Claim Missing Document
Check
Articles

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. J DALAM PENURUNAN NYERI DENGAN KOMBINASI TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN SURAH AR-RAHMAN DENGAN MEDIA WARNA HIJAU PADA PASIEN KANKER SERVIKS DI RUANGAN TULIP RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Nurlinda, Nurlinda; Apriza, Apriza; Dewi, Sarina
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.26300

Abstract

Kanker serviks merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim/serviks, salah satu tanda gejala pada penderita kanker serviks yaitu nyeri. Terdapat solusi untuk menurunkan skala nyeri pada pasien kanker serviks salah satunya yaitu dengan pemberian kombinasi terapi murottal Al-Qur`an surat Ar-Rahman dengan media warna hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan dengan penerapan kombinasi terapi murottal Al-Qur`an surat Ar-Rahman dengan media warna hijau untuk menurunkan skala nyeri pada pasien kanker serviks. Penelitian dilakukan pada tanggal 03-06 April 2023. Implementasi dilakukan selama 4 hari berturut-turut dan dilakukan 1x sehari dengan durasi 20-25 menit. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan skala nyeri setelah dilakukan terapi yaitu dari skala nyeri 5 (nyeri sedang) menurun menjadi skala nyeri 3 (nyeri ringan). Kesimpulan: Pemberian kombinasi terapi murottal Al-Qur`an surat Ar-Rahman dengan media warna hijau pada pasien kanker serviks untuk mengurangi nyeri berjalan efektif dengan bukti adanya penurunan skala nyeri pada proses evaluasi akhir. Diharapkan klien dapat melakukan dan menerapkan terapi bila nyeri timbul.Kanker serviks merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim/serviks, salah satu tanda gejala pada penderita kanker serviks yaitu nyeri. Terdapat solusi untuk menurunkan skala nyeri pada pasien kanker serviks salah satunya yaitu dengan pemberian kombinasi terapi murottal Al-Qur`an surat Ar-Rahman dengan media warna hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan dengan penerapan kombinasi terapi murottal Al-Qur`an surat Ar-Rahman dengan media warna hijau untuk menurunkan skala nyeri pada pasien kanker serviks. Penelitian dilakukan pada tanggal 03-06 April 2023. Implementasi dilakukan selama 4 hari berturut-turut dan dilakukan 1x sehari dengan durasi 20-25 menit. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan skala nyeri setelah dilakukan terapi yaitu dari skala nyeri 5 (nyeri sedang) menurun menjadi skala nyeri 3 (nyeri ringan). Kesimpulan: Pemberian kombinasi terapi murottal Al-Qur`an surat Ar-Rahman dengan media warna hijau pada pasien kanker serviks untuk mengurangi nyeri berjalan efektif dengan bukti adanya penurunan skala nyeri pada proses evaluasi akhir. Diharapkan klien dapat melakukan dan menerapkan terapi bila nyeri timbul.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. A DENGAN CHF (CONGESTIVE HEART FAILURE) RSUD BANGKINANG TAHUN 2023 Sapura, Sapura; Apriza, Apriza
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.26430

Abstract

CHF (Congestive Heart Failure) biasa dikenal dengan gagal jantung kongensif, yaitu kondisi dimana jantung gagal memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Di indonesia prevelensi gagal jantung kongensif yang diagnosis dokter adalah sebesar 1,5% atau sekitar 1.017.290 penduduk, berdasarkan data dari RSUD Bangkinang tahun 2022 penderita CHF berjumlah 2.529. Tujuan dari Karya Tulis Ilmiah ini adalah untuk melakukan asuhan keperawatan klien dengan CHF di ruang pejuang RSUD Bangkinang. Karya tulis ilmiah dilakukan diruang pejuang yang mana penelitian ini memberikan asuhan keperawatan pada TN. A dengan CHF (Congestive Heart Failure) di Ruang Pejuang Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang tahun 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan sistem wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentsi. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan tahapan keperawatan dengan tahapan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien mengalami bersihan jalan nafas tidak efektif, penurunan curah jantung, intoleransi aktivitas. Dalam hal ini intervensi yang dilakukan memonitor bunyi napas tambahan, memposisikan semi fowler dan fowler, memberikan minum hangat, memonitor tekanan darah. Pelaksanaan tindakan keperawatan disesuaikan dengan intervemsi dan kondisi pasien. Tahap akhir evaluasi pada pasien dilakukan mengacu pada catatan perkembangan dengan metode SOAP yang mana tindakan tersebut masalah yang terjadi pada pasien teratasi dalam hari ke-3.  
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENURUNKAN KELUHAN MUAL MUNTAH PADA PENDERITA CA SERVIKS PASCA KEMOTERAPI DI RUANG TULIP RSUD ARIFIN AHCMAD PROVINSI RIAU Wahida, Nurul; Apriza, Apriza; Azlina, Wan
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.26492

