p-Index From 2021 - 2026
6.144
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Muchammad Muchammad
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 48 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PENGARUH PEMBERIAN SLIP DAN KEKASARAN PERMUKAAN TERHADAP PERFORMA TRIBOLOGI PLAIN DAN MULTISTEP JOURNAL BEARING DENGAN MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS DAN FLUID-STRUCTURE INTERACTION Dimas Ajialamsyah; Muchammad Muchammad; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya permintaan untuk penggunaan journal bearing pada mesin-mesin berkecepatan tinggi yang efisien, mengakibatkan perlunya peningkatan terhadap performa tribologi journal bearing. Penelitian dilakukan dengan pengembangan bentuk geometri multistep texture yang bertujuan pada peningkatan performa pelumasan. Simulasi dilakukan dengan metode pelumasan elastohydrodynamic karena interaksi fluid domain dan solid domain. Analisis juga dilakukan terhadap kondisi kekasaran permukaan untuk melihat pengaruh dari proses permesinan yang dilakukan. Panelitian ini membandingkan performa plain journal bearing dan multistep journal bearing dengan memberikan variasi nilai kekasaran berupa Slip-wall, smooth, fine, medium, dan rough yang berada pada area konvergen pelumasan journal bearing. Analisis dilakukan menggunakan journal bearing permodelan 3D Computational Fluid Dynamics (CFD) dan Fluid-Solid Interaction (FSI) dengan mempertimbangkan efek kavitasi dan deformasi. Dari hasil yang multistep journal bearing memiliki peningkatan performa tribologi pada sistem pelumasan. Pada journal bearing penurunan performa terjadi seiring dengan meningkatnya nilai kekasaran permukaan. Pemberian Slip-wall surface pada journal bearing mampu meningkatkan nilai performa tribologi pada sistem pelumasan.
UJI EFEKTIVITAS AIR COOLER DENGAN FLUIDA DINGIN BERUBAH TERHADAP WAKTU Dimas Satrio Puspo Menggolo; Bambang Yunianto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin meningkat berpengaruh terhadap meningkatnya penggunaan teknologi tersebut. Salah satunya adalah penggunaan teknologi pada pengkondisian udara atau AC (Air Conditioner). Heat exchanger merupakan alat yang memungkinkan terjadinya perpindahan panas dan juga dapat berfungsi sebagai pemanas ataupun pendingin. Penukar panas dirancang sebisa mungkin agar proses perpindahan panas antar fluida dapat berlangsung secara efisien dan efektif. Metode penelitian yang dilakukan yaitu secara eksperimental dengan memberi variasi kecepatan kecepatan udara dan debit aliran air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh efektivitas air cooler heat exchanger dengan fluida air dingin yang berubah terhadap waktu. Metode perhitungan yang digunakan pada penelitian eksperimental ini dilakukan dengan menggunakan metode LMTD (Log Mean Temperature Difference) yang mana merupakan perhitungan rata-rata logaritmik dari perbedaan suhu aliran panas dan dingin pada suatu heat exchanger.
PERANCANGAN ALAT PENGUKUR LAJU KONSUMSI BAHAN BAKAR DENGAN MENGGUNAKAN LOAD CELL Crysmas Labuan Rezeki Simbolon; Berkah Fajar TK; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahan bakar dalam kehidupan sehar-hari sangat banyak ditemukan. Kebutuhan manusia terhadap penggunaan bahan bakar sangatlah berhubungan bahkan hampir tidak dapat dilepaskan. Bahan bakar adalah senyawa kimia yang dapat menghasilkan energi melalui perubahan kimia yang terjada pada senyawanya. Energi yang dihasilkan akan digunakan sebagai kerja dari mesin atau alat lain yang menggunakan bahan bakar. Salah satu sumber energi yang paling banyak digunakan adalah bahan bakar dimana dapat digunakan di sektor transportasi dan industri. Adapun penggunaan bahan bakar terus mengalami peningkatan terutama pada tahun 2023 yang meningkat pesat hingga 2% yang mana konsumsi bahan bakar melebihi 100 juta bph yang mana ini terjadi untuk pertama kalinya. Hal itu menyebabkan pasokan cadangan bahan bakar semakin menipis akibat adanya peningkatan konsumsi bahan bakar tiap tahunnya. Selain itu, peningkatan konsumsi bahan bakar juga akan berdampak pada peningkatan emisi menjadi lebih dari 40 gigaton. Untuk itu diperlukan alat untuk mengukur konsumsi bahan bakar agar dapat meminimalisir kebutuhan akan hal tersebut yang mana mampu membantu sektor transportasi dan industri untuk melihat akan kebutuhan bahan bakar yang akan digunakan. Tujuan dari penelitia ini adalah untuk merancang sebuah alat pengukur laju konsumsi bahan bajar dengan menggunakan load cell, dengan menentukan kapasitas tangki, serta komponen-komponen penyusun alat pengukur laju konsumsi bahan bakar