p-Index From 2021 - 2026
6.144
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Muchammad Muchammad
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 48 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGARUH TATA LETAK FINE-PORE AERATION TUBES TERHADAP PERFORMA AERASI PADA TAMBAK UDANG VANAME MARINE SCIENCE TECHNO PARK – UNDIP Ghinna Nur Akram; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dissolved oxygen (DO) adalah parameter penting dalam kualitas air untuk budidaya udang vaname. Untuk meningkatkan konsentrasi DO di tambak udang, metode aerasi menggunakan aerator jenis fine-pore aeration tubes dapat diterapkan. Alat ini memiliki beberapa keunggulan seperti efisiensi aerasi tinggi, instalasi mudah, dan risiko penyumbatan rendah. Dalam penggunaannya, fine-pore aeration tubes bisa diatur sesuai kebutuhan sehingga tata letak mempengaruhi performa aerasi. Penelitian menggunakan metode computational fluid dynamics (CFD) dilakukan untuk menganalisis distribusi DO, sirkulasi air, dan performa aerasi pada berbagai tata letak aerator yaitu straight-type, ring-type, dan square-type di tambak udang vaname Marine Science Techno Park (MSTP)-Undip. Hasil menunjukkan tata letak straight-type memberikan distribusi DO terbaik dengan penyebaran merata di seluruh kolam. Namun, ketiga tata letak tidak menunjukkan sirkulasi air yang baik karena aliran air hanya terjadi di sekitar gelembung udara yang naik.
PENGGUNAAN SOLIDWORKS FLOW SIMULATION DALAM ANALISIS PENGARUH KELENGKUNGAN BILAH PADA TURBIN ANGIN SAVONIUS DI INDONESIA Septian Dwi Nugroho; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi listrik Indonesia terus meningkat, mencapai 1.173 kWh pada 2022, dan diperkirakan naik 13,9% pada 2023. Saat ini, 85,9% kebutuhan listrik masih bergantung pada energi tidak terbarukan, sementara energi terbarukan hanya 14,1% [6]. Potensi energi terbarukan mencapai 3.686 GW, namun pemanfaatannya masih rendah, termasuk energi bayu yang hanya memanfaatkan 0,15 GW dari potensi 155 GW [5]. Kecepatan angin yang rendah menghambat pembangunan PLTB skala besar, tetapi turbin Savonius menjadi alternatif yang cocok untuk kondisi ini.Penelitian ini menggunakan program Computer Fluid Dynamic (CFD) SolidWorks Flow Simulation untuk menganalisis performa tiga bentuk bilah turbin Savonius—classical, swirling, dan golden ratio—dalam kecepatan angin rendah. Hasil menunjukkan bahwa bilah golden ratio menghasilkan daya tertinggi pada kecepatan angin rendah (1,5–4,1 m/s), sedangkan bilah classical lebih optimal pada kecepatan angin tinggi (>4,1 m/s). Coefficient of Power (Cp) dan Coefficient of Torque (Ct) bilah golden ratio menurun setelah tip speed ratio (λ) 0,7, sedangkan bilah classical terus meningkat. Secara keseluruhan, bilah golden ratio efektif pada kecepatan angina rendah, dan bilah classical sesuai untuk kecepatan angina tinggi. Penelitian ini mendukung penerapan SolidWorks dalam analisis CFD untuk turbin Savonius dan pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia.
