Articles
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan Group Investigation(GI) Terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Anastasya Septariani;
Agustina Tyas Hardini
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 17 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.8283426
This study aims to examine the effectiveness of the Jigsaw and Group Investigation type cooperative learning models on the learning outcomes of Civics Theme 9 of grade V elementary school students. Sampling using purposive sample technique with a total of 24 control group students and 24 experimental group students. To determine the difference in the effectiveness of the model, the T test is used in the normality and homogeneity test of the control class and the experimental class is declared normal and equal so that it can be continued for the t test. Based on the results of the t test analysis using the t-test for equality of means with Dig.2-tailed control group and group of 0.019. Because the 2-tailed significance value of both classes is more <0.05, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted, which means that the affective domain in using the Group Investigation Type Cooperative learning model and the Jigsaw Type Cooperative learning model is significant in improving learning outcomes while the results of the t-test analysis or the difference test using the t-test for equality of means with Dig.2-tailed experimental group 1 and group 2 amounted to 0.025. Because the 2-tailed significance value of both classes is more <0.05, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted, which means that the Group Investigation Type Cooperative learning model and the Jigsaw Type Cooperative learning model are significant in improving learning outcomes. This proves that the jigsaw and Group Inestigation learning models are effective in improving learning outcomes.
PENINGKATAN MINAT DAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PERMAINAN DADU DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING KELAS 1 SD
Ifma Labaqotul Husna;
Agustina Tyas Asri Hardini
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 7 No 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52266/el-muhbib.v7i2.1941
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan keaktifan belajar peserta didik dengan model problem based learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilakukan dalam 2 siklus dengan mengacu model Kemmis dan Mc. Taggart . Subjek penelitian adalah kelas 1 sebanyak 21 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes tertulis, kemudian dilakukan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dari data yang diperoleh. Penerapan model problem based learning pada sebelum dilakukan siklus, bahwa rata-rata minat belajar yang semula 68% kategori sedang dan siklus I masih dalam kategori sedang yaitu 71% kemudian dilanjutkan siklus II adanya peningkatan minat belajar peserta didik dengan rata-rata 82% kategori baik. Sedangkan untuk keaktifan rata-rata kelas pada prasiklus yaitu 67% kategori sedang, pada siklus I menunjukkan 72% dan untuk siklus II mengalami peningkatan dengan rata-rata yaitu 85% kategori sangat baik. Dengan demikian melalui model problem based learning selama pembelajaran melalui permainan dadu terbukti dapat meningkatkan minat dan keaktifan belajar pada pembelajaran matematika peserta didik kelas 1 SD Negeri Kecandran 01
Efektivitas Penggunaan Mind Mapping dan Guide Note Taking Berbantuan Canva terhadap Kreativitas Siswa pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas IV Sekolah Dasar
Shalma Hudi Cahyani;
Agustina Tyas Asri Hardini
Journal on Education Vol 6 No 4 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 4 Mei-Agustus 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i4.5943
This research is motivated by the low level of student creativity in learning Pancasila Education in elementary schools. The purpose of this study was to assess the effect of Mind Mapping and Guide Note Taking methods supported by Canva on the creativity of fourth grade students. The research used a type of quasi-experimental research with a nonequivalent control group design. Data were collected using questionnaire technique with 47 students as respondents. The results showed that experimental group 1 had an average pretest score of 62.63 and a posttest score of 70.79; experimental group 2 had an average pretest score of 60.52 and a posttest score of 67.78. Hypothesis testing resulted in a Sig.2 value of 0.034 for both groups. The one-way test indicated that Ho was rejected and Ha was accepted with a significance value of 0.034 divided by 2, resulting in a value of 0.017, which is smaller than 0.05. This indicates that Mind Mapping is better than Guide Note Taking with the help of Canva in improving the creativity of fourth grade students in Pancasila Education.
