Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Penambahan Katalis Feldspar 10 % dan 20 % dalam Proses Waktu Peleburan Limbah Kaca Prasetyo, Danang Bagus; Nadliroh, Kuni; Rohman, Fatkur
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.174

Abstract

Kaca merupakan salah satu benda yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Gelas, piring, lampu, dan jendela sekitar anda. Hampir sebagian besar benda-benda tersebut terbuat dari kaca. Adanya limbah kaca yang ditemukan dalam bentuk pecahan botol kaca, piring kaca, gelas kaca, pecahan kaca lembaran, dan sebagainya. Adanya Pengolahan limbah dapat dijadikan referensi untuk membantu pemerintah dalam mengurangi limbah kaca yang kurang diperhatikan. Feldspar merupakan sumber A12O3, yang merupakan bahan yang murni untuk bahan campuran peleburan kaca industri. Dalam proses pengolahan kaca dibutuhkan suhu yang sanggat tinggi yaitu sekitar 1200oC. Suhu yang sangat tinggi tersebut menjadikan proses pelelehan kaca jadi cukup sulit. Salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan mempercepat waktu pelelehan pada proses peleburan kaca. Cara yang bisa digunakan untuk mempercepat waktu pelelehan adalah dengan menggunakan bahan tambahan feldspar. Maka tujuan penelitian ini guna mengetahui kecepatan waktu proses pelelehan limbah kaca menggunakan prosentase feldspar 10% dan 20%. Secara biologis kaca tidak dapat diuraikan oleh tanah. Namun kaca bisa diolah kembali melalui proses pelelehan tapi membutuhkan waktu yang sangat lama, sehingga penambahan feldspar membantu peleburan dengan sangat baik.
Analisa Pengaruh Ketebalan Beton Terhadap Kemampuan Menahan Api Secara Langsung Majid, Achmad Dhohirul; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.188

Abstract

Beton merupakan material bangunan yang memiliki tahan terhadap api dan mudah dipadatkan atau dibuat, selain itu beton juga dapat memenuhi kebutuhan baik segi kekuatan maupun dari segi dimensi panjang bentang yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya tahan bahan yang ada pada beton dari ketebalan 5cm dan 10 cm yang akan dijadikan tungku peleburan limbah kaca, dengan cara memaparkan panas api dengan suhu tinggi terhadap beton tersebut. Metode penelitian ini yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada beton dengan ketebalan 5 cm dan 10cm. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk tabel. Pada penelitian ini dimenggunakan alat blower keong untuk memaparkan panas api kebahan yang akan diteliti ya itu beton, dan utuk pengukuran suhunya yang digunakan adalah termometer, kemudian dilakukan hasil mengontrol suhu dari pembakaran bahan di bagian luar bahan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan daya tahan bahan beton dari ketebalan 5 cm dan 10cm, dengan melihat dari hasil penelitian dalam bentuk tabel.
Analisa Perbandingan Penggunaan Biosolar, Minyak Jelantah, dan Oli Bekas terhadap Kecepatan Peningkatan Suhu Api Puspitasari, Karisma; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.190

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan penggunaan bahan bakar dan manakah yang paling optimal antara biosolar, minyak jelantah, dan oli bekas terhadap kecepatan peningkatan suhu api. Metode penelitian ini yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada bahan bakar solar, minyak jelantah atau jelantah, dan oli bekas. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk tabel. Pada pengujian ini digunakan alat blower keong untuk memaparkan panas api kebahan yang akan diteliti, dan untuk pengukuran suhunya menggunakan termokopel, kemudian dilakukan hasil pengecekan suhu dari pembakaran bahan luar. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan kecepatan peningkatan suhu api yakni di peroleh hasil rerata bahan bakar minyak jelantah adalah 6.399.444 jadi lebih cepat meningkat suhunya dari pada oli bekas yang hasilnya 6.120.556 dan solar yang hasilnya 3.130.556. Dan selisih volume konsumsi ketiga bahan bakar tersebut bahan bakar minyak jelantah lebih boros yakni menghabiskan 4.515 ml selama 30 menit dibandingkan solar sebanyak 3.830 ml dan oli sebanyak 3.430 ml
Pengaruh Penambahan Katalis Feldspar 5 % Terhadap Kecepatan Leleh Limbah Kaca Yani, Akhmad; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.192

