Claim Missing Document
Check
Articles

Menghidupkan Pesona Air Terjun Kanto Lampo Melalui Desain Website Swarai, Jessica Gumanti; Julianto, I Nyoman Larry; Trinawindu, Ida Bagus Ketut
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 6 No 1 (2025): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/amarasi.v6i1.4734

Abstract

Perkembangan teknologi telah mengubah cara orang-orang mencari informasi, termasuk dalam merencanakan sebuah perjalanan wisata. Website merupaaan salah satu media utama untuk membangun citra serta daya tarik destinasi wisata. Website memiliki peran penting dalam memperkuat brand identity yang tidak hanya berfungsi sebagai pengenal tapi juga menciptakan daya tarik serta kepercayaan wisatawan. Tulisan ini berfokus pada perancangan website untuk CV. Waterfall Kanto Lampo, yakni pengelola obyek wisata air terjun yang memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas. Website dirancang untuk menampilkan nilai-nilai unik dan citra Air Terjun Kanto Lampo secara profesional dan menarik. Proses perancangan melibatkan pendekatan yang secara menyeluruh, mulai dari pengumpulan data sampai pengembangan konten untuk meningkatkan visibilitas destinasi ini di dunia digital dan juga dapat membangun identitas brand yang kuat. Metode design thinking digunakan dalam penciptaan karya ini untuk memastikan solusi yang berfokus pada kebutuhan dan pengalaman pengguna. Metode ini terdiri dari lima tahap utama yaitu empati, definisi, ideasi, prototipe, dan pengujian. Hasil perancangan website ini diharapkan menjadi alat efektif dalam menarik perhatian wisatawan, meningkatkan citra Air Terjun Kanto Lampo, serta mendukung strategi pemasaran digital yang relevan di era modern. Website ini juga diharapkan menjadi platform untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan para pengunjung dan meningkatkan popularitas Air Terjun Kanto Lampo di industri pariwisata.
Interaktivitas Ilustrasi pada Ruang Belajar Siswa SD Kelas 1 – 3 di Bali Julianto, I Nyoman Larry; Cahyadi, I Wayan Agus Eka
PANGGUNG Vol 30 No 4 (2020): Kearifan Lokal dalam Metode, Model dan Inovasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v30i4.1373

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi fenomena interaktivitas ilustrasi sebagai rangsang visualpada ruang belajar dalam upaya menumbuhkan motivasi belajar siswa Sekolah Dasarkelas 1 – 3. Penelitian ini bertujuan memahami ‘value’ sebuah ilustrasi yang berperan dalamupaya meningkatkan motivasi belajar siswa. Analisis kualitatif dengan metode proseduralini diawali dengan mengumpulkan data melalui observasi terhadap siswa yang diberikanperlakuan menggambar bebas sesuai dengan keinginannya masing–masing. Hasil penelitianmenyatakan bahwa Siswa kelas 1 – 3 memiliki kecenderungan menggambar tema alam danlingkungan rumah tempat tinggal. Sedikit siswa yang tertarik untuk memisualisasikan sebuahilustrasi yang bersifat tematik sesuai dengan konten pelajaran saat penelitian dilakukan.Proses mengekspresikan ilustrasinya yang terkesan dipolakan sesuai ‘memorable experience’,jika diinstruksikan menggambar maka secara ‘otomatis’ mereka cenderung menggambarseperti contoh atau pengalaman sebelumnya yang diberikan oleh guru atau sumber lainnya.Menumbuhkan kreativitas diri untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, dibutuhkan ruangbelajar yang ekspresif dalam keterlibatan ilustrasi.Kata Kunci: Interaksi Visual, Ilustrasi, Siswa SD, Bali
Interaktivitas User Objek Imersif dalam Multiplayer Virtual Tour Museum Bank Indonesia Murwonugroho, Wegig; Septiani, Winnie; Djuana, Tjhwa Endang; Julianto, I Nyoman Larry
PANGGUNG Vol 33 No 1 (2023): Nilai-Nilai Seni Indonesia: Rekonstruksi, Implementasi, dan Inovasi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i1.2328

Abstract

Virtual Tour (VT) Museum Bank Indonesia merupakan aplikasi menelusuri ruang museum secara maya, tanpa harus datang ke museum. Namun, muncul permasalahan pengguna hanya menelusuri ruang tanpa mengakses artefak yang dipamerkan. Penelitian ini mengembangkan aplikasi dalam bentuk Multiplayer Virtual Tour yang dapat dimainkan oleh lebih dari satu orang pemain, dalam satu layar virtual. Tangan pengguna (user) bersama pengguna lain seakan-akan dapat menyentuh artefak yang ditampilkan secara maya. Muncul keingintahuan impak efektivitas pembacaan materi pameran dengan menghadirkan konten imersif. Penelitian ini bertujuan menelaah respon pengguna dari segi usability dan interactivity. Secara metodologis, penelitian dianalisis dengan metode Miles and Huberman. Hasil kajian mengungkap bahwa aspek usability MVT terlihat lebih menarik. Pengunjung mengamati lebih detail materi pameran. Pengunjung tidak merasa sendirian, serasa dalam permainan game. Simpulan dalam penelitian ini menegaskan bahwa interaktivitas dibangun dengan keigintahuan pengalaman bermain-main dengan artefak imersif. MVT memunculkan kembali esensi pengunjung yang sejatinya makhluk sosial yang selalu ingin berinteraksi. Kata kunci: imersif, interaktivitas, kehadiran sosial, multiplayer virtual tour, museum.
Ideologi Visual Media Representatif Konstruksi Citra Budaya Bali Swandi, I Wayan; Nuriarta, I Wayan; Julianto, I Nyoman Larry
PANGGUNG Vol 33 No 2 (2023): Ideologi, Identitas, dan Kontekstualitas Seni Budaya Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v33i2.2623