EFEKTIVITAS MODEL CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) DAN CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING COMPOSITION) TERHADAP KETRAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS II SD
Nur Aini, Afita Nur Aini;
Hardini, Agustina Tyas Asri
PANDU : Jurnal Pendidikan Anak dan Pendidikan Umum Vol 1 No 3 (2023): AGUSTUS
Publisher : CV. Kalimasada Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59966/pandu.v1i3.274
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) dan CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) terhadap ketrampilan membaca siswa kelas II SD mata pelajaran bahasa indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi Experimental dengan design Pretest Postest Group Design menggunakan satu kelas experimen dan satu kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji statistik kelas experimen memperoleh rata-rata nilai pretest 58,65, nilai postest 67,35 sedangkan kelas kontrol rata-rata nilai pretest 53,78, nilai postest 61,88. Uji hipotesis menggunakan uji T yang menunjukan r hitung < r tabel yaitu 0,039 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan dalam menggunakan model pembelajaran model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) dan CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) terhadap ketrampilan membaca siswa kelas II SD.
MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK SISWA KELAS IV SD
Hidayah, Nur;
Relmasira, Stefanus Christian;
Hardini, Agustina Tyas Asri
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.12
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar Matematika menggunakan model Pembelajaran Matematika Realistik di kelas IV SD Negeri Pasekan 03. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IV sebanyak 30 peserta didik terdiri dari 13 peserta didik laki-laki dan 17 peserta didik perempuan. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui empat tahap diantaranya perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini terdapat teknik pengumpulan data berupa teknik studi dokumen, tes tertulis dan observasi, kemudian data yang didapat dianalisis secara deskriptif. Data keaktifan yang didapat pada pra siklus menunjukan dari 30 peserta didik terdapat (30%) peserta didik yang aktif kemudian mengalami peningkatan pada siklus I menjadi (50%) peserta didik aktif, kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi (100%) peserta didik aktif. Data hasil belajar yang didapat pada pra siklus menunjukan (30%) peserta didik mendapat nilai tuntas mengalami peningkatan pada siklus I menjadi (60%) peserta didik mendapat nilai tuntas, kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi (90%) peserta didik mendapat nilai tuntas. Peningkatan tersebut terjadi karena guru telah menerapkan model Pembelajaran Matematika Realistik sesuai dengan sintaknya dan dapat membuat peserta didik terlibat aktif saat proses pembelajaran berlangsung sehingga peserta didik lebih mudah dalam memahami materi yang dipelajari. Dengan demikian penerapan model Pembelajaran Matematika Realistik mampu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Pasekan 03.
PERBEDAAN PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS 4 SD
Fiana, Rista Okta;
Relmasira, Stefanus Christian;
Hardini, Agustina Tyas Asri
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.95
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keefektifan antara model pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar Matematika kelas IV. Subjek pada penelitian ini yaitu kelas IV A sejumlah 27 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B sejumlah 28 siswa sebagai kelas kontrol. Jenis desain penelitian adalah Desain Quai Experiment.. Sebelum dilakukan penelitian dilakukan uji prasayarat. Uji prasyarat menunjukkan kedua kelompok tidak homogen dan berdistribusi tidak normal Hasil penelitian menggunakan uji Mann Whitney U diketahui nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar  0,010 yaitu kurang dari 0,05 maka sesuai dengan dasar pengambilan keputusan uji Mann Whitney U dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan ada perbedaan hasil belajar yang signifikan pada kelas 4 SDN Bringin 01 dalam pembelajaran Matematika menggunakan model pembelajaran PjBL dan PBL. Simpulan dari penelitian ini adalah model Problem Based Learning lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar Matematika dibandingkan dengan model Problem Based Learning
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V SD
Chanifah, Miftichatun;
Relmasira, Stefanus Christian;
Hardini, Agustina Tyas Asri
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.96
