Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

TENAGA KERJA ASING DI INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19: KAJIAN ANALISIS WACANA KRITIS PADA CNBCINDONESIA.COM DAN BRIN.GO.ID Izhatullaili
Jurnal Nusantara Raya Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v2i1.7937

Abstract

Abstrak: Tenaga Kerja Asing yang masuk ke Indonesia pada masa Pandemi Covid-19 memicu adanya persepsi positif dan negatif dalam dunia ketenagakerjaan. Kedatangan TKA ini dalam rangka alih teknologi atau alih pengetahuan kepada para tenaga kerja Indonesia. Di sisi lain, banyak tenaga kerja Indonesia yang mengalami PHK. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan, menginterpretasikan dan memberikan eksplanasi terkait dengan pemberitaan yang ada di media. Data penelitian ini adalah teks yang berasal dari dua media berbeda tentang Tenaga Kerja Asing yang masuk ke Indonesia pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan fokus kajian SFL (systemic functional linguistics) dengan ancangan analisis Fairclough melalui deskripsi teks, interpretasi, dan eksplanasi. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat bukti-bukti tekstual yang menunjukkan adanya perbedaan ideologi dan perbedaan fitur linguistis pada dua teks tersebut.
Employee Engagement Strategy in the Human Capital Directorate (Study Case : Bank X) Savitri, Christina Amanda; Andika Wahyu Pratama; Izhatullaili
Jurnal Riset Ekonomi Manajemen (REKOMEN) Vol. 7 No. 1 (2024): REKOMEN (Riset Ekonomi dan Manajemen)
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rekomen.v7i1.1251

Abstract

Companies need to manage Human Resources (HR) well, so that companies can create good and competent employees. One way is to develop the right employee engagement strategy. This study aims to determine the employee engagement strategy in the human capital directorate of Bank X that is successful in increasing employee engagement. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection techniques using interviews, documentation, and triangulation methods. Data analysis used in this research is data reduction, data presentation, and conclusion dra wing. The sources in this study involved five sources consisting of four employees with manager and staff positions along with one employee with a head division position. The results showed that the implementation of employee engagement strategies in the human capital directorate is divided into five dimensions, namely organization, leadership, team members, work and individuals. However, there are obstacles in implementing employee engagement strategies in the human capital directorate of Bank X, namely due to ineffective communication and employee mindset.
INTERNALISASI BUDAYA ORGANISASI DI POLITEKNIK KETENAGAKERJAAN Ningrum, Tuti; Izhatullaili, Izhatullaili
Prosiding Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Vol. 7 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL MANAJEMEN, EKONOMI DAN AKUNTANSI 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organizational culture is an important aspect to increase organizational commitment and performance. The internalization process is not only interpreted as a socialization process, but it is interpreted as values ​​applied as guidelines for behavior. The purpose of this study is to find out how the process of internalizing organizational culture at Politeknik Ketenagakerjaan. This study used descriptive qualitative method. Data analysis was obtained through data collection techniques. Those are observation and interviews. Based on the observation and interview developed from the interview guide, empirical information about the object of research was obtained. Then, it is processed and interpreted as a result of the research. Based on the result of this study, there are aspects of cultural rewards that become a factor inhibiting the internalization process of organizational culture ​​at Politeknik Ketenagakerjaan.
Narasi Lingkungan di Media Digital dan Pembentukan Kesadaran Kewarganegaraan Ekologis Fadil Mas'ud; Izhatullaili Izhatullaili; Yosep Copertino Apaut; Irham Wibowo; Daud Yefkanius Nassa
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/f7yv8614

Abstract

Isu lingkungan semakin menjadi perhatian publik seiring meningkatnya krisis ekologis dan peran media digital dalam membentuk opini serta partisipasi warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi lingkungan di media digital serta kontribusinya terhadap pembentukan kesadaran kewarganegaraan ekologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis narasi dan analisis wacana kritis terhadap konten media digital yang mengangkat isu lingkungan, dengan fokus konteks lokal Nusa Tenggara Timur. Data dikumpulkan melalui observasi digital dan dokumentasi pada platform media sosial dan portal berita daring, kemudian dianalisis secara tematik dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi lingkungan di media digital membentuk tiga pola utama, yaitu narasi krisis ekologis, narasi tanggung jawab moral warga negara, dan narasi aksi kolektif berbasis komunitas. Narasi tersebut berkontribusi pada pembentukan kesadaran kewarganegaraan ekologis melalui dimensi kognitif, afektif, dan konatif. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa narasi lingkungan masih cenderung menekankan perubahan perilaku individual dan belum secara optimal mengintegrasikan dimensi struktural, seperti kebijakan publik dan tata kelola lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan narasi lingkungan yang kontekstual, kritis, dan partisipatif dalam membangun kewarganegaraan ekologis yang berkelanjutan di era digital. 
Pendidikan Bahasa Indonesia sebagai Sarana Penguatan Literasi Hukum di Era Digital Fadil Mas'ud; Izhatullaili Izhatullaili; Yunitha Devrudyan Doko; Karolus Budiman Jama
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 2 (2025): Edisi Khusus
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i2.24455

