Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

KONSITENSI SISTEM MERIT PADA PEMILIHAN JABATAN TINGGI PRATAMA DI PEMERINTAH PROVINSI JAMBI Lega, Michael; Beriansyah, Alva; Maulana, Rio Yusri
Publicio: Jurnal Ilmiah Politik, Kebijakan dan Sosial Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Publicio
Publisher : Universitas Panca Marga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.749 KB) | DOI: 10.51747/publicio.v4i1.888

Abstract

Pelaksanaan agenda reformasi birokrasi dalam manajemen dan tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan sistem merit yang telah ditetapkan dan diatur secara tegas dalam UU No.5 Tahun 2015. Sistem merit mengatur tentang pengangkatan, mutasi, promosi, penggajian, reward dan pengembangan karir pegawai dilakukan berdasarkan penilaian kualifikasi kompetensi dan kinerja pegawai. Sistem merit yang diterapkan dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di Pemerintah Propinsi Jambi tahun 2019 untuk melakukan mutasi enam pejabat tinggi pratama mengalami polemic hingga adanya pengaduan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terhadap Gubernur Jambi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif untuk menjelaskan hasil temuan penelitian penerapan sistem merit di pejabat tinggi pratama di Pemerintahan Propinsi jambi. Hasil penelitian menunjukan adanya terindikasi pelanggaran dalam penerapan sistem merit terutama berkaitan dengan penetapan hasil seleksi terbuka hingga terjadi pengaduan ke KASN, adanya tumpang tindih kewenangan antara tim seleksi, Kepala Daerah dengan KASN,serta adanya ketidak sepemahaman antara institusi pengelola kepegawaian dan pejabat-pejabat yang telah menduduki jabatan, terkait penafsiran proses jobfit, mekanisme seleksi terbuka, dengan dengan keberlangsungan jenjang karir sebagai bagian dari sistem merit.
THE EVALUATION OF THE COAL TRANSPORTATION GOVERNANCE POLICIES IN JAMBI PROVINCE Alva Beriansyah; Arfa'i; Hatta Abdi Muhammad
Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Vol. 9 No. 1 (2024): General Issues
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpi.v9i1.3332

Abstract

This research is aimed at evaluating the policies issued by the Jambi Provincial Government in order to organize coal transportation. Since 2012, the Jambi Provincial Government has issued a series of policies aimed at regulating coal transportation so that its negative impacts, particularly related to congestion and road damage, can be overcome. Using William N. Dunn's policy evaluation concept which consists of six indicators, namely: effectiveness, efficiency, alignment, adequacy, responsiveness and accuracy. This research uses a combined qualitative and quantitative approach by interviewing the Department of Transportation and the Department of Energy and Mineral Resources of Jambi Province, the Directorate of Traffic and Traffic of the Jambi Regional Police, the community and public policy observers as data sources. Data were analyzed using qualitative data analysis consisting of data reduction, data presentation, data analysis and conclusions. The research results reveal that there are three indicators that are of particular note to the Jambi Provincial Government regarding the handling of coal transportation in Jambi. First, the Jambi Provincial Government's policies have not been effective in overcoming the negative problem of coal transportation because long traffic jams and road damage often occur. Second, with the limited authority it has, the Jambi Provincial Government is quite efficient in overcoming coal transportation problems through a series of policies from 2012-2022. Third, the Jambi Provincial Government's policies are not appropriate to overcome the problem, because what is needed is the construction of a special coal road or using the Batanghari River. 
Baby Shaming as a Cyberbullying Phenomenon Against Babies Through Social Media Mariatul Qibtiyah; Alva Beriansyah; Irmawati Sagala
Buana Gender: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/bg.v9i2.7537

