Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

SISTEM KEARSIPAN DALAM MENUNJANG EFESIENSI KERJA PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SORONG Abusofyan; Saiful Ichwan; Akmal Ridwan
Journal Governance and Politics (JGP) Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 No 1 Tahun 2023
Publisher : IISIP YAPIS Biak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsip mempunyai fungsi yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Oleh karena itu sistem kearsipan harus dilaksanakan secara baik dan benar untuk menunjang efektifitas dan efisiensi kerja dalam pengelolaan sebuah data atau berkas sehingga dapat dijadikan sebagai sebuah dasar dalam pengambilan keputusan. Agar arsip dapat bersifat abadi maka perlu dikelola dengan penuh tanggungjawab sampai batas waktu yang ditentukan. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penataan kearsipan dalam menunjang efisiensi kerja pegawai pada dinas kependududkan dan pencatatan sipi kabupaten sorong, dari mulai penerimaan data atau berkas yang dilaksanakan oleh sub bagian pencatatan sipil sampai dengan penemuan kembali arsip sebagai dasar penerbitan. Lokasi penelitian merupakan instansi publik yang bergerak di dalam pelayanan penerbitan akta catatan spil. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode deskripif kulaitatif sehingga masalah yang disampaikan berasarkan dari sumber data yang dapat di pertanggungjawabkan dan berdasarkan kenyataan yang ada. Adapun sumber data menurut HB. Sutopo (2002:49-54) secara menyeluruh dapat dikelompokkan sebagai berikut yaitu narasumber, peristiwa dan aktifitas, dokumen dan arsip. Pengorganisasian arsip di dinas kependudukan dan pencatatan sipil di kabupaten sorong menggunakan asas sentralisasi sehingga dalam dilakukan secara terpusat dalam satu ruangan dan sebgaian besar telah dilaksanakan dengan baik namun belum optimal dikarenakan masih ditemui hamatan-hambatan yang dapat mempengaruhi kurang efektif dan efisisen dalam pelaksanaan manajmen kerasipan.
Peran Kepemimpinan Autentik dalam Mediasi Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan di PT. Citra Raja Ampat Canning Edwar, Rizka Cintya; Amin, Muhammad; Ridwan, Akmal
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55264/jumabis.v9i1.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak budaya organisasi terhadap kinerja karyawan di PT. Citra Raja Ampat Canning dengan kepemimpinan otentik sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel yang digunakan terdiri dari 30 karyawan yang bekerja di bagian produksi PT. Citra Raja Ampat Canning. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan program SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) budaya organisasi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Citra Raja Ampat Canning, (2) budaya organisasi memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kepemimpinan otentik, (3) kepemimpinan otentik memberikan pengaruh positif terhadap kinerja, meskipun pengaruhnya tidak signifikan, (4) kepemimpinan otentik juga mempengaruhi pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan secara positif, tetapi tidak signifikan.
The Influence of Age, Working Hours, and Use of Personal Protective Equipment on the Risk of Work Accidents: A Case Study at the TKBM Cooperative Work Groups 1 and 2, Sorong Port Nur Jannah; Rais Dera Pua Rawi; Akmal Ridwan
IECON: International Economics and Business Conference Vol. 3 No. 1 (2025): International Conference on Economics and Business (IECON-3)
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/45v8sv41

Abstract

This study aims to examine the influence of age, working hours, and the use of personal protective equipment (PPE) on the risk of occupational accidents among port workers, particularly in Work Groups 1 and 2 of the TKBM Cooperative at Sorong Port, Indonesia. Given the high number of reported accidents 40 cases in the last two years. This study highlights a critical safety issue in the maritime logistics sector. A quantitative approach with a descriptive method was employed. Data were collected from 50 dockworkers through a closed-ended Likert-scale questionnaire and direct observation. The analysis was conducted using multiple linear regression with SPSS version 27. The results indicated that age (p = 0.085) and working hours (p = 0.340) did not have a significant effect on the risk of work accidents when considered individually. In contrast, PPE usage showed a significant impact (p = 0.008), and all three variables together had a statistically significant combined effect (p = 0.001). These findings underscore the importance of consistent PPE usage in preventing occupational accidents and suggest that integrated safety management strategies should be prioritized, especially in physically demanding work environments such as ports. This study contributes to the occupational health and safety literature by addressing a research gap in high-risk labor sectors and offers practical insights for improving policy and training programs in port labor management.
The Influence of Work-Life Balance on Employee Job Satisfaction at Bank Papua Teminabuan Branch Hendra Setiawan; Susetyowati Sofia; Akmal Ridwan
IECON: International Economics and Business Conference Vol. 3 No. 1 (2025): International Conference on Economics and Business (IECON-3)
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/r103gs67