Abstract

Kanker merupakan pertumbuhan sel abnormal yang dapat menyerang organ bahkan metastase ke organ lainnya akibat proliferasi sel tak terkontrol. Kanker yang paling sering menyerang wanita di seluruh dunia adalah kanker serviks). Kanker serviks menduduki urutan pertama untuk wanita di negara berkembang. Terapi non farmakologi untuk mengurangi mual muntah dapat dilakukan dengan pemberian terapi komplementer salah satunya dengan teknik relaksasi otot progresif / PMR. Berdasarkan data Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dalam Riset Kesehatan Dasar 2013, dari 1.027.763 pasien penderita penyakit kanker, sebanyak 522.354 merupakan penderita kanker serviks. Berdasarkan data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau tahun 2022 prevalensi kanker serviks sebanyak 1.167 orang, dimana menempati urutan pertama pada kasus penyakit ginekologi. Sedangkan prevalensi kanker serviks pada bulan Januari sampai Juni tahun 2023 sebanyak 444 orang, dimana bulan Februari dan Maret yang tertinggi sebanyak 81 orang. Mampu melakukan asauhan keperawatan pada Ny.N tentang pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan intensitas mual muntah pasien kanker serviks pasca kemoterapi di ruang tulip RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Menggunakan desain studi kasus. Subjek penelitian ini adalah Ny.N perempuan berusia 53 tahun,ibu rumah tangga. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25-26 September 2023.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.A DENGAN PENERAPAN TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN CA MAMMAE DI RAWAT INAP RUANG DAHLIA RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Syahdatunnisa, Rahmadani; Apriza, Apriza; Ningsih, Neneng Fitria
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sjkt.v3i2.26493

Abstract

Kanker payudara (Ca mammae) merupakan tumor ganas pada payudara yang menginvasi daerah sekitar payudara dan menyebar dengan cepat keseluruh tubuh. Pada kanker payudara terjadi nyeri karena penekanan syaraf akibat adanya pembengkakan dan sel kanker yang sudah berkembang. Ada dua cara untuk menurunkan skala nyeri yaitu farmakologis dan non farmakologis. Cara non farmakologis salah satunya dengan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) yang bersifat relaksasi pada otot – otot progresif dan dapat menurunkan skala nyeri. Karya ilmiah akhir ners ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan dengan penerapan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) untuk menurunkan skala nyeri pada pasien ca mammae di rawat inap ruang Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 31 Mei – 06 Juni 2023 yang dimulai dari tahap pengkajian, menganalisa data dan mengintervensikan dari diagnosa yang didapatkan. Diagnosa keperawatan utama yang muncul yaitu nyeri kronis berhubungan dengan penekanan syaraf. Hasil penelitian diperoleh setelah dilakukan penerapan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) pada Ny.A sekali sehari selama 1 minggu dengan durasi 20 menit, tingkat nyeri berhasil turun dari skala 7 menjadi skala nyeri 1. Kesimpulan pada penelitian ini adalah dengan diterapkan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) dapat menurunkan skala nyeri. Diharapkan klien untuk selalu dapat melakukan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) bila nyeri timbul.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.I Dengan Pemberian Aromaterapi Essensial Oil Rose Untuk Menurunkan Nyeri Pada Penderita Kanker Serviks Di Ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Nursyahfitri, Nursyahfitri; Apriza, Apriza; Azlina, Azlina
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.30

