Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 2B SD Atisa Dipamkara 1 Melalui Penggunaan Alat Peraga atau Media Nyata Dalam Materi Pecahan Agnes Dian Kartika Sari; Yeni Widiyawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 4 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i4.17934

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang materi-materinya seringkali dianggap sulit oleh peserta didik karena sifatnya abstrak, salah satunya materi pecahan. Kesulitan dalam memahami materi pecahan mengakibatkan hasil belajar yang diperoleh siswa cenderung kurang maksimal bahkan rendah. Tujuan dari diadakannya penelitian ini adalah agar bisa diketahui dampak penggunaan alat peraga terhadap hasil belajar siswa, sehingga penerapan alat peraga bisa dilakukan untuk memudahkan kegiatan pembelajaran matematika. Penelitian ini adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan tes tertulis, dan kualitatif melalui pengamatan pada saat kegiatan pembelajaran. Dari data nilai hasil belajar yang diperoleh siswa, terjadi peningkatan sebanyak 20% dari siklus 1 ke 2 dari 76% menjadi 96%. Nilai rata-rata kelas juga mengalami peningkatan yang baik dari 72,6 menjadi 82,6. Melalui pengamatan juga terlihat siswa lebih aktif, antusias dan semangat dalam kegiatan pembelajaran. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar materi pecahan siswa kelas 2B SD Atisa Dipamkara 1 dengan penggunaan alat peraga atau media nyata.
Adaptasi Kurikulum Pembelajaran IPA Di Sekolah Inklusif SDN Gajahmungkur 02 Kota Semarang Widiyawati, Yeni; Khasanah, Malikhatun; Farhatin, Aulia Hanna
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022): CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.839 KB) | DOI: 10.55606/cendikia.v2i3.268

Abstract

The inclusive education program is an effort to carry out the mandate of the 1945 Constitution and eliminate discrimination in the education system in Indonesia. All children with various needs can sit and study together with other normal children in the same school. This study aims to identify forms of curriculum adaptation, especially in science subjects at SDN Gajahmungkur 02 Semarang City. This research uses a descriptive-qualitative approach with a case study method. This research was conducted in April-June 2022. The data collection technique used in this study used interviews and observation methods. The subject of the interview is a special supervising teacher at the school. Based on the results of interviews and observations, it is known that the curriculum adaptation implemented at SD N Gajahmungkur is viewed from the principles and dimensions of adaptation. The principles of attendance, participation, and achievement have been well realized in this school. In terms of the dimensions of curriculum adaptation, namely, curricular adaptation is reflected in the lesson plans accompanied by special notes and adjustment of learning indicators for children with special needs who are adapted to the 2013 curriculum, learning adaptation is reflected in the presence of a special supervisor teacher in the class even though there is only one. There is a special schedule arrangement so that Class teachers still have a significant role in implementing learning. Environmental adaptation has not been optimal because schools do not yet have accessibility for physically disabled people with wheelchairs. In terms of adjustment to science subjects, teachers have not made many adaptations or modifications for children with special needs.
Bimbingan Karir untuk Meningkatkan Motivasi Lulusan SMK dalam Dunia Kerja Dewi, Widya Novi Angga; Widiyawati, Yeni; Nurwahidah, Indri; Ariwibowo, Bayu
TEMATIK Vol. 4 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i2.9866

