Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Systematic Literature Review: Peran Afektif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Komang Ayu Agusdhiana Putri; I Nyoman Budayana; I Made Ardana; Gusti Ayu Mahayukti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7196

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika yang turut dipengaruhi oleh aspek afektif. Namun, temuan mengenai peran afektif masih tersebar dan belum tersintesis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis peran afektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan metode Systematic Literature Review dengan tahapan Zawacki-Richter et al. Hasil menunjukkan bahwa penelitian meningkat dalam beberapa tahun terakhir, didominasi jenjang SMP/MTs, wilayah Pulau Jawa, dan jurnal terindeks SINTA. Sebaran materi belum menunjukkan kecenderungan jelas karena banyak penelitian tidak mencantumkan materi secara spesifik. Aspek afektif yang dominan meliputi efikasi diri, kepercayaan diri, motivasi belajar, rasa ingin tahu, dan kecerdasan emosional, dengan kontribusi tertinggi pada rasa ingin tahu di SD, minat belajar di SMP/MTs, dan komitmen terhadap tugas di SMA/MA/SMK, meskipun temuan tersebut belum dapat digeneralisasi karena keterbatasan jumlah studi yang tersedia pada masing-masing jenjang. Indikator Polya paling banyak digunakan dengan kesulitan utama pada tahap evaluasi, sedangkan NCTM pada strategi dan refleksi, sementara dua lainnya tidak melaporkan kesulitan siswa pada setiap indikator. Secara umum, aspek afektif cenderung berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis, meskipun beberapa aspek berdampak negatif atau menunjukkan hasil yang bervariasi, serta paling banyak digunakan sebagai variabel independen dibandingkan mediator dan moderator. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aspek afektif dalam pembelajaran matematika.
Kesulitan Belajar Matematika Siswa Slow Learner Di Kelas Inklusi SMP: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) Nirwana Dwiyanti; I Nyoman Budayana; I Gusti Ngurah Pujawan; I Made Ardana; Gusti Ayu Mahayukti
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.570

Abstract

Siswa dengan kategori lamban belajar (slow learner) di kelas inklusi SMP kerap menghadapi hambatan yang berlapis dalam mempelajari matematika, namun kajian menyeluruh yang memetakan hambatan tersebut secara terintegrasi masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis bentuk-bentuk hambatan belajar matematika yang spesifik pada siswa slow learner di kelas inklusi SMP, faktor-faktor yang melatarbelakanginya, serta pola intervensi yang menunjukkan efektivitas nyata berdasarkan bukti empiris. Kajian dilaksanakan menggunakan Tinjauan Literatur Sistematis dengan panduan PRISMA, melibatkan penelusuran pada tiga basis data (Google Scholar, ERIC, dan Garuda Kemdikbud) dalam rentang 2015–2025. Dari 247 referensi yang ditemukan, delapan artikel memenuhi seluruh standar seleksi dan menjadi sumber analisis utama. Hasil sintesis menunjukkan bahwa hambatan terbesar bukan pada kemampuan berhitung, melainkan pada tahap memahami makna soal (68%) dan mengubah soal ke bentuk matematika (74%). Rasa percaya diri yang rendah memperparah hambatan kognitif tersebut, sementara rencana belajar individual (IEP) hampir tidak tersedia di sekolah inklusi Indonesia. Pendampingan bertahap, IEP yang disesuaikan, dan pendekatan yang memadukan dimensi pikiran dan perasaan terbukti paling efektif. Temuan ini menekankan pentingnya pelatihan guru inklusi yang komprehensif dan sistem penilaian yang lebih berpihak pada keberagaman kemampuan siswa.
Efektivitas Game Edukasi “Transform.It” untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Transformasi Geometri Dewa Made Wikan Jayanteka Hardika; I Gusti Putu Sudiarta; I Nyoman Budayana
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i1.7053

