Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Motif Batik sebagai Representasi Budaya pada Revitalisasi Interior Gedung Sarinah Jakarta Fikriyah, Fathimah Nur; Koesoemadinata, Mohammad Isa Pramana; Trihanondo, Donny
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.16913

Abstract

Batik menjadi salah satu motif yang digunakan dalam memaknai identitas dan nilai tradisional yang digunakan pada interior perkotaan atau modern. Penerapan motif batik pada interior dapat menjadi alternatif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia kepada khalayak umum maupun wisatawan dari luar. Revitalisasi Gedung Sarinah Jakarta merepresentasikan kebudayaan Indonesia dengan menerapkan motif-motif batik khas Indonesia pada elemen interiornya. Padahal Sarinah merupakan bangunan international style yang berkarakter modern tanpa adanya motif atau ornamen pada arsitektur maupun interiornya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penerapan motif batik pada interior Gedung Sarinah serta kaitannya terhadap representasi budaya pada Gedung Sarinah dan budaya Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif secara deskriptif dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur yang membahas mengenai motif pada interior. Motif-motif tersebut diterapkan dengan mengangkat makna dan filosofi batik serta filosofi dari bangunan Sarinah. Namun setelah revitalisasi, Gedung Sarinah tidak mendukung tujuan dari pembangunan awal Sarinah yang membela rakyat kecil tanpa melihat status sosialnya.
THE HUMANITARIAN MEANING IN HAYYA THE POWER OF LOVE 2: A BARTHESIAN VISUAL SEMIOTICS APPROACH Purbaningrum, Aisyah Dias; Belasunda, Riksa; Pramana Koesoemadinata, Mohammad Isa; Astuti, Tri
Jurnal Ilmiah Bina Bahasa Vol 18 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Bina Bahasa
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/rm3kjb55

Abstract

Despite growing interest in visual emotion in Indonesian cinema, limited attention has been paid to how religious–humanist films visualize humanitarian meaning; this study addresses that gap through an analysis of Hayya: The Power of Love 2. Narratively, this film is rooted in the real-world issue of Palestine, providing an empirical context for visually examining the humanitarian dimension. This study analyzes how mise-en-scène generates humanitarian meaning in Hayya: The Power of Love 2 (2019). A qualitative–descriptive approach is applied within Roland Barthes’s semiotic framework at the levels of denotation and connotation. Data were collected through shot-by-shot observation and visual note-taking, analyzed using denotative–connotative coding and occurrence mapping to identify patterns of meaning. The unit of analysis consists of shots or frames from purposively selected key scenes. Overall, the findings show that in-frame arrangements consistently guide interpretations toward humanitarian themes—especially vulnerability, solidarity, and an ethics of care—through relations among visual signs rather than reliance on dialogue. The study contributes to visual semiotics and humanitarian representation by demonstrating how recurring spatial, chromatic, and embodied cues organize and naturalize humanitarian concern in Indonesian religious–humanist cinema.
Designing a Photobook of Historical Buildings in the City of Surabaya Hilaluzzaman, Muhammad; Koesoemadinata, Dr. Moh. Isa Pramana
VCD: Journal of Visual Communication Design Vol. 3 No. 1 (2018): VCD: Journal of Visual Communication Design
Publisher : Universitas Ciputra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.54 KB) | DOI: 10.37715/vcd.v3i1.801

Abstract

Surabaya is the birthplace of the real Indonesian Revolution of Independence with the occurrence of November 10th event, where a major battle between Indonesia and the Allied Force took place remembered as the City of Heroes. Many historical buildings as witnesses are still standing firmly until today, but as the large population increases, the depletion of vacant land in Surabaya has caused some locations to evict old unused buildings including historical buildings. Concerns arise when there are several historical sites began to be destroyed although there are regulations issued by government to protect them. A preservation effort is taken by designing a photobook as documentation and also will served as historical reference for the public. The goal is to provide information about the historical places of Surabaya by comparing the previous conditions to its current condition. The data were collected using observation method, literature studies, interview and distributing questionnaires to the targeted respondents who were all interested in studying history and travel. The results of this research is a photobook of historical buildings in the city of Surabaya which will be a reference of Indonesian independence history and also perpetuate the buildings and historical places that still exist today.
PENGEMBANGAN KONTEN OFFICIAL WEBSITE SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG PENYEBARAN INFORMASI DI MTS PERSIS CIGANITRI KABUPATEN BANDUNG Pikir Wisnu Wijayanto; Mutia Qana’a; Yelly Andriani Barlian; Sri Nurbani; Djoko Murdowo; Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.233-242