Abstract

Lulusan SMK sudah dibekali dengan skill yang cukup mumpuni sesuai dengan bidang kejuruannya namun semakin banyaknya lulusan SMK menimbulkan persaingan yang semakin ketat dalam dunia kerja. Hal ini menyebabkan banyak siswa lulusan SMK yang mengalami keresahan dalam menentukan jenjang karir yang akan ditempuh ketika lulus, diantaranya ketatnya persaingan dalam dunia kerja, persyaratan maupun seleksi serta kemajuan teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bimbingan karir dan motivasi lulusan SMK untuk menghadapi tantangan dalam dunia kerja. Metode pengabdian dilakukan dengan penyuluhan, diskusi dan pendampingan. Adapun hasil pengabdian diperoleh bahwa penyuluhan dan pendampingan yang disertai dengan diskusi terhadap siswa-siswi di SMK Muhammadiyah 2 Semarang berdampak positif terhadap motivasi lulusan SMK dalam dunia kerja melalui bimbingan karir.
Designing an Innovative Assessment of HOTS in the Science Learning for the 21st Century Ichsan, Ilmi Zajuli; Hasanah, Risky; Ristanto, Rizhal Hendi; Rusdi, Rusdi; Cahapay, Michael Bobias; Widiyawati, Yeni; Rahman, Md. Mehadi
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 6, No 2 (2020): Available Online in November 2020 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppi.v6i2.4765

Abstract

Science learning in the 21st century should develop the abilities of the students to find solutions to the problems. This task requires a set of skills called Higher Order Thinking Skills (HOTS) and innovative assessment should be designed to gauge the acquisition of these skills. Thus, this study aimed to create an innovative HOTS-based assessment tool in science learning. It entailed a method following the research and development model. It covered the topic of genetics and involved biology experts and junior high school students. The result initially showed that the assessment tool has high content validity. It further revealed that the items have a high-reliability index and they loaded on components based on the three HOTS intended for the test. Thus, this paper concludes that the HOTS-based assessment tool is a good classroom test to gauge the science learning of the students.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES LITERASI SAINS BERBASIS PISA PADA ASPEK MENJELASKAN FENOMENA ILMIAH UNTUK SISWA KELAS VII Septiani, Dwi; Widiyawati, Yeni; Nurwahidah, Indri
Science Education and Application Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Education and Application Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/seaj.v1i2.144

Abstract

This study aims to: (1) examine the quality of instruments based on PISA domain's scientific literacy in explaining scientific phenomena in the aspects of logical validity, (2) understanding empirical validity based on the VII grade science material development results, (3) knowing the level of scientific literacy of students of SMP N 3 Blora This research is a research and development (R&D) research using the Thiagarajan development model known as 4D. 4D development consists of 4 steps, namely Define, Design, Develop, Disseminat (dissemination). The research subjects of class VII students at SMP N 3 Blora discussing 98 students. Validator The questionnaire was validated by 2 expert lecturers of material, the results of the logical validity test, received 91.25% which means it was in accordance with all aspects. The test instrument was revised according to the validator's suggestion. From the results of tests on students, the results of empirical analysis obtained validity test items were 22 items valid and 8 items were invalid, with a reliability test result of 0.724 which means reliable. Difficulty test results of the test instruments were categorized as 2 difficult items, 24 moderate items and 4 easy questions. While the different power test results obtained 12 bad questions, 15 enough questions, 2 good questions and 1 negative question. Based on the validity test, empirical test instruments that were worthy of re-use were 20 questions, with poor difference but were in accordance with expert lecturers about the material that must be available to represent the material. The level of student literacy in Blora 3 N SMP overall overall is in the sufficient category.
Cooperative Learning Tipe Snowball Throwing untuk Meningkatan Kreativitas Siswa Pada Materi Pencemaran Lingkungan Lindiani, Nina; Widiyawati, Yeni; Nugraheni, Diah
Science Education and Application Journal Vol 2 No 1 (2020): Science Education and Application Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/seaj.v2i1.146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas implementasi model Cooperative Learning Tipe Snowball Throwing untuk meningkatkan kreativitas siswa pada materi Pencemaran Lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen, dengan rancangan Quasy Experimental (pretest-postest control group design). Sampel yang digunakan adalah kelas VIIB sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIC sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan analisis uji-t dengan taraf kesalahan 5%.  Hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan, dengan nilai thitung > ttabel yaitu thitung = 3,475 lebih besar dari ttabel = 2,004 pada taraf sig 5%, yang menyatakan ada perbedaan tingkat kreativitas yang signifikan siswa VII SMP N 1 Bogorejo materi Pencemaran Lingkungan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Snowball Throwing untuk meningkatkan kreativitas siswa pada materi pencemaran lingkungan terbukti lebih efektif.
Menggugah Kreativitas dan Kesadaran Lingkungan: Pelatihan Ecoprint Teknik Pounding bagi Siswa SMA Sari, Dwi Septiana; Nugraheni, Diah; Nurwahidah, Indri; Widiyawati, Yeni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12174

