Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pentingnya Pengembangan Geography Virtual Laboratory (Geo V-Lab) sebagai Media Pembelajaran Litosfer Pradika Adi Wijayanto; Muhammad Fatkhur Rizal; Elok Ayu Khumaerok Ertika Subekti; Tiara Annisa Novianti
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.403 KB) | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p119-125

Abstract

Laboratorium geografi sangat dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA). Keberadaan laboratorium geografi rill dan alami mampu menunjang proses pembelajaran geografi pada materi litosfer menjadi aktif, efektif, serta menyenangkan. Pengadaan laboratorium geografi di SMA memiliki kendala terkait biaya, peningkatan kompetensi profesional pendidik dalam memanajemen laboratorium, serta kurangnya partisipasi dari berbagai pihak. Kendala  tersebut dapat diminimalisir dengan mengembangkan geography virtual laboratory yang berguna untuk mengatasi keterbatasan dalam penyediaan laboratorium geografi rill dan alam. Kajian ini membahas pentingnya pengembangan geography virtual laboratory (GEO V-LAB) yang bermanfaat sebagai media pembelajaran materi litosfer yang praktis, efektif meningkatkan pemahaman konstekstual  siswa, menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter, menghemat waktu dan biaya. Memenuhi  hal tersebut maka pengembangannya diharapkan menjadi solusi alternatif pihak Sekolah.AbstractGeography laboratory is needed in the learning activities at Senior High School (SMA). The existence of a laboratory of natural and natural geography able to support the process of geography learning on lithosphere material to be active, effective, and fun. The procurement of geography laboratories in SMA has cost related constraints, increased professional competence of educators in laboratory management, and lack of participation from various parties. These constraints can be minimized by developing a virtual laboratory geography that is useful to overcome the limitations in the provision of laboratory geography of nature and nature. This study discusses the importance of the development of virtual laboratory geography (GEO V-LAB) which is useful as a learning media of practical lithosphere materials, effectively improving students' contextual understanding, instilling character education values, saving time and cost, Fulfilling it is expected to be the solution school alternative.
Implementasi Eco-Literacy Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Kegiatan Konservasi Mangrove Wijayanto, Pradika Adi; Husna, Vina Nurul; Jamhur, Jamhur; Ikhsan, M Nur; Nafi’ah, Khoirima; Fithri, Aulia Syafira; Muhammad, Qais Ray; Wicaksana, Muhammad Guruh Bintang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i1.6115

Abstract

Pengabdian ini dilakukan atas dasar kurangnya pemahaman siswa mengenai konsep serta karakteristik lingkungan tempat tinggalnya sehingga sikap siswa terhadap lingkungan belum terbangun karena belum mengetahui informasi mengenai manfaat lingkungan tempat tinggalnya. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengenalkan ekosistem mangrove kepada siswa melalui poster dan video berbasis kontekstual konten. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah selama 8 bulan dengan subjek penelitian adalah siswa SDN 04 Mojo dengan pertimbangan bahwa lokasi sekolah berdekatan dengan ekosistem mangrove. Sebelum melakukan sosialisasi dilaksanakan pre-test untuk mengetahui besaran informasi yang telah dimiliki oleh siswa terkait dengan ekosistem mangrove. Kemudian setelah sosialisasi juga dilakukan post-test untuk mengetahui perbedaan pemahaman siswa mengenai materi ekosistem mangrove. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa dari hasil pre-test, pengetahuan siswa masih kurang pada indikator tempat mangrove dan penampakan hutan mangrove, fungsi hutan mangrove, pemanfaatan bagian mangrove, manfaat mangrove, penyebab berkurangnya luasan mangrove dan pengaruhnya, menghubungkan abrasi dengan fungsi mangrove, dan memberikan pendapat tentang aktivitas yang merusak hutan mangrove. Setelah dilakukan sosialisasi dan diambil hasil post-test, pemahaman siswa akan ekosistem mangrove meningkat karena pengetahuan siswa berada pada kategori baik dan sangat baik. Meningkatnya pemahaman siswa mengenai ekosistem mangrove menjadikan pengabdian ini dikatakan cukup sukses.
Strategies of Social Studies Teachers in Using Natural Tourist Attractions as Learning Resources for Middle School Students in Semarang Regency Apik Budi Santoso; Pradika Adi Wijayanto; Ferani Mulianingsih; Iwan Saputra; Andhika Rizqy Heristama
International Journal of Educational Research Vol. 1 No. 4 (2024): Desember : International Journal of Educational Research
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijer.v1i4.56

