Articles
KETERAMPILAN KOMUNIKASI SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS MATEMATIS MELALUI PENERAPAN RECIPROCAL LEARNING BERORIENTASI KEBANGSAAN
Imam Suhaimi;
Muhamad Safa'udin
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.851 KB)
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan penerapan Reciprocal Learning berbantu metrik ingatan dalam mengembangkan keterampilan komunikasi sosial pada pembelajaran bahasa Inggris Berbasis Matematis Berorientasi Kebangsaan, 2) Untuk menjelaskan pengembangan keterampilan komunikasi sosial siswa pada pembelajaran bahasa Inggris berbasis matematis berorientasi kebangsaan setelah diterapkannya Reciprocal Learning berbantu metrik ingatan, 3) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan komunikasi sosial siswa pada pembelajaran bahasa Inggris berbasis matematis berorientasi kebangsaan melalui penerapan Reciprocal Learning berbantu metrik ingatan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan mixed methods (metode kombinasi), subjek penelitian ini adalah siswa SMP PGRI Bendo Pare dan SMP Al-Ikhlas Tarokan Kediri. Instrumen untuk mengumpulkan penilaian validator data terdiri dari RPP dan buku siswa. Untuk pengukuran yang bertujuan mengukur kemampuan komunikasi sosial menggunakan lembar observasi RPP pelaksanaan, kuesioner (angket) terhadap kuisioner, guru kepada siswa, dan lembar kegiatan penilaian siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Inggris berbasis matematis berbantu matrik ingatan melalui penerapan reciprocal learning berwawasan kebangsaan berjalan dengan baik dan dapat diterima oleh guru dan siswa, secara keseluruhan kemampuan keterampilan komunikasi sosial siswa berkembang dengan baik pula. Kata Kunci: Keterampilan Komunikasi Sosial, Reciprocal Learning, Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Matematis,Metrik Ingatan, Kebangsaan
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS SISWA SMP AL-IKHLAS KEDIRI
Imam Suhaimi
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 1 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51158/koulutus.v4i1.511
Abstrak Penelitian ini merupakan sebuah analisis keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa (Speaking Skill) pada siswa SMP Al-Ikhlas Kediri. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa SMP Al-Ikhlas Kediri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sedangkan subjek dalam penelitian ini sebanyak 25 orang siswa, instrumen yang digunakan yaitu tes English speaking skill dengan menggunakan metode interview, discussion, dan description. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 orang siswa yang yang menjadi subjek penelitian ternyata hanya ada satu (1) orang siswa yang memiliki kemapuan mengusai keterampilan berbicara bahasa Inggris sangat baik dan delapan (8) orang siswa kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan berbicara bahasa Inggris Siswa SMP Al- Ikhlas Kediri masih minim. Kata Kunci: Analisis, Keterampilan Berbicara, Bahasa Inggris Abstract This research is an analysis of students' speaking skills in the students of SMP Al-Ikhlas Kediri. The purpose of this study is to determine the extent to which the students' speaking English skills of SMP Al-Ikhlas Kediri. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach, while the subjects in this study were 25 students, the instrument used was the English speaking skills test using the interview, discussion, and description methods. The results showed that the 25 students who were the research subjects, there was only one (1) student who had the ability to master English speaking skills very well and eight (8) students in the good category. This shows that the English speaking ability of students of SMP Al-Ikhlas Kediri is still minimal. Keywords: Analysis, Speaking Skills, English
MODEL PEMBELAJARAN ABAD 21 DAN PEMBELAJARAN MENULIS KOLABORASI
Imam Suhaimi;
Futika Permatasari
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.715