Abstract

Tujuan pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa tentang teknik ecoprint, serta dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya dan lingkungan. Untuk mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari air, udara, dan tanah seperti pewarna sintetis, perlu adanya inovasi pewarnaan kain dengan menggunakan bahan-bahan alami. Ecoprint adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun, bunga, batang kayu, atau buah. Teknik ini merupakan salah satu teknik yang ramah lingkungan dan dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan industri kreatif di Indonesia. Pelatihan ini membantu siswa untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan pengetahuannya mengenai lingkungan. Peserta pelatihan adalah siswa Kelas XI SMA Negeri 15 Semarang. Kegiatan pengabdian dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2024, meliputi tiga tahap yaitu, tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Adapun untuk tahap pelaksaaan, dilakukan dengan metode ceramah dan praktik ecoprint menggunakan teknik pounding. Hasil dari pelatihan ini membuat siswa memiliki kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan, siswa terampil menggunakan bahan-bahan alami dalam membuat ecoprint, siswa memiliki kreativitas dalam membuat karya seni ecoprint dengan berbagai macam motif, dan menghasilkan artikel jurnal pengabdian.
ETHNO-STEM: DESIGN OF A CROSS-MAJOR COURSE WITH JAVANESE GAMELAN-THEMED Widiyawati, Yeni; Nurwahidah, Indri; Wahyuni, Arie
EDUSAINS Vol 14, No 2 (2022): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v14i2.27974

Abstract

Indonesia has a considerable diversity of local wisdom in the form of customs, arts, and culture that deserves to be preserved. Integrating local Javanese Gamelan wisdom and the STEM field in learning at the university level to support the Independent Study Campus Curricula is essential. This research aims to develop an Ethno-STEM course design that studies gamelan to preserve Javanese culture. This study chose Morrison & Kemp's learning design development model, which includes nine main components. Based on the results of KKNI curriculum analysis, literature studies, and following the nine components of Morrison & Kemp’s model, the Ethno-STEM course design course is suitable for use in learning to support independent study. AbstrakIndonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman kearifan lokal berupa adat istiadat, seni maupun budaya yang patut untuk dilestarikan.  Integrasi antara kearifan lokal Gamelan Jawa dengan bidang STEM dalam pembelajaran di tingkat perguruan tinggi dalam rangka mendukung Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan desain mata kuliah Ethno-STEM yang mengkaji mengenai gamelan dalam rangka melestarikan budaya  Jawa. Model pengembangan desain pembelajaran Morrison & Kemp dipilih dalam penelitian ini yang mencakup 9 komponen utama. Desain mata kuliah Ethno-STEM yang telah dikembangkan terdiri dari dokumen diantaranya yaitu model rancangan matakuliah, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), bentuk penyetaraan SKS, rekonstruksi pembelajaran, bahan ajar, video serta aplikasi android berbasis augmented reality. Berdasarkan hsil analisis Kurikilum KKNI, kajian literatur, dan mengikuti kesembilan komponen Model Morrison & Kemp, desain mata kuliah Ethno-STEM layak untuk digunakan dalam pembelajaran untuk mendukung merdeka belajar. How To Cite: Widiyawati, Y., Nurwahidah, I., Wahyuni, A. (2022). Ethno-Stem: Design of a Cross-Major Course with Javanese Gamelan-Themed. EDUSAINS, 14 (2) : 101-83
Studi Kasus Keberhasilan Pembelajaran Daring Kolaboratif pada Mata Kuliah Bioteknologi Utami, Isrotun Ngesti; Widiyawati, Yeni
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i1.253