Abstract

. Education generally demands that the learning process should not be directed solely toward textual understanding, but rather encourages contextual learning. In this approach, learning should utilize a variety of learning resources that keep pace with advancements in science and technology, and are also closely tied to up-to-date developments in the surrounding environment and society. By using local environmental issues as a learning resource, it is expected that students will obtain more accurate and reliable information. The aim of this research activity is to identify and explain natural tourist attractions in Semarang Regency as learning resources for social studies in junior high schools. The method used is qualitative. The data sources consist of primary and secondary data. Data collection techniques include interviews, observation, and document/archive analysis, while the validity of the data is ensured through technique triangulation.
Quality Evaluation Of Geography Learning Program At SMA Negeri 1 Mayong Using Ekop Model Wijayanto, Pradika Adi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.959 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v6i2.10070

Abstract

The research purpose was to evaluate the quality of geography learning program in Public Senior High School 1 Mayong, Jepara Regency. The research was evaluative research with EKOP model, which is quality and learning output evaluation. Research sample was determined by purposive sampling technique. The collected data was from closed questionnaire answered by 37 students of XI IS 1 class and a geography teacher. The data was qualitative and had been described to conclude the research results. The results showed that teacher’s performance value was 4,08 (good category); learning facilities value was 3,63 (good category); class atmosphere value was 3,28 (adequate category); student’s attitude value was 3,37 (adequate category); and the learning motivation value was 3,57 (good category). Learning output on academic and social proficiency was 4,49 (very good category). From the total recapitulation of learning quality, the value was 3,59. Therefore, it can be concluded that the quality of geography learning program was good. 
Kearifan Lokal Iriban sebagai Upaya Konservasi Mata Air di Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang Fithri, Aulia Syafira; Hilmy M. A. F, Jihan Ihza; Fitriana, Dwi Afni; Mutiara R, Zalza Bela; Wijayanto, Pradika Adi
GEOGRAPHIA : Jurnal Pendidikan dan Penelitian Geografi Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/gjppg.v6i1.9935

Abstract

One natural resource that is important to maintain is water. The increase in human population will certainly cause the need for drinking water to be very large, so water resource conservation efforts are needed which are realized in local wisdom implemented by rural communities, such as Lerep Village which is known for its Iriban local wisdom. This research aims to understand the procession of Iriban local wisdom and analyze the implementation and impact of Iriban local wisdom in spring conservation efforts in Lerep Village. This research uses qualitative descriptive research with a purposive sampling technique. Data collection techniques use observation, interviews, and documentation, and data analysis techniques use qualitative descriptive analysis. The research results show that (1) The Iriban tradition is one of the tourism products offered in Lerep Village to maintain and conserve water in the village area. (2) The Iriban tradition has two main phases, namely preparation and implementation of the tradition. (3) The Iriban tradition has a positive impact, namely a source of clean water in the village that is always available.
Smartphone Learning Media Prototype Model Based on SAC (Smart Apps Creator) For 4.0 Learning Puspitasari, Jerry; Juhadi, Juhadi; Suyahmo, Suyahmo; Wijayanto, Pradika Adi; Saadah, Nuris
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 3 No. 1 (2022): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.403 KB) | DOI: 10.47134/ijsl.v3i1.75

Abstract

Smartphone-based learning media is an alternative for developing learning media that can infiltrate the limitations of space and time. This study aimed to determine the effectiveness of smartphone media for learning in the 4.0 era from media developed using the SAC (Smart Apps Creator) application. This research and development type uses the Hannafin & Peck design model. The research subjects used a purposive sample technique from 35 students of class XI IPS 3 SMA Jepon, Blora Regency, Central Java. Data analysis using Mixed Methods, data obtained by filling out checklists, questionnaires, and filled tests to conclude its effectiveness. Based on the research results, SAC (Smart Apps Creator) media is fun, easy to understand, interesting, practical, and not boring. The level of complete learning reached 91.4%. Students become accustomed to using technology 4.0 in learning, so they are expected to develop critical, creative, communicative, and collaborative thinking.
Pendampingan Implementasi WebGIS Berbantu My Maps untuk Meningkatkan Keterampilan Analisis Spasial Siswa Materi Interprestasi Citra Bagi MGMP Geografi SMA Negeri Rembang Santoso, Apik Budi; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Wijayanto, Pradika Adi; Bintang Wicaksana, Muhammad Guruh; Heristama, Andika Rizqy; Fithri, Aulia Syafira; Prasetyo, Selamet Dwi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4pz8xp67