Abstract

Bali dikenal sebagai daerah tujuan pariwisata yang berbudaya. Padahal di abad ke-17, Bali dikenal sebagai pulau kejam dengan masyarakatnya yang suka menjarah kapal karam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kritis konstruksi citra Bali oleh kolonial Belanda dengan memanfaatkan peran media-media representatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif kritis. Hasilnya menunjukan bahwa media-media representatif seperti brosur, folder, dan desain sampul buku yang dibuat oleh kolonial Balanda telah berhasil mengkonstruksi citra budaya Bali. Dengan menghadirkan ilustrasi perempuan, patung, upacara Ngaben, dan keindahan alam Bali, citra yang melekat pada pulau Bali sampai saat ini adalah sebagai pulau surga terakhir. Bali memiliki berbagai daya tariknya tersendiri untuk dikunjungi baik keindahan alam maupun tradisi yang masih dijaga kuat. Ideologi visual yang dimunculkan adalah ideologi ketenangan, kenyamanan, dan keindahan pulau Bali. Bali adalah surga terakhir bagi para wisatawan Barat. Kata Kunci: Ideologi Visual, Budaya Bali, Kajian Budaya, Desain Komunikasi Visual
MORE THAN JUST ENTERTAINMENT: "UPIN IPIN" ANIMATION OFFERS MALAYSIA'S INTERETHNIC MULTICULTURAL SPIRIT TO INDONESIAN AUDIENCES Gede Pasek Putra Adnyana Yasa; I Nyoman Darma Putra; I B Gde Pujaastawa; I Nyoman Larry Julianto
International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Vol. 3 No. 5 (2023): September
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijerlas.v3i5.1060

Abstract

The animation "Upin Ipin" is a popular children's movie series in Indonesian audiences, including Denpasar, from 2010-2023. In the story, interethnic harmony and peace are reflected through the characters who play a role. This article analyzes how the animated series "Upin Ipin" represents the multicultural spirit in interethnic relations in Malaysia for Indonesian audiences. The effort to show interethnic harmony in Upin Ipin's animation is evident, although, in reality, multicultural problems still occur in society. This research uses a qualitative method; the data is studied using discourse analysis theory and ideology theory. The results show that Upin Ipin animation is one of the media that can be used as a means to shape, educate and neutralize issues related to ethnic stereotypes that exist in Malaysia. This article contributes to the understanding that Upin Ipin animation is not just entertainment but a medium to introduce multicultural life in Malaysia and encourage the spirit of interethnic multicultural.
Kajian Literatur Sistematis Desain User Interface dan User Experience Media Animasi Dalam Meningkatkan Konsentrasi Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Ersania, Ayu Bella; Julianto, I Nyoman Larry; Swandi, I Wayan
Jurnal Sosioteknologi Vol. 24 No. 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2025.24.1.3

Abstract

This systematic literature review investigates the role of User Interface (UI) and User Experience (UX) in animated learning media for enhancing the concentration of children with intellectual disabilities. Drawing from 30 selected publications, the study highlights previous findings that well-designed digital media can significantly improve learning outcomes for children with special needs. Using inclusive criteria, the researchincorporates observations of learning environments and interviews with educators at SLB Negeri 2 Denpasar. The effectiveness of UI/UX elements is assessed through the Questionnaire for User Interface Satisfaction (QUIS) and the User Experience Questionnaire (UEQ). Key insights emphasize the impact of intuitive and engaging design in sustaining concentration and aiding comprehension. The study offers practical guidelines for developing accessible and effective learning tools, underscoring the importance of inclusive design practices in special education and providing a valuable foundation for future educational technology advancements.
Documentary Video as a Media for Preserving the Tundukak Tradition in Solok City: A Visual Design Approach to Increase Awareness of Tradition and Symbolic Meaning for the Digital Generation Rabbiluski, Sherly Permata Sari; I Putu Gede Suyoga; I Nyoman Larry Julianto
Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 (2025) No 2
Publisher : fakultas Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/judikatif.v7i2.269