Abstract

Kaca merupakan salah satu produk dari industri yang banyak dimanfaatkan sebagian orang untuk pembuatan perabotan rumah tangga, kaca rumah, industri mobil dan untuk keperluan sehari-hari. Dari hasil pengamatan dari 26 kota besar di Indonesia dapat menghasilkan 38.5 juta ton pertahunnya. Dari jumlah tersebut 0.7 juta ton sampah merupakan sampah kaca. Dari data tersebut diketahui bahwa pemanfaatan limbah kaca di Indonesia belum maksimal dilakukan, karena selama ini limbah kaca hanya digunakan sebagai bahan baku kerajinan tangan saja, tanpa diolah menjadi produk lainnya. Bahan yang terkandung dalam limbah kaca sendiri dipandang strategis dan memiliki potensi karena didominasi oleh bahan penyusunnya yaitu silica dengan komposisi lebih dari 60% serta memiliki sifat unggul berupa titik lebur yang tinggi.. Untuk itu perlu dilakukan pengolahan limbah agar lingkungan sekitarrnya tidak tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh kecepatan leleh kaca pada saat peleburan dan mengetahui kecepatan titik didih dalam kaca disaat ditambahi katalis feldspar. Bahan dasar dari peleburan limbah kaca menggunakan kaca tembus pandang dan katalis feldspar yang digunakan untuk bahan campuran pada saat peleburan limbah kaca berlangsung. Hasil dari penelitian ini adalah. peleburan limbah kaca yang menggunakan campuran katalis dapat meleleh sempurna dengan suhu 1248°C dalam waktu 20:08 detik. Sedangkan kaca yang dilebur tanpa katalis dapat meleleh sempurna pada suhu 1216°C dalam waktu 19:02 detik, sehingga dapat disimpulkan bahwa peleburan kaca dengan menggunakan katalis lebih maksimal dibandingkan tanpa katalis.
Rancang Bangun Alat Pelebur Limbah Kaca dengan Kapasitas 5 Liter Harianto, Wahyuda; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.193

Abstract

Permasalahan sampah kaca tidak terlepas dari permasalahan sampah secara keseluruhan. Karena kaca banyak digunakan industri atau perusahaan dalam pembuatan kebutuhan rumah seperti jendela dan hiasan manik- manaik lainnya, maka dari itu sampah kaca juga bertambah jumlahnya. Permasalahan tersebut meliputi aspek teknisoperasional, hukum, pendanaan, sosial, dan institusi atau manajemen. Contoh paling populer dari permasalahan tersebut antara lain semakin sulitnya mencari lahan untuk tempat pembuangan akhir (TPA) di daerah perkotaan dan mahalnya biaya transportasi sampah. Berdasarkan uraian di atas, penulis akan melakukan daur ulang limbah kaca menjadi manik – manik kaca dengan alat Rancang bangun alat pelebur limbah kaca dengan kapasitas 5 liter. Cara kerja alat pelebur limbah kaca kapasitas 5 liter ini menggunakan bahan bakar gas LPG 12 kg dan mennggunakan 2 kompor dengan pembakaran 1200o C dengan waktu 15 jam hingga kaca sampai mencair. Berdasarkan hasil perancangan yang telah di lakukan, alat pelebur limbah kaca kapasitas 5 liter. Spesifikasi alat sebagai berikut: kerangka mesin tinggi 71 cm, panjang 66 cm dan lebar 43 cm, dengan tungku dalam tinggi 250 mm, diameter 60 cm dan tungku luar tinggi 430 mm, diameter 940 mm, dengan ketebalan tungku 5 cm.
Pengaruh Ketebalan Keramik Alumina Terhadap Kemampuan Menahan Panas Secara Langsung Hariadi, Wahyudi; Rohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.194

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya tahan bahan yang ada pada keramik alumina dari ketebalan 2 dan 3cm dengan cara memaparkan panas api dengan suhu tinggi terhadap keramik alumina tersebut. Metode penelitian ini yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada keramik alumina dengan ketebalan 2 dan 3 cm. Data hasil penelitian dianalisis dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk tabel. Pada pengujian ini digunakan alat blower keong untuk memaparkan panas api kebahan yang akan diteliti, dan untuk pengukuran suhunya menggunakan termometer, kemudian dilakukan hasil pengecekan suhu dari pembakaran bahan luar, dalam dan pembakaran tungku. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan
Pengaruh Perbedaan Ketebalan Semen Alumina 4 cm dan 5 cm Terhadap Kemampuan Menahan Panas Anwar, Ariful; Rhohman, Fatkur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 4 No. 1 (2020): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-IV Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v4i1.195

