Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Dampak Program Makan Bergizi Nasional terhadap Pola Didik Orang Tua dalam Pendidikan Gizi Anak Sekolah Dasar: (Sebuah Analisis) Hamsidar, Hamsidar; Fitrah, Hariki; Muhharramsyah, Rambang; Sumanti, Sumanti; Zamil, Ilham
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31320

Abstract

Program Makanan Bergizi Nasional (MBN) di sekolah merupakan intervensi strategis pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan status gizi anak-anak sambil mendukung kinerja akademik mereka. Dampak MBN tidak hanya terlihat secara langsung pada kesehatan anak-anak, tetapi juga mempengaruhi praktik pengasuhan orang tua dalam menumbuhkan kebiasaan makan sehat di rumah. Studi ini bertujuan untuk memahami bagaimana MBN mempengaruhi pengetahuan, kesadaran, dan praktik orang tua terkait konsumsi makanan di kalangan anak-anak sekolah dasar di Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 25 orang tua, pengamatan partisipatif terhadap interaksi orang tua dan anak di rumah, serta analisis dokumen sekolah terkait implementasi MBN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBN berhasil mendorong orang tua untuk lebih sadar akan pentingnya gizi, menyesuaikan menu makanan di rumah, dan mengubah pola belanja harian. Orang tua juga cenderung mengurangi penyediaan camilan tinggi gula dan lemak. Dengan demikian, MBN memiliki peran ganda: selain meningkatkan gizi anak di sekolah, program ini juga memperkuat pendidikan gizi di rumah melalui perubahan praktik pengasuhan orang tua, sehingga mendukung pembentukan kebiasaan makan sehat jangka panjang pada anak.
Formation of Student Character Through School Culture At Sawang Elementary School, North Aceh Regency Fauzah, Fauzah; Fitrah, Hariki; Syahrin, Alfi
International Journal of Educational Dynamics Vol. 6 No. 1 (2023): International Journal of Educational Dynamics (IJEDs)
Publisher : Postgraduate School, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijeds.v6i1.461

Abstract

character values contained in religious culture. This type of research is descriptive using a qualitative approach. The research location was Elementary School (ES) 26 Sawang, North Aceh Regency. The research subjects are school principals, teachers, and students. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Technique the validity of the data using triangulation techniques. Data analysis using data reduction, data display, and conclusion. The research results show