Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Matematika Pada Siswa Kelas 1 Di SDN 2 Pansor Hasanah, Sami’atun; Marzoan, Marzoan; Rahayu, Fitriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual pada Mata Pelajaran Matematika pada Siswa Kelas 1 di SDN 2 Pansor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran matematika, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menjelaskan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas 1, kepala sekolah, dan siswa kelas 1 SDN 2 Pansor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual diterapkan melalui ilustrasi uang saku, benda di lingkungan sekitar, serta penggunaan media konkret. Kendala yang dihadapi guru antara lain keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, dan keterbatasan media pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru menyesuaikan materi dan waktu pembelajaran, memberikan penjelasan tambahan dengan bahasa yang sederpemanfaatanhana, serta membuat media pembelajaran secara mandiri. Dengan demikian, penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat membantu siswa memahami materi matematika secara lebih konkret, menyenangkan, dan bermakna, sesuai dengan tahap perkembangan siswa kelas awal
Pendampingan Praktik Reflektif Guru Berbasis Artificial Intelligence pada Kelompok Kerja Guru Marzoan; Lalu Hamdian Affandi; Muhajirin Ramzi; Eliyana; Maulida Arum Fitriana
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i1.2344

Abstract

Praktik reflektif merupakan fondasi penting dalam pengembangan profesional guru, namun dalam praktiknya refleksi sering belum dilakukan secara mendalam dan berkelanjutan. Banyak guru mengalami kesulitan untuk mengurai pengalaman mengajar, mengidentifikasi bagian yang perlu diperbaiki, serta merancang tindakan perbaikan yang realistis. Di sisi lain, perkembangan Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru untuk mendukung refleksi profesional melalui pendekatan yang bersifat personal, empatik, dan non-penilai. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pendampingan praktik reflektif guru berbasis AI pada Kelompok Kerja Guru (KKG). Kegiatan pengabdian dilaksanakan di dua lokasi, yaitu KKG Sekolah Dasar di Kabupaten Lombok Barat dan KKG Taman Kanak-kanak di Kabupaten Lombok Utara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan berbasis praktik reflektif, dengan memanfaatkan AI “Pendidik Reflektif” sebagai pendamping dialog refleksi guru. Data dikumpulkan melalui refleksi tertulis guru, angket persepsi, diskusi kelompok, dan observasi terbatas, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan AI sebagai pendamping refleksi membantu guru mengembangkan refleksi yang lebih terstruktur, analitis, dan berorientasi pada tindakan. Refleksi guru yang semula bersifat deskriptif berkembang menjadi refleksi yang mampu mengaitkan pengalaman mengajar dengan penyebab permasalahan serta rencana aksi kecil yang kontekstual. Selain itu, AI berkontribusi dalam menciptakan rasa aman psikologis sehingga guru lebih terbuka dalam merefleksikan tantangan yang dihadapi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan praktik reflektif guru berbasis AI berpotensi menjadi pendekatan yang relevan dan inovatif untuk memperkuat pengembangan profesional guru dan fungsi KKG sebagai komunitas belajar.
Pendampingan Reflektif Berbasis PDIA untuk Penguatan Pendidikan Karakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Sekolah Dasar Marzoan, Marzoan; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.11272

Abstract

Pendidikan karakter merupakan agenda strategis dalam kebijakan pendidikan nasional, khususnya pada jenjang pendidikan dasar. Namun, dalam praktiknya, implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kecenderungan programatis, rendahnya konsistensi pembiasaan, serta terbatasnya ruang refleksi praktik bagi pendidik. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan dan praktik pendidikan karakter di lapangan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pendampingan reflektif berbasis Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA) dalam penguatan pendidikan karakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pendampingan kepada pengawas sekolah dan satuan pendidikan binaannya di Kabupaten Lombok Tengah. Pendekatan PDIA digunakan sebagai kerangka pendampingan yang menekankan identifikasi masalah nyata di sekolah, pengembangan strategi pembiasaan sederhana, refleksi praktik secara berkala, serta adaptasi berkelanjutan. Data pengabdian dikumpulkan melalui refleksi pengawas, narasi praktik baik sekolah, diskusi reflektif, dan dokumentasi kegiatan, serta diperkaya dengan data kuantitatif yang bersifat deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya transformasi praktik pendidikan karakter di sekolah binaan. Refleksi rutin guru dan pengawas yang sebelumnya tidak terstruktur mulai dilakukan secara berkala di seluruh sekolah dampingan. Pembiasaan karakter yang semula bersifat insidental berkembang menjadi praktik yang lebih konsisten, terutama pada aspek disiplin, religiusitas, kepedulian, dan relasi sosial. Selain itu, pengawas menunjukkan peningkatan kesadaran kritis dalam memaknai perannya, dari pengawas administratif menjadi pendamping reflektif. Pendekatan PDIA memungkinkan sekolah beradaptasi ketika strategi awal kurang efektif, sehingga perubahan praktik dapat terus disesuaikan secara kontekstual. Artikel ini berkontribusi dengan menawarkan model pendampingan reflektif yang adaptif dan berpotensi direplikasi dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Improving The Cognitive Development Of 5-6 Year-Old Children By Using Outbound Activities At Anak Ceria Tembobor Kindergarten In The 2024/2025 Academic Year Siti Hajar; Marzoan Marzoan; Juandra Primsa Mahendra
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i4.9280

Abstract

This study aims to improve the cognitive development of children aged 5-6 years at TK Anak Ceria Tembobor. The number of subjects was 20 children. This research is a class action research. The data that has been collected is analyzed by observation, interview and documentation techniques, using classical and personal / individual completeness formulas. The result of this study is that using outbound activities can improve the cognitive development of children aged 5-6 years at Anak Ceria Tembobor Kindergarten. This is evidenced by the cognitive improvement data obtained by children has increased, starting from the data before the implementation of the action until the implementation of cycle II action. Before the implementation of the completed as many as 2 people with a percentage of 20%. in cycle I got a complete child, namely 5 children with a percentage of 50%. and at the end of cycle II action obtained significant action, namely 9 children with a percentage of 90% cognitive improvement. The type of research used is Classroom Action Research. Classroom action research is defined as a practical research to improve learning in the classroom, by taking action to find solutions to problems faced daily in the classroom. So that in essence the implementation of class action research is carried out in order for teachers to be willing to introspect, reflect, reflect or evaluate themselves on their own.  Keywords: Cognitive, Outbound activities,  Early Childhood