Abstract

The phenomenon of baby shaming is common in our society. Baby Shaming is a form of bullying aimed at babies and toddlers. Although the impression of baby shaming only means joking and small talk, in fact baby shaming is a form of verbal violence that comes from words and comments on social media and is included as cyberbullying because it can offend and even hurt the parents of the baby or toddler who is the victim of baby shaming. Using the netnography research method in an online qualitative approach, this article looks at the phenomenon of baby shaming that occurs on the Instagram accounts of Indonesian artists, namely Tasya Kamila and Shandy Aulia. These two artists who have babies/toddlers experience cyberbullying in the form of baby shaming by netizens. Cyberbullying in the form of baby shaming occurs because society has ideal standards that are seen from body parts such as body size (too thin, fat, short, tall), limb shape (stomach, chest, teeth), skin color (black, white), to hair (thin, curly, bald, infertile).  Baby shaming in the form of cyberbullying that occurs through social media can be categorized as a criminal offense that has been regulated in Law Number 19 of 2016 concerning Electronic Information and Transactions (ITE Law). This baby shaming will have an impact, especially for the baby's mother both psychologically and socially. There are several things that can be done if you experience this baby shaming, namely not blaming yourself, focusing on child development, and also closing social media accounts and also being ignorant. Whether the comments are in person or through the media, baby shaming can still be categorized as bullying so the culture of small talk that leads to baby shaming must be stopped. Keywords: Baby Shaming; Cyberbullying; Social Media
Strategi Politik Pemenangan Kepala Desa Perempuan Di Desa Sibabat Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2021 Fajar Alan Syahrier; Alva Beriansyah
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v2i1.620

Abstract

Pemilihan kepala desa memiliki peran penting dalam membentuk pemerintahan lokal yang representatif dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami strategi politik yang digunakan oleh calon kepala desa perempuan dalam meraih kemenangan di Desa Sibabat, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, pada tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi oleh calon kepala desa perempuan dalam kompetisi politik desa. Strategi politik yang digunakan melibatkan pengelolaan citra, penguatan jejaring politik, pendekatan partisipatif, dan penekanan pada isu-isu pembangunan lokal yang penting bagi masyarakat Desa Sibabat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon kepala desa perempuan berhasil mengatasi stereotip gender dan meraih dukungan melalui pendekatan yang inklusif dan partisipatif. Penggunaan marketing politik dan kampanye langsung di tingkat desa menjadi alat efektif untuk meningkatkan visibilitas dan interaksi dengan pemilih. Selain itu, penekanan pada program pembangunan yang bersifat inklusif dan berkelanjutan memberikan dampak positif dalam memenangkan hati pemilih. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang strategi politik yang efektif bagi calon kepala desa perempuan, yang dapat menjadi inspirasi untuk pengembangan strategi politik serupa di tingkat lokal lainnya. Selain itu, penelitian ini juga menyumbangkan pemahaman lebih lanjut tentang peran perempuan dalam memperkuat demokrasi lokal dalam kontestasi politik.
Kebijakan Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan dimasa Pandemi Covid–19 dalam Rangka Mewujudkan Good Governance di Kota Jambi Hapsa, Hapsa; Beriansyah, Alva
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i2.27043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan inovasi pelayanan publik pada DinasKependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jambi. Kebijakan inovasi pelayanan administrasikependudukan pada aspek pelayanan publik, inovasi pelayanan, dokumen kependudukandan output pelayanan bagi masyarakat. Era digitalisasi telah dilakukan penyesuaian dalampenyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat dengan kebutuhan era serba teknologisebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Online ( dalamjaringan) program ini diperkuat dengan mewabahnya covid-19 yang membatasi mobilitasmasyarakat. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Keabsahan data diperolehsetelah pengambilan data primer dan data sekunder secara sistematis dari informanmelalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode studi kasus dananalisis data kualitatif induktif untuk menarik kesimpulan yang kredibel Penerapankebijakan inovasi pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jambikhususnya di mas Pandemi covid-19 menunjukkan sudah melakukan beberapa Inovasipelayanan dalam tiga aspek yaitu inovasi layanan, system pelayanan dan proses pelayananpublik, akan tetapi kualitas pelayanan belum sepenuhnya menujukan pelayanan primayang merupakan bagian dari good governance seutuhnya baik pada percepatan prosesdokumen kependudukan , pelayanan yang efisien dan efektif, perlakuan birokrasi dalammewujudkan kinerja pemerintahan yang profesional, produktif, inovatif danakuntabel,terlihat bahwa dinas masih berada pada tahapan transisi dan penyesuain dalamterwujud layanan kepada masyarakat layanan yang mudah, cepat, efektif, dan gratis dalammemperoleh dokumen kependudukan untuk keperluan administrasi lainnya dalammewujudkan tata pemerintahan yang baik, terlihat dari inovasi yang sudah dilakukanberupa penataan dan penempatan SDM, keterlibatan dan kolaborasi bersama pihak ketiga(swasta) Lippo Mall dalam penempatan mesin ADM, pelayanan melalui WhatsAp, danaplikasi SiPaduko.
Pendampingan Pembentukan Peraturan Desa Tentang Desa Wisata Di Desa Teluk Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Michael Lega; Arfa’i Arfa’i; Alva Beriansyah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1186

