Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Budaya Aceh Untuk Pendidikan Anak Usia Dini Taat Kurnita; Mutmainnah Mutmainnah; Rahmatun Nessa; Rizki Kurniawati; Zurratul Muna; Novita Fanny; Ida Windi Wahyuni; Sitti Muliya Rizka; Karuni Humaira Arta; Dewi Yunisari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i4.1699

Abstract

Usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter anak, guru sangat berkepentingan untuk memberikan proses pembelajaran yang baik, pembelajaran mengenai budaya Aceh harus dikenalkan dengan media yang menarik bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis budaya Aceh untuk pendidikan anak usia dini (PAUD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan dalam penelitian yang mengacu pada model penelitian dan pengembangan yang dikemukakan oleh thiagarajan atau biasa dikenal dengan 4D (four- D), ada 4 tahapan dalam penelitian ini yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahan ajar berbasis budaya Aceh yang dikembangkan oleh peneliti masuk dalam kategori sangat layak yaitu memperoleh skor rata-rata 3.9 dengan skor maksimal 4 dalam hal kesesuaian materi dan memperoleh skor rata-rata 3.5 dengan skor maksimal 4 hal kesesuaian media.
Membudayakan Praktik Jual-Beli Sejak Dini dalam Upaya Membentuk Jiwa Kewirausahaan Santri di Dayah Tradisional Aceh Karuni Humairah Arta; Adelfa Yuriansa
Indonesian Journal of Teaching and Teacher Education Volume 3, No 1 (2023) January - June
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/ijtte.v3i1.181

Abstract

This article discusses the importance of introducing students to buying and selling practices in traditional Acehnese dayah at an early age in order to foster their entrepreneurial spirit. The significance of developing the entrepreneurial spirit of students in traditional Acehnese Islamic boarding schools as a means of enhancing future economic security. The research methodology then employs a descriptive-qualitative approach and the technique of purposive sampling. The findings indicate that entrepreneurship in dayah contributes significantly to the spiritual, academic, and social development of students. Buying and selling is an integral part of the curriculum and daily routine at the Islamic boarding school, allowing students to develop entrepreneurial skills and a competitive mindset. In addition, the practice of buying and selling helps students comprehend ethical principles and business responsibilities. This practice also strengthens the dayah's role as a center for entrepreneurship education, where students can develop business ideas, share knowledge, and work together to overcome obstacles. In conclusion, the practice of buying and selling at an Early childhood child in traditional Acehnese dayah has the potential to increase the entrepreneurial spirit of santri and encourage their participation in community development and regional economic growth. Implementing this practice in traditional Acehnese dayah is an important step in preparing students to face future challenges in the business world with greater preparedness.
PENERAPAN MITIGASI RISIKO DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI Ikhwan Rahmatika Latif; Karuni Humairah Arta; Ilham Mirza Saputra; Desi Marlizar; Nizar Saputra
PENA DIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Pena Dimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/penadimas.v2i1.20807

Abstract

Risk mitigation is a strategic approach that aims to reduce or maintain the initial level of risk until it reaches a desired residual level. The main purpose of this skill is to equip students with the necessary abilities to effectively overcome obstacles that arise after high school studies. The method of implementing this service is by socialization, education, and evaluation related to Risk Mitigation in decision-making management carried out at SMA Negeri Unggulan Tapaktuan. Participation in this community service activity produces and makes students able to practice risk mitigation in decision-making management for the benefit of students in determining the study program and campus of their choice after senior high school studies. Participants of the activity understand the importance of knowing their interests and talents for the basis of decision making to choose a study program in college. Errors in making study programs can be prevented through analysis of academic grades obtained at school.
Learning to Recite the Qur'an Using the Baghdadiyah Method in Early Childhood: A Traditional Dayah Learning Model in Aceh Karuni Humairah Arta; Sugito Sugito
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3448

Abstract

This study aims to describe learning to recite the Qur'an using the Baghdadiyah method as typical Qur’an learning in Aceh, especially in the Traditional Dayah of Aceh. This research belongs to qualitative descriptive. The data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were gained by extracting the interview results with the headmaster of Dayah in Aceh Besar, Aceh, conducting observations of the implementation of the Baghdadiyah method, and reviewing the supporting documents. The analysis was data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that learning to recite Al-Qur'an in Aceh Besar employed the Baghdadiyah method during the learning process. The students recite the Qur’an by spelling, followed by Nala (reading without spelling) and fluent Qur’an reciting.
URGENSI PENANAMAN NILAI-NILAI KEPEMIMPINAN PADA SISWA DALAM MENGHADAPI PROBLEMATIKA PASCA PENDIDIKAN MENENGAH Latif, Ikhwan Rahmatika; Arta, Karuni Humairah; Najamudin, Najamudin; Kesha, Cut Nabilla; Muharrir, Muharrir; Ridha, Arrazy Elba
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32455

