Meningkatnya minat untuk digitalisasi mendorong bertambahnya penggunaan penyimpanan identitas pasien dan rekam medis oleh penyedia layanan kesehatan. Dengan menerapkan konsep desentralisasi dan distribusi data, blockchain memberikan solusi untuk melindungi informasi kesehatan yang sangat sensitif dari risiko serangan siber dan manipulasi data yang sangat marak sekali terjadi. Selain itu, blockchain juga memiliki kunci dalam otentikasi identitas pasien serta menciptakan pelacakan riwayat medis yang aman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka untuk menggali literatur-literatur dari berbagai jurnal dan artikel terkait peran teknologi blockchain dalam meningkatkan keamanan dan privasi data sistem informasi kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang dampak positif dan potensi tantangan dalam mengimplementasikan teknologi blockchain untuk keamanan data sistem informasi kesehatan. Teknologi blockchain dapat membantu mengurangi terjadinya kehilangan atau kecurangan data, mengurangi biaya inventasi rumah sakit, serta dapat mengintegrasikan sistema yang berbeda dengan cepat.