Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KUALITAS BARANG DAN JASA DIMEDIASI KINERJA VENDOR TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA UNIT LAYANAN PELANGGAN MAKALE Islami, Fahman; Saleh, Muhammad Yusuf; Menne, Firman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Barang dan Kualitas Jasa terhadap Kepuasan Pelanggan PT. PLN (Persero) ULP Makale, dengan Kinerja Vendor sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 100 pelanggan PT. PLN (Persero) ULP Makale dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas barang memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja vendor dan kepuasan pelanggan. Demikian pula, kualitas jasa berpengaruh signifikan terhadap kinerja vendor dan kepuasan pelanggan. Lebih lanjut, kinerja vendor terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Uji Sobel menegaskan peran mediasi kinerja vendor dalam hubungan antara kualitas barang terhadap kepuasan pelanggan, serta memediasi pengaruh kualitas jasa terhadap kepuasan pelanggan PT. PLN (Persero) ULP Makale. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempertahankan standar tinggi dalam kualitas barang dan jasa, serta memastikan kinerja vendor yang optimal untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan. This study aims to analyze the influence of Product Quality and Service Quality on Customer Satisfaction at PT. PLN (Persero) ULP Makale, with Vendor Performance as a mediating variable. Employing a descriptive quantitative approach, data was collected from 100 customers of PT. PLN (Persero) ULP Makale and analyzed using the Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) method. The findings indicate that product quality significantly affects both vendor performance and customer satisfaction. Similarly, service quality significantly influences vendor performance and customer satisfaction. Furthermore, vendor performance is proven to have a significant impact on customer satisfaction. The Sobel test confirms the mediating role of vendor performance in the relationship between product quality and customer satisfaction, as well as mediating the effect of service quality on customer satisfaction at PT. PLN (Persero) ULP Makale. These results highlight the importance of maintaining high standards in product and service quality, and ensuring optimal vendor performance to enhance overall customer satisfaction.
PENGARUH KERJASAMA TIM DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PETUGAS ADMINISTRASI DENGAN MEDIASI KOMITMEN KERJA DI RS HIKMAH CITRA MEDIKA Putra, Muhammad Septiyan Yushari; Saleh, Muhammad Yusuf; Remmang, Hasanuddin
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerjasama tim dan kompetensi kerja terhadap kinerja petugas administrasi dengan komitmen kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan di RS Hikmah Citra Medika Sengkang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 54 responden yang seluruhnya dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama tim dan kompetensi kerja berpengaruh langsung signifikan terhadap komitmen kerja dan kinerja petugas. Selain itu, komitmen kerja juga terbukti sebagai variabel mediasi yang memperkuat pengaruh kerjasama tim dan kompetensi kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun sinergi tim dan meningkatkan kompetensi individu untuk mencapai kinerja optimal dalam pelayanan administrasi rumah sakit. This study aims to analyze the effect of team collaboration and work competence on the performance of administrative staff, with work commitment as a mediating variable. The research was conducted at RS Hikmah Citra Medika Sengkang using a quantitative approach. A total of 54 respondents were involved as the sample. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the SmartPLS 4.1 software. The results show that team collaboration and work competence have a significant direct effect on both work commitment and staff performance. Additionally, work commitment plays a mediating role in strengthening the influence of team collaboration and competence on performance. These findings highlight the importance of team synergy and individual competency enhancement to achieve optimal performance in hospital administrative services.
ANALISIS MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG PALOPO Arsad, Rahmatia; Saleh, Muhammad Yusuf; Abubakar, Herminawaty
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo, dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja maupun kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta mampu memediasi hubungan antara motivasi kerja dan lingkungan kerja dengan kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan motivasi kerja yang didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif akan meningkatkan kepuasan kerja sehingga berdampak pada peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Implikasi penelitian memberikan rekomendasi kepada manajemen BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo untuk mengembangkan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan motivasi kerja, perbaikan lingkungan kerja, serta penguatan kepuasan kerja guna mendukung pencapaian kinerja organisasi yang lebih efektif. This study aims to examine the influence of work motivation and work environment on employee performance through job satisfaction as a mediating variable at BPJS Ketenagakerjaan Palopo Branch. The study employed a quantitative approach using an explanatory research design to investigate the causal relationships among the research variables. The population consisted of all employees of BPJS Ketenagakerjaan Palopo Branch, with a total sample of 55 respondents selected using a saturated sampling technique. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS version 4.1. The findings reveal that both work motivation and work environment have positive and significant effects on job satisfaction and employee performance. Job satisfaction also has a positive and significant effect on employee performance and mediates the relationships between work motivation, work environment, and employee performance. These findings indicate that strengthening employee motivation and creating a supportive work environment enhance job satisfaction, which ultimately leads to improved employee performance. The study recommends that the management of BPJS Ketenagakerjaan Palopo Branch strengthen human resource management strategies by enhancing employee motivation, improving workplace conditions, and fostering job satisfaction to achieve sustainable organizational performance.