Abstract

Pendidikan bukan hanya tentang penguasaan materi pelajaran, tetapi juga tentang membentuk karakter dan sikap yang akan membawa siswa meraih keberhasilan di masa depan. Kepemimpinan adalah salah satu nilai yang harus ditanamkan dalam proses pendidikan agar para siswa dapat menjadi individu yang tangguh dan siap menghadapi tantangan kehidupan setelah lulus dari tingkat pendidikan menengah. Atas dasar tersebut pelaksanaan pengabdian untuk menindaklanjuti itu dilakukan oleh tim pengabdi dengan menggunakan metode sosialisasi dengan menggunakan kuesioner sebagai uji tingkat pemahaman dan pengaplikasian nilai kepemimpinan pada siswa kelas XII di Sekolah MAN 2 Aceh Barat. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian tersebut, mayoritas siswa kelas XII baik dari jurusan IPA dan IPS telah memahami materi dan mampu menyelesaikan contoh-contoh kasus problematika yang disajikan dalam kuesioner ketika di akhir pemaparan materi. Hal ini menjadi modal penting bagi para siswa MAN 2 Aceh Barat untuk dapat memimpin dirinya sendiri dan mampu menghadapi berbagai probelmatika yang akan mereka hadapi secara nyata pasca menyelesaikan studinya di sekolah menengah atas.
Dari Kelas Konvensional ke Pembelajaran Digital: Penguatan Kapasitas Guru melalui Pemanfaatan Artificial intelligence dalam Pembelajaran Aziz, Chairul Iqbal; Latif, Ikhwan Rahmatika; Fahlevi, Reza; Rizki, Julia; Najamudin; Kurniawan, Putra; Arta, Karuni Humairah; Abrar, Habibul; Haikal, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3447

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah menghadirkan peluang baru dalam transformasi sistem pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Namun, sebagian besar guru masih menghadapi keterbatasan dalam pemahaman dan keterampilan memanfaatkan teknologi ini untuk mendukung proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru dalam menerapkan AI sebagai inovasi pembelajaran yang adaptif dan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 3 Meulaboh dengan menggunakan pendekatan partisipatif melalui serangkaian kegiatan sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital guru, baik pada aspek pemahaman konsep maupun kemampuan mengoperasikan aplikasi berbasis AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Wordwall dalam pengembangan media pembelajaran. Kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran kolektif untuk membangun jejaring belajar antarguru sebagai upaya berkelanjutan dalam penerapan teknologi digital di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, universitas berperan aktif dalam menjembatani kesenjangan teknologi di dunia pendidikan dasar serta mendukung terwujudnya ekosistem pembelajaran yang inovatif dan inklusif di era digital.
PERAN GAME THEORY DALAM PENGEMBANGAN KEBIJAKAN ANTIKEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DI INDONESIA Vellayati Hajad; Cut Irna Liyana; Karuni Humairah Arta; Diah Pratiwi; Isratul Bella
JIPAGS (Journal of Indonesian Public Administration and Governance Studies) Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JIPAGS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jipags.v9i1.30577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Game Theory dapat diterapkan dalam pengembangan kebijakan antikekerasan terhadap perempuan yang lebih efektif di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka sistematis melalui pengumpulan data dari Scopus, Web of Science, JSTOR, dan Google Scholar. Data kemudian dianalisis melalui pendekatan sintesis naratif, yaitu ekstraksi data, kategorisasi tematik, sintesis temuan, interpretasi kritis, dan penilaian kualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Game Theory dapat menjadi pengetahuan baru dalam melihat dinamika kompleks kekerasan berbasis gender di Indonesia. Penelitian ini dapat memodelkan interaksi antara pemangku kepentingan dan pembuat kebijakan menggunakan konsep-konsep seperti Nash equilibrium, yaitu aktor, strategi, dan hasil, serta dapat memprediksi kebijakan yang baik. Pendekatan ini sesuai dengan kondisi Indonesia, di mana faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi saling terkait untuk memengaruhi kekerasan terhadap perempuan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Game Theory dalam perumusan kebijakan antikekerasan di Indonesia memiliki potensi besar karena dapat meningkatkan perlindungan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia sekaligus berkontribusi pada upaya global untuk memerangi kekerasan berbasis gender.
Peran Orang Tua dalam Pendidikan Islam Pada Anak Usia Dini Adelfa Yuriansa; Karuni Humairah Arta; Ummi Habibatul Islamiyah
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 5 No 2 (2023): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v5i2.233

