Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strategi Guru dalam Meningkatkan Kosa Kata Siswa Tunarungu Tingkat TK di SLB Pangudi Luhur Mursita, Rohmah Ageng; Winarsih, Murni; Bintoro, Totok; Maulana, Bintang Azzahra; Khatulisty, Chantika Bunga Chynta
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan penguasaan kosakata pada anak tunarungu melalui penerapan metode Maternal reflektif (MMR) di SLB Pangudi Luhur, Bekasi.  Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan memanfaatkan teknik studi kasus, di samping metode pengumpulan data antara lain observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian.  Subjek penelitian adalah dua mahasiswa TKLB tunarungu yang berkonsentrasi pada penerapan strategi pembelajaran berbasis MMR.  Reflektif Ibu metode utama strategi ini adalah perdati (hati ke hati-percakapan untuk mengatur emosional konteks), penentuan titik awal (mendapatkan tema dari anak pengalaman kehidupan nyata), visualisasi dan penguatan (menggunakan beton media), penyimpanan (menyimpan kosa kata melalui tulisan dan pengulangan), percami (ideovisual membaca untuk memahami struktur kalimat), dan refleksi dan evaluasi.  Strategi-strategi ini digunakan secara terencana dan konsisten dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Hasilnya menunjukkan bahwa menggunakan strategi MMR meningkatkan pemahaman kosakata dalam konteks serta volume perolehan kosakata.   Siswa tunarungu menunjukkan peningkatan dalam kemampuan mereka untuk menyusun kalimat, memahami pertanyaan, dan menghubungkan kosakata dengan pengalaman pribadi mereka. Pemrosesan mental dan pemahaman bahasa anak tunarungu telah terbukti meningkat dengan penggunaan strategi pembelajaran ini, yang meliputi refleksi, komunikasi, dan alat bantu visual. Dengan demikian, strategi dalam metode Maternal Reflektif sangat efektif dalam meningkatkan penguasaan dan pemahaman kosakata anak tunarungu usia dini, karena mengintegrasikan pendekatan emosional, visual, dan linguistik dalam konteks kehidupan anak.
Pelatihan Penguatan Peran Ibu dalam Stimulasi Perkembangan Anak Mursita, Rohmah Ageng; Yuniarti, Puji; Asshidiqy, Ahmad Rifqy; Az-Zahra, Khaila Rizki; Puspita, Andhini Swarna Dyah
Abdimas Mandalika Vol 5, No 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i1.35239

Abstract

Abstract:  Mothers in Medalsari Village, Pangkalan Subdistrict, Karawang Regency, received training to enhance their roles in promoting the development of their children. This was carried out due to the fact that many mothers lacked sufficient knowledge about balanced nutrition, positive parenting, and early childhood development stimulation. Helping moms better understand and apply cognitive, motor, social, and emotional stimulation in their everyday caregiving was the program's main objective. Planning, executing, assessing, and creating future plans were all part of the participatory approach. A small display of mothers' work, theoretical sessions, and practical stimulation practice using both simple and digital media were all part of the three-day implementation. We assessed using discussion boards, watching practice, and pre- and post-tests. According to the training results, mothers' parenting styles shifted from traditional to evidence-based, and their knowledge increased by roughly 30%. To ensure the program's sustainability, a few mothers were also selected to serve as posyandu (integrated health post) cadres. After that, they were included in the monthly posyandu events. This training demonstrates how community-based initiatives can support mothers in their efforts to become better educators and achieve SDGs 4 (Quality Education) and 3 (Good Health and Well-Being).Abstrak: Para ibu di Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang, mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan peran mereka dalam mendorong perkembangan anak-anak mereka.  Hal ini dilakukan karena banyak ibu yang kurang memiliki pengetahuan yang memadai tentang gizi seimbang, pola asuh yang positif, dan stimulasi perkembangan anak usia dini.  Membantu para ibu lebih memahami dan menerapkan stimulasi kognitif, motorik, sosial, dan emosional dalam pengasuhan sehari-hari mereka adalah tujuan utama program ini.  Merencanakan, melaksanakan, menilai, dan membuat rencana masa depan semuanya merupakan bagian dari pendekatan partisipatif.  Pameran kecil karya ibu, sesi teori, dan praktik stimulasi praktis menggunakan media sederhana dan digital merupakan bagian dari pelaksanaan selama tiga hari.  Kami menilai menggunakan papan diskusi, latihan menonton, dan tes sebelum dan sesudah.  Menurut hasil pelatihan, gaya pengasuhan ibu berubah dari tradisional menjadi berbasis bukti, dan pengetahuan mereka meningkat sekitar 30%.  Untuk memastikan keberlanjutan program, beberapa ibu juga terpilih menjadi kader posyandu (pos kesehatan terpadu).  Setelah itu, mereka diikutsertakan dalam acara posyandu bulanan.  Pelatihan ini menunjukkan bagaimana inisiatif berbasis komunitas dapat mendukung para ibu dalam upaya mereka untuk menjadi pendidik yang lebih baik dan mencapai SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik).
RESPON TUNARUNGU TERHADAP PENGGUNAAN SISTEM BAHASA ISYARAT INDONESA (SIBI) DAN BAHASA ISYARAT INDONESIA (BISINDO) DALAM KOMUNIKASI Mursita, Rohmah Ageng
INKLUSI Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.85 KB) | DOI: 10.14421/ijds.2202

