Claim Missing Document
Check
Articles

SISTEM KENDALI BERBASIS MACHINE LEARNING MENGGUNKAN MODEL NEIVE BAYES PADA PENGERINGAN PADI OTOMATIS Andrew Ramadhani; Muhammad Ardiansyah Sembiring
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.1040

Abstract

Sebagian besar penduduk Indonesia menjadikan padi yang diolah menjadi nasi sebagai makanan pokoknya.  Salah satu proses yang memiliki peranan penting dalam produksi padi menjadi beras adalah proses pengeringan. Pengeringan padi selama ini dilakukan dengan mengandalkan panas matahari karena dirasa cukup menghemat biaya produksi. Akan tetapi, permasalahan cuaca yang tidak menentu seringkali dapat mengakibatkan kerugian bagi para petani. Misalnya saja yang terjadi di Desa Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, berdasarkan observasi yang peneliti lakukan salah satu kendala pengeringan padi selama ini adalah dikala cuaca yang sangat tidak menentu seperti hujan secara tiba-tiba dapat menyebabkan kondisi padi menjadi kembali basah.  Berdasarkan permasalahan di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan menerapkan teknologi dalam sistem kontrol penutup otomatis dalam pengeringan padi. Penelitian ini diharapkan dapat memudahkan petani dalam melakukan kontrol pengeringan padi. Teknologi yang akan dirancang menggunakan sensor dan microkontroler yang ditanamakan pengetahuan yang bersumber dari model Naïve Bayes berbasis machine learning.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH LOGIKA KOMPUTER Mustika Fitri L Sibuea; Muhammad Ardiansyah Sembiring; Raja Tama Andri Agus; Dina Pertiwi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 5 No. 3 (2022): October 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i3.1205

Abstract

Kemandirian dalam belajar berarti mahasiswa memiliki kesadaran sendiri untuk belajar, mampu menentukan sendiri langkah-langkah yang harus diambil dalam belajar, mampu memperoleh sumber belajar sendiri, dan melakukan kegiatan evaluasi diri serta refleksi atas kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan. Akan tetapi pembelajaran yang banyak   terjadi saat ini kebanyakan berpusat pada dosen (teacher-centered) yang cenderung kurang mendukung terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa. Mahasiswa menjadi kurang mandiri dan menjadi tidak percaya pada diri sendiri karena dosen lebih banyak terlibat aktif dalam pembelajaran dan mahasiswa menjadi lebih banyak bergantung dengan dosen. Kurangnya penekanan pada aspek kemandirian belajar mahasiswa mengindikasikan bahwa aspek kemandirian belajar belum dianggap sebagai faktor penting yang berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh kemandirian belajar (self regulated learning) terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah logika komputer semester ganjil tahun akademik 2021/2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu angket dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier sederhana setelah sebelumnya dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji heteroskedastisitas dan uji linearitas. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai sig > 0,05 sehingga Ho diterima yang berarti bahwa tidak ada pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah logika komputer.
PENERAPAN METODE MAUT PENILAIAN PEMILIHAN KARYAWAN PKWT Raja Tama Andri Agus; Muhammad Ardiansyah Sembiring; Rizky Ardiansyah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1398

Abstract

Dalam proses sistem pendukung keputusan menentukan Penilaian Pemilihan Karyawan PKWT Menggunakan Metode MAUT Pada PTPN masih saja terjadi kesalahan. Misalnya, menentukan penilaian calon karyawan PKWT yang layak atau tidaknya penilaian calon karyawan PKWT karena masih adanya kesalahan pada sistem yang sekarang ini. Namun, menentukan calon karyawan PKWT yang berhak dan tepat sesuai dengan kebutuhan pada PTPN bukan hal yang mudah. Banyaknya dalam menentukan penilaian calon karyawan PKWT yang memiliki dan memenuhi persyaratan membuat sulit dalam proses penentuannya. Oleh karena itu penelitian ini akan membahas sistem pendukung keputusan yang diharapkan dapat membantu PTPN dalam menentukan calon karyawan PKWT. Penerapan Penilaian Pemilihan Karyawan PKWT perusahaan pada PTPN, menormalisasi data, menghitung dan menjumlahkan nilai total utilitas , serta perangkingan untuk membuat rekomendasi mengenai penerimaan dana CSR perusahaan di PTPN IV, Hasil peringkat menyatakan bahwa terdapat lima alternatif terpilih yang menjadi calon karyawan PKWT di PTPN. Yaitu A10 (Manto), A07 (Misiyadi), A12 (Putra Sanjaya), A02 (Syawaludin Nasution), A05 (Tri Cahyono) Sebagai calon karyawan PKWT di PTPN.
INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN OSBORN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP Mustika Fitri Larasati Sibuea; Muhammad Ardiansyah Sembiring; Muhammad Istaufa Arib Sinaga
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1411