Abstract

This study investigates the impact of work-life balance (WLB) and quality of work life (QWL) on employee job satisfaction within a regional banking institution in Eastern Indonesia. The research aims to explore whether a supportive balance between professional and personal life correlates significantly with job satisfaction in the context of Bank Papua's Teminabuan Branch. quantitative research approach was applied using an associative-causal method. Data were collected through structured questionnaires distributed to all 33 employees at the branch, selected using a saturated sampling technique. The data were analyzed using multiple linear regression along with t-tests and F-tests to examine partial and simultaneous effects. The results demonstrate that both WLB and QWL significantly influence job satisfaction, both independently and jointly. Employees who perceive better balance and supportive working conditions report higher levels of satisfaction. The findings further suggest that improving WLB and QWL is essential in enhancing employee morale, commitment, and overall organizational performance. This study contributes to the limited body of research on employee satisfaction in peripheral regions, highlighting the critical importance of work-life policies in government-owned regional banks. The insights provided can support the development of human resource strategies tailored to improve employee well-being in similar institutional and geographic contexts
The Role of Leadership in the Management of Regional Government Organizations (Study: Organizational Bureau of the Regional Secretary of Southwest Papua Province) Foni Flora Way; Susetyowati Sofia; Akmal Ridwan
IECON: International Economics and Business Conference Vol. 3 No. 1 (2025): International Conference on Economics and Business (IECON-3)
Publisher : www.amertainstitute.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65246/6921hz36

Abstract

This qualitative study investigates the role of leadership in managing regional government organizations, focusing on the Organization Bureau of the Regional Secretariat (SETDA) of Southwest Papua Province—Indonesia's 38th and newest province. This research aims to: (1) explore the role of the Bureau Head in overseeing organizational management; (2) identify factors that contribute to leadership transformation; and (3) examine the strategies and steps adopted by the Bureau Head in responding to internal and external organizational changes. Data were collected through semi-structured interviews with six key informants, including the Bureau Head, structural and functional subordinates, and executive staff. The findings show that the Bureau Head exercises a delegative-democratic leadership style, which encourages participation, empowers subordinates, and aligns responsibilities with defined roles (tupoksi). This leadership model fosters adaptability, enhances decision-making quality, and drives organizational innovation. As a newly formed region, Southwest Papua faces unique bureaucratic challenges, including resource limitations, legal restructuring, and human capital development. The role of leadership in this transitional context becomes crucial not only in managing resources but also in cultivating an institutional culture that supports reform, accountability, and sustainable public service delivery. The study highlights the transformative impact of responsive and situational leadership in building administrative capacity and facilitating regional autonomy.
PARTISIPASI POLITIK DAN EUVORIA MASYARAKAT SORONG SELATAN MENYONGSONG PEMILU 2024 DJAFAR, HILMAN; MOMOT, ORPA; RIDWAN, AKMAL
Jurnal Maladum Vol. 1 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LRI Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Partisipasi dan Euvoria masyararakat sorong selatan menyongsong pemilu 2024, dalam komptensi politik di Indonesia Pemilu Pilpres, Legislatif Dan Pemilukada Serentak di Indonesia. Sejak berakhirnya pemerintahan Orde Baru pada Tahun 1998, semangat bangsa Indonesia menyambut suasana lahirnya sistem berdemokrasi yang pertama dengan menyelenggarakan pemilu langsung begitu besar. Dengan pemilu secara langsung untuk pemilihan presiden dan wakil presiden dipilih oleh rakyat untuk pertama kalinya. Pemilihan secara langsung oleh rakyat tersebut juga berlaku untuk pemilihan di tingkat daerah yang meliputi pemilihan kepala daerah. Dalam sejarah untuk pemilihan legislatif telah dilaksanakan jauh sebelumnya yang dimulai sejak tahun 1955, sehingga catatan pemilihan legislatif terlaksana sebanyak dua belas kali sejak dilaksanakan pertama kalinya sampai dengan pelaksanaannya pada tahun 2019 lalu. Pada perjalanannya, pemilu legislatif, pilpres dan pemilukada memperlihatkan semangat yang tinggi dalam menghadapi beragam tantangan pada setiap periode pemilu. Masyarakat sorong selatan sangat antusias menyongsong pemilu 2024 karena pesta rakyat ini dilakukan selama satu kali dalam lima tahun, bahkan masyarakat sudah bisa melihat dijalan-jalan raya dihiasi spanduk dan baliho baik calon anggota legislatif baik tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten, dalam perjalanan pemilu Indonesia terus menerus berbenah dan belajar dari sejarah dan memperbaiki segala kekurangan agar menghasilkan kematangan dan kredibel dalam berdemokrasi.
The Role of Organizational Culture in Improving Employee Performance through Human Resource Development Digor Mufti; Rizka Cintya Edwar; Akmal Ridwan; Samsinar
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 7 No. 4 (2025): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v7i4.8115