agar dapat tercipta sebuah rancangan yang efisien dan bagus. Tahapan terdiri dari mengidentifikasi masalah, membuat daftar masalah, membuat requirement list, membuat prinsip kerja, membangun struktur kerja, tabel morfologi hingga evaluasi ekonomis dan teknis. Dari hasil perancangan diperoleh  spesifikasi alat dimana terdiri dari tangki berkapasitas 235 liter dengan dimensi panjang 120 cm dan diameter 50 cm yang terbuat dari material stainless steel 304 dan 1 buah penyangga dengan panjang 73 cm, lebar 500 cm dan tinggi 45 cm terbuat dari material holo galvanized steel. Adapun komponen utama alat ini terdiri dari 1 buat load cell dan indicator CI-150A. Hasil pengujian dari penyangga tangki bahan bakar dengan material holo galvanized steel diperoleh tegangan Von-Mises maksimum sebesar 10,248601 Mpadan strain maksimum 0 serta nilai safety factor maksmum sebesar 133,85, yang mana dari nilai tersebut penyangga aman untuk digunakan dikarenakan tegangan maksimum tidak lebih besar dari tegangan luluhnya yaitu 203, 943 Mpa dan nilai safety factor yang lebih besar dari 10.
UJI EFEKTIVITAS GASIFIKASI BIOMASSA BATOK KELAPA DENGAN MENGGUNAKAN JENIS GASIFIER DOWNDRAFT TERBUKA Ridho Abdullah Bahro; Muchammad Muchammad; M.S.K. Tony Suryo Utomo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biomassa menjadi menarik untuk diteliti karena mudah didapatkan dan ramah lingkungan, serta dapat menggantikan bahan bakar fosil yang akan segera habis. Salah satu cara pemanfaatan biomassa untuk dikonversi menjadi energi listrik adalah melalui gasifikasi menjadi syngas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar tar, suhu reaktor, dan efisiensi kinerja gasifikasi biomassa batok kelapa dengan gasifier downdraft terbuka menggunakan variasi batok kelapa kering, kuyup, dan campuran. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan reaktor gasifikasi biomassa jenis downdraft tanpa tutup yang dioperasikan dengan tekanan hisap 8-12 cmH₂O. Alat ini dilengkapi termokopel sebagai sensor suhu dan pengukur aliran yang terhubung ke data logger. Variasi yang digunakan adalah batok kelapa dalam kondisi kering, kuyup, dan campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tar paling sedikit ketika menggunakan batok kelapa kering dengan nilai 100,277 mg/m³, suhu reaktor paling stabil ketika menggunakan batok kelapa kuyup dan campuran, dan efisiensi terbaik ketika menggunakan batok kelapa kuyup dengan nilai 3,85%. Eksperimen pada biomassa batok kelapa kuyup dan campuran menghasilkan suhu reaktor yang stabil dengan zona gasifikasi luas, tetapi hanya bertahan 4 jam pada kondisi kuyup karena suhu turun di bawah 700 °C. Kadar tar pada ketiga kondisi melebihi ambang batas ideal, dengan kondisi kering menghasilkan tar paling sedikit dan efisiensi termal tertinggi dicapai oleh batok kelapa kuyup.
UJI EFEKTIVITAS AIR HEATER DENGAN SUHU AIR PANAS KONSTAN (STEADY STATE) Jembar Ripada; Bambang Yunianto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heat exchanger adalah perangkat yang digunakan untuk memindahkan panas antara dua atau lebih zat yang berada pada suhu berbeda. Heat exchanger digunakan dalam berbagai aplikasi seperti kondensor dan evaporator dalam industri HVAC, radiator mobil dalam industri otomotif, pendingin oli, industri pengolahan makanan, industri konstruksi, dan lainnya. Heat exchanger dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh efektivitas dan efisien air heater heat exchanger dengan suhu air panas yang konstan (steady state) saat maksimum serta pengaruh variasi kecepatan aliran pompa dan fan terhadap kinerjanya. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental pada air heater heat exchanger dengan variasi debit air sebesar 0 L/min, 2,5L/min, 5L/min dan variasi kecepatan udara sebesar  1,8 m/s, 2,7 m/s, dan 3,6 m/s. Pengamatan dan perbandingan yang dilakukan adalah pengamatan suhu udara yang keluar dari kipas dengan suhu paling maksimum hingga mencapai kondisi steady state. Hasil uji eksperimental menunjukkan bahwa efektivitas terbaik didapat dengan nilai sebesar 0,51481 dan efisiensi terbaik didapat dengan nilai 92%, hasil terbaik ini diperoleh ketika air heater heat exchanger dioperasikan dengan variasi debit air sebesar 5L/min dan kecepatan udara 1,8 m/s. Kondisi operasional dengan debit air sebesar 5L/min dan kecepatan udara 1,8 m/s menjadi kondisi operasional terbaik karena banyaknya jumlah air yang mengalir melalui heat exchanger sehingga  meningkatkan kapasitas pendinginan dan kecepatan udara yang rendah memberikan waktu kontak yang cukup antara udara dan permukaan heat exchanger.