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Prodi Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi di Desa Teluk, Kecamatan Pamayung, Kabupaten Batang Hari, bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penyusunan Peraturan Desa (Perdes) serta mendukung pengembangan pariwisata berbasis ekowisata. Kegiatan ini meliputi diskusi dengan aparatur desa, Forum Grup Diskusi (FGD), dan pendampingan teknis penyusunan Perdes tentang pariwisata. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap mekanisme penyusunan regulasi desa dan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan pembangunan. Masyarakat dan pemerintah desa sepakat mengembangkan pariwisata berbasis kekayaan alam dan budaya lokal dengan konsep ekowisata yang ramah lingkungan. Pendampingan ini menghasilkan draft Perdes sebagai landasan hukum yang dapat digunakan untuk implementasi kebijakan pariwisata desa. Evaluasi program menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan desa dan mendorong pembangunan pariwisata yang berkelanjutan. Implikasi teoritis dari program ini memperkuat konsep community-based governance dalam tata kelola desa, sementara implikasi praktisnya menawarkan model penguatan regulasi desa yang dapat direplikasi di wilayah lain. Studi ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan efektivitas dan implementasi kebijakan pariwisata desa secara optimal.
Pengabdian Masyarakat Berbasis Edukasi Prinsip 3R di SDN 13 Desa Simbur Naik Kabupaten Tanjung Jabung Timur Alan Syahrier, Fajar; Fatriani, Riri Maria; Beriansyah, Alva; Rohayati, Wahyu; Hapsa; Bela, Dinda Rosanti Salsa; Suminah; Jusmail
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1861

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan, praktik baik dan berdampak pada perubahan perilaku masyarakat. Kurangnya kesadaran dan perilaku ramah lingkungan sejak usia dini berpotensi memperburuk kondisi lingkungan dimasa mendatang. Salah satu pendekatan strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan Adalah melalui edukasi berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 13 Desa Simbur Naik. Rendahnya integrasi edukasi lingkungan dalam kegiatan pembelajaran, mindset tentang lingkungan bersih, serta terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan sampah yang sistematis di sekolah menjadi faktor penting dalam membentuk ketidakpedulian siswa terhadap lingkungannya. Adapun metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama, sosialisasi dan edukasi kepada siswa, guru, dan warga sekolah mengenai pentingnya penguatan karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis 3R. Tahap kedua, mengadopsi praktik baik dengan memilah sampah organik dan non organik. Tahap ketiga pendampingan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna maupun nilai estetika. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk ekosistem sekolah yang mendukung terinternalisasinya nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dalam perilaku sehari-hari seluruh warga sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang mampu mengidentifikasi jenis sampah dengan benar, serta meningkatnya keterlibatan siswa dalam praktik pemilahan sampah. Selain itu, sekolah mulai menerapkan penggunaan tempat sampah terpilah dan mendukung kegiatan kreatif berbahan limbah. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk ekosistem sekolah yang lebih peduli lingkungan serta menjadi model bagi sekolah lain di wilayah tersebut.
Public Perception of the Performance of SAMSAT Jambi City: SEM-PLS Analysis on the Quality of Motor Vehicle Tax Services Based on SERVQUAL Aditia, M. Reyhan; Sutan, Arrisy Jorgi; Beriansyah, Alva; Hapsa
Journal of Public Administration and Government Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/pq5kwx53