Abstract

Pendidikan Bahasa Indonesia berperan penting dalam meningkatkan literasi hukum di era digital, terutama dalam menanggulangi rendahnya pemahaman hukum di kalangan masyarakat Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pendidikan Bahasa Indonesia dapat menguatkan literasi hukum melalui pendekatan literasi kritis dan menjelaskan cara-cara integrasi literasi hukum dalam pembelajaran bahasa sesuai dengan tuntutan era digital. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan, artikel ini mengkaji literatur, dokumen hukum, serta penelitian terdahulu terkait topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi literasi hukum masyarakat Indonesia, khususnya terkait dengan penggunaan informasi hukum di ruang digital, masih rendah. Hal ini memperlihatkan perlunya integrasi literasi hukum dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kesadaran hukum. Dengan memanfaatkan teks hukum dan analisis wacana kritis dalam pembelajaran bahasa, siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis terhadap hukum dan kebijakan yang ada. Artikel ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Bahasa Indonesia, melalui integrasi literasi hukum, mampu menciptakan generasi muda yang lebih melek hukum, adaptif terhadap perkembangan digital, dan mampu berpartisipasi dalam kehidupan sosial yang lebih sadar hukum.
Civic Resilience di Era VUCA: Peran Literasi Bahasa dalam Pembentukan Warga Negara Reflektif di Kota Kupang Fadil Mas'ud; Izhatullaili Izhatullaili; Dorkas Yufice Ariyanti Kale; Irham Wibowo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.25847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi bahasa dalam memperkuat civic resilience atau ketangguhan kewarganegaraan di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) dengan fokus pada konteks sosial multikultural Kota Kupang. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kebijakan pendidikan serta aktivitas literasi publik. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi bahasa berperan penting dalam membentuk warga negara reflektif yang mampu berpikir kritis, berkomunikasi etis, dan bertindak bermoral. Integrasi literasi bahasa dalam pendidikan kewarganegaraan memperkuat tiga kompetensi utama: civic literacy, civic communication, dan civic empathy. Praktik pembelajaran berbasis teks reflektif, analisis wacana media, dan dialog etis terbukti meningkatkan kemampuan menalar dan kesadaran moral siswa. Civic resilience di Kupang tumbuh melalui sinergi antara rasionalitas, bahasa, dan moralitas yang menopang kohesi sosial dalam masyarakat majemuk. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model civic-linguistic education sebagai paradigma baru pendidikan kewarganegaraan berbasis literasi bahasa reflektif untuk memperkuat ketangguhan warga negara di era VUCA.
Kesalahan Fonologis dalam Komunikasi Antar-Etnis di Kota Kupang: Implikasi Pedagogis untuk Guru Bahasa Indonesia Izhatullaili Izhatullaili
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.26259

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk kesalahan fonologis yang muncul dalam komunikasi antar-etnis di Kota Kupang serta merumuskan rekomendasi pedagogis bagi guru Bahasa Indonesia. Kota Kupang sebagai wilayah multietnis dengan keberagaman bahasa daerah—seperti Dawan, Tetun, Sabu, dan Manggarai—menyajikan kondisi linguistik yang kompleks dan berpotensi menimbulkan interferensi dalam penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu. Menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui observasi, wawancara, dan analisis rekaman tuturan, penelitian ini menemukan bahwa kesalahan fonologis dominan berupa substitusi fonem (/e/ menjadi /a/, /u/ menjadi /o/), reduksi vokal, penambahan vokal epentetik, asimilasi, serta hiperkoreksi. Data menunjukkan bahwa 78% penutur mengalami bentuk interferensi fonologis, sementara 81% guru menyadari keberadaan masalah ini namun hanya 32% yang memasukkan latihan fonologi secara eksplisit dalam proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa kesalahan fonologis tidak hanya berdampak pada kejelasan artikulasi, tetapi juga memengaruhi efektivitas komunikasi antar-etnis dalam interaksi sosial sehari-hari. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan strategi pedagogis seperti pendekatan berbasis kesadaran linguistik, pembelajaran kontrasif fonetik, integrasi teknologi audio-visual, serta asesmen diagnostik fonologis yang berkelanjutan. Kesimpulannya, intervensi pedagogis yang kontekstual dan sensitif terhadap keragaman bahasa mampu meningkatkan kompetensi fonologis siswa sekaligus memperkuat kualitas komunikasi dalam masyarakat multikultural Kota Kupang.
Pengembangan Flipbook Berbasis Majalah dalam Pembelajaran Menulis Ilmiah Izhatullaili Izhatullaili; Ilmatus Sadiyah
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v5i1.5560

Abstract

Scientific writing is a critical skill for university students, both for academic success and personal development through writing competitions. However, many students struggle with structuring scientific papers, applying analytical techniques, and navigating the publication process. These challenges are often caused by limited scientific literacy and can delay academic progress, particularly the completion of final projects or theses. To address this issue, a training program using a digital flipbook in magazine format was conducted at the Primary School Teacher Education Program of Universitas Nusa Cendana. The program aimed to enhance students' writing competence and digital literacy through accessible, engaging learning media. The program involved 41 students and included pre- and post-tests, training on scientific writing principles, practical exercises, and interactive discussions. The flipbook, accessible via mobile devices, offered structured guidance and visual appeal, making it easier for students to revisit and understand the content. Results indicated significant improvements in students’ understanding and motivation. More than 85% of participants rated the flipbook positively in terms of readability, content clarity, and design. The digital format not only facilitated flexible learning but also encouraged consistent engagement with scientific writing practices.