Abstract

Penggunaan serta pemanfaatan media website oleh MTs Persis Ciganitri Kab. Bandung belum efektif, karena masih sedikit sekali konten informasi yang ada. Selain itu, kondisi saat ini untuk alamat website yang dimilikinya juga belum dapat diakses. Hal ini dikarenakan kendala seperti keterbatasan kemampuan sumber daya manusia (SDM) maupun berbagai perangkat pendukung yang masih belum dimiliki. Selain itu juga masih banyak pegawai maupun guru yang belum mampu mengelola website sehingga informasi yang dapat dimuat di dalam website masih sangat terbatas, serta kurangnya kerjasama antara pihak pengelola website dengan madrasah. Tujuan dari pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakar (PkM) Kolaborasi Internal Universitas Telkom adalah memberikan pendampingan terkait dalam hal pembuatan (perancangan) serta pengembangan konten di website resmi (official). Hal tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan efektifitas penyebaran informasi kegiatan di MTs Persis Ciganitri Kab. Bandung. Adapun metode dan tahapan pelaksanaan kegiatan PkM) ini terdiri dari studi pendahuluan, pelaksanaan dan evaluasi. Tim pelaksana PkM membuatkan website resmi (official website) dengan alamat mtspersisciganitri.sch.id. Kemudian tim pelaksana PkM juga mengembangkan menu tampilan yang dimunculkan di web, seperti profil madrasah, kontak madrasah, blog yang berisi informasi serta pengumuman berita lainnya serta galeri atau dokumentasi kegiatan madrasah. Selain itu tim pelaksana juga memberikan pelatihan (workshop) perancangan atau pembuatan website resmi bagi para operator atau admin serta bagi para guru dan karyawan terkait pengembangan konten. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam rangka dalam penyebaran informasi madrasah. Hal tersebut juga sangat sejalan dengan keinginan serta kebutuhan dari pihak madrasah untuk dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dan internet dalam mendukung semua kegiatan di lingkungan madrasah
SELF-EXPRESSION AND IDENTITY NEGOTIATION IN GRADUATION PHOTOGRAPHS ON INSTAGRAM Moh Rochim Alamsa; Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata; Riksa Belasunda
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 3 No. 7 (2026): INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article examines graduation photographs on Instagram as a contemporary visual practice that reflects a shift in the meaning of graduation. Employing a descriptive qualitative method grounded in Roland Barthes’ semiotic approach at the level of connotation encompassing trick effects, pose, objects, photogenia, and Aestheticism. This study analyzes expressive graduation photographs by drawing visual data from three Indonesian cities with the highest student populations: Jakarta, Bandung, and Yogyakarta. The findings indicate that graduation photographs on Instagram not only represent academic achievement but also function as a medium of self-expression and identity negotiation across personal, relational, and cultural dimensions. The analysis further reveals that graduation is interpreted as a multifaceted transitional event in which institutional symbols coexist with personal and context specific self-narratives. This article contributes to visual and cultural studies by demonstrating how graduation is re-signified as a plural transitional practice, where institutional legitimacy is articulated alongside personal and contextual narratives through photographic representation.
REDESIGN WEBSITE PEMINJAMAN FASILITAS UMUM DI TELKOM UNIVERSITY DENGAN METODE DESIGN THINKING Siwi Anjar Sari; Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata; Riksa Belasunda
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i1.11266

Abstract

Telkom University, sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, harus menyediakan fasilitas berkualitas tinggi untuk mendukung proses akademik dan non-akademik. Fasilitas umum pada perguruan tinggi berfungsi untuk menunjang, memudahkan dan melancarkan kegiatan belajar mengajar menjadi lebih bermutu. Beberapa penelitian membuktikan bahwa fasilitas kampus dan lingkungan kampus secara simultan berpengaruh terhadap motivasi belajar serta berpengaruh dalam loyalitas mahasiswa yang dimediasi oleh kepuasan mahasiswa. Apabila mahasiswa memiliki motivasi belajar serta loyal terhadap kampusnya, maka program-program yang dicanangkan oleh perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu akan terlaksana dengan mudah karena didukung oleh mahasiswanya. Telkom University memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai, namun tidak akan berfungsi secara optimal apabila dari mahasiswanya sendiri tidak menggunakan fasilitas yang tersedia. Hal tersebut dikarenakan kurangnya media informasi mengenai alur peminjaman dan proses peminjaman fasilitas umum Telkom University yang dinilai masih sulit dijumpai. Telkom University sendiri telah mengembangkan website TERRAS untuk peminjaman fasilitas namun masih belum optimal dikarenakan tampilan visual yang kurang informatif. Penelitian ini menggunakan metode design thinking yang dimulai dari tahap empathize, define, ideate, dan prototype. Hasil penelitian ini berupa rancangan desain interface pada website layanan fasilitas umum di Telkom University yang informatif dengan menggunakan prinsip UI/UX.
DESAIN BUKU ILUSTRASI PENDUKUNG PROGRAM KEPUTRIAN UNTUK MEMPERKUAT IDENTITAS DAN PEMIKIRAN DEWI SARTIKA Lutfia Fatihah Rahmi; Didit Widiatmoko Soewardikoen; Yanuar Rahman; Hanif Azhar; Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 11 No. 02 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v11i02.12068