Abstract

Program Pembelajaran daring kolaboratif adalah model pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran menggunakan teknologi. Pendekatan pembelajaran ini mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pembelajaran daring kolaboratif telah menjadi pendekatan yang semakin populer dalam pendidikan tinggi, terutama pada mata kuliah yang membutuhkan pemahaman konseptual dan aplikasi praktis seperti bioteknologi. Artikel ini menyajikan studi kasus keberhasilan implementasi pembelajaran daring kolaboratif dalam mata kuliah Bioteknologi di sebuah perguruan tinggi. Melalui penggunaan platform digital, diskusi kelompok virtual, dan proyek kolaboratif, mahasiswa menunjukkan peningkatan pemahaman materi, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan bekerja dalam tim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripsi kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan ada 45 mahasiswa yang terlibat dalam program PDK. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran tetapi juga meningkatkan keterlibatan mahasiswa.selain itu dengan pembelajaran Learning Management System (LMS) mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi mengenai perkulihan.
Pengetahuan publik akan implikasi pencemaran mikroplastik dalam keamanan pangan seafood Widiyawati, Yeni; Sari, Dwi Septiana
Jounal of Enviromental Science Sustainable Vol 3 No 1 (2022): Environmental Sustainability Journal
Publisher : Environmental Science Program, Ivet University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/envoist.v3i1.2195

Abstract

Latar belakang: Sebagian besar populasi manusia di dunia terpapar partikel mikroplastik maupun nanoplastik langsung melalui makanan, terutama ketika mengkonsumsi ikan dan makanan laut. Seafood merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting. Namun, seafood banyak tercemar dari paparan sampah plastik maupun limbah yang terkandung pada air laut. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman mengenai dampak mikroplastik yang terkandung pada bahan makanan seperti seafood. Metode: Penelitian survey ini menggunakan angket yang disebarluaskan menggunakan platform online yaitu google form secara acak melalui grup-grup whatsapp pada April-Juni 2022. Sebanyak 141 orang responden, khususnya dari Provinsi Jawa Tengah, telah berpartisipasi dalam survey ini. Angket disajikan dalam bentuk multiple choice, rating scale, dan open ended. Sejumlah 21 butir pertanyaan mencakup 5 indikator utama yaitu (1) demografi responden, (2) frekuensi mengonsumsi seafood, (3) penggunaan plastik, (4) pengetahuan mengenai dampak pencemaran mikroplastik dan (5) penanggulangan mikroplastik dalam seafood. Hasil: Hasil survey menunjukkan bahwa 63,8% responden mengetahui informasi mengenai pencemaran laut oleh sampah plastik, atau mikroplastik. Dari jumlah tersebut hanya 26,78% yang memamahami dengan baik dampak kelimpahan mikroplastik dalam seafood terhadap kesehatan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan public mengenai implikasi pencemaran mikroplastik tehadap keamanan pangan seafood masih belum komprehensif dan perlu ditingkatkan. ABSTRACT Background: Most of the human population in the world is exposed to microplastic and nano plastic particles directly through food, especially when consuming fish and seafood. Seafood is an important source of animal protein. However, seafood is polluted a lot from exposure to plastic waste and waste contained in seawater. Therefore, it is necessary to understand the impact of microplastics contained in foodstuffs such as seafood. Methods: This survey research uses a questionnaire that is distributed using an online platform, namely google form randomly through WhatsApp groups in April-June 2022. A total of 141 respondents, especially from Central Java Province, have participated in this survey. Questionnaires are presented in the form of multiple choice, rating scales, and open-ended. A total of 21 questions cover 5 main indicators, namely (1) demographics of respondents, (2) frequency of consuming seafood, (3) use of plastics, (4) knowledge about the impact of microplastic pollution, and (5) prevention of microplastics in seafood. Results: The survey results show that 63.8% of respondents know information about marine pollution by plastic waste, or microplastics. Of this number, only 26.78% have a good understanding of the impact of the abundance of microplastics in seafood on health. Conclusion: This study shows that public knowledge regarding the implications of microplastic pollution on seafood food safety is still not comprehensive and needs to be improved.