Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap Staphylococcus epidermidis Penyebab Jerawat: Antibacterial Activites Cream Extracts of Kelor Leaves (Moringa oleifera Lam.) against Staphyloccus Epidermidis Cause of Acne Novitarini; Muhammad Eka Putra Ramandha; Baiq Yulia Hasni Pratiwi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i5.5075

Abstract

Prevalensi jerawat dalam masa remaja dan resistensi antibiotik yang tinggi mendorong eksplorasi alternatif antibiotik berbasis herbal. Daun kelor (Moringa oleifera Lam.) merupakan tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri karena mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin yang dapat dijadikan sebagai antibiotik berbasis herbal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri dari ekstrak daun kelor (5, 10, dan 15%) terhadap Staphylococcus epidermidis penyebab jerawat. Pengujian ini menggunakan metode difusi sumuran untuk melihat aktivitas antibakteri (zona hambat) dari ekstrak daun kelor berbagai konsentrasi terhadap Staphylococcus epidermidis. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dengan program SPSS. Hasil yang diperoleh berupa diameter zona hambat ekstrak etanol daun kelor konsentrasi 5, 10, 15% yaitu: 23,01 mm, 23,34 mm dan 23,68 mm. Pengujian ini mempunyai nilai Sig = 0,000 yang berarti rata rata antar kelompok terdapat perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa zona hambat ekstrak daun kelor tergolong mempunyai daya hambat kuat terhadap Staphylococcus epidermidis.
Sosialisasi Bahaya Penggunaan Antibiotik yang Tidak Tepat sebagai Upaya Pencegahan Resistensi Kresnapati, I Nyoman Bagus Aji; Novitarini, Novitarini; Kurniawan, Salsabila Yunita; Pratiwi, Baiq Yulia Hasni
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i3.2606

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi masalah serius bagi kesehatan secara global akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Meskipun aturan pembelian antibiotik dengan resep dokter telah diberlakukan, tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah karena dianggap membatasi akses obat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi MAN 2 Mataram mengenai bahaya resistensi antibiotik serta pencegahannya. Metode yang digunakan adalah kuisioner berupa pretest-postest untuk mengukur pemahaman sebelum dan sesudah penyampaian materi. Hasil menunjukkan, peningkatan pemahaman sebesar 44,77% dari 37,21% menjadi 81,98% yang menunjukkan tersampaikannya materi yang diberikan dengan baik. Kesimpulan pengabdian ini membuktikan bahwa edukasi mampu menjadi sarana efektif dalam mendorong penggunaan antibiotik secara rasional.
POTENTIAL OF CARBON SINK IN MANGROVE SUBSTRATES IN LEMBAR BAY, WEST LOMBOK, INDONESIA Firman, Firman Ali Rahman; Lestari, Dewi Putri; Hadi, Alfian Pujian; Rizki, Anis Syakiratur; Almahyra, Aisha Zea; Alvarendra, Arsya Zafran; Cerminand, Nuzuly Ilmia; Listari, Nening; Kuswara, R. Didi; Gazali, Zulkarnain; Ekaningtias, Maya; Jannah, Siti Wardatul; Pratiwi, Baiq Yulia Hasni
BIOTROPIA Vol. 30 No. 3 (2023): BIOTROPIA Vol. 30 No. 3 December 2023
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2023.30.3.1956