Abstract

This study developed an educational game named Transform.It using the ADDIE development model. The game aims to provide an optimal learning environment to enhance students’ problem-solving skills on the topic of geometric transformations for Grade IX. Transform.It was developed using Construct 3 and underwent validity and practicality evaluations, resulting in an educational game that is feasible for implementation in learning activities. To examine the effectiveness of the game, formative evaluations in the form of pre-tests and post-tests containing problem-solving questions were administered. The results were analyzed using the N-Gain test with a minimum improvement criterion of g ≥ 0.30. The pre-test results showed an average problem-solving score of 33.23, while the post-test results indicated an increase in the average score to 77.38. Based on the N-Gain analysis, Transform.It achieved a gain score of 0.64, which falls within the moderate category and exceeds the minimum criterion. These findings indicate that Transform.It is effective in improving students’ problem-solving skills in geometric transformation material for Grade IX.
TINJAUAN SISTEMATIS EFEKTIVITAS GAME EDUKASI BERBASIS MOBILE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SMP DI INDONESIA Nining Dian Santiasih; I Nyoman Sukajaya; I Nyoman Budayana; I Made Suarsana
Jurnal Prasasti Ilmu Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Prasasti Ilmu
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpi.v6i2.17427

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of mobile-based game learning media on junior high school students’ mathematical conceptual understanding in Indonesia. The research employed a Systematic Literature Review (SLR) method following the PRISMA protocol, which includes identification, screening, eligibility, and inclusion stages. The literature search was conducted through Google Scholar and other relevant databases within the publication range of 2022–2026. Based on the predetermined inclusion and exclusion criteria, four relevant articles were selected for analysis. The results indicate that mobile game-based learning media are generally effective in improving students’ conceptual understanding of mathematics. This effectiveness is reflected in improved learning outcomes, deeper conceptual comprehension, and the transformation of abstract concepts into more concrete forms through visualization and interactivity. In addition, the use of educational games positively influences students’ motivation, interest, and engagement in the learning process. However, the level of effectiveness is influenced by several factors, including technological readiness, students’ prior knowledge, and instructional strategies applied by teachers. Therefore, mobile-based game learning media have strong potential as an innovative approach to support meaningful mathematics learning at the junior high school level.
Penerapan Metode Double Moving Average Dalam Peramalan Jumlah Kendaraan Aktif Di Bali: Jumlah Kendaraan Aktif Di Bali Ni Kadek Ayu Chintia Dewi; I Nyoman Budayana; Sariyasa
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/emasains.v15i1.6001

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan peramalan jumlah kendaraan aktif di Bali melalui penerapan metode Double Moving Average (DMA). Penelitian ini menggunakan data tahunan kendaraan yang aktif membayar pajak pada periode 2011–2024 yang bersumber dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali. Untuk mengatasi fluktuasi yang tidak mengikuti tren historis selama periode pandemi COVID-19, diterapkan linear interpolation guna menstabilkan data sebelum dilakukan analisis. Beberapa variasi ordo DMA yaitu 2×2, 3×3, 4×4, dan 5×5, dianalisis serta dibandingkan tingkat akurasinya menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Berdasarkan hasil analisis, penerapan DMA 4×4 pada data yang telah melalui linear interpolation memberikan tingkat kesalahan peramalan paling rendah dengan nilai MAPE sebesar 2,59%. Berdasarkan model terpilih tersebut, hasil peramalan untuk periode 2025–2027 menunjukkan adanya peningkatan jumlah kendaraan aktif di Bali. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perencanaan transportasi dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan di masa mendatang.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD berbantuan Video Pembelajaran Interaktif terhadap Pemahaman Konsep Pecahan I Wayan Widya Adi Nugraha; I Gusti Ngurah Pujawan; I Nyoman Budayana
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i3.108823

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji Pengaruh Penerapan Model pembelajaran kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Video Pembelajaran Interaktif Terhadap Pemahaman Konsep Pecahan Siswa Kelas V. Penelitian kuasi eksperimen dengan post-test only control group design ini dilakukan pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Manggis pada tahun ajaran 2025/2026 semester ganjil sebanyak 8 kelas. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling, terpilih kelas V SD Negeri 1 Pesedahan sebagai kelas eksperimen, kelas V SD Negeri 2 Nyuhtebel sebagai kelas control, dan kelas V SD Negeri 3 Tenganan sebagai kelas pembanding, dengan banyak siswa berturut-turut sebanyak 17,13,17 siswa. Uji kesetaraan kelas menggunakan pre-test soal pilihan ganda. Hasil penelitian adalah rata-rata post-test siswa kelompok eksperimen, kelompok control, dan kelompok pembanding berturut-turut 82,35; 61,85; 72,23. Pengujan hipotesis dilakukan dengan uji Anava satu jalur pada taraf signifikansi 5% yang menghasilkan kesimpulan bahwa model pembelajaran STAD berbantuan video pembelajaran interaktif merupakan model pembelajaran terbaik di antara model pembelajaran STAD dan pembelajaran konvensional.