Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Islam Politik, Mistik, dan Kapitalisme Tohis, Reza Adeputra; Prayetno, Budi; Jafar N, Muhammad Kamil; Tubagus, Sofyan
Jurnal JINNSA (Jurnal Interdipliner Sosiologi Agama) Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jinnsa.v4i1.994

Abstract

Islam politik sejak peristiwa 11 September 2001 telah menjadi trend dalam wacana Islam kontemporer dan menjadi tema utama dalam ruang-ruang diskusi baik formal maupun informal. Tumpukan wacana Islam politik menyebabkan minimnya pemahaman atas historisitas yang panjang dari islamisme. Padahal dalam historisitas tersebut akan terlihat bahwa banyak pemikir-pemikir Muslim, selain Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha dan seterusnya, yang memikirkan tentang Islam politik. Salah satunya adalah Tan Malaka. Artikel ini mengkaji pemikiran Tan Malaka dalam konteks Islam politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian filsafat dengan teknik studi historis-faktual tokoh yang berfokus pada pemikiran salah seorang filsuf atau tokoh, baik pada topik tertentu dalam karyanya, maupun dalam seluruh karyanya. Di samping itu juga digunakan konsep eksternalisasi sebagai pendekatan analisis. Hasilnya adalah bahwa Tan Malaka memikirkan Islam Politik dalam konteks gerakan Pan-Islamisme. Pan-Islamisme merupakan gerakan mempersatukan umat muslim di seluruh dunia untuk perjuangan kemerdekaan dari kolonialisme. Namun untuk mempersatukan umat Muslim diperlukan penyelesaian terhadap problem mistik dominasi kapitalisme. Tan Malaka mengatakan bahwa jika ingin mempersatukan umat muslim di dunia, maka harus melawan kapital dunia.
The Problems of Using Figurative Language (Comparison Contrast, Associaton, and Emphasis) in the 2024 Presidential Election by Netizens Media: A Stylistic Study Dita Mulyana Ramadhani; Budi Prayetno; Muh.Inayah A.M; Sigit Tri Nova; Muh. Imam Hidayat RM; Sulistiawati Sulistiawati
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the issues surrounding the use of figurative language, specifically comparison, contrast, association, and emphasis, in the discussions of netizens on social media related to the 2024 Presidential Election. Using a stylistic approach, this research seeks to analyze how netizens use figurative language to express political views, criticism, and support for presidential candidates. Data were collected from posts and comments related to the presidential election topic on various social media platforms, such as Facebook, TikTok, and Instagram. A qualitative descriptive analysis method was employed to identify and categorize the use of these language styles. The results show that comparison and emphasis are frequently used by netizens to reinforce opinions and build a positive image of the supported presidential candidates. On the other hand, contrast is more often found in comments containing criticism and political debates. In conclusion, figurative language plays a significant role in the dynamics of social interaction and political communication among netizens on social media, reflecting high public engagement in national political issues. This research contributes to the study of political language and social interaction in the digital era.