Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Komunikasi Persuasif Iklan Layanan Masyarakat Kementrian Kesehatan Pada Media Youtube Tentang Edukasi Kangker Payudara Yasa, I Nyoman Miyarta; Lazuardi, Ashar Banyu; Putrajip, Mohamad Yudisa
Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Vol. 5 No. 2 (2023): SASAK
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/sasak.v5i2.3440

Abstract

In order to reduce breast cancer sufferers, the Indonesian Ministry of Health has made various efforts, one of which is creating Public Service Advertisements (PSAs) on YouTube social media. This research aims to find out what kind of PSAs support changes in people's behavior. This research uses a qualitative descriptive case study method. Data is analyzed using qualitative methods which are then presented and interpreted narratively or descriptively. The results of data analysis stated that the target community's behavior towards PSAs was quite positive. Most informants liked PSAs in the form of animations in the form of stories because they had a fear effect, thereby creating a desire to follow the invitation from the PSAs. Informants were of the opinion that the duration of the PSAs should not be too short so that it makes the PSAs less informative or should not be too long so that it makes the PSA boring. Informants stated that through PSAs, public or target audience awareness of breast cancer could be increased so that they were willing to follow the PSA's invitation.
Analisis Semiotika Komunikasi Interpersonal dalam Film Pulang Lazuardi, Ashar Banyu; Hasbullah, Hasbullah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2023): Juni (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v1i4.195

Abstract

Karya film pendek yang baru dirilis pada tahun 2023 yang berjudul Pulang dipilih sebagai objek penelitian. Film Pulang dipublikasikan melalui laman akun youtube Kereta Api Kita, milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bertepatan saat beberapa hari sebelum arus mudik 2023 dimulai. Skema hubungan keluarga dan semiotika Charles S. Peirce digunakan peneliti untuk membedah scene film Pulang tersebut yang menampilkan hubungan komunikai interpersonal. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini skema hubungan keluarga dibangun dalam film Pulang yang dapat dilihat dari interaksi komunikasi interpersonal di antara tokoh – tokoh pemeran film. Tokoh Naila pada akhir cerita pun memperjelas bahwa hubungan keluarga yang erat akan selalu mengikat seseorang untuk selalu dekat dengan orang yang menjadi orang tua dari seorang anak. Film Pulang juga merupakan upaya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mempromosikan perjalanan kereta api dalam rangka mudik atau pulang kampung pada momentum hari raya.
Representasi Sosial Dalam Film Dluwang Lazuardi, Ashar Banyu; Yasa, I Nyoman Miyarta; Nata, I Gede Anjas Kharisma; Biagi, I Wayan Kusuma Di
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Juni (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v2i4.412

Abstract

Film dokumenter merupakan salah satu jenis genre atau ragam film. Sineas film dokumenter di Indonesia sendiri berkembang dengan pesat. Salah satunya Ravacana Films merupakan salah satu rumah produksi yang produktif dalam dunia film pendek. Pada artikel penelitian ini akan berfokus pada salah satu karya film dokumenter Ravacana Films yang berjudul Dluwang. Judul film Dluwang berbeda dengan karya Ravacana Films yang lain, film ini merupakan karya dokumenter yang merupakan representasi sosial yang nyata atau dengan kata lain tanpa rekayasa. Semiotika digunakan sebagai pisau bedah untuk melihat respresentasi sosial yang dimunculkan melalui simbol – simbol yang terdapat di dalam film Dluwang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini bahwa sosok Toni dalam film Dluwang merupakan representasi sosial dari masyrakat khususnya di Jogjakarta. Selain itu,, pekerjaan yang ditekuni oleh karakter Toni merupakan peran yang sangat penting terutama di bidang sejarah. Selain itu dalam film Dluwang, terdapat pula gambaran representasi sosial dari kurangnya kesadaran masyakarat umum tentang pentingnya peninggalan sejarah Indonesia.    
SYMBOLIC DIMENSIONS OF PRESEAN AND THEIR ROLE IN THE INTERNALISATION OF PANCASILA VALUES IN SOCIAL EDUCATION Yasa, I Nyoman Miyarta; Suryadmaja, Galih; Ningsih, Dewi Puspita; Utari, Retno; Lazuardi, Ashar Banyu
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 Number 4 (October 2025)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v6i4.5725

Abstract

The internalisation of Pancasila values among sociology education students often lacks contextual relevance to local culture. One potential approach is through the values of Presean culture, which can enhance the teaching of Pancasila ideology. The aim of this study is to analyse the role of internalising Presean cultural values in social learning and its impact on strengthening Pancasila ideology among sociology education students. The research methodology employed is a qualitative approach, utilising data collection techniques such as interviews, observations, and document studies. Analysis is conducted using a descriptive-interpretative approach to explore the meanings and impacts of Presean culture within the context of Pancasila education. The findings indicate that the internalisation of Presean cultural values, such as courage, sportsmanship, and adherence to rules, significantly contributes to enhancing students' understanding of the principles of Pancasila. Furthermore, this culturally-based learning has successfully raised students’ awareness of the importance of unity, social justice, and respect for human rights. Therefore, the integration of Presean cultural values into social education can serve as an effective alternative for strengthening Pancasila ideology among the younger generation.
Studi Kasus Logo HUT 31 Kota Mataram sebagai Representasi Identitas Lokal I Gede Anjas Kharismana Nata; I Nyoman Miyarta Yasa; Ashar Banyu Lazuardi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan elemen visual dalam logo HUT 31 Kota Mataram, menganalisis representasi identitas lokal melalui simbol-simbol visual dalam logo tersebut. Mengkaji persepsi masyarakat terhadap logo HUT 31 Kota Mataram sebagai bentuk ekspresi identitas budaya dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Berdasarkan keseluruhan analisis, Logo HUT ke-31 Kota Mataram dapat dipahami sebagai teks budaya (cultural text) yang bekerja melalui sistem representasi visual dan ideologis.