Abstract

This research discusses the design of a documentary video as a medium for preserving the Tundukak tradition in Solok City, using a visual design approach that involves the digital generation. The Tundukak tradition, as a Minangkabau cultural heritage, contains social, philosophical, and symbolic values ​​that are beginning to shift due to modernization and the lack of understanding among the younger generation. Through qualitative research methods including literature review, interviews with traditional leaders, and field observations, this study produced a documentary video that represents the Tundukak tradition visually, narratively, and symbolically. Semiotic theory, visual ethnography, and documentary video were used as the foundation for constructing the narrative and interpreting the cultural symbols contained within. The results of this design demonstrate that the documentary video can be an effective means of increasing awareness, knowledge, and understanding of the traditional values ​​and symbolic meanings of Tundukak among the digital generation. Furthermore, this work also functions as a visual archive that can support efforts to preserve local culture sustainably amidst the challenges of the globalization era.
Elemen Visual Sebagai Promosi Libong Coffee Pada Media Instagram Putri, I Gusti Ayu Agung Aristi; Julianto, I Nyoman Larry
VCD: Journal of Visual Communication Design Vol. 8 No. 2 (2023): VCD: Journal of Visual Communication Design
Publisher : Universitas Ciputra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vcd.v8i2.3983

Abstract

Promosi merupakan suatu upaya dalam memperkenalkan dan mengajak konsumen dengan tujuan menarik pelanggan untuk membeli produk yang ditawarkan. Bentuk promosi yang lumrah dilakukan adalah promosi dengan memanfaatkan media sosial. Salah satu bisnis yang memanfaatkan media sosial sebagai media untuk mengenalkan produknya adalah Libong Coffee. Libong Coffee merupakan kedai kopi di daerah Senen Raya, Jakarta Pusat. Libong Coffee memanfaatkan instagram sebagai media promosi produk dari kopinya dengan mengunggah konten instagram dalam bentuk foto maupun video. Namun kekurangan dari konten instagram yang dibagikan oleh Libong Coffee yaitu dari segi tampilan instagram yang kurang memiliki estetika dan ciri khas tersendiri. Hal ini dilihat dari pengaplikasian elemen visual dan konten visual instagram yang masih minimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran elemen visual terhadap konten instagram Libong Coffee. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan data primer yang diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan pemilik Libong Coffee sebagai informan kunci. Data sekunder yang digunakan untuk memperoleh informasi dari berbagai sumber berupa buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian dan sumber kepustakaan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan elemen visual pada konten instagram Libong Coffee masih terbatas. Pengaplikasian elemen visual pada konten visual yang digunakan antara lain ilustrasi, warna, tipografi dan layout. Selain itu, konten visual yang ditampilkan juga belum memanfaatkan fitur-fitur instagram secara maksimal. Konten visual yang dterapkan oleh Libong Coffee antara lain kesatuan konsep, produk dan testimoni.
Brand Image in Cosmetic Packaging Design with a Visual Appeal Approach (Case Study: MS Glow) Devi, Ni Made Chandra Oktavia; Julianto, I Nyoman Larry; Swandi, I Wayan
VCD: Journal of Visual Communication Design Vol. 9 No. 2 (2024): VCD: Journal of Visual Communication Design
Publisher : Universitas Ciputra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vcd.v9i2.4580

Abstract

The study identified the brand image of the cosmetic packaging moisturizer MS Glow. MS Glows is a local cosmetics brand in Indonesia, one of its best products is Moisturizers which won the first championship as the best local moisturizer of the year 2022. Qualitative descriptive methods with observation techniques, literature, and documentation are used in this research. The theoretical framework used included a visual appeal approach (Kotler and Amstrong) and brand image (Keller). The results showed that the moisturizer packaging of three variants (yuzu, watermelon, cactus, and grape seed) consists of primary, secondary, and tertiary packaging. Practical shapes, lightweight materials, colors in harmony with product variants, a combination of serif and sans serif letters, illustrations highlighting the main materials, and an asymmetrical layout. Three brand image components, namely the strength of the brand association, the benefits of its association, and the uniqueness of brand associations evaluate the ideal and accurate design of the MS Glow moisturizer packaging so that products spread across the market can be trusted. This study shows that an ideal visual appeal can build relevant packaging and open up opportunities for MS Glow to create products with their distinctive image.
The Impact of Visual Design on Impulse Buying in Shopee's Instagram Ads Fricillia, Michelle; Julianto, I Nyoman Larry; Maharani, Ida Ayu Dyah
VCD: Journal of Visual Communication Design Vol. 10 No. 2 (2025): VCD: Journal of Visual Communication Design
Publisher : Universitas Ciputra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/vcd.v10i2.5975

Abstract

This research examines how visual design elements in Shopee’s Instagram advertisements influence consumers’ impulsive buying behavior. With the growing prevalence of online shopping among users aged 18 to 34, brands increasingly rely on visual strategies such as bright colors, countdown timers, and expressive illustrations to attract immediate attention. The study applies a qualitative approach using content and semiotic analysis of Shopee’s “6.6 Campaign” advertisements. The analysis focuses on color schemes, typography, illustration style, layout, and motion effects. The findings reveal that warm orange tones, bold typography, and cheerful character illustrations effectively capture attention and create a sense of urgency, which encourages spontaneous purchases. Structured layouts and balanced visual rhythm further strengthen clarity and brand recall. The results suggest that combining emotional triggers with consistent visual identity enhances user engagement and purchase intention. This study underscores the role of visual communication design as a strategic tool in shaping consumer perception and behavior in digital commerce.