Rooswita Santia Dewi, Rooswita Santia
Unknown Affiliation

Published : 34 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search
Journal : Jurnal Kognisia

HUBUNGAN PEMBELIAN IMPULSIF DENGAN PENYESALAN PASCA PEMBELIAN PRODUK FASHION PADA SISWA SMAN 1 BANJARMASIN Yulfitasari, Raysa; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1461

Abstract

Jaman yang semakin berkembang diiringi dengan kebutuhan yang meningkat berdampak pada pola belanja masyarakat, sehingga perusahaan berlomba-lomba meningkatkan penjualan mereka. Strategi perusahaan saat ini adalah berfokus kepada remaja dengan kontrol diri yang cenderung rendah sehingga memunculkan pola pembelian impulsif yang berdampak pada penyesalan pasca pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pembelian impulsif dengan penyesalan pasca pembelian produk fashion pada siswa SMAN 1 Banjarmasin. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa SMAN 1 Banjarmasin yang berjumlah 934 siswa yang terdiri dari kelas X-XII. Jenis sampling pada penelitian ini adalah simple random sampling dengan populasi >100 orang maka diambil 10% dari populasi sehingga didapat sampel sebanyak 93 siswa. Metode analisis data penelitian ini menggunakan korelasi product moment Pearson, pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang terdiri dari angket pembelian impulsif dan penyesalan pasca pembelian. Berdasarkan uji normalitas pembelian impulsif dengan signifikansi sebesar 0,66 yang berarti sebaran normal, sedangkan untuk penyesalan pasca pembelian dengan signifikansi sebesar 0,79 artinya sebaran normal. Sumbangan pembelian impulsif terhadap penyesalan pasca pembelian adalah sebesar 39,5% dan 60,5% lainnya berasal dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti penelitian ini.
Peranan antara Peer Attachment terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Universitas Lambung Mangkurat Sarah, Putri Aisya; Rachmah, Dwi Nur; Dewi, Rooswita Santia
Jurnal Kognisia Vol 7, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v7i1.7581

Abstract

Masa perkuliahan merupakan awal baru bagi mahasiswa mulai mengembangkan dirinya menjadi individu yang lebih baik dan dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri. Pada masa ini mahasiswa akan mengalami perubahan secara internal maupun eksternal. Perubahan yang di alami mahasiswa terkadang memberikan tekanan terlebih bagi mahasiswa baru. Salah satu permasalahan yang sering dialami mahasiswa baru di masa peralihan yaitu mengenai ketidakmampuan penyesuaian diri di lingkungan yang baru yaitu perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan antara peer attachment terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru Universitas Lambung Mangkurat. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa/i aktif Universitas Lambung Mangkurat angkatan 2021 berjumlah 363 orang terdiri dari 217 perempuan dan 146 laki-laki. Penelitian ini menggunakan alat ukur yang terdiri dari skala penyesuaian diri dan skala adaptasi Inventory Of Parent And Peer Attachment (IPPA). Uji hipotesis penelitian menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil analisis data menunjukkan adanya peranan antara peer attachment terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru Universitas Lambung Mangkurat, artinya hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hasil uji regresi menunjukkan nilai sebesar 15% peranan peer attachment terhadap penyesuaian diri mahasiswa baru Universitas Lambung Mangkurat dengan tingkat hubungan rendah. Nilai regresi menunjukkan nilai positif, artinya semakin tinggi peer attachment maka semakin tinggi pula penyesuaian diri mahasiswa baru Universitas Lambung Mangkurat.
Peranan Persepsi Tata Ruang Kantor dan Fasilitas Kerja terhadap Motivasi Kerja pada Karyawan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Assamii, M. Reizo; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 4, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v4i2.3206