Abstract

Public services are a real reflection of the quality of governance which plays a role as the main indicator of the country's success in fulfilling the basic rights of its citizens. In the context of regional autonomy, improving the quality of public services is a strategic aspect to strengthen the legitimacy of the government and build public trust in public institutions . This study aims to analyze public perception of the quality of Motor Vehicle Tax payment services at SAMSAT Jambi City using the SERVQUAL model which includes five main dimensions, namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance and empathy. The research method uses a quantitative approach with the Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis technique based on questionnaire data from taxpayers who have paid motor vehicle taxes. The results of the study show that all dimensions of SERVQUAL are proven to be valid and reliable and have a positive and significant influence on the quality of public services. These findings confirm that the reliability, responsiveness, assurance, and empathy of officers are the dominant factors that shape the public's positive perception of the performance of motor vehicle tax payment services at SAMSAT Jambi City. Empirically, this study concludes that improving the quality of public services needs to be directed at strengthening the professionalism of servant workers, developing empathy and interpersonal communication, and optimizing service facilities that support the creation of responsive, effective, and community satisfied public services.
Peran Dinas Perhubungan dalam Pengawasan Retribusi Parkir dan Mengurangi Parkir Liar di Kota Jambi Pratama, Sela Erinda; Lega, Michael; Sazeta, Mirza; Beriansyah, Alva
Jurnal Siber Multi Disiplin Vol. 3 No. 4 (2026): Jurnal Siber Multi Disiplin (Januari - Maret 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jsmd.v3i4.592

Abstract

Fenomena parkir liar di Kota Jambi telah menjadi permasalahan kompleks yang memerlukan penanganan serius dari pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Dinas Perhubungan dalam mengawasi retribusi parkir dan mengurangi praktik parkir liar di Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Kepala Seksi Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Jambi, juru parkir resmi, dan masyarakat pengguna layanan parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan telah melakukan berbagai upaya strategis dalam mengawasi retribusi parkir dan memberantas parkir liar melalui pembentukan tim terpadu, peningkatan pengawasan lapangan, pemberian sanksi tegas, dan sosialisasi kepada masyarakat. Namun, implementasi kebijakan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya kesadaran masyarakat, dan masih adanya celah regulasi yang dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pengawasan retribusi parkir dan pemberantasan parkir liar memerlukan sinergi yang kuat antara Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kepolisian, dan partisipasi aktif masyarakat.
INSTAGRAM AND POLITICAL LITERACY GENERATION Z Alva Beriansyah; Mariatul Qibtiyah
Bhineka Tunggal Ika Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKN
Publisher : Universitas Sriwijaya in Collaboration with AP3Kni (Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia/Indonesia Association Profession of Pancasila and Civic Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era digital saat ini ditandai dengan hadirnya media sosial sebagai alat komunikasi dan informasi yang efektif digunakan oleh masyarakat khususnya generasi Z atau gen z sebagai generasi yang lahir dari era digital ini. Salah satu ciri gen z adalah kedekatannya dengan penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari, bahkan media sosial menjadi referensi dan literasi bagi gen z ini. Keaktifan Gen Z dalam mengakses media sosial juga mempengaruhi partisipasi politik mereka karena Gen Z termasuk dalam kategori pemula dalam partisipasi politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan analisis literasi politik, diharapkan generasi z dapat memiliki pengetahuan politik yang baik yang juga secara signifikan lebih terlibat dalam kegiatan politik, baik konvensional maupun nonkonvensional, seperti mengikuti pemilihan umum, melakukan diskusi politik, melakukan protes, petisi, memboikot bahkan menyampaikan pendapatnya melalui media. Jelang pemilu 2024 mendatang, gen z diharapkan bisa ikut serta memberikan hak politiknya. Literasi politik yang dapat dibangun saat ini terhadap Gen Z yang bersifat instan adalah dengan memanfaatkan media sosial khususnya Instagram sebagai platform media sosial yang banyak digunakan oleh Gen Z untuk mengakses informasi, termasuk informasi tentang isu-isu sosial dan politik sehingga bahwa Gen Z diharapkan memiliki sikap kritis terhadap politik. The development of the current digital era is marked by the presence of social media as an effective communication and information tool used by the public, especially generation Z or gen z as the generation born from this digital era. One of the characteristics of gen z is its proximity to the use of social media in everyday life, even social media has become a reference and literacy for this gene z. Gen z 's activeness in accessing social media also influences their political participation because gen z is included in the beginner category in political participation. This study uses a descriptive qualitative research method. By using political literacy analysis, it is hoped that gen z can have good political knowledge which will also be significantly more involved in political activities, both conventional and non-conventional, such as participating in general elections, conducting political discussions, conducting protests, petitions, boycotts and even expressing their opinions through the media. Ahead of the upcoming 2024 election, gen z is expected to be able to participate in granting their political rights. Political literacy that can be built at this time against Gen Z which has an instant character is by utilizing social media, especially Instagram as a social media platform that is widely used by Gen Z, to access information, including information about social and political issues so that Gen Z is expected to have critical attitude towards politics.