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar pada pembelajaran Matematika menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada kelas V. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif . Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, dan non tes. Penelitian ini dilakukan dalam siklus 1 dan siklus 2 masing-masing terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD. Desain penelitian disusun berdasarkan perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada pra siklus yang tuntas diatas KKM hanya 24% kemudian meningkat pada siklus 1 menjadi 49% dan siklus 2 menjadi 67%. Sedangkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pra siklus 15% siswa yang tuntas kemudian meningkat pada siklus 1 menjadi 38% dan siklus 2 menjadi 56%. Hal itu terjadi karena kelebihan dari model Problem Based Learning yaitu siswa di dorong untuk memecahkan masalah pada sebuah soal dalam kelompok atau individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan urut dan sistematis dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar pada pembelajaran Matematika kelas V SD
PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI SEKOLAH DASAR
Valianty, Mariana;
Hardini, Agustina Tyas Asri
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.261
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan langkah-langkah penerapan model Think Pair Share dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar, mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis dan mengetahui peningkatan hasil belajar. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kutowinangun 01 Salatiga dengan subyek penelitian siswa kelas 4 SD Negeri Kutowinangun 01 total subyek 25.Teknik pengumpulan data menggunakan tehnik tes dan tehnik non tes analisi data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan penerapan langkah-langkah model Think Pair Share yaitu dengan berpikir (thinking) masalah yang berikan, siswa diharap berpasangan (pairing) agar mendapatkan kesepakatan jawaban dan yang terakhir yaitu berbagi (sharing) jawaban yang telah disepakati. Hal tersebut dibuktikan dari meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa dari kondisi pra siklus menunjukkan bahwa 20% dengan kategori tinggi menjadi 52% dengan kategori tinggi pada siklus I dan pada siklus II menunjukkan bahwa 84% siswa mencapai kemampuan berpikir kritis pada kategori tinggi. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar matematika siswa kelas 4 SD Negeri Kutowinangun 01 Kecamatan Sidorejo Lor, Salatiga semester 1 tahun ajaran 2019/2020 setelah diberikan tindakan model Think Pair Share. Sebelum tindakan sebanyak 11 siswa (44%) yang tuntas. Setelah diberikan tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan jumlah yang tuntas menjadi 17 siswa (68%) pada siklus II terjadi peningkatan jumlah yang tuntas menjadi 20 (80%). Â
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbasis Daring terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Berargumen Pada Muatan Pembelajaran IPS di Sekolah dasar
Rahmawati, Leni;
Hardini, Agustina Tyas Asri
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.496
Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre Experimental Design. Penelitian ini dilakukan pada satu kelompok yaitu kelompok eksperimen yang mendapat pengajaran dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry. Penelitian pada dasarnya adalah usaha pencarian dengan berbasis cara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Pre Experimental Design dengan desain penelotian One Group Pre-test – Post-Test. Desain eksperimen dalam penelitian ini menggunakan One Group Pre-Test yaitu desain yang observasinya di lakukan dua kali yaitu sebelum eksperimen disebut Pre Test, dan observasi sesudah eksperimen disebut Post Test. Teknik Analisis data terdiri dari uji prasyarat dan uji hipotesis. Data yang terkumpul dari hasil tes pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan pengujian perbedaan rata-rata. Hasil penelitian terdapat perbedaan Efektifitas Model Pembelajaran Inquiry Berbasis Daring Terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Berargumen Pada Muatan Pelajaran IPS Kelas V. Simpulan ini didasarkan dari perolehan Rata-rata hasil nilai pemahaman konsep siswa pada pretest sebesar 71.190 dengan Uji T 37.730, skor tertinggi yang di capai siswa adalah 75.13 dan skor terendah adalah 67.25. Sedangkan rata-rata hasil nilai pemahaman konsep siswa pada postest setelah diberi perlakuan sebesar 84.762 dengan Uji T 62.447 skor tertinggi yang di capai siswa adalah 87.59 dan skor terendah adalah 81.93
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning ditinjau dari Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di Sekolah Dasar
Sapoetra, Bagoes Pradana;
Hardini, Agustina Tyas Asri
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.503
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran Problem Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika di kelas IV semester I. Penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre Experimental Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN barukan 2 dengan jumlah 20 siswa. Berdasarkan hasil analisis pre-test dan posttest menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa pada menjadi lebih baik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada saat pembelajaran berlangsung dibandingkan dengan nilai pretest yang tidak disertai dengan pemberian treatment, didapatkan nilai rata-rata pretest sebesar 72,2 sedangkan pada posttest didapatkan nilai rata-rata sebesar 80,2 Dengan demikian telah terbukti bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dan mata pelajaran matematik