Abstract

Model pembelajaran yang digunakan guru dalam pembelajaran mempunyai peranan yang sangat penting. Akan tetapi masih terdapat guru yang tidak memperhatikan hal ini sehingga mengakibatkan pembelajaran yang monoton dan menyebabkan siswa bosan dalam belajar serta dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan belajar matematika siswa kelas VIII SMP dengan menerapkan model pembelajaran Osborn. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang  dilaksanakan  dalam dua  siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari perencanaan tindakan (planning), pelaksanaan tindakan (acting), pengamatan  terhadap  tindakan (observing),  dan  refleksi  terhadap  tindakan  (reflecting). Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Tamansiswa Sukadamai Kabupaten Asahan yang berjumlah 30 siswa. Dan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Osborn dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan belajar siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk essay tes dan lembar observasi. Nilai rata-rata hasil observasi keaktifan siswa siklus I dan II sebesar 2,5 dan 3,8. Ketuntasan belajar tes awal diperoleh sebesar 23,33%. Setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Osborn, terjadi peningkatan pada tes hasil belajar siswa siklus I dan II sebesar 63,33% dan 93,33%. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran Osborn dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan belajar siswa.
PERBANDINGAN METODE SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN MEDIA PROMOSI TERBAIK BAGI PERGURUAN TINGGI SWASTA Nuriadi Manurung; Raja Tama Andri Agus; M Ardiansyah Sembiring
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1419

Abstract

Untuk mendukung stabilitas dan peningkatan jumlah mahasiswa berbagai upaya dilakukan oleh perguruan tinggi swasta salah satunya melalui media promosi. Pada lokasi penelitian ini yaitu Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal mengalami penurunan jumlah animo calon mahasiswa baru, berbagai promosi dilakukan seperti melalui baliho dibeberapa kabupaten/kota, kunjungan langsung ke sekolah-sekolah, endorsement media sosial, radio, dan lainnya. Akan tetapi, geliat promosi yang selama ini dilakukan di STMIK Royal belum memperhatikan prioritas media promosi yang tepat berakibat pada besarnya biaya dan sumber daya yang ditimbulkan. Maka dari itu, tujuan penelitian ini yaitu melakukan kajian media promosi terbaik yang dapat membantu manajemen dalam menentukan prioritas media promosi yang tepat dan efisien melalui model sistem pendukung keputusan. Adapun metode sistem pendukung keputusan yang akan digunakan yaitu dengan perbandingan metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan Multi Factor Evaluation Process (MFEP) dengan pendekatan metode BORDA sebagai solusi final. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media brosur menjadi media paling efektif untuk digunakan dalam promosi kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brosur menjadi pilihan utama dengan poin Borda tertinggi dan peringkat final teratas. Media sosial dan event juga cukup dihargai, menduduki peringkat kedua dan ketiga. Alternatif seperti spanduk dan baliho mendapat dukungan yang lebih rendah dan peringkat lebih rendah.
PENERAPAN NAÏVE BAYES UNTUK MENGETAHUI STATUS GIZI BALITA Muhammad Ardiansyah Sembiring; Mustika Fitri Larasati Sibuea; Ika Rahmanda Sitorus
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 6 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i2.1420

Abstract

Meningkatnya populasi penduduk yang diiringi dengan semakin berkembangnya kemajuan teknologi merupakan salah satu upaya untuk menjaga derajat kesehatan dengan perbaikan gizi masyarakat, gizi yang seimbang dapat meningkatkan ketahanan tubuh, dapat meningkatkan kecerdasan dan menjadikan pertumbuhan yang normal. Dalam praktik sehari-hari status gizi didapatkan melalui pengukuran antropometri di posyandu. Umumnya masyarakat menggunakan indeks BB/U atau berat badan dibanding usia untuk menentukan status gizi sehingga membutuhkan waktu yang lama dan perhitungan yang bisa terjadi kesalahan. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan penentuan status gizi balita menggunakan machine learning dengan algoritma naive bayes classification dengan 4 kali pengujian data.  Dimana pengujian rasio yang menghasilkan nilai akurasi terbaik dalam 4 pengujian akurasi dengan rasio 90:10, 80:20, 70:30 dan 60:40 diantaranya rasio pertama 90:10, rasio kedua 80:20, dan rasio ketiga 70:30 pada Data training dan data testing. Hasil penelitian menunjukkan akurasi sebesar 100.0%. Maka Naive bayes Classification dikategorikan baik untuk pengujian status gizi balita.