Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Supply Chain Risk pada Program Makan Bergizi Gratis: Perspektif Manajemen Operasi Daffany Viroza; Putri Yasmin; Muhammad Rizal
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara berkelanjutan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada efektivitas pengelolaan rantai pasok pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko rantai pasok pada Program MBG dari perspektif manajemen operasi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel ilmiah nasional dan internasional serta dokumen terkait manajemen rantai pasok dan manajemen risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama dalam Program MBG meliputi risiko pasokan, risiko kualitas dan keamanan pangan, risiko logistik dan distribusi, risiko operasional, serta risiko tata kelola. Risiko-risiko tersebut berpotensi mengganggu kontinuitas layanan dan efektivitas program. Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi berupa diversifikasi pemasok, penguatan sistem keamanan pangan, digitalisasi rantai pasok, peningkatan kapasitas logistik, dan penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan untuk meningkatkan ketahanan rantai pasok program.
Peran Sistem Pengendalian Internal Pemerintah dalam Meningkatkan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah: Studi Literatur Valentina Siringoringo; Ulul Azmi Fadhilah; Muhammad Rizal; Bunga Ervinasari
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 1 No 2 (2023): Oktober, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v1i2.35

Abstract

Sistem pengendalian internal memainkan peran krusial dalam memastikan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Laporan keuangan yang berkualitas tidak hanya menjadi alat akuntabilitas dan transparansi, tetapi juga mendukung pengambilan keputusan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem pengendalian internal dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan data yang dilakukan melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal yang efektif, yang mencakup lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan, mampu meningkatkan akurasi, keandalan, dan ketepatan waktu laporan keuangan secara signifikan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengendalian internal guna mencapai laporan keuangan yang berkualitas dan memenuhi standar akuntansi pemerintah. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis bagi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi keuangan.
Peran Perencanaan Dalam Anggaran Penjualan Ferdy Akbar; Nuh Yabest Sinaga; Muhammad Rizal
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 1 (2024): April, Jurnal Ilmu Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i1.36

Abstract

Perencanaan anggaran penjualan ialah merupakan salah satu aspek Terpenting dalam sebuah operasional perusahaan, karena menjadi sebuah dasar bagi pengambilan keputusan strategis yang menentukan arah kebijakan bisnis di masa depan. Anggaran penjualan bukan hanya sekedar estimasi keuangan, tetapi juga sebuah alat pengendalian yang membantu manajemen dalam menyesuaikan strategi pemasaran dengan kondisi pasar yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode forecasting dalam penyusunan anggaran penjualan serta mengidentifikasi implikasinya terhadap peningkatan efektivitas perusahaan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji perbedaan antara anggaran dan realisasi penjualan dengan menggunakan teknik analisis varian, analisis rasio efektivitas, dan standar kesalahan peramalan (SKF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode peramalan yang lebih akurat, seperti least square dan trend moment, dapat meningkatkan keakuratan sebuah Penganggaran dibandingkan dengan metode berbasis judgement. Implikasi dari penerapan metode yang tepat dalam penyusunan anggaran penjualan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta meminimalisir risiko penyimpangan dalam pencapaian target perusahaan yang telah ditentukan.
Analisis Stabilitas Persediaan Pada Anggaran Produksi PT Unilever Tbk. Tahun 2024 Julius Andhika Prasetyo; Siska Dentina Pasaribu; Muhammad Rizal; Librina Tria Putri; Molli Wahyuni; Nurlaila Nurlaila
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Ilmu Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i2.38

Abstract

Penyusunan anggaran produksi merupakan aspek penting dalam manajemen keuangan suatu perusahaan. Salah satu strategi yang dapat diterapkan dalam perencanaan produksi adalah pendekatan stabilitas persediaan, yaitu menjaga jumlah persediaan tetap konstan dalam setiap periode. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penyusunan anggaran produksi PT Unilever Tbk tahun 2024 dengan menerapkan konsep stabilitas persediaan. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini mengolah data laporan keuangan PT Unilever Tbk, termasuk persediaan awal dan akhir barang jadi serta jumlah penjualan per kuartal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan stabilitas persediaan membantu perusahaan menyeimbangkan kapasitas produksi dengan permintaan pasar. Perhitungan menunjukkan bahwa total produksi selama satu tahun adalah 91.733.952 unit, hampir setara dengan total penjualan sebesar 91.679.423 unit. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam mengelola anggaran produksi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Analisis Kinerja Keuangan Siloam Internasional Hospital (Menggunakan Analisis Rasio Keuangan) Haura Rifqa Hascarjani; Yohana Tirta Widia Swari Simamora; Lyla Riani Lumbantobing; Muhammad Rizal; Samsurijal Hasan; Suhandi Suhandi
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3 No 1 (2025): April, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v3i1.49