Pada hakikatnya proses pendidikan diadakan untuk memfasilitasi peserta didik mencapai tujuan tertentu. Diantara tujuan yang ingin dicapai adalah perkembangan pribadi dan kompetensi yang disyaratkan. Guna mencapai tujuan pendidikan tersebut diperlukan kreatifitas dan inovasi dalam pembelajaran, salah satunya yaitu pemanfaatan teknologi, di mana peran teknologi pada saat ini tidak dapat dipungkiri penggunaannya oleh guru dan siswa di dalam kelas. Pada abad 21 ini, tujuan utama pendidikan yaitu mempersiapkan siswa untuk beradaptasi dengan fleksibel terhadap masalah-masalah dan pengetahuan-pengetahuan baru, serta kemampuan siswa dalam mentransfer apa yang mereka pelajari ke situasi yang baru dapat memberikan indeks penting terhadap pembelajaran adaptif dan fleksibel serta berkolabolari Pembelajaran kolaborasi mengasumsikan fokus bersama, berbagi tanggung jawab untuk belajar, dan disiplin pendekatan untuk memperoleh tujuan yang diinginkan. Pembelajaran kolaboratif adalah salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang lebih menitik beratkan pada tugas spesifik dan berbagai tugas dalam kerja kelompok dengan membandingkan kesimpulan dan prosedur kerja kelompok serta memberikan keleluasaan pada peserta didik dalam bekerja kelompok Abstract In essence, the educational process is held to facilitate students to achieve certain goals. Among the goals to be achieved are personal development and the required competencies. In order to achieve these educational goals, creativity and innovation in learning are needed, one of which is the use of technology, where the role of technology at this time cannot be denied by teachers and students in the classroom. In the 21st century, the main goal of education is to prepare students to adapt flexibly to new problems and knowledge, and the ability of students to transfer what they learn to new situations can provide an important index of adaptive and flexible learning and collaborative learning. Collaboration assumes a shared focus, shared responsibility for learning, and a disciplined approach to achieving desired goals. Collaborative learning is an approach in learning that focuses more on specific tasks and various tasks in group work by comparing conclusions and group work procedures and giving students flexibility in group work.
Penerapan Belt of Business Ocassion pada Income Pelaku Usaha Kuliner Trendy di Kediri
Dwi Apriyanti Kumalasari;
Novi Dwi Priambodo;
Imam Suhaimi
JURNAL EKUIVALENSI Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL EKUIVALENSI
Publisher : LPPM dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kahuripan Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Bisnis kuliner berbasis pertanian merupakan bisnis yang menjajikan dan menghasilkan income setiap harinya. Beberapa produsen produk kuliner trendi masih sederhana dalam menjalankan bisnis. Hasil yang mereka dapatkan kurang optimal akibat minimnya kreativitas, inovasi, pengalaman usaha hingga pemilihan komoditas yang kurang tepat Belt of business occasion upaya peningkatan income kuliner trendy di Kediri. Tujuan penelitian (1) Mengetahui Penerapan Belt of Business Ocassion Produk Kuliner Trendi pada Income Pelaku Usaha Kuliner di Kediri; (2) Mengetahui dampak Penerapan Belt of Business Ocassion Produk Kuliner Trendi pada Income Pelaku Usaha Kuliner di Kediri. Penelitian yakni (field research) dengan mixed methods, subjek penelitian ini adalah produsen kuliner produk trendi Kediri yang memenuhi kriteria sebagai mitra Universitas Kahuripan Kediri. Instrumen penilaian mulai waktu usaha beroperasi, penjualan hingga pemilihan komoditas. Pengukuran menggunakan lembar kuesioner dan lembar kegiatan penilaian. Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan Belt of business occasion padakuliner di Kediri dengan sistem pemberian wawasan dan pelatihan dengan menggunakan 26 indikator khusus, divalidasi oleh validator dengan skor rata-rata 4,0 dengan presentase 80% dengan kategori baik. Dampak Penerapan Belt of business occasion diaplikasikan pada usaha kuliner pilihan menghasilkan income dari 400.000 rupiah/hari menjadi 515.000/hari. Kata Kunci: Kuliner trendy; Belt of business occasion.