Abstract

The foremost and primary education in Islam is the Islamic education of children within the family. Islamic education is provided from an early age to instill a sense of belief, faith, and Islam in the child. The presence of Islamic education from an early age demonstrates the consistency of parents and children in determining the future and the child's environment in an Islamic manner. The role of parents in early childhood, according to Islam, is crucial in the development and formation of character during the child's golden age. During this golden age, children will mimic what their parents do. Therefore, parents must pay attention to providing good education for their children. Data collection in this research is conducted by gathering literature, reading, taking notes, and processing research materials. The research approach is analyzed using qualitative descriptive analysis. This study aims to explain the characteristics of Islamic education for early childhood from the perspective of Islamic education, thus building a solid foundation for early childhood development. Abstrak Pendidikan yang paling pertama dan utama dalam islam adalah pendidikan islam anak dalam keluarga. Pendidikan islam diberikan pada saat usia dini untuk menumbuhkan rasa keprcayaan, iman dan islam pada anak. Dengan adanya pendidikan islam sejak usia dini menunjukkan konsistensi orang tua dan anak untuk menentukan masa depan dan lingkungan anak secara islam. Peran orang tua pada anak usia dini dalam pandangan islam sangat penting dalam perkembangan dan pembentukan karakter di masa emas anak. Pada masa emas anak akan meniru apa yang dilakukan orang tua. Oleh karena itu, orang tua harus memperhatikan dalam memberikan pendidikan yang baik untuk anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian. Pendekatan penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan menjelaskan karakteristik pendidikan islam bagi anak usia dini yang ditinjau dalam perspektif pendidikan islam sehingga membangun kemampuan dasar yang baik bagi anak usia dini.
Pendidikan Seksual Anak Usia Dini dalam Perspektif Holistik di Indonesia Karuni Humairah Arta; Yaumalika Arta
Islam Universalia: International Journal of Islamic Studies and Social Sciences Vol 5 No 2 (2023): Islam Universalia
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/islam-universalia.v5i2.269

Abstract

Pendidikan seksual anak usia dini merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang yang bertujuan menanamkan pemahaman tentang tubuh, batasan diri, serta tanggung jawab moral sejak dini. Artikel ini membahas urgensi pendidikan seksual bagi anak usia dini melalui pendekatan holistik yang mengintegrasikan teori psikologi perkembangan—seperti Freud, Piaget, Vygotsky, dan Bandura—dengan nilai-nilai Islam yang menekankan kesucian, adab, dan pengendalian diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai literatur psikologi, pendidikan, dan keislaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan seksual berbasis nilai Islam tidak hanya mencegah perilaku menyimpang dan kekerasan seksual, tetapi juga menumbuhkan kesadaran diri, rasa malu positif, dan kemampuan anak dalam menjaga kehormatan dirinya. Selain itu, peran orang tua dan guru menjadi sangat krusial sebagai fasilitator utama dalam membimbing anak memahami perbedaan jenis kelamin, privasi, dan etika pergaulan. Dengan demikian, pendidikan seksual anak usia dini perlu dikembangkan secara kontekstual dan kolaboratif antara keluarga, lembaga pendidikan, dan nilai-nilai keagamaan agar membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas.
Penerapan Metode Bermain untuk Meningkatan Minat Belajar Anak Usia 3-5 Tahun di TK Purwodadi (Satu Atap) Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya Malika Ayuni; Nurma; Karuni Humairah Arta
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 2 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i2.301

Abstract

Metode pembelajaran merujuk pada cara atau upaya yang diterapkan oleh pendidik untuk memastikan proses belajar mengajar mencapai tujuannya secara efektif. Metode ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendorong partisipasi aktif dari peserta didik, sehingga mereka dapat lebih mudah menyerap pengetahuan yang diberikan oleh pengajar. Oleh karena itu, guru perlu memperhatikan karakteristik anak agar dapat memilih metode yang tepat, seperti metode bermain, untuk meningkatkan ketertarikan mereka dalam belajar. Bermain merupakan metode pembelajaran yang sangat relevan untuk anak-anak di usia dini, karena merupakan bagian utama dari dunia mereka. Melalui aktivitas bermain, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan baru, memahami cara penerapannya, serta memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, bermain juga berfungsi untuk melatih fisik anak dan mendukung perkembangan kognitif serta interaksi sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode bermain berpengaruh dalam meningkatkan minat belajar anak usia 3-5 tahun di TK Purwodadi (Satu Atap) Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya, serta untuk mengetahui bagaimana guru meningkatkan motivasi belajar anak melalui penerapan metode bermain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain sangat efektif dalam meningkatkan minat belajar anak. Metode ini memudahkan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penerapan metode bermain di TK Purwodadi (Satu Atap) berhasil menstimulasi perkembangan minat belajar anak secara maksimal, menjadikan pembelajaran lebih menarik bagi anak, serta menciptakan suasana yang lebih hidup dibandingkan dengan kondisi sebelum metode bermain diterapkan.