BURNOUT DAN WORK LIFE BALANCE: MEDIASI SENSE OF BELONGING, PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PT PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO) UNIT PELAKSANA PELAYANAN PELANGGAN MAKASSAR UTARA Wirani, Annisya Amaliah; Saleh, Muhammad Yusuf; Abubakar, Herminawaty
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.5968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh burnout, work-life balance, dan sense of belonging terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran mediasi sense of belonging pada hubungan burnout dan work-life balance terhadap kinerja pegawai di UP3 Makassar Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 74 responden dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa burnout dan work-life balance masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap sense of belonging. Burnout juga menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap kinerja pegawai, demikian pula work-life balance. Namun, sense of belonging tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, dan tidak berperan sebagai mediator dalam hubungan antara burnout maupun work-life balance terhadap kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja tidak hanya ditentukan oleh faktor psikologis internal, tetapi juga perlu didukung oleh faktor eksternal seperti pengembangan kompetensi dan dukungan organisasi. Penelitian ini merekomendasikan agar manajemen mempertimbangkan pendekatan manajemen sumber daya manusia yang lebih menyeluruh dan berorientasi pada kesejahteraan pegawai. This study aims to analyze the influence of burnout, work-life balance, and sense of belonging on employee performance, as well as examine whether sense of belonging mediates the relationship between burnout and work-life balance on employee performance at UP3 Makassar Utara. A quantitative approach was used with Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS). Data were collected from 74 employees using a questionnaire and analyzed with SmartPLS 4.0 software. The results show that burnout and work-life balance have a positive and significant effect on sense of belonging. Both burnout and work-life balance also directly influence employee performance positively and significantly. However, sense of belonging does not have a significant direct effect on performance, nor does it mediate the relationship between burnout or work-life balance and performance. These findings suggest that performance improvement is not solely driven by internal psychological factors but also requires organizational support such as competency development and managerial encouragement. The study recommends that management adopt a more holistic human resource strategy that prioritizes employee well-being and sustainable productivity.
ANALISIS SERTIFIKASI DAN KOMPLEKSITAS AUDIT TERHADAP KUALITAS AUDIT MELALUI PEMAHAMAN SISTEM INFORMASI DI SATUAN PENGAWAS INTERNAL PADA KANTOR PUSAT BPJS KETENAGAKERJAAN Prayoga, Riyan; Saleh, Muhammad Yusuf; Menne, Firman
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh Sertifikasi dan Kompleksitas Audit terhadap Kualitas Audit melalui peran moderasi Pemahaman Sistem Informasi pada Satuan Pengawas Internal Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan. Kualitas audit menjadi aspek strategis dalam mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan, terlebih pada institusi publik yang mengelola dana masyarakat dalam skala besar. Sertifikasi auditor dipandang sebagai representasi kompetensi profesional yang dapat meningkatkan ketepatan, ketelitian, serta objektivitas auditor dalam pelaksanaan audit. Di sisi lain, kompleksitas audit sering kali memunculkan tantangan teknis dan prosedural yang dapat memengaruhi efektivitas proses audit. Pemahaman sistem informasi menjadi variabel moderasi yang berperan penting dalam memperkuat hubungan antara sertifikasi, kompleksitas audit, dan kualitas audit, mengingat auditor saat ini dituntut untuk mampu memahami arsitektur sistem informasi dan mekanisme pengolahan data digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel secara simultan. Sampel penelitian adalah 42 auditor internal BPJS Ketenagakerjaan yang dipilih secara sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sertifikasi Auditor, Kompleksitas Audit, dan Pemahaman Sistem Informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Audit. Selain itu, Sertifikasi Auditor dan Kompleksitas Audit terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pemahaman Sistem Informasi. Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa Pemahaman Sistem Informasi mampu memoderasi secara signifikan hubungan antara Sertifikasi dan Kompleksitas Audit terhadap Kualitas Audit. Nilai R-square sebesar 0,80 mengindikasikan bahwa 80% variabilitas Kualitas Audit dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. This study aims to comprehensively analyze the influence of Work Culture on Employee Performance and examine the moderating role of Transformational Leadership in strengthening that relationship. The research was conducted at the Tompobulu District Office in Maros Regency, using a descriptive-quantitative approach and an explanatory research design to examine causal relationships among variables empirically. The study population consisted of 47 employees, all of whom were selected as respondents through saturated sampling to ensure complete representation of organizational conditions. Data were collected using a structured questionnaire that had undergone validity and reliability testing, and data analysis was performed using simple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) in SPSS version 25. The findings reveal that Work Culture has a positive and significant influence on Employee Performance, indicating that stronger internalization of Work Culture is associated with better performance outcomes among government employees. Furthermore, Transformational Leadership positively moderates the relationship between Work Culture and Employee Performance. Transformational leaders inspire, motivate, and guide employees to work with greater discipline, responsibility, and commitment in delivering optimal public services. These results confirm that the combination of a strong organizational culture and visionary leadership provides a strategic foundation for improving the professionalism and performance of local government apparatus.
PENGARUH STRATEGI MEDIA SOSIAL DAN STRATEGI MESIN PENCARI TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI BRAND AWARENESS PADA PT BOSOWA BERLIAN MOTOR CABANG MAKASSAR Sumirat, Sumirat; Saleh, Muhammad Yusuf; Said, Miah
Indonesian Journal of Business and Management Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Business and Management, Juni 2026
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jbm.v8i2.7817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi media sosial dan strategi mesin pencari terhadap peningkatan penjualan melalui brand awareness sebagai variabel mediasi pada PT Bosowa Berlian Motor Cabang Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori untuk menguji hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian terdiri atas pelanggan dan tim pemasaran PT Bosowa Berlian Motor Cabang Makassar, dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan analisis jalur (Path Analysis) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi media sosial dan strategi mesin pencari berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness. Kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan. Brand awareness terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan serta mampu memediasi hubungan antara strategi media sosial dan strategi mesin pencari dengan peningkatan penjualan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa implementasi strategi pemasaran digital yang terintegrasi mampu meningkatkan kesadaran merek sehingga berdampak pada peningkatan penjualan perusahaan. Implikasi penelitian memberikan rekomendasi kepada PT Bosowa Berlian Motor Cabang Makassar untuk mengoptimalkan pengelolaan media sosial, meningkatkan strategi optimasi mesin pencari (Search Engine Optimization/SEO), serta memperkuat aktivitas pembangunan brand awareness guna meningkatkan daya saing dan kinerja penjualan di industri otomotif. This study aims to examine the influence of social media strategy and search engine strategy on sales performance through brand awareness as a mediating variable at PT Bosowa Berlian Motor Makassar Branch. The study employed a quantitative approach using an explanatory research design to investigate the causal relationships among the research variables. The population consisted of customers and marketing staff of PT Bosowa Berlian Motor Makassar Branch, with a total sample of 72 respondents selected using a purposive sampling technique. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using Path Analysis with the assistance of SPSS software. The findings reveal that both social media strategy and search engine strategy have positive and significant effects on brand awareness. Both variables also have positive and significant effects on sales performance. Brand awareness has a positive and significant effect on sales performance and mediates the relationships between social media strategy, search engine strategy, and sales performance. These findings indicate that implementing integrated digital marketing strategies enhances brand awareness, which ultimately improves organizational sales performance. The study recommends that PT Bosowa Berlian Motor Makassar Branch optimize its social media management, strengthen its Search Engine Optimization (SEO) strategy, and continuously develop brand awareness initiatives to improve competitiveness and sales performance in the automotive industry.