Abstract

The impact of organizational culture on employee performance is crucial in enhancing productivity and work environment within companies. This study explores the influence of organizational culture on employee performance, with human resource development acting as a mediating factor. The research employs a quantitative approach using Partial Least Squares (PLS) analysis, based on survey data collected from 32 employees at CV. Pangan Makmur Irja Sorong. The findings reveal that organizational culture has a positive influence on both employee performance and human resource development. However, despite the positive influence of human resource development on employee performance, this effect was found to be statistically insignificant. Additionally, human resource development was not a significant mediator between organizational culture and employee performance. This research contributes to existing literature by providing insights into the mediating role of human resource development in the context of organizational culture and employee performance in SMEs in Sorong. The practical implication of this study suggests that managers should focus on reinforcing organizational culture and aligning human resource development programs with organizational goals to improve employee performance. Targeted HR development initiatives can be a key factor in supporting overall business objectives and improving company performance.
Peningkatan Literasi Keuangan Digital Pelaku UMKM Melalui Sosialisasi Sistem Pembayaran Non-Tunai di Kabupaten Sorong Dian Iriani, Latifah; Hidayah, Nurul; Jein Andjar, Febry; Mufrihah Zein, Evi; Ridwan, Akmal
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3359

Abstract

Perkembangan teknologi telah mendorong berbagai inovasi diberbagai sektor termasuk sektor keuangan. Sistem pembayaran juga mengalami perkembangan dari pembayaran tunai menjadi pembayaran non-tunai. Namun, manfaat dari sistem pembayaran non-tunai belum banyak digunakan oleh pelaku usaha UMKM perempuan khususnya yang berada di Kabupaten Sorong. Hal ini disebabkan oleh kurang informasi terkait manfaat dari sistem pembayaran non-tunai bagi pelaku usaha UMKM perempuan sekaligus juga sebagai ibu rumah tangga sehingga berpengaruh pada rendahnya literasi keuangan digital. Selain itu, lingkungan mereka masih di dominasi oleh sistem pembayaran tunai sehingga muncul rasa kekhawatiran dalam menggunakan sistem tersebut. Manfaat sistem pembayaran non-tunai tidak hanya bagi konsumen tetapi juga produsesn. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan sosialisasi terkait sistem pembayaran non-tunai dengan memanfaatkan layanan keuangan digital khususnya bagi pelaku usaha UMKM perempuan. Terlebih, sistem tersebut dapat meningkatkan usaha bagi pelaku UMKM dengan menjangkau konsumen yang lebih luas. Diperlukan pendampingan oleh pemerintah bagi pelaku usaha UMKM demi meningkatkan literasi keuangan digital sehingga berpengaruh pada kenaikan kinerja usaha mereka.
Perbandingan Komposisi Proksimat Pada Kedelai Lokal Varietas Wilis dan Kedelai Impor Handayani, Leni; Sari, Masita; Halomoan, Sutan; Nasution, Nurhasanah; Ridwan, Akmal; Purwaningsih, Anggun; Pradana, Angga; Adetrya, Dirga; Fitrya, Annisa; Ardiansyah, Muhammad
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 10 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i10.2734

