Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pendampingan Praktik Reflektif Guru Berbasis Artificial Intelligence pada Kelompok Kerja Guru Marzoan; Lalu Hamdian Affandi; Muhajirin Ramzi; Eliyana; Maulida Arum Fitriana
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2344

Abstract

Praktik reflektif merupakan fondasi penting dalam pengembangan profesional guru, namun dalam praktiknya refleksi sering belum dilakukan secara mendalam dan berkelanjutan. Banyak guru mengalami kesulitan untuk mengurai pengalaman mengajar, mengidentifikasi bagian yang perlu diperbaiki, serta merancang tindakan perbaikan yang realistis. Di sisi lain, perkembangan Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru untuk mendukung refleksi profesional melalui pendekatan yang bersifat personal, empatik, dan non-penilai. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan praktik reflektif guru berbasis AI pada Kelompok Kerja Guru (KKG). Kegiatan pengabdian dilaksanakan di dua lokasi, yaitu KKG Sekolah Dasar di Kabupaten Lombok Barat dan KKG Taman Kanak-kanak di Kabupaten Lombok Utara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis praktik reflektif, dengan memanfaatkan AI “Pendidik Reflektif” sebagai pendamping dialog refleksi guru. Data dikumpulkan melalui refleksi tertulis guru, angket persepsi, diskusi kelompok, dan observasi terbatas, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan AI sebagai pendamping refleksi membantu guru mengembangkan refleksi yang lebih terstruktur, analitis, dan berorientasi pada tindakan. Refleksi guru yang semula bersifat deskriptif berkembang menjadi refleksi yang mampu mengaitkan pengalaman mengajar dengan penyebab permasalahan serta rencana aksi kecil yang kontekstual. Selain itu, AI berkontribusi dalam menciptakan rasa aman psikologis sehingga guru lebih terbuka dalam merefleksikan tantangan yang dihadapi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan praktik reflektif guru berbasis AI berpotensi menjadi pendekatan yang relevan dan inovatif untuk memperkuat pengembangan profesional guru dan fungsi KKG sebagai komunitas belajar.
Analysis Of The Implementation Of Clay Media In Improving The Creativity Of 5–6-Year-Old Children At Bintang Nahdlatul Wathan Rempek Paud In The 2024/2025 Academic Year Hijjul Baeti; Marzoan Marzoan; Muhajirin Ramzi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10 No 4 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i4.9278

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the steps taken by teachers in implementing clay media to enhance the creativity of children aged 5–6 years during the teaching and learning process at PAUD Bintang Nahdlatu Wathan in the 2024/2025 academic year. The research was conducted at PAUD Bintang Nahdlatu Wathan, Group B, with a total of 18 students.This study is a descriptive qualitative research using a case study approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Information was gathered from the homeroom teacher, the principal, and the students. The data analysis techniques used in this study are: (1) data condensation, (2) data display, and (3) conclusion drawing.The results of the study indicate that the implementation of clay media was carried out through four main stages: (1) preparation, (2) opening activities, (3) core activities, and (4) closing activities, supported by methods such as play, demonstration, experimentation, question and answer, and storytelling. The teacher acted as a facilitator, guiding the children through the learning process.The use of clay media proved effective in developing children's creativity. Through direct engagement with concrete media, children were able to explore, imagine, and dare to try without fear of making mistakes. In addition to fostering creativity, the media also supported the development of fine motor skills, cognitive abilities, emotional growth, and social skills. These findings indicate that clay-based learning not only stimulates creativity but also provides holistic benefits for early childhood development.