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan spasial siswa dalam pembelajaran geografi yang dapat ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi WebGIS berbasis My Maps. Teknologi ini memungkinkan siswa untuk mengamati, menganalisis, dan menandai objek geografis secara interaktif. Namun, pengaplikasian teknologi ini masih terkendala oleh pemahaman guru dan keterbatasan perangkat media pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada guru geografi di MGMP Geografi Kabupaten Rembang. Metode yang digunakan adalah ceramah, workshop, best practice dan diskusi. Instrumen pengumpulan data berupa angket self-assessment yang digunakan untuk mengevaluasi diri saat praktek menggunakan WebGIS berbasis My Maps dan angket kualitas media untuk mengetahui persepsi guru dalam menggunakan media tersebut kemudian di dianalisis menggunakan deskripsi persentase dan diinterpretasikan menggunakan tabel kriteria. Hasil analisis data self-assessment praktik guru pada indikator deteksi sebesar 99,5% berkriteria sangat baik, indikator identifikasi sebesar 98,2% sehingga berkriteria sangat baik, indikator analisis sebesar 100% sehingga berkriteria sangat baik  dan indikator deduksi sebesar 100% sehingga berkriteria sangat baik sedangkan semua indikator sebesar 99,38% sehingga berkriteria sangat baik dan analisis data persepsi penggunaan media  sebesar 99,8% sehingga berkriteria sangat baik.
Kemitraan Strategis UNNES-BPBD: Psikoedukasi Wujudkan Sekolah Tangguh Bencana (SEKTANA) di Kabupaten Tegal Arinata, Firdian Setiya; Wijayanto, Pradika Adi; P, Galih Mahardika Christian; Munawaroh, Eem; Kesuma, Rossi Galih; Mubarak, Muh Azhar; Kurniawati, Erni; Aulia, Diska
Jurnal Abdidas Vol. 6 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v6i4.1178

Abstract

Wilayah Kabupaten Tegal merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi di Jawa Tengah. Minimnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap risiko bencana menimbulkan urgensi untuk dilakukan intervensi edukatif yang sistematis. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa melalui program psikoedukasi kebencanaan dalam kemitraan antara UNNES dan BPBD Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Karangjambu 01 Balapulang, Tegal, dan diikuti oleh 59 siswa serta 14 pendidik. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pretest dan posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan skor signifikan dari pretest (M=7,71) ke posttest (M=22,71), dengan t(58) = -33,459 dan p < 0,001. Nilai Cohen’s d = 4,36 menunjukkan efek yang sangat besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan psikoedukatif berbasis kemitraan strategis efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa serta mendukung terwujudnya Sekolah Tangguh Bencana (SEKTANA).  
Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kawasan Wisata Taman Bunga New Celosia terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat Desa Candi Kecamatan Bandungan Salisa, Dziya Nikmatul; Wijayanto, Pradika Adi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37918

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya kunjungan wisatawan ke Taman Bunga Celosia yang mendorong perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi kawasan wisata, yang berdampak pada kondisi ekonomi dan lingkungan masyarakat Desa Candi, Kecamatan Bandungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan pariwisata di destinasi tersebut serta menganalisis pengaruhnya terhadap kondisi ekonomi masyarakat setempat. Fokus utamanya adalah untuk memahami sejauh mana pariwisata memengaruhi pendapatan, lapangan kerja, serta perubahan profesi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap aktivitas masyarakat dan pelaku usaha wisata, wawancara mendalam dengan informan kunci seperti pengelola wisata, pelaku UMKM, dan pemerintah desa, serta dokumentasi dari sumber-sumber tertulis terkait. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi alih fungsi lahan pertanian seluas ±1 hektar selama periode 2019–2023 untuk pengembangan kawasan wisata. Hal ini berdampak pada berkurangnya aktivitas agraris, meningkatnya potensi kerusakan lingkungan, dan ancaman terhadap ketahanan pangan. Di sisi lain, perkembangan pariwisata juga mendorong peningkatan pendapatan dan pergeseran mata pencaharian masyarakat ke sektor jasa dan usaha wisata. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata diharapkan dilakukan secara berkelanjutan dan inklusif, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara manfaat ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lokal.
PENDAMPINGAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH DAN SUBMIT JURNAL ILMIAH NASIONAL UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN GURU KKG GUGUS SIDOMUKTI KOTA SEMARANG Wijayanto, Pradika Adi; Arifien, Moch; Rahmawati, Shintya Novita; Heristama, Andika Rizqy; Maulana, Muhammad Afwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 3 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i3.4445

Abstract

Target pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam pembuatan artikel jurnal ilmiah sekaligus dalam mempublikasikan pada penerbit jurnal online nasional yang berkualitas. yaitu melalui Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Dan Submit Jurnal Ilmiah Nasional Pada Guru KKG Gugus Sidomukti Kota Semarang. Manfaat dari kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membekali guru KKG Gugus Sidomukti Semarang dalam meningkatkan dan mengembangkan keahlian guru menyusun atau membuat artikel jurnal yang berkualitas baik serta paham memilih penerbit jurnal nasional yang berkualitas baik. Manfaat selanjutnya adalah meningkatkan kualitas guru dalam memberikan kontribusi pada perkembangan akademik di sekolah melalui publikasi karya ilmiah. Metode pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sedangkan langkah-langkah kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga kegiatan inti materi pelatihan yaitu Uji pretest, pelatihan tentang artikel jurnal ilmiah, gaya selingkung, tips menulis artikel jurnal ilmiah yang baik dan benar, langkah submit jurnal ilmiah serta tipsnya, pelatihan pembuatan artikel yang akan dimuat dalam jurnal nasional dan uji posttest.