DAMPAK BEBAN PADA KONTAK GESEK TREAD BLOCK TERHADAP PERMUKAAN RIGID DENGAN VARIASI MATERIAL MENGGUNAKAN METODE FINITE ELEMENT Dennis Dama; Budi Setiyana; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ban kendaraan menggunakan suatu material elastomer yang memiliki sifat hyperelastic. Pada ban terdapat satu bagian yang disebut tread block yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan, yang lama kelamaan akan mengalami keausan karena bergesekan dengan permukaan jalan. Material yang digunakan pada pembuatan ban berpengaruh pada kualitas ban. Untuk mengetahui dampak dari penggunaan material perlu dilakukan pengujian pada produk yang menggunakan material tersebut. Pengujian yang dilakukan dapat memakan biaya yang tidak sedikit, pada penelitian ini pengujian dilakukan dengan menggunakan program komputasi dengan metode finite element. Pemodelan komputasi berupa simulasi tread block dengan panjang 15 mm dan tinggi 10 mm, material yang digunakan dalam penelitian ini adalah styrene-butadiene rubber dengan kandungan karbon hitam sebesar 25% (SBR 25), material Type-S (Soft Compound) dan material Type-H (Hard Compound) yang merupakan karet vulkanisasi berjenis lunak dan keras. Dengan menggunakan software Abaqus 2017, simulasi ini menyajikan pemodelan kontak tekan dan gesek antara tread block dan permukaan benda rigid, terdapat variasi kedalaman penekanan, antara lain 0,6 mm, 0,8 mm dan 1 mm dengan kecepatan konstan sebesar 300 mm/s. Dari simulasi, hasil yang akan didapatkan berupa tegangan maksimum pada tread block, gaya – gaya reaksi pada sumbu vertikal dan horizontal dan koefisien gesek total, kemudian analisa dari distribusi tegangan, gaya – gaya reaksi serta distribusi koefisien gesek pada permukaan tread block yang bergesekan dengan permukaan jalan.
ANALISA KETIDAKPASTIAN PADA ALIRAN UDARA MENGENAI TABUNG DIDALAM SALURAN PERSEGI Naufal Ahmad Faiq; Syaiful Syaiful; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam domain yang dinamis dari studi eksperimental, makalah ini menyelidiki pentingnya analisis ketidakpastian dan menjelaskan beragam dampaknya pada proses ilmiah. Ketidakpastian merupakan aspek yang selalu mengiringi dalam penelitian eksperimental, melibatkan berbagai faktor yang berkontribusi pada ketidaktepatan dan variasi dalam pengukuran. Pentingnya memahami dan mengukur ketidakpastian diselidiki secara mendalam, dengan penekanan yang diberikan pada peran fundamentalnya dalam meningkatkan kredibilitas dan ketangguhan temuan eksperimental. Analisis ketidakpastian yang solid memiliki dampak yang signifikan terhadap interpretasi dan aplikabilitas hasil eksperimental, mendorong terciptanya transparansi dan memfasilitasi pengambilan keputusan yang lebih terinformasi. Oleh karena itu, makalah ini melakukan eksplorasi terhadap hasil dari eksperimen perpindahan panas dan penurunan tekanan pada aliran udara melalui tabung dalam saluran persegi.
ANALISIS PENGARUH MATERIAL PADA KOMPONEN ACETUBULAR CUP TERHADAP DUAL MOBILITY HIP JOINT PROSTHESIS DENGAN PERTIMBANGAN GAIT CYCLE DENGAN METODE FINITE ELEMENT METHOD (FEM) Frans Richard Binsar; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan material pada komponen acetabular cup memiliki peranan krusial dalam menentukan performa mekanis dan umur pakai dari prostesis sendi panggul tipe dual mobility. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi material acetabular cup terhadap distribusi tegangan dan deformasi selama fase gait cycle menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM) melalui perangkat lunak ANSYS 2023 R2. Simulasi dilakukan secara statik pada enam fase gait cycle (0%, 20%, 35%, 50%, 65%, dan 100%) terhadap lima jenis material: SS 316L, Titanium, CoCr, 30 CF/PEEK, dan UHMWPE. Hasil simulasi menunjukkan bahwa material CoCr menghasilkan tegangan Von-Mises tertinggi sebesar 28 MPa pada fase 35% gait cycle dan tegangan Tresca maksimum sebesar 16,5 MPa pada fase 60%. Sebaliknya, UHMWPE menunjukkan tegangan Von-Mises dan Tresca terendah, yaitu 4,3 MPa dan 3,1 MPa, mencerminkan sifat elastis namun berpotensi aus dalam jangka panjang. Deformasi terbesar dicatat pada material Titanium sebesar 0,105 mm, sedangkan 30 CF/PEEK dan UHMWPE menunjukkan deformasi paling rendah masing-masing sebesar 0,032 mm dan 0,028 mm. Material 30 CF/PEEK menampilkan respons mekanis paling seimbang, dengan tegangan Von-Mises dan Tresca maksimum 12,4 MPa dan deformasi yang minimal, sehingga berpotensi menjadi pilihan unggulan untuk aplikasi acetabular cup. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan material yang tepat dalam desain implan, khususnya untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan struktur, ketahanan deformasi, dan performa terhadap keausan dalam kondisi pembebanan fisiologis.