ANALISIS CFD CO-FIRING BIOMASSA AMPAS TEBU PADA STOKER BOILER Yesaya Manalu; MSK Tony Suryo Utomo; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi terus meningkat seiring berjalannya waktu dan bertambahnya populasi. Kebutuhan yang masif akan energi, khususnya energi fosil, berdampak signifikan terhadap lingkungan. Penggunaan energi terbarukan menjadi salah alternatif satu solusi yang cukup efisien untuk pengendalian pemanasan global karena dapat menekan emisi karbon dioksida (CO2) dan polutan lainnya. Salah satu sumber energi terbarukan potensial yang cukup sering digunakan adalah biomassa. Biomassa dapat berupa limbah pertanian dan perkebunan, sampah organik, dan sebagainya. Penggunaan biomassa sebagai sumber energi terbarukan dilakukan melalui proses pembakaran co-firing biomassa dan batu bara pada stoker boiler. Beberapa hal yang perlu diteliti lebih lanjut mengenai pembakaran co-firing biomassa pada stoker boiler meliputi temperatur pembakaran dan emisi gas yang dihasilkan. Ampas tebu merupakan salah satu biomassa potensial dengan nilai heating value yang berkisar antara 3890,63 kkal/kg-4254,80 kkal/kg dan ketersediaan yang cukup melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh co-firing biomassa ampas tebu terhadap performa stoker boiler dan emisi gas yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD). Bahan bakar berupa ampas tebu dan batu bara divariasikan dengan persentase 0 dan 10%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sering dengan bertambahnya fraksi co-firing, temperatur pembakaran mengalami penurunan hingga 1,9%, emisi gas CO2 meningkat sebesar 1,8%, dan kualitas emisi gas buang mengalami peningkatan yang ditandai dengan penurunan fraksi massa SO2 dan CO secara berturut-turut sebesar 0,2% dan 4,9%.
KAJI PERFORMA PELUMASAN PURED SEA WATER PADA WAVE ENERGY CONVERTER (WEC) Ahnaf Ariq Wibowo; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 1 (2025): VOLUME 13, NOMOR 1, JANUARI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis pelumas pada linear sliding bearing berbahan ultra-high molecular weight polyethyelene (UHMWPE) terhadap koefisien gesek dan distribusi tekanan pada wave energi converter (WEC). Metode computational fluid dynamics (CFD) digunakan untuk simulasikan perilaku gesekan dari pured sea water. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air laut menampilkan koefisien gesek yang lebih rendah dan distribusi tekanan yang lebih stabil. Analisis ini didukung oleh simulasi CFD yang menunjukkan bahwa tekstur permukaan yang ideal dapat meningkatkan efektivitas pelumasan.
ANALISIS THERMOHYDRODYNAMIC PENGARUH PEMBERIAN TEKSTUR MULTISTEP TERHADAP KAVITASI PADA JOURNAL BEARING Muhammad Mifthahul Rohman; Muchammad Muchammad; Mohammad Tauviqirrahman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 2 (2026): VOLUME 14, NOMOR 2, APRIL 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Journal bearing merupakan elemen mesin yang berfungsi menopang poros dan mengurangi gesekan melalui pembentukan film pelumas fluida. Performa thermohydrodynamic journal bearing dipengaruhi oleh geometri permukaan, jenis pelumas, serta interaksi aliran fluida dan perpindahan panas di dalam celah pelumas. Penelitian ini menganalisis pengaruh tekstur multistep pada journal bearing menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan parameter evaluasi berupa load carrying capacity (LCC), dan volume fraction of vapour. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dibandingkan dengan plain journal bearing, nilai load carrying capacity menurun sebesar 68,97% pada 2 groove, 89,30% pada 4 groove, dan 93,80% pada 6 groove. Selain itu, modifikasi geometri multistep mampu menurunkan volume fraction of vapour secara signifikan hingga mendekati nol, yang menunjukkan berkurangnya fenomena kavitasi pada film pelumas. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan groove efektif dalam mengurangi gesekan dan kavitasi, namun menyebabkan penurunan kemampuan bantalan dalam menahan beban.