Abstract

This study aims to examine and find out the information about deaf response towards the use of Indonesian signal language (BISINDO) and Indonesian Signal Language System (SIBI) on communication. Research method being implemented was quantitative approach in which supported by qualitative data. Subject on this study was 100 respondents of adult and teenagers with hearing impairments (aged 16­50) who live in Indonesia especially at Java and Bali. Data collection technique on this study was questionnaire and interview. Based on data analysis seen from answer categorization of 100 respondents with hearing impairment, less of them are supporting SIBI on communication because of its concept cause difficulties for communicating. Whereas, most of them supporting the use of BISINDO on communication. Thus, it could be concluded that through the questionnaire result and interview of 100 respondent with hearing impairment on teenagers and adult categorization (aged 16­59) in various places, its proven that 91% majority of deaf are using BISINDO for communicate with others.
Exploring the Role of Elementary School Teachers as Counselors: Perceptions, Practices, and Challenges in Student Support Ahmad Rifqy Asshidiqy; Rohmah Ageng Mursita; Puji Yuniarti; Siti Ayu Jahrotun Nisa Annur; Rossa Nurmalinda
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i03.8826

Abstract

The purpose of this study is to delve into the changing role of elementary school teachers as counselors, examining attitudes, practices, and barriers to providing emotional and mental health support. This study, conducted at Medalsari Elementary School in the Karawang Regency, West Java, also emphasizes the need for teachers’ involvement in cultivating and sustaining students’ social-emotional health, particularly in rural areas where mental health professionals are scarce. The qualitative methodology of the study employs surveys and open-ended questions, which enable the exploration of teachers' understanding of counselling, the practices they utilise, and the barriers they face. Teachers know they have two jobs and one is critical, being a counselor as well as an educator, but it’s hard to do both because there isn’t enough time, training, or resources. Despite these challenges, teachers implement techniques  such as speaking directly to students, practicing mindfulness, and approaching parents. The study highlights the need for enhanced professional development and organisational support to adequately integrate counselling into teachers' roles. Keywords: elementary school teachers, counseling, social-emotional support, rural education, teacher training  
Strategies for Enhancing the Pedagogical Competence of Special Education Teacher Candidates in Early Reading Instruction for Hearing-Impaired Students Mursita, Rohmah Ageng; Winarsih, Murni; Bintoro, Totok; Manar, Mayasari; Alamsyah, Rafli
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 17, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v17i2.38107

Abstract

The acquisition of foundational literacy skills presents a critical challenge for students with hearing impairments, a difficulty often exacerbated by teacher preparation programs that neglect the specialized training necessary for practical competency. This study aims to bridge this pedagogical gap by exploring and validating specialized instructional strategies designed to strengthen the competence of prospective special education teachers in delivering effective early literacy instruction. Utilizing a qualitative descriptive design, the investigation involved six prospective teachers from Universitas Negeri Jakarta and ten hearing-impaired students. Data triangulation was employed through systematic classroom observations, semi-structured interviews, literacy assessments, and the analysis of teaching artifacts. Findings reveal substantial advancements in both educator competence and student outcomes; specifically, teacher candidates demonstrated a 60% increase in teaching confidence and a notable 140% improvement in applying Total Communication and Reflective Maternal Methods (RMM). These pedagogical shifts correlated with significant student achievements, evidenced by a 100% to 200% increase in vocabulary acquisition, alongside enhanced alphabetic recognition and decoding skills. The novelty of this research lies in identifying the vital correlation between emotional scaffolding via RMM and lexical expansion, positioning emotional connection as a critical psychological dimension in special education pedagogy. Additionally, it contributes a validated multimodal framework integrating visual phonics and sound-rhythm perception to bridge auditory gaps. Directly supporting Sustainable Development Goal (SDG) 4, this study addresses the identified pedagogical deficit by demonstrating that integrating evidence-based, multimodal methodologies into teacher preparation significantly enhances instructional quality. Consequently, it advocates for curriculum reforms to ensure equitable, quality education for students with hearing impairments.