Abstract

Kanker serviks adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam leher rahim. Kanker serviks menunjukkan adanya sel-sel abnormal yang terbentuk oleh sel-sel jaringan yang tumbuh terus menerus dan tidak terbatas pada bagian leher rahim. Kanker ini biasanya terjadi pada wanita yang telah berumur, tetapi bukti statistik menunjukkan bahwa kanker serviks dapat juga menyerang wanita yang berumur antara 20 sampai 30 tahun. Insiden kanker serviks diperkirakan telah terjadi pada 570.000 wanita diseluruh dunia dan sekitar 311.000 wanita meninggal akibat penyakit tersebut. Telah terbukti sebanyak 70% penyebab dari kanker serviks adalah infeksi Human Papilloma Virus (HPV) yang merangsang perubahan perilaku sel epitel serviks. Salah satu penyakit yang diderita pada wanita adalah penyakit kanker serviks yang ditandai dengan nyeri disekitaran pinggang, daerah vagina dan perut bagian bawah terasa seperti tertusuk-tusuk, merasa gelisah, badan terasa lemah, pusing, dan sulit tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan pemberian aromaterapi essensial oil rose pada asuhan keperawatan Ny. I dengan kanker serviks. Implementasi dilakukan selama 3 hari, pada tanggal 01–03 Juni 2023. Skala nyeri dikaji secara komprehensif (P,Q,R,S,T). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri hingga hari ketiga didapatkan skala nyeri 3. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian aromaterapi essensial oil rose terhadap penurunan skala nyeri. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi penderita yang mengalami kanker serviks sebagai bahan perawatan non farmakologi yang lebih aplikatif.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. l Dengan Kanker Serviks Dalam Menurunkan Nyeri Menggunakan Teknik Relaksasi Guided Imagery Dan Aromaterapi Lavender Di Ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Nurhasanah, Nurhasanah; Apriza, Apriza; Dewi, Sarina
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i1.31

Abstract

Kanker merupakan suatu penyakit kronis yang menyebabkan sel-sel dalam tubuh berubah dan tumbuh di luar kendali. Kanker serviks merupakan jenis kanker yang menyerang pada organ leher rahim. Gejala yang paling sering menyertai kanker serviks adalah nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pada pasien kanker serviks yang mengalami nyeri dengan intervensi keperawatan melakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan di ruang Tulip RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dengan 1 responden dengan fokus melakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 04 - 06 April 2023 pada awal pengkajian didapatkan skala nyeri pasien 5 ( sedang) dan setelah dilakukan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender pada hari ke-3 didapatkan skala nyeri turun menjadi skala 3 (ringan). Intervensi teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender ini efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien kanker serviks. Diharapkan teknik relaksasi guided imagery dan aromaterapi lavender ini dapat menjadi salah satu tindakan keperawatan yang ditujukan dalam mengatasi masalah keperawatan nyeri pada pasien kanker serviks.
Asuhan keperawatan pada Tn.S dengan pemberian Teknik Terapi Relaksasi Nafas Dalam terhadap Penurunan Nyeri Dada dengan Diagnosa Congestive heart failure di ruangan mawar RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Zikry, Alfan; Apriza, Apriza; Ningsih, Neneng Fitria
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.93

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung merupakan suatu kondisi dimana jantung tidak dapat memompa darah secara efektif untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kondisi ini biasanya terjadi ketika jantung mengalami kerusakan dan kelemahan pada ototnya, sehingga tidak mampu memompa darah dengan cukup kuat atau dalam volume yang cukup untuk tubuh. Pada pasien Tn.S keluhan utama yang disebabkan nyeri adalah nafasnya terasa sesak, badan terasa lemah, nafsu makan berkurang, dan pasien mengatakan nyeri yang dirasakan hilang timbul dan bertambah berat saat beraktifitas. Dari masalah tersebut intervensi yang tepat untuk mengurangi nyeri pada pasien Tn.S adalah terapi relaksasi nafas dalam. Tujuan Karya ilmiah ners ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan dengan memberikan terapi relaksasi napas dalam. Penelitian ini menggunakan metode observasi langsung dalam mengkaji, menganalis data, dan mendiagnosa pasien penderita Congestive Heart Failure dengan sampel satu responden, dilakukan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 27-30 Mei 2024. Hasil asuhan  keperawatan ini didapatkan adanya penurunan nyeri dari skala 5 menjadi skala 2. Hal ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi napas dalam mampu menurunkan nyeri dada pada pasien gagal jantung kongestif. Diharapkan pasien dapat mengaplikasikan terapi relaksasi napas dalam dan minum obat secara rutin dengan harapan skala nyeri dada hilang.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.M Dengan Dispepsia Di Wisma Anggrek UPT PSTW Husnul Khatimah Pekanbaru Tahun 2024 Puspita, Della; Apriza, Apriza
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.104