PENGARUH PERSENTASE KANDUNGAN BIOMASSA SAWDUST PADA CO-FIRING BATU BARA TERHADAP TEMPERATUR GAS BUANG BOILER Muhammad Aditya Nugraha; Muchammad Muchammad; M.S.K. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar, kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Batu bara masih menjadi sumber energi utama dalam sektor pembangkitan listrik. Namun, ketergantungan terhadap batu bara harus dikurangi mengingat dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat emisi karbon dan polusi udara. Salah satu inovasi untuk mengurangi konsumsi batu bara adalah penerapan metode co-firing biomassa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan biomassa sawdust pada pembakaran co-firing terhadap temperatur gas buang boiler. Studi ini dilakukan menggunakan pendekatan Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan perangkat lunak Ansys Fluent untuk mensimulasikan berbagai variasi persentase co-firing sawdust dan dampaknya terhadap karakteristik pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persentase sawdust dalam proses co-firing menyebabkan penurunan temperatur rata-rata gas buang di sisi outlet boiler. Hal ini disebabkan oleh turunnya total nilai kalor dari campuran bahan bakar co-firing seiring dengan meningkatnya kandungan sawdust. Selain itu, hal ini terjadi karena kandungan volatile matter pada sawdust yang lebih tinggi dibandingkan dengan batu bara sehingga sawdust lebih reaktif dan terbakar lebih cepat dan tidak bisa menaikkan temperatur pembakaran setinggi batu bara ketika dibakar. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai performa termal pada proses co-firing biomassa dalam boiler berbahan bakar batu bara. Dengan memahami pengaruh sawdust terhadap temperatur gas buang, penelitian ini berkontribusi pada optimasi strategi co-firing untuk mendukung produksi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
PERANCANGAN TUNGKU PELEBURAN ZINC PADA PROSES HOT-DIP GALVANIZING Fikri Rinaldi; Yusuf Umardani; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja dan besi cor adalah salah satu dari beberapa jenis material yang banyak digunakan di industri manufaktur, otomotif, dan konstruksi. Sifatnya yang kuat yang mampu menahan beban yang besar yang ditumpukan padanya. Sayangnya, material ini dapat terserang korosi dengan mudahnya dalam aplikasi pemakaiannya. Salah satu metode pencegahan korosi pada baja adalah menggunakan teknik pelapisan hot-dip galvanizing, yakni mencelupkan baja ke dalam cairan zinc yang disertai reaksi kimia antara zinc dan baja pada permukaannya. Dalam paraktik hot-dip galvanizing ini, salah satu komponen penting yang digunakan adalah tungku peleburan atau ketel atau wadah zinc cairnya. Penelitian ini bertujuan merancang tungku peleburan zinc yang dilengkapi dengan burner sebagai sumber panasnya. Perancangan didasarkan pada perhitungan kalor yang dibutuhkan beserta matriks pemilihan untuk menentukan bentuk tungku dan burner. Berdasarkan konsep desain bentuk cawang dan jenis burner, dipilih konsep 2 dengan cawang berbentuk kotak, yang selanjutnya akan menjadi dasar perancangan bentuk dan ukuran tungku. Kemudian pada burner dipilih konsep 3, dengan panas keluar dari burner secara horizontal menggunakan nosel. Berdasarkan pengujian analisis efisiensi peleburan, didapatkan nilai efisiensi peleburan zinc sebesar 15,6 %.
