Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SKRINING FUNGSI KOGNITIF DAN KADAR ASAM URAT PADA PESERTA PROLANIS KLINIK DOKTER KELUARGA Purwoko, Mitayani; Heriyanto, Mochammad Junaidy; Sulistiyani, Sulistiyani; Sriningsih, Solikah; Putra, Chendra Perdana; Gani, Rima January Putri Ridwan; Prakoso, Denny Anggoro; Novitasari, Erlina Krisdianita; Tubarad, Gladys Dwiani Tinovella; Sukarno, Rizky Triutami; Rudiyanto, Waluyo; Pandhita, Gea; Aziza, Nurita; Tursinawati, Yanuarita; Airlangga, Muhammad Perdana; Setiawan, Meddy; Romi, M. Mansyur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 5. No. 2, September 2025
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v5i2.12547

Abstract

ABSTRAK Fungsi kognitif dan kadar asam urat darah lansia tidak termasuk dalam pemeriksaan wajib dalam program Prolanis. Fungsi kognitif perlu dinilai untuk memastikan bahwa peserta Prolanis tidak mengalami kemunduran fungsi kognitif. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan skrining tingkat fungsi kognitif dan kadar asam urat darah peserta Prolanis di Klinik Dokter Keluarga Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari selama 2 jam 30 menit. Pemeriksaan fungsi kognitif dilakukan menggunakan kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE) berbahasa Indonesia. Pemeriksaan kadar asam urat darah dilakukan menggunakan darah dari ujung jari dengan alat pemeriksa asam urat dan strip khusus. Hasil skrining menunjukkan bahwa 80,4% peserta Prolanis memiliki fungsi kognitif yang normal dan 66,7% memiliki kadar asam urat darah yang normal.   ABSTRACT Cognitive function and blood uric acid levels in the elderly are not included in the mandatory screening in the Prolanis program. Cognitive function needs to be assessed to ensure that Prolanis participants do not experience cognitive decline. The purpose of this activity was to screen the cognitive function and blood uric acid levels of Prolanis participants at the Family Physician Clinic, Faculty of Medicine, Muhammadiyah University of Palembang. The activity was carried out in one day for 2 hours and 30 minutes. Cognitive function testing was conducted using the Indonesian language Mini Mental State Examination (MMSE) questionnaire. Blood uric acid testing was performed using fingertip blood with a uric acid tester and special strips. The screening results showed that 80.4% of Prolanis participants had normal cognitive function and 66.7% had normal blood uric acid levels.
HUBUNGAN ANTARA DERAJAT KOMORBID HIPERTENSI DENGAN TINGKAT KEPARAHAN COVID-19 DI RS SITI KHADIJAH SEPANJANG PEDIODE 2021 Nugraha, George Hagi; Levani , Yelvi; Airlangga, Muhammad Perdana; Yulinasari , Nurma
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i01.21513

Abstract

Latar belakang : disease-19 (COVID-19) telah ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi dunia dikarenakan penyebaran infeksi yang menyebar dengan cepat di berbagai belahan dunia. Virus ini menyebabkan berbagai infkesi saluran pernapasan pada manusia yang bervariasi mulai dari flu ringan hingga sindrom gangguang pernapasan berat. Banyak penelitian menyebutkan bahwa hipertensi merupakan komorbid umum pada pasien positif COVID-19. Hipertensi pada pasien COVID-19 diyakini dapat memperparah keadaan pasien dikarenakan terapi pasien positif COVID-19 dengan hipertensi lebih sulit dibanding pasien positif COVID-19 tanpa hipertensi. Tujuan : mengetahui hubungan antara derajat hipertensi dengan tingkat keparahan COVID-19 di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih dengan Teknik total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 86 orang dan sampel merupakan pasien terkonfirmasi COVID-19 di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang yang masuk dalam kriteria inklusi. Data dianaliis menggunakan uji rank spearman. Hasil : Berdasarkan hasil uji rank spearman hubungan derajat komorbid hipertensi dengan tingkat keparahan pasien COVID-19 didapatkan p=0,268 (p>0,05) dan koefisien korelasi rank spearman= 0.121. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungann antara komorbid hipertensi dengan tingkat keparahan COVID-19. Kata kunci: COVID-19, komorbid hipertensi, tingkat keparahan COVID-19
Berolahraga Aman Di Masa Pandemi COVID-19 Muhammad Perdana Airlangga
PROCEEDING UMSURABAYA 2020: Prosiding Seminar Online UPDATES ON COVID-19 : MULTIDICIPLINARY PERSPECTIVE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPhysical activity has proven to be beneficial in improving the clinical conditions that are mostfrequently associated with severe COVID-19. Physical activity contributes to the reduction ofoverall cardiovascular risks, lowering both systolic and diastolic blood pressure andremodeling left ventricular hypertrophy. The immune system is highly responsive to physicalactivity, with the extent of the response related to both duration and intensity of exercise.Moderate-intensity exercise training is associated with a reduced incidence. Social isolation/distancing (‘‘stay home’’) can increase sedentary behavior and decrease the level of physicalactivity, which has already been linked to poor survival rates The current review summarizesharmful effects of limited physical activity on mental and physical health due to socialdistancing and quarantine and highlights the effects of simple physical activity regimescounteracting these detrimental effects.Keyword : COVID-19, Physical activity, Home exercise program