Abstract

Dewi Sartika adalah tokoh pendidikan Indonesia yang memberikan kontribusi besar dalam memajukan pendidikan perempuan pada awal abad ke-20. Nilai-nilai pendidikan yang diajarkannya, seperti keterampilan hidup, kini mulai terlupakan dalam sistem pendidikan modern, termasuk di SD-SMP Dewi Sartika Bandung. Berdasarkan analisis kondisi sekolah, diidentifikasi bahwa kurangnya penerapan nilai-nilai Dewi Sartika berdampak pada lemahnya identitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk tersedianya rancangan buku ilustrasi sebagai pendamping program mini course berbasis kriya untuk melestarikan nilai-nilai pendidikan Dewi Sartika. Buku ilustrasi pendukung program keputrian ini dirancang dengan fokus pada materi kriya, seperti teknik hot press untuk mengolah plastik menjadi produk baru, mengadopsi narasi visual yang relevan dengan gaya belajar generasi muda. Pendekatan design thinking digunakan untuk memastikan solusi yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan pengguna, yaitu siswa, pengajar, dan wisatawan, dengan memadukan elemen estetika, ergonomi, dan budaya Sunda. Peracangan ini tidak hanya mendukung pelestarian aspek tradisional dan keterampilan, tetapi juga mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam pendidikan berkualitas dan kesetaraan gender.
TRADITIONAL GAMES AS NARRATIVE ELEMENTS IN INDONESIAN ANIMATED SERIES Nurulita Widianti; Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata; Riksa Belasunda
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 3 No. 8 (2026): INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21615383

Abstract

Traditional games represent an important part of Indonesia's intangible cultural heritage, yet their presence in contemporary society has gradually declined due to the increasing dominance of digital entertainment. Animation has emerged as a potential medium for preserving cultural heritage by incorporating traditional cultural practices into visual storytelling. Research on animation has largely highlighted cultural representation, whereas the narrative role of traditional games remains less examined. This research aims to analyze how traditional games function as narrative elements in Indonesian animated series. A qualitative case study approach was employed using qualitative content analysis of three Indonesian animated series: Desa Timun, Doyok Otoy Ali Oncom (D.O.A.), and Entong. Data were collected through repeated visual observation of scenes featuring traditional games and analyzed based on their narrative position, mode of presentation, and level of exposure. The findings reveal three distinct narrative functions. In Desa Timun, traditional games serve as narrative drivers that shape plot progression and character development. In D.O.A., they function as everyday narrative activities that support social interaction and reinforce the realism of daily life. In Entong, traditional games primarily act as cultural markers that strengthen local identity and narrative settings. The analysis shows that traditional games contribute to animated storytelling in diverse ways beyond their role as visual representations of culture.
VISUAL HISTORY OF INDONESIAN EROTIC-HORROR FILM POSTERS DURING THE CRISIS ERA (1992–1996) Adhika Dewangga Bhagaskara; Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata
INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS Vol. 3 No. 9 (2026): INTERNATIONAL JOURNAL OF SOCIETY REVIEWS (INJOSER)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21817503

Abstract

Research on Indonesian cinema history during the crisis era has largely focused on industrial decline amid the socioeconomic turmoil, while film posters remain understudied as historical visual sources of cultural and commercial change. This study examines the visual history of Indonesian erotic-horror film posters from 1992 to 1996 through historical and visual communication design approaches. Using historical methods, visual content analysis, and a complementary art criticism approach, the study analyzes changes in typography, color, composition, and body representation. Among 76 collected Indonesian film posters, 11 erotic-horror posters were identified, from which four were selected for closer analysis. The findings show that horror posters gradually adopted visual characteristics associated with erotic drama, particularly sensual female imagery, photographic montage, and emotionally charged compositions, reflecting changing promotional strategies during the crisis period. This study contributes to the limited studies on Indonesian film posters as historical visual sources and highlights the visual-cultural change during the 1990s.
Consumerism Behavior in Gaming Live Streaming: A Comparative Study of Subscription-Gifting Among YouTube Gaming Viewers in Indonesia and Douyu Viewers in China Lutfia Fatihah Rahmi; Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata; Yanuar Rahman
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 5 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i5.439

Abstract

This study aims to analyze consumer behavior in live streaming, focusing on gift-giving behavior on YouTube Gaming in Indonesia and Douyu in China. Using a descriptive qualitative approach, this research explores the influence of parasocial presence (PSR) and social presence (SP) on viewers’ decisions to gift to streamers. The study also conducts a comparative analysis with previous research on Douyu to identify similarities and differences in audience behavior. The findings indicate that although PSR influences gift-giving behavior, its effect is stronger on YouTube Gaming than on Douyu, where higher donation amounts are observed. These results contribute to the understanding of the evolution of digital culture, particularly regarding consumerism in new media, and its global cultural relevance.