Abstract

Motivasi kerja adalah dorongan yang tumbuh dalam diri seseorang, baik yang berasal dari dalam dan luar dirinya untuk melakukan suatu pekerjaan dengan semangat tinggi menggunakan semua kemampuan dan keterampilan yang dimilikinya yang bertujuan untuk mendapatkan hasil kerja yang baik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Agar dapat memberikan hasil kerja yang berkualitas dan berkuantitas maka seorang pegawai atau karyawan membutuhkan motivasi kerja dalam dirinya yang juga dapat dipengaruhi oleh bagaimana persepsi tata ruang kantor dan persepsi fasilitas kerja tempat karyawan tersebut bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peranan antara persepsi tata ruang kantor dan fasilitas kerja terhadap motivasi kerja karyawan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru. Total Sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan 80 karyawan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru. Terdapat tiga alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala persepsi tata ruang kantor, skala persepsi fasilitas kerja dan skala motivasi kerja. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa terdapat peranan antara persepsi tata ruang kantor dan fasilitas kerja terhadap motivasi kerja pada karyawan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru. Koefisien determinasi yang didapatkan menunjukkan bahwa 42,3% adalah persentase sumbangan efektif variabel persepsi tata ruang kantor dan fasilitas kerja terhadap motivasi kerja karyawan yang ada, dan 57,7% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Persepsi tata ruang kantor, persepsi fasilitas kerja, motivasi kerja, karyawan
HUBUNGAN PERSEPSI BEBAN KERJA DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN DIVISI PEMASARAN DI PT. WORLD INNOVATIVE TELECOMMUNICATION (OPPO) BANJARMASIN Ulfah, Khannys Dahliana; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan persepsi beban kerja dengan keterikatan kerja. Subjek penelitian ini yaitu karyawan divisi pemasaran Di PT. World Innovative Telecommunication (OPPO) Banjarmasin  berjumlah 65 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan diambil berdasarkan atas kriteria yang ada yaitu lama bekerja minimal satu tahun. Instrumen yang digunakan penelitian  ini menggunakan  skala psikologi meliputi skala persepsi beban kerja dan skala keterikatan kerja. Hasil uji korelasi product  moment dari Karl Pearson menunjukan bahwa terdapat hubungan positif0antara persepsi beban kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan divisi pemasaran Di PT. World Innovative Telecommunication  (OPPO)  Banjarmasin.  Adapun sumbangan  efektif  persepsi beban kerja terhadap keterikatan kerja diketahui sebesar 63,8% dengan demikian 36,2% lainnya merupakan sumbangan faktor diluar persepsi beban kerja dan keterikatan kerja, faktor sumber pekerjaan seperti otonomi, dukungan sosial, bimbingan dar8atasan, dan kesempatan untuk berkembang secara profesional, dan sumber personal seperti efikasi diri, organizational-based self-esteem, optimisme, dan kepribadian, gaya kepimpinan, karakteristik pekerjaan, kepuasaan kerja, serta insentif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin  positif  persepsi beban kerja maka semakin tinggi keterikatan kerja.
HUBUNGAN IKLIM ORGANISASI DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA DOSEN DI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Hadijah, Desy Noor; Istiqomah, Ermina; Dewi, Rooswita Santia
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1457

Abstract

Dosen merupakan salah satu elemen penting yang ada di perguruan tinggi. Dosen memegang peranan penting dalam mencapai tujuan dari  suatu  perguruan  tinggi,  untuk  itu  institusi  pendidikan  harus  mampu  menciptakan  kondisi yang dapat mendorong dosen untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki secara optimal. Agar dapat mencapai hal tersebut, beberapa faktor yang berpengaruh diantaranya yaitu iklim organisasi dan kecerdasan emosional. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  ada  tidaknya  hubungan  antara  iklim  organisasi  dengan  kecerdasan  emosi pada dosen di Universitas Lambung Mangkurat. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara iklim organisasi dengan kecerdasan emosional pada dosen di Universitas Lambung Mangkurat. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh  dosen di Universitas Lambung Mangkurat yang berjumlah 995 orang dosen. Jenis sampling yang digunakan  yaitu cluster  random  sampling. dengan jumlah  populasi  >100 orang maka diambil  10% dari populasi sehingga didapat sampel sebanyak 100 orang  dosen. Metode analisis data penelitian ini menggunakan korelasi product moment Pearson, pengumpulan data penelitian menggunakan angket yang terdiri dari angket iklim organisasi dan kecerdasan emosional. Berdasarkan uji normalitas iklim organisasi dengan signifikansi sebesar 0,099 yang berarti sebaran normal, sedangkan untuk iklim organisasi dengan signifikansi sebesar 0,087 artinya sebaran normal. Hubungan variabel iklim organisasi dengan kecerdasan emosional memiliki korelasi sebesar 0,641.
Hubungan Kualitas Kehidupan Kerja dengan Persepsi Kinerja pada Perawat di Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru Helman, Selvina; Dewi, Rooswita Santia; Achmad, Rendy Alfiannoor
Jurnal Kognisia Vol 5, No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v5i2.2698