Abstract

Refraktori adalah bahan anorganik non-logam yang sulit untuk meleleh pada temperatur tinggi. Material yang digunakan adalah material yang dapat mempertahankan sifat-sifatnya, yang berguna dalam kondisi temperatur tinggi dan kontak dengan bahan-bahan yang korosif. Salah satu bahan refraktori adalah semen alumina. Semen alumina berbentuk serbuk, berwarna abu-abu, tidak berbau, titik lebur 1440oC, Gravitasi spesifik 2,93 - 3,3, Tidak larut dalam air, Kerapatan 1120 g/dm3 pada 20 oC, merupakan jenis produk bangunan/kontruksi. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pengaruh ketebalan semen alumina 4 cm dan 5 cm terhadap kemampuan menahan suhu panas. Manfaat yang bisa diperoleh, jika ternyata ketebalan 4 cm dan 5 cm tidak berpengaruh signifikan, maka ketebalan 4 cm cukup untuk digunakan sebagai tungku refraktori, mengingat biaya juga menjadi pertimbangan dalam membuat tungku. metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental. analisa data menggunakan Uji-T, namun terlebih dahulu data harus dilakukan uji prasyarat, yaitu Uji normalitas dan Uji Homogenitas. Hasilnya diketahui bahwa keramik alumina dengan ketebalan 5 cm yang diuji coba menggunakan paparan panas api secara langsung mampu menahan panas lebih baik dari keramik dengan ketebalan 4 cm.
The Effect Of Sound Wave In Frequency 3000 Hz-4000hz To Leaves Of Rice Plant Logawa Variety Nadliroh, Kuni; Munawi, Hisbulloh Ahlis
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 2 No. 1 (2018): PROSIDING SEMNAS INOTEK Ke-II Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v2i1.465

Abstract

Padi merupakan salah satu jenis tanaman pangan, dimana padi dapat tumbuh subur di indonesia. seiring dengan bertambahnya kebutuhan pangan maka petani memberikan nutrisi tambahan untuk tanaman padi sehingga menghasilkan kuantitas padi yang sesuai dengan kebutuhan penduduk indonesia. nutrisi yang diberikan penduduk indonesia mayoritas adalah berupa pupuk kimia yang bisa menurunkan bahkan merusak kesuburan tanah, oleh karena itu perlu adanya teknologi yang bisa memperdayakan lingkungan alam sebagai media penstimulus pertumbuhan tanaman, dalam hal ini dilakukan penelitian terhadap pengaruh gelombang bunyi terhadap diameter tanaman padi varietas logawa, karena varietas logawa ini merupakan varietas yang banyak ditanaman di indonesia karena bisa menghasilkan bulir padi yang banyak dan lebih tahan hama dibandingkan varietas yang lain. Diharapkan penelitian ini bisa menggantikan atau meminimalkan penggunaan pupuk kimia sebagai usaha intensifikasi pertanian dan usaha green technology.
Perancangan Mesin Pencuci Pisang Semi Otomatis Dengan Kapasitas 120 Kg/Jam Irawan, Andri Putra; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1112

Abstract

Produksi keripik pisang bisa menjadi salah satu alternatif pemanfaatan hasil tani yang dapat meningkatkan nilai jula pisang, proses pencucian pisang di industri keripik pisang yang adadi Desa Papar Kediri masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama. Beberapa studi terdahulu yang terkait dengan alat pencuci pisang yang pernah ada masih mahal, untuk itu perlu desain ulang agar mesin pencuci pisang supaya lebih ekonomis. Dari pemaparan diatas maka penulisan peneliti bertujuan untuk merancang bangun model pencuci pisang semi otomatis dengan kapasitas 120kg/jam dengan menggunakan motor listrik dimana pisang dimasukkan di dalam tabung, tabung yang berputar sambil dialiri air yang bersih, setelah pisang bersih tutup pada ujung tabung dibuka, dan pisang jatuh ke wadah sudah keadaan bersih yang siap untuk diiris
Perancangan Sistem Tungku Pelebur Kaca Dengan Kapasitas 5 Kg Rahmat, Moh Ficky Nur; Nadliroh, Kuni
Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi) Vol. 5 No. 3 (2021): Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/inotek.v5i3.1114

Abstract

tujuan penelitian perancangan system tungku pelebur kaca dengan kapasitas 5 kg adalah untuk menangani masalah serius pada limbah kaca yang tidak terpakai seperti limbah kemasan berupa botol kaca karena banyak produk minuman praktis atau siap saji. Botol kaca termasuk dalam daftar limbah yang tidak dapat terurai secara hayati. Salah satu cara yang bisa diterapkan dalam upaya meminimalisir limbah kaca adalah dengan mengolah limbah kaca tersebut dengan mesin untuk dijadikan souvenir. Tungku pelebur kaca ini mempunyai kapasitas 5 kg sekali proses dan membutuhkan waktu 1 jam. Pembahasan dikhususkan pada tungku pembakaran dan konstruksi kekuatan rangka pada tungku pelebur kaca. Metode yang digunakan adalah metode sintering untuk pembentukan outputnya. Metode sintering adalah proses pembentukan material dengan memanaskannya tidak sampai titik leleh material tersebut, selanjutnya akan dipadatkan agar material pecahan kaca saling menyatu satu sama lain. Berdasarkan hasil pembahasan diperoleh kesimpulan tungku peleburan pada mesin pengolah limbah kaca mampu melelehkan kaca dalam waktu 60 menit untuk jenis kaca oval dan kaca kristal.
Co-Authors Abidin, Mochammad Zainal Agus Suwardono Ahmad Daniel hanafi Aini Lostari Ainul Mushoffa al a Akhmad Afandi Ali Akbar Ali Akbar AM Mufarrih Amru Talenta, Yoga Anggra Fiveriati Anis Sufah Prastujati Anwar, Ariful Arif Sugianto Bhima P, Antowi Chomsin Sulistiya Widodo Darmawan, Maulana Reza Didik R. Santoso Dzulhaj, Agam Ibrahim Fatkhur Rohman Fatkur Rhohman, Fatkur Fauzi, Ah Sulhan fauzi, sulhan Firdauzy, Muhammad Hasby Nahdian Firmadiawan, Nofandra Viky Firmansyah, Fadli Gunawan, Hanif Widi Hariadi, Wahyudi Harianto, Wahyuda Haris Mahmudi Hesti Istiqlaliyah Hisbulloh Ahlis Munawi Ilham, M. Muslimin Illah, Ahmad Atok Indrajaya, Dimas Indrawati, Elsanda Merita Irawan, Andri Putra Krisna Firmanda Apririo Laurentius Hendri Yugianta Lio, Andito April M. Bahrur Rozi M. Dewi Manikta Puspitasari Mahdiyah, Umi Majid, Achmad Dhohirul Manumayasya, R. Syehha Agem Merita Indrawati, Elsanda Miftahul Huda Miftakhul Maulidina Monicha Sari Muhammad Najibulloh Muzaki Munawi, Hisbullah Ahlis Mustofa, M. Ary muttaqin, Alaudin zainul Nevita, Ary Permatadeny Nuruddin, Muchammad Ilham Ali Pambudi, Pramudya Teguh Piningit, Wahyu Prasetio, Yoga Yanuar Dwi Prasetyo, Adrian Dwi Prasetyo, Danang Bagus Prayogi, Wahyu Purnama, Yuni Aditya Puspitasari, Karisma Putra, Herdika Kurnia R Yudi Hartono Rafita Dewi Rahmat, Moh Ficky Nur Reza Argo D.W ROHMAN, FATKUR Santoso, Rachmad Saputra, Ferdyan Mey Saputra, Zidan Maulana Saputro, Moch. Taufiqk Hatta Satriawan, Moch. Enggie Setiawan, Ahmad Candra Shultoni Mahardika Sucipto Sucipto Supardi - Susanto, Deny Yuli Teguh Andriyanto, Teguh Wardana, Ribut Cahyana Putra Wibowo Harso Nugroho Wijayanto, Andri Wiyono Yani, Akhmad Yulfa, M. Iqbal Zakaria, Tommy Fajar