Abstract

Produksi kedelai lokal varietas wilis menghadapi penurunan signifikan, sedangkan kebutuhan akan kedelai sebagai sumber protein nabati terus meningkat di dalam negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan komposisi proksimat antara kedelai varietas Wilis lokal dan kedelai impor sebagai langkah awal dalam memahami permasalahan produksi dan kualitas kedelai lokal. Uji proksimat dilakukan pada kedelai lokal varietas Wilis dan kedelai impor untuk mengukur kadar air, protein, lemak, abu, dan karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua jenis kedelai tersebut. Hasil Proksimat kedelai lokal varietas wilis dan kedelai impor antara lain kadar air yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 10,84% dibandingkan kedelai lokal wiilis yaitu 9,87 %. Kadar protein yang tinggi terdapat pada kedelai lokal wilis yaitu 47,44 % dibanmdinmgkan kedelai impor yaitu 43,43 %. Kadar Lemak yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 19,29% dibandingkan kedelai lokal wilis yaitu 17,81%. Kadar abu yang tinggi terdapat pada kedelai impor yaitu 1,92% dibandingkan kedelai lokal yaitu 1.19 %. Kadar karbohidrat yang tinggi terdapat pada kedelai impor 24,52 % dibandingkan kedelai lokal wilis yaitu 23.69%. Direkomendasikan kepada pengusaha olahan kedelai pembuatan tahu dan tempe untuk menggunakan kedelai impor dikarenakan memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi yang dapat menghasilkan tahu dan tempe memiliki kualitas yang baik sehingga lebih menguntungkan. Hasil penelitian ini memberikan gambaran awal mengenai perbedaan komposisi proksimat antara kedelai varietas Wilis lokal dan kedelai impor, yang dapat menjadi dasar untuk lebih lanjut memahami tantangan dalam produksi dan pengolahan kedelai lokal. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang perbedaan ini, dapat diambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kedelai varietas Wilis lokal di masa depan.
INTEGRASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENGEMBANGAN POTENSI LOKAL DI DESA SIMPANGSARI Satria, Eri; Yusuf, Nazril Maulana; Albantani, Wildan Syaeful Millah; Nurgandini, Allisa; Nawawiyah, Alfi Irsyad; Yuniar, Yoanita Rifka; Adiwijaya, Yuda; Cahya, Fathir Agung; Nurpadilah, Cahya; Ridwan, Akmal; Faudzan Riga S, Mochamad; Permana, Restu; Hidayatulloh, Ibnu Yasir; Rahman, Agil Saepul; Nazib Ali, Muhammad; Ikhwan, Cakra Nur; Jamal, Encep Saeful; Nuralam, Farhan Subhan; Faridah, Samsa; Patonah, Fitri
Jurnal PkM MIFTEK Vol 6 No 2 (2025): Jurnal PkM Miftek
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/miftek/v.6-2.2880

Abstract

Desa Simpangsari memiliki potensi besar di bidang pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), namun pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan potensi tersebut masih terbatas. Permasalahan yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital, kurang optimalnya promosi produk lokal, dan terbatasnya sarana informasi publik. Bertujuan mengintegrasikan teknologi informasi dengan pengembangan potensi lokal melalui serangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pemerintah desa. Metode pelaksanaan meliputi pemeliharaan situs web kawal desa, pendampingan digital marketing bagi pelaku UMKM, branding logo kemasan, pembuatan peta digitasi, , pembuatan papan nama RW (visual display), desain ulang beberapa fasilitas publik seperti kantor desa, koperasi, dan lapangan mini soccer, desain papan nama RW (visual display). Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui observasi, wawancara, pelatihan, dan pendampingan langsung. Hasil yang diperoleh diantaranya situs web kawal  desa yang telah diperbaiki seperti melakukan pengisian terkait fitur dan data-data yang dibutuhkan oleh web kawal desa seperti pengumpulan data UMKM dll, UMKM di desa Simpangsari mulai memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk promosi, sebelumnya ada beberapa UMKM yang belum memiliki branding logo, dan kini UMKM memiliki branding logo kemasan produk menjadi lebih menarik dan informatif, serta tersedianya peta dan media visual yang memudahkan akses informasi. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi teknologi informasi dan pemberdayaan potensi lokal mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, memperkuat identitas desa, dan memperluas jangkauan promosi potensi daerah secara berkelanjutan.