Abstract

Mangroves are one of the coastal vegetation that can mitigate carbon (carbon sink and carbon storage). This study aimed to determine the potential for soil carbon stock found under stands of mangroves in Lembar Bay, West Lombok, and West Nusa Tenggara. The research began with the identification of the species and then proceeded toa sampling of the soil, which was then analyzed using the Walkley and Black method. The results showed that there were ten species of mangroves, namely, Rhizophora stylosa, Avicennia lanata, Avicennia marina, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops decandra, Excoecaria agallocha, Lumnitzera racemosa, Scyphiphora hydrophyllacea, Thespesia populnea, and Xylocarpus maluccensis. The highest soil carbon content percentage was found in the lower soil of the A. lanata (1.43 %C) mangrove, and the lowest was found in the lower-stand soil of E. agallocha (0.21 %C). Meanwhile, the carbon sinks per meter were 0.002-0.066 gC/m2, with an average of 0.020±0.020 gC/m2. The estimated total soil carbon sink in 10 mangrove stands was 0.20-6.60 tons C/ha, with an average of 2.18±2.010 tons C/ha. The average total estimated soil carbon stock found in 20.49 ha of the mangrove area studied was 44.67 tonsC, which is equivalent to 263.69 tonsC in a mangrove area of ​​120.96 ha in Lembar Bay.
Pelatihan Digital Marketing dan Formulasi Sabun dari Minyak Kelapa di Sentra Industri Pengolahan Kelapa Lombok Utara Yuliana, Ika; Ramandha, Muhammad Eka Putra; Pratiwi, Baiq Yulia Hasni
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i1.3800

Abstract

Purpose: This service aims to increase Sentra Industri Pengolahan Kelapa knowledge and skill about soap formulation from coconut oil, thus they could produce a good quality coconut oil soap. Also, this act aims to educate them how to sell their product via social media such as Instagram, Tiktok, etc. Research methodology: This service was conducted at Sentra Industri Pengolahan Kelapa, Kab. Lombok Utara, NTB and attended by 30 participants. It was consist of two main event: (1) Education and training of coconut oil soap formulation and (2) Education and training of social media used for digital marketing. The understanding of audience was measured using pre-test and post-test questionnaire. The data was analyzed using SPSS 27. Results: According to questionnaire collected, there are significant increase of audience knowledge regarding soap formulation and the use of social media for digital marketing after training. Conclusions: In short, the service has a significant impact on Sentra Industri Pengolahan Kelapa’s knowledge and skill in formulating a good quality coconut oil soap. Moreover, Sentra Industri Pengolahan Kelapa could start sell their product via social media created. Limitations: Large-scale production and marketing of the soap product are required to be able to measure the profit increase of Sentra Industri Pengolahan Kelapa. Contribution: This training would benefit the small and medium enterprises (SMEs) to make a standarized coconut oil soap and take advantage of social media to sell their product. Therefore, this would increase omzet of Sentra Industri Pengolahan Kelapa and eventually improving the economy of Kab. Lombok Utara.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN GAMAL (GLIRICIDIA SEPIUM) DENGAN PELARUT ETANOL DAN METANOL SEBAGAI INSEKTISIDA ALAMI Lalu Busyairi Muhsin; Baiq Yulia Hasni Pratiwi
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4, No 2 (2023): Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jc.v4i2.42

Abstract

Abstrak: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan sekitar 3 juta orang yang bekerja di bidang pertanian keracunan pestisida dan 18.000 di antaranya meninggal setiap tahun. Permasalahan ini tidak lepas dari penggunaan pestisida sintetik dan pada lahan pertanian dan rumah tangga. Mengingat hal tersebut, Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman tumbuhan. Salah satu jenis keanekaragaman hayati yang dimiliki Indonesia adalah pohon gamal atau Gliricidiasepium. Salah satu hama yang sering menjadi musuh para petani dan masyarakat adalah rayap (Coptotermes curvignathus) karena merupakan hama yang merusak pohon bahkan furnitur. Keuntungan menggunakan pestisida alami adalah penggunaannya cukup mudah dan risikonya lebih kecil dibandingkan menggunakan pestisida berbahan kimia beracun dan korosif. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas ekstrak daun gamal sebagai insektisida. Jenis desain penelitian ini adalah post-test only control group design, yaitu penelitian eksperimen sejati dimana setelah sekelompok rayap diberi perlakuan, dalam hal ini pengujian dilakukan dengan cara menyemprotkan ekstrak daun gamal dengan berbagai konsentrasi dan pelarut. Data dianalisis menggunakan analisis probit IBM SPSS versi 22 untuk mendapatkan nilai LC50. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pelarut metanol lebih efektif dalam penggunaannya sebagai pelarut dalam ekstraksi daun gamal sebagai insektisida alami