Pengembangan Model Pembelajaran SVRK (Self-Video Recording and Kinesthetic) Pada Mata Kuliah Bahasa Inggris Berbasis Potensi Pertanian Lokal
Imam Suhaimi;
Indana Mardatilla
Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 19, No 2 (2018): Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (148.243 KB)
The SVRK (Self-Video Recording and Kinetic) learning model is a language learning model developed to achieve Self Regulated Learning of agricultural students in English based on local agricultural potential. The purpose of this study is (1) to produce and describe, (2) to describe feasibility, and (3) to describe the model of product use in learning English. This research is a development research that refers to the Research and Development (R D) development model of Borg and Gall. The steps of research include: (1) analyzing potential and problems, (2) designing products, (3) collecting material, (4) making initial products, (5) conducting expert tests, (6) revising products, and (7) conduct field tests. The results of this research indicate that students are able to improve their English language skills by using local agricultural potential, and conduct self-evaluation well.Keywords: SVRK Learning Model, Self-Regulated Learning, local agricultural potential DOI: http://dx.doi.org/10.23960/aksara/v19i2.pp68-88
INTERPRETASI MAKNA TEKS BAHASA INGGRIS MAHASISWA PRODI AKUNTANSI UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI
Imam Suhaimi
JURNAL KOULUTUS Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51158/koulutus.v5i2.855
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengamati kemampuan iterpretasi makna pada teks Bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Kahuripan Kediri, subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 5 program studi akuntansi Universitas Kahuripan Kediri yang akan mengambil mata kuliah English for Specific Purposes (ESP). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif melalui wawancara, observasi kelas, dan tes, analisis yang digunakan yaitu menggunakan teori Furtus yang terdiri dari Main Idea, inference, reference, author tone, dan constitution. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencarian main idea dan inference menjadi bagian yang paling sulit dari seluruh bagian yang dilakukan oleh mahasiswa
INTERPRETASI MAKNA TEKS BAHASA INGGRIS MAHASISWA PRODI AKUNTANSI UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI
Imam Suhaimi
JURNAL KOULUTUS Vol. 5 No. 2 (2022): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengamati kemampuan iterpretasimakna pada teks Bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Akuntansi UniversitasKahuripan Kediri, subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 5 programstudi akuntansi Universitas Kahuripan Kediri yang akan mengambil mata kuliahEnglish for Specific Purposes (ESP). Metode penelitian yang digunakan dalampenelitian ini yaitu kualitatif melalui wawancara, observasi kelas, dan tes, analisisyang digunakan yaitu menggunakan teori Furtus yang terdiri dari Main Idea,inference, reference, author tone, dan constitution. Hasil penelitian menunjukkanbahwa pencarian main idea dan inference menjadi bagian yang paling sulit dariseluruh bagian yang dilakukan oleh mahasiswa.Kata kunci: Interpretasi Makna, Teks Bahasa Inggis, Mahasiswa Akuntansi
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGAYAAN BAHASA INGGRIS UNTUK MAHASISWA EKONOMI DAN BISNIS: EVALUASI DAN DAMPAKNYA
suhaimi, imam;
Permatasari, Futika
Dharma Pendidikan Vol 19 No 1 (2024): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69866/dp.v20i1.519
Penelitian ini mengevaluasi dampak program pengayaan bahasa Inggris terhadap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kahuripan Kediri serta efektivitas implementasinya. Melalui survei terhadap 80 mahasiswa, ditemukan bahwa sebagian besar responden melaporkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbahasa Inggris mereka setelah mengikuti program. Sebanyak 85% responden merasa bahwa program ini telah meningkatkan kemampuan berbahasa mereka secara nyata, sementara 90% merasa lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris di situasi akademik dan profesional. Selain itu, sebanyak 80% responden menyatakan bahwa program tersebut membantu mereka lebih siap untuk menghadapi dunia kerja, dengan peningkatan yang nyata dalam kemampuan komunikasi lisan dan tulisan. Analisis inferensial menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara partisipasi dalam program pengayaan dengan peningkatan keterampilan bahasa Inggris serta kesiapan kerja mahasiswa (p < 0.05). Wawancara mendalam dengan 20 mahasiswa dan 2 dosen memberikan wawasan tambahan mengenai pengalaman peserta selama mengikuti program. Mayoritas mahasiswa menyoroti efektivitas metode pengajaran yang interaktif dan penggunaan materi yang relevan dengan bidang studi mereka dalam memahami dan menerapkan bahasa Inggris dalam konteks profesional. Namun, beberapa mahasiswa menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan beban akademik yang tinggi, yang kadang mengurangi fokus mereka dalam mengikuti program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program pengayaan bahasa Inggris memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan berbahasa dan kesiapan kerja mahasiswa Ekonomi dan Bisnis.