Abstract

Sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang jasa pelayanan kesehatan, dalam pelaksanaan aktivitasnya rumah sakit bergantung dengan kemampuan sumber daya manusianya. Salah satu sumber daya manusia yang memegang peranan penting dalam pelaksanaan  pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah perawat. Tenaga keperawatan yang berkualitas serta profesional akan membuat sistem pelayanan menjadi efektif dan efisien. Pelayanan yang baik dapat terwujud  ketika seorang perawat memiliki persepsi yang baik terhadap hasil yang telah dicapai dalam bekerja. Salah satu upaya dalam meningkatkan persepsi kinerja karyawan yang dapat dilakukan oleh organisasi atau perusahaan adalah dengan memberikan kualitas kehidupan kerja yang baik kepada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas kehidupan kerja dengan persepsi kinerja pada Perawat RSD Idaman Kota Banjarbaru. Populasi pada penelitian ini sekitar 261 Perawat RSD Idaman Kota Banjarbaru dengan sampel yang di gunakan sebanyak 120 perawat, jumlah tersebut diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan kriteria perawat yang aktif, berusia ≥ 21 tahun dan lama bekerja ≥  2 tahun. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur yaitu skala kualitas kehidupan kerja dan skala persepsi kinerja. Analisis data menggunakan analisis korelasional didapatkan hubungan positif antara kualitas kehidupan kerja dengan persepsi kinerja dengan nilai r = 0,201 dengan nilai signifikansi 0,028 yang artinya semakin tinggi kualitas kehidupan kerja maka semakin tinggi persepsi kinerja. Koefisien determinasi menunjukkan sumbangan efektif kualitas kehidupan kerja dengan persepsi kinerja sebesar 4% sedangkan 96% merupakan sumbangan faktor lainnya.
HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU KONSUMTIF KONSUMEN ONLINE SHOP MELALUI SOSIAL MEDIA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Renaldy, Muhammad; Dewi, Rooswita Santia; Hidayatullah, Muhammad Syarif
Jurnal Kognisia Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v1i1.1462

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui ada tidaknya hubungan antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif. Populasi pada penelitian ini yaitu Mahasiswa/i Program Studi Psikologi Universitas Lambung Mangkurat berjumlah 170 orang mahasiswa/i. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala psikologi meliputi skala kontrol diri dan skala perilaku konsumtif. Hasil uji korelasi product moment dari karl pearson menunjukan bahwa terdapat hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif konsumen online shop media sosial pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Lambung Mangkurat. Adapun sumbangan efektif kontrol diri  terhadap perilaku konsumtif diketahui sebesar 34,1% dengan demikian 65,9% lainnya merupakan sumbangan faktor diluar kontrol diri seperti harga diri, konformitas, gaya hidup, dan media elektronik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin rendah kontrol diri maka akan semakin tinggi perilaku konsumtif.
Peranan Resiliensi terhadap Keterikatan Kerja pada Karyawan Kontrak di Abi Zidna Exclusive Rahmah, Emilia; Hidayatullah, M. Syarif; Dewi, Rooswita Santia
Jurnal Kognisia Vol 5, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v5i1.3530

