Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN, POLA MAKAN DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II Dewi, Mila Mustika; Apriza, Apriza; Kusumawati, Nila
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26281

Abstract

Tingginya kejadian penyakit diabetes melitus tipe II menjadi ancaman serius bagi kesehatan global. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2015, penyakit DM menduduki urutan ke empat dengan prevalensi 8,6%. Adapun penyebab tingginya prevalensi ini adalah kurangnya pengetahuan, kurang memperhatikan pola makan, dan kurangnya aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita DM tipe II di Desa Kualu Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini adalah desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10-17 November 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh penderita DM tipe II di Desa Kualu Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar dengan jumlah sampel 64 orang diperoleh menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan glukometer. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square pada tingkat kepercayaan 95% (0,05), maka didapatkan p value = 0,000 dan 0,045 (p ? 0,05). Sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan, pola makan dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada penderita DM tipe II di Desa Kualu Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan penderita DM untuk lebih memperhatikan dan melaksanakan 4 pilar pengendalian DM.
Toddler Growth in the Working Area of Kuok Public Health Center, Kampar Regency Erlinawati, Erlinawati; Apriza, Apriza; Parmin, Joria
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 20 No 2 (2022): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol20.Iss2.628

Abstract

Toddler Growth in the Working Area of Kuok Public Health Center, Kampar Regency. The first five years of a child’s life are critical for growth and development because these years assist in generating the adult they will become. Data from WHO discovered that in developing countries, almost 45% of children under five suffer from growth and development disorders. Data from Kuok Public Health Center also demonstrated that in the last three years, there was an increase in the cases of malnutrition were 27 toddlers in 2018. Meanwhile, the were 32 cases in 2019 and 44 in 2020. This study aims to examine factors associated with toddler growth in the working area of Kuok Public Health Center, Kampar Regency. It was a cross-sectional study conducted in the working area of Kuok Public Health Center, Kampar regency, Riau Province. It was performed in January 2021. The samples are 60 toddlers aged 12-60 months with a growth chart. They were selected to be the sample of the study through consecutive sampling. A Chi-square test was administered to evaluate the bivariable. Bivariable analysis displayed a relationship among nutritional status (p-value 0.003, OR 8.321), parenting (p-value 0.003, OR 7.342), exclusive breastfeeding (p-value 0.002, OR 9.201), and parental income (p-value 0.031, OR 4.486) with the growth in toddler. In conclusion, the relationship among nutritional status, parenting, exclusive breastfeeding, and parental income with toddler growth was revealed.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. A DENGAN TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN KANKER SERVIKSDI RUANG TULIP RSUD ARIFIN ACHMAD Pazira, Pazira; Apriza, Apriza; Azlina, Azlina
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i2.706

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan kematian di dunia. Penyakit ini menempati urutan ke empat dari seluruh kanker yang sering terjadi pada perempuan di dunia. kecemasan merupakan keadaan emosi yang muncul  saat individu sedang stress, dan ditandai oleh perasaan tegang, pikiran yang membuat individu merasa khawatir dan disertai respon fisik seperti jantung berdetak kencang, naiknya tekanan darah, dan lain sebagainya Kecemasan setelah kemoterapi dan radioterapi sering disebabkan karena  mual dan muntah-muntah. Kecemasan pasien terjadi trombosit nya rendah,Hemoglobin nya rendah, mual muntah-muntah setelah radioterapi eksternal dan kemoterapi mengalami kecemasan   dan tidak teratasi dengan baik, maka akan berpengaruh pada lamanya proses penyembuhan. Beberapa penanganan  kecemasan yang bisa dilakukan seperti mencoba dengan teknik non farmakologi dengan menggunakan teknik PMR. PMR merupakan terapi relaksasi sederhana yang dilakukan melalui proses menegangkan dan mengendurkan otot-otot yang dapat memberikan rasa rileks pada tubuh. Hasil dari implementasi terapi PMR dari skala kecemasan kecemasan dari hari pertama 42 (kecemasan berat)   menjadi 30 (kecemasan berat) hari kedua  28 (kecemasan berat)  menjadi 26 (kecemasan sedang) dan hari ketiga 24 (kecemasan sedang) menjadi 18 (kecemasan ringan). Dari hasil penelitian didapatkan hasil 4 diagnosa yaitu ansietas b.d perubahan status kesehatan, nyeri kronis b.d agen pencedera fisiologis, perfusi perifer tidak efektif behubungan dengan penurunan konsentrasi hemoglobin dan gangguan pola tidur berhubungan dengan kurang kontrol tidur.Hal ini menunjukkan bahwa memberikan asuhan berupa terapi PMR memenuhi standar asuhan keperawatan dan mampu menurunkan skala kecemasan pada pasien kanker serviks.