TRANSFORMASI MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN KECERDASAN BUATAN
Mustaghfiroh, Sunniyyatul;
Permatasari, Futika;
Suhaimi, Imam;
Rahma Hidayati, Beti Malia
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58917/aijes.v4i1.139
Penelitian ini berupaya untuk memberikan analisis komprehensif tentang integrasi AI dalam pendidikan yang menyoroti potensi transformasinya serta tantangan yang dihadapi. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai penerapan Artificial Intelligence dalam pembelajaran seperti personalisasi pembelajaran, tutor virtual dan penilaian adaptif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur, dengan menelaah artikel-artikel ilmiah, buku, dan sumber-sumber akademis lainnya yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar untuk merevolusi pendidikan melalui kegiatan pembelajaran yang lebih menarik, efektif dan efisien diantaranya adalah personalisasi pembelajaran, tutor virtual, pengembangan konten pembelajaran interaktif dll. Selain itu terdapat berbagai tantangan yang perlu diatasi dalam pemanfaatan Artificial Intelligence adalah privasi data, ketergantungan siswa terhadap Artificial Inteligence dan kesenjangan digital.
PENYULUHAN TENTANG UMKM BAGI IBU-IBU PKK DI DESA SEBET KECAMATAN PLEMAHAN KABUPATEN KEDIRI
Yesy Kusumawati;
Choirul Hana;
Ganes Tegar Derana;
Retnaning Tyas;
Imam Suhaimi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Terciptanya peningkatan pendapatan masyarakat tidak terlepas dari andil UMKM dalam pembangunan ekonomi nasional. UMKM menyumbang 60 persen dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Memberikan transfer pengetahuan tentang UMKM, tips-tips membangun bisnis UMKM, dan memberikan ide-ide kreatif usaha kecil dan menengah diharapkan dapat membantu ibu-ibu PKK desa Sebet kecamatan Plemahan dalam upaya menumbuhkan minat berwirausaha guna dapat meningkatkan penghasilan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pendidikan masyarakat dimana metode ini digunakan untuk kegiatan-kegiatan dalam bentuk penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan tentang UMKM di desa Sebet ini dapat memberikan kontribusi positif berupa 1) meningkatnya pengetahuan dan pemahaman ibu-ibu PKK desa Sebet tentang arti UMKM, 2) mengetahui tip-tip membangun bisnis UMKM, 3) menambah pengetahuan tentang ide- ide usaha kecil menengah. Mengingat besarnya manfaat kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, maka selanjutnya perlu mengadakan penyuluhan serupa dengan khalayak sasaran yang berbeda dan adanya kesinambungan dan monitoring program pasca kegiatan pengabdian ini sehingga ibu-ibu PKK desa Sebet dapat mengembangkan dan mempraktekkan ide-ide bisnis UMKM. Kata Kunci : penyuluhan, UMKM Abstract The creation of an increase in community income is inseparable from the contribution of MSMEs in national economic development. MSMEs contribute 60 percent to national economic growth. Providing the transfer of knowledge about MSMEs, tips on building MSMEs businesses, and providing creative ideas for small and medium-sized businesses is expected to help PKK mothers in Sebet village in Plemahan district in an effort to foster entrepreneurial interest in order to increase income. The method used in the implementation of community service is the method of community education where this method is used for activities in the form of counseling aimed at increasing understanding and awareness. The results of community service activities in the form of counseling about MSMEs in the Sebet village can make a positive contribution in the form of 1) increased knowledge and understanding of Sebet village PKK women about the meaning of MSMEs, 2) knowing tips on building MSMEs businesses, 3) adding knowledge about small and medium business ideas. Considering the large benefits of community service activities, it is necessary to conduct similar counseling with different target audiences and the continuity and monitoring of the program after this community service so that the mothers of the Sebet village PKK can develop and practice MSMEs business ideas. Keywords: counseling, MSMEs