Abstract

Dispepsia berhubungan dengan keluhan makan, yang dikaitkan dengan gangguan saluran cerna bagian atas. Dispepsia fungsional adalah penyakit metabolik yang digambarkan oleh beberapa gejala seperti nyeri epigastrik/abdomen, rasa penuh pada bagian epigastrik/abdomen, dan rasa penuh saat makan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengkajian hingga evaluasi dari tindakan yang dilakukan sesuai dengan diagnosa yang diangkat. Penelitian ini dilakukan pada Ny. M berusia 71 tahun dengan dispepsia di UPT PSTW Husnul Khatimah Pekanbaru. Penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 25-28 Juni 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik. Pada saat pengkajian klien merasakan sakit dibagian perut dan nyeri di ulu hati, mual saat menelan makanan. Sehingga peneliti mengangkat diagnosa utama nyeri kronis berhubungan dengan agen pencendra fisiologis. Intervensi yang diberikan yaitu mengidentifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas nyeri, dan mengidentifikasi skala nyeri. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Ny. M dengan dispepsia dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien telah didapatkan dengan masalah teratasi dan tindakan dihentikan.  Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar menjadikan pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan dyspepsia.
Asuhan Keperawatan Pada Tn. R Dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Syahril, Alvi; Apriza, Apriza
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.107

Abstract

PPOK disebut sebagai salah satu penyakit pernafasan yang memiliki gejala dengan ditandai yaitu adanya keterbatasan aliran udara pada saluran nafas yang bersifat progresif. Tujuan dari penelitian ini adalah meninjau dan menerapkan asuhan keperawatan untuk pasien dengan PPOK di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang. Penelitian ini mengambil desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjek laporan kasus adalah Tn. R, umur 45 tahun dengan PPOK. Data diperoleh melalui wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 05-07 Agustus 2024. Selama pengkajian pasien mengalami batuk berdahak yang sulit dikeluarkan. Oleh karena itu peneliti dapat merumuskan masalah utama dengan diagnosa keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif b.d sekresi yang tertahan.  Intervensi yang disusun berdasarkan buku SDKI PPNI (2017). Implementasi yaitu lakukan latihan batuk efektif selama kunjungan dengan pasien. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada pasien telah didapatkan dengan masalah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar menjadikan sebagai pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya.
Gambaran Karakteristik Rheumatoid Arthritis Pada Lansia Di Desa Kampar UPT Puskesmas Kampa Kabupaten Kampar Provinsi Riau Tahun 2023 Musrianti, Musrianti; Apriza, Apriza; Erlinawati, Erlinawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.109

Abstract

Jumlah penderita Rheumatoid arthritis pada lansia mengalami peningkatan. Saat ini penderita lansia tidak kurang dari 1,3 juta dengan perhitungan berdasarkan prevalensi rheumatoid arhtritis di dunia. 0,5-1% adalah penduduk Indonesia. Di Kabupaten Kampar, kasus rheumatoid arhtritis tahun 2022 yaitu sebanyak 7.956 orang (5,2%), dimana angka kejadian rheumatoid arthritis tertinggi berada di UPT Puskesmas Kampa yaitu 1.276 orang (20,5%). Tujuan dari penelitian yang telah dilakukan pada tanggal 1-3 Desember 2023 adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik rheumatoid arthritis pada lansia di Desa Kampa UPT Puskesmas Kampa. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah lansia penderita rheumatoid arthritis berjumlah 59 orang. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode total sampling yaitu semua populasi sebanyak 59 orang. Pengolahan data yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia penderita rheumatoid arthritis berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 37 orang (62,7%), dan yang berjenis kelamin laki-laki 22 orang (37,3%), dan yang memiliki riwayat keluarga dengan rheumatoid arthritis 25 orang (42,4%) dan yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan rheumatoid arthritis sebanyak 34 orang (57,6%), dan responden yang mempunyai kebiasaan merokok 18 orang (30,5%) dan yang tidak memiliki kebiasaan merokok 41 orang (69%). Dengan adanya hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik faktor penyebab rheumatoid arthritis jenis kelamin, riwayat keluarga, dan perokok merupakan hal yang harus diperhatikan oleh UPT Puskesmas Kampa untuk membantu penanganan rheumatoid arthritis agar penyakit ini bisa dihindari dan tidak lagi diderita oleh kelompok lansia dengan mengadakan penyuluhan mengenai rheumatoid arthritis dan penanganannya.