes, while the gram test of bacteria was carried out by staining pure isolates. Morphological characteristics and groupings of gram bacteria were observed under a CX43RF binocular microscope with a digital camera type MDCE-5C. The results of this study found 2 isolates circular in raw saltwater, 5 isolates in irregular, filamentous and circular shapes in reservoir water, and 3 isolates in circular and filamentous shape in purification water. The bacterial isolates found varied in the form of groups of gram-negative bacteria and groups of positive bacteria, while the predominant form of bacteria was bacilli. The results of this study are expected to be initial information that can be used as a reference to improve the quality and quantity of salt production.
Antibacterial activities of the extracts of sponge Agelas cervicornis agains bacteria Staphylococcus aureus Denatri, Ardelia Humaimah; Maisaroh, Dian Sari; Kartika, Ary Giri Dwi; Susanti, Oktora; Munir, Misbakhul
Journal of Marine Resources and Coastal Management Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/mrcm.v4i2.1592

Abstract

Infection is a health problem that can cause death in the world. An antibiotics is a treatment used to treat infectious diseases. If antibiotics are used continuously, they can cause resistance. One of the bacteria that causes skin infections and has been reported to be resistant to several antibacterials is Staphylococcus aureus. So we need an alternative to exploring antibacterial compounds derived from the ocean. Sponge extract from the genus Agelas has been reported to contain secondary metabolites that are antibacterial. This research aims to determine the antibacterial potential of sponge extract and the secondary metabolite of sponge extract, Agelas cervicornis. The extraction process uses maceration with methanol as a solvent. The tests carried out in this study included a phytochemical screening test and an antibacterial activity test carried out using the disc diffusion method to determine the inhibition zone produced against the pathogenic bacteria Staphylococcus aureus. The results of phytochemical screening showed that the sponge extract of Agelas cervicornis contained flavonoids, alkaloids, and terpenoids. The results of the antibacterial activity test of the sponge extract of Agelas cervicornis showed that all concentrations of 0.5 mg/ml, 1 mg/ml, and 1.5 mg/ml had weak inhibitory properties.
Co-Authors ., Siddiqoh Aan Putri Nurjanah Abidah, Indah Wahyuni Agassi , Rifqi Noval Agustina, Ninik Allicya Imelda Putri Amalia Hariyanti Amalia Hariyanti Amalia Hariyanti Aries Dwi Siswanto Arya Galin Fakhrul Islam Zain Arya Galin Fakhrul Islami Zain Ashari Wicaksono Asih, Eka Nurrahema Ning Bahri Fadloli Bahri Fadloli Denatri, Ardelia Humaimah Desi Suryana Suci Dewi Anugrah Fitri Diah Ayu Setyawati Diah Pitaloka Dwi Syadina Putri Dwi Syadina putri Dwi Syadina Putri Efendi, Makhfud Efendy , Makhfud Effendy, Makhfud Eka Nurrahema Ning Asih Eka Putri Rahayu Fadholi, Bahri Fitri, Dewi Anugrah Fitriani, Atiqah Hafiludin, H Hariyanti, Amalia Hidayatullah, Muhamad Aziz Iffan Maflahah Ilham Andika Aprianto Indriawati, Novi Irsyadatul Fikriah Ismawati, Nurul Kartika Dewi Kartika Dewi Khairunnisa, Hanny Mahfud Effendy Maisaroh, Dian Sari Makhfud Efendy Makhfud Efendy Makhfud Efendy Makhfud Efendy, Makhfud Makhfud Effendy Makhfud Effendy Makhfud Effendy Makhfud Effendy Makhfud Effendy Makhfud Effendy Mery Fajaria Agustini Misbakhul Munir Moch. Syaifullah Mohammad Rahem Mu’min, Bisri Khairul Mubarok, Wafiyudin Sari Muh. Syaifullah Ninik Agustina Novi Indriyawati Nurrizal, Muhammad Naufal Nuzula, Nike I Nuzula, Nike Ika Onie Wiwid Jayanthi Onie Wiwid Jayanthi Onie Wiwid Jayanthi Onie Wiwid Jayanthi Onie Wiwid Jayanthi Onie Wiwid Jayanthi Onie Wiwid Jayanthi Putri Ayu Rahmadani Putri Ayu Rahmadani Putri Ayu Rahmadani Putri, Allicya Imelda Putri, Dwi Syadina R. Nandi Fausil Akbar Rahmadani, Putri Ayu Ramadhani, Andini Rizky Rizqiyeh, St. Romi Ariyanto Rosdyana Silmy, Siti Salsabila, Marwa Setiawati, Sulastiana Siddiqoh . Siti Rosdyana Silmy Sofiya, Lely Sri Astutik Suci, Desi Suryana Susanti, Oktora Syaifullah, Moch Wafiyudin Sari Mubarok Widiyawati, Devita Wiwid Sri Werdi Pratiwi wiwit Sri Werdi Pratiwi Wiwit Sri Werdi Pratiwi Wiwit Sri Werdi Pratiwi, Wiwit Sri Werdi Zahrina W., Nadia