UJI EFEKTIVITAS AIR HEATER DENGAN FLUIDA PANAS BERUBAH TERHADAP WAKTU Akmal Hafidh Purnomo; Bambang Yunianto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan konsumsi energi listrik yang tinggi pada sistem pemanas dan pendingin ruangan atau HVAC (heating, ventilation, and air conditioning system), membuat energi terbarukan sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Sumber energi terbarukan seperti energi matahari, panas bumi, dan angin digunakan dalam mengurangi konsumsi energi listrik yaitu difungsikan untuk menghangatkan ruangan (space heating), pengeringan hasil pertanian, mencairkan jalanan penuh salju, pemanasan tanah pertanian (soil heating), pemanas rumah kaca (greenhouse heating), dan pemandian air panas. heat exchanger merupakan alat penghantar panas yang dapat melakukan transfer energi dari fluida dengan suhu panas ke fluida bersuhu dingin atau pun sebaliknya yang dapat dipakai pada pengaplikasian pengeringan produk-produk yang dihasilkan oleh para petani, perkebunan, dan perikanan skala besar atau kecil. Dikarenakan fungsi heat exchanger sebagai pemanas ruangan, maka dilakukan pengujian kinerja efektivitas pada penelitian alat air heater heat exchanger yang dilaksanakan di Lab Thermofluida, Departemen Teknik Mesin, Universitas Diponegoro. Pada pengujian ini dilakukan beberapa variasi debit aliran air dan kecepatan udara. Debit aliran air terdapat variasi 5 liter/menit, 2,5 liter/menit, dan 0 liter. Pada variasi kecepatan udara terdapat kecepatan 3,6 m/s, 2,7 m/s, dan 1,8 m/s. Analisis yang didapatkan pada penelitian yaitu nilai efektivitas paling besar terjadi pada variasi debit aliran air 2,5 liter/menit dengan kecepatan udara 1,8 m/s dengan nilai efektivitas maksimal 0,622 dan minimal 0,521.
ANALISIS PENGARUH POLA PENTEKSTURAN PADA LINEAR SLIDING BEARING UNTUK MENGURANGI GAYA GESEK PADA WAVE ENERGY CONVERTER DENGAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD) Muhammad Farhan Mulyana; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 4 (2024): VOLUME 12, NOMOR 4, OKTOBER 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan energi listrik terus meningkat, sementara proses konversinya saat ini masih bergantung pada sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti bahan bakar fosil atau gas alam, yang persediaannya semakin menipis. Negara yang wilayahnya didominasi oleh laut dapat memanfaatkan potensi tersebut dengan menggunakan wave energy converter (WEC). Dalam mekanisme kerjanya, alat ini menggunakan journal bearing untuk memandu agar poros tetap bergerak secara translasi. Dikarenakan WEC bekerja menggunakan journal bearing, pelumasan diperlukan pada sistemnya untuk mengurangi gaya gesek yang terjadi pada pemukaan bantalan. Pada umumnya pelumasan yang digunakan untuk journal bearing adalah oli. Untuk mengurangi pencemaran dilaut sehingga pelumasan menggunakan air laut. Penelitian akhir-akhir ini menggunakan tekstur pada permukaan bantalan pada journal bearing untuk pelumasan dengan air laut mengurangi gaya gesek.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola penteksturan pada linear sliding bearing untuk mengurangi gaya gesek pada wave energy converter dengan metode computational fluid dynamic (CFD). Dengan pola penteksturan dengan sudut 0º memberikan kecepatan aliran maksimum 0.05747 m/s, koefisien gesek yaitu 0.1701862 dan load carrying capacity maksimum 9.18188 N.
DEHUMIDIFIKASI UDARA TERTUTUP MENGGUNAKAN DESICCANT KARBON AKTIF Josena Suranta Surbakti; Bambang Yunianto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat pengering udara merupakan solusi yang efektif dalam menjaga kualitas udara di lingkungan sekitar. Alat ini dirancang untuk mengatasi permasalahan kelembaban udara yang menyebabkan dampak yang dapat memengaruhi kenyamanan, kesehatan, dan bahkan keberlanjutan lingkungan. Beberapa di antaranya adalah rasa panas yang lebih tinggi pada lingkungan sekitar, bertumbuhnya mikroorganisme, dan kerusakan material yang disebabkan oleh terjadinya korosi. Sistem sorbent dehumidifier tertutup merupakan salah satu jenis dari desiccant dehumidifier, di mana sistem ini bekerja dengan menggunakan material berupa desiccant dalam proses penyerapan uap air. Terdapat beberapa jenis desiccant yang umum digunakan dalam pengeringan udara, seperti silica gel, zeolit, dan karbon aktif. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah dengan menggunakan beragam variasi setting pada alat pengering udara sistem tertutup menggunakan desiccant karbon aktif untuk mengetahui tingkat penyerapan yang efektif pada sistem ini. Dari pengujian yang dilakukan, didapat hasil di mana suhu pemanasan berpengaruh pada kelembaban udara awal, di mana pada suhu 40°C kelembaban udara akan lebih rendah dibanding pada suhu 30°C. Kecepatan udara dan ketebalan material desiccant karbon aktif juga berpengaruh terhadap tingkat penyerapan air dalam udara.