Abstract

Dalam suatu perusahaan diharapkan karyawan memiliki tingkat ketahanan yang tinggi pula bahwa karyawan mampu bertahan meskipun mereka bekerja di bawah tekanan. Ini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran resiliensi terhadap work engagement di karyawan kontrak di Abi Zidna Exclusive. Penelitian ini menggunakan kuantitatif pendekatan dengan ukuran sampel 100 karyawan kontrak. Pengumpulan data menggunakan a metode kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan linier sederhana regresi. Metode pengumpulan data menggunakan skala resiliensi yang diadaptasi dari Skala Ketahanan Connor-Davidson (CD-RISC) disusun oleh Connor dan Davidson (2003) dan skala keterlibatan kerja diadaptasi dari Utrecht Work Skala Keterlibatan (UWES) dari Schaufeli et al. (2006). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif resiliensi terhadap keterikatan kerja; itu semakin tinggi ketahanan, semakin tinggi keterlibatan kerja. Kontribusi yang efektif variabel ketahanan terhadap keterikatan kerja adalah 77,4%, sedangkan sisanya 22,6% dipengaruhi oleh faktor selain ketahanan
HUBUNGAN ANTARA KEADILAN ORGANISASIONAL DENGAN KETIDAKAMANAN KERJA PADA PEGAWAI KONTRAK DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Gunawan, Riza; Istiqomah, Ermina; Dewi, Rooswita Santia
Jurnal Kognisia Vol 2, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v2i1.1628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keadilan organisasional dengan ketidakamanan kerja pada pegawai kontrak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan. Subjek penelitian berjumlah 94 pegawai kontrak dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi product moment. Metode pengumpulan data menggunakan skala keadilan organisasional dan skala ketidakamanan kerja. Hasil penelitian ini terdapat hubungan negatif antara keadilan organisasional dengan ketidakamanan kerja, semakin tinggi keadilan organisasional maka ketidakamanan kerja pada pegawai kontrak akan semakin rendah, sebaliknya semakin rendah keadilan organisasional maka ketidakamanan kerja pada pegawai kontrak akan semakin tinggi. Adapun sumbangan efektif yang berarti diberikan oleh variabel keadilan organisasional dengan ketidakamanan kerja pada pegawai kontrak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan adalah 20,2% sedangkan 79,8% sisanya sumbangan dari faktor lain yang tidak diteliti dalam penlitian ini.
Pengaruh Persepsi Lingkungan Kerja Fisik terhadap Loyalitas Karyawan Office PT. Antang Gunung Meratus Nisa, Khatimatun; Dewi, Rooswita Santia; Rachmah, Dwi Nur
Jurnal Kognisia Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jk.v3i1.1447

Abstract

Karyawan dalam perusahaan merupakan elemen penting yang dapat digunakan oleh suatu perusahaan atau industri untuk mempertahankan kestabilan perusahaan di tengah-tengah persaingan yang terjadi. Tenaga kerja yang berkualitas dapat ditunjukkan dengan memiliki sikap kerja yang positif, sanggup untuk melaksanakan tugas dan sadar akan risikonya. Karakteristik tersebut lekat dengan konsep loyalitas. Salah satu faktor yang menjadikan seorang karyawan loyal yaitu lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi lingkungan kerja fisik terhadap loyalitas karyawan office PT. Antang Gunung Meratus. Subjek pada penelitian ini adalah 52 karyawan office PT. Antang Gunung Meratus dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert dengan empat pilihan respon yang terdiri dari skala persepsi lingkungan kerja fisik dan loyalitas karyawan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh persepsi lingkungan kerja fisik terhadap loyalitas karyawan yaitu sebesar 31,5% sedangkan sisanya 68,5% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Nilai koefisien regresi yaitu 0,392 yang artinya jika variabel pesepsi lingkungan kerja fisik (X) mengalami kenaikan 1 poin maka variabel loyalitas karyawan (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,392.