Abstract

Kinerja keuangan merupakan indicator utama dalam menilai kesehatan finansial suatu perusahaan, terutama di sektor kesehatan yang memiliki dinamika bisnis yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Siloam International Hospitals Tbk menggunakan metode analisis rasio keuangan yang mencakup rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Data yang digunakan bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan pada Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio likuiditas siloam berada pada tingkat yang cukup stabil menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancarnya. Rasio solvabilitas pada rasio hutang terhadap debt ratio, menunjukkan kondisi keuangan yang baik dengan tren peningkatan setiao tahunnya karena total asset yang dimiliki lebih tinggi dibandingkan total utang. Dari segi rasio aktivitas, analisis receivable turnover pada periode 2022 sampai 2024 menunjukkan perusahaan membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk mengubah piutang menjadi kas yang mengindikasikan bahwa efesiensi pengelolaan piutang masih perlu ditingkatkan. Sementara dari rasio profitabilitas pada periode 2022-2024 pada margin laba bersih menunjukkan kinerja yang baik meskipun fluktuatif setiap tahunnya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun Siloam International Hospitals memiliki kinerja keuangan yang relative baik, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan, terutama dalam pengelolaan biaya dan optimalisasi aset guna meningkatkan profitabilitas. Studi ini memberikan wawasan yang bermanfaat bagi manajemen perusahaan, investor, dan pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih strategis.
Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Struktur Aktiva Dan Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Sub Sektor Telekomunikasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesiapada Tahun 2019 -2023 Tazkia Matura Panggabean; akmal huda; muhammad rizal
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 2 No 2 (2024): Oktober, Jurnal Ilmu Bisnis dan Ekonomi Islam
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v2i2.121

Abstract

The problem in this study is that many companies in the telecommunication sub-sector have a higher level of debt than equity, which directly impacts the company's operational sustainability and capital structure. This study aims to examine the influence of sales growth, asset structure, and profitability, as well as to test firm size as a moderating variable on the company's capital structure. The population of this study consists of telecommunication sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2019 to 2023. The sampling technique used is purposive sampling, with a total of 50 research samples. Data were collected by downloading annual reports and sustainability reports from the official IDX website and the respective company websites. The data analysis technique used is multiple regression analysis with a moderating variable. The results of the study indicate that, partially, asset structure influence capital structure, while sales growth and profitability has no effect. Simultaneously, the three independent variables affect the capital structure. Firm size moderates the influence of asset structure on capital structure but does not moderate the effect of sales growth and profitability on capital structure
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Dewan Komisaris Independen, Komite Audit Dan Kepemilikan Publik Terhadap Pengungkapan Manajemen Risiko Dengan Komite Manajemen Risiko Sebagai Variabel Moderasi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei Ta adelia syahfitri; muhammad rizal
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3 No 1 (2025): April, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v3i1.123

Abstract

In this researh, the problem is the tendency of low risk disclosure practices in manufacturing companies in Indonesia. Despite the obligation to submit annual reports, disclosure of risk management is still minimal and often voluntary. The purpose of this research is to analyze the factors that can affect risk management disclosure including company size, profitability, independent board of commissioners, audit committee, public ownership and risk management committee as a moderating variable for risk management disclosure. The population of this research is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2022 and research sampling using purposive sampling techniques with specific criteria and therefore the number of samples that match the criteria is 130 companies, with a period of 3 years so that the data totals 390 samples. This research model uses multiple linear regression analysis and moderation regression analysis (MRA). The results showed that company size has a positive effect on risk management disclosure; profitability and audit committee have a negative effect on risk management disclosure; independent board of commissioners and public ownership have no effect on risk management disclosure; risk management committee is able to moderate company size and independent board of commissioners on risk management disclosure; risk management committee is not able to moderate profitability, audit committee and public ownership on risk management disclosure; and company size, profitability, independent board of commissioners, audit committee and public ownership jointly affect risk management disclosure.
Big Data Analytics dalam Pengambilan Keputusan Akuntansi Manajerial : Study Literatur Hairunisa Astari; Muhammad Rizal
Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis Vol 3 No 2 (2025): Oktober, Jurnal Ilmu Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Perkumpulan Konsultan Manajemen Pendidikan Indonesia (PKMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65510/jieb.v3i2.170

Abstract

Digital transformation has shifted managerial accounting from historical reporting to a predictive information system. Big Data Analytics (BDA) allows organizations to process large volumes of structured and unstructured data, providing real-time and relevant insights for decision-making. This study employs a literature review of twelve national and international publications. The findings indicate that BDA improves accounting information quality, operational efficiency, strategic planning, and fraud detection. Challenges include limited infrastructure, low data literacy among accountants, and ethical or privacy issues. Effective implementation requires technological investment, human capital development, and clear regulations to ensure managerial accounting becomes more adaptive and strategic.
Developing BSI Agent Networks to Strengthen Islamic Banking Financial Inclusion: Insights from an Analytic Network Process Study Ismul Fakhri Lubis; Azhari Akmal Tarigan; Andri Soemitra; Muhammad Rizal; Kaswinata Kaswinata
INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/invest.v7i1.2264

Abstract

This study examines strategies for developing Islamic banking financial inclusion services through Bank Syariah Indonesia (BSI) Agents as extended outlets for reaching underserved communities. Despite Indonesia’s large Muslim population, the outreach and service quality of Islamic banking remain limited compared to conventional banks, driven by human resource constraints, unattractive incentive structures, limited product and service features, aggressive competition from conventional bank agents, and inadequate infrastructure in remote areas. To address these challenges, this study employs the Analytic Network Process (ANP) using a qualitative approach based on expert judgment. Primary data were collected through in-depth interviews with five expert informants comprising academics, BSI practitioners, and regulators. Data collection involved observation, interviews, questionnaires, documentation, and literature review, and the analysis was conducted using the Super Decisions software. Kendall’s Coefficient of Concordance (W) was applied to assess the level of agreement among experts. The results indicate that the most critical constraints are low employee awareness, limited agent competence, unattractive incentive structures, and infrastructure limitations in remote areas. Priority solutions include increasing dedicated human resources for agent management, integrating agent performance into key performance indicators (KPIs), expanding product and service features, and strengthening below-the-line promotion. At the strategic level, the findings highlight the importance of strengthening human resources, developing robust and user-friendly digital agent platforms, and implementing cluster-based agent management. The Kendall’s W values indicate a moderate level of expert agreement, supporting the robustness of the ANP results. This study contributes to the literature on Islamic banking and financial inclusion by providing empirical, strategy-oriented insights into the development of agent-based Islamic banking services. The findings offer practical implications for banks, regulators, and policymakers seeking to strengthen inclusive, sustainable, and competitive Islamic banking ecosystems
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN PROFITABILITAS DENGAN EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT SEBAGAI VARIABEL MODERASI TERHADAP AUDIT REPORT LAG PADA PERUSAHAAN SEKTOR KESEHATAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021–2025 Jihan Safhira Sani; Tapi Rumondang Sari Siregar; Muhammad Rizal; Khairunnisa Harahap; Muhammad Ridha Habibi Z
Jurnal Widya Akuntansi dan Keuangan Vol 8 No 2 (2026): Widya Akuntansi dan Keuangan
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/6zfj2n28

Abstract

This study aims to examine the effect of firm size and profitability on audit report lag with audit committee effectiveness as a moderating variable in healthcare sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2025 period. This study employed a quantitative approach using secondary data obtained from annual reports and audited financial statements. The sample was selected using purposive sampling, resulting in 21 healthcare companies with 101 observations. The data were analyzed using multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The results indicate that firm size has no significant effect on audit report lag, whereas profitability has a significant negative effect on audit report lag. Furthermore, audit committee effectiveness is unable to moderate the relationship between firm size and audit report lag but strengthens the negative relationship between profitability and audit report lag. These findings suggest that effective audit committee monitoring contributes to improving the timeliness of audited financial reporting, particularly in highly profitable healthcare companies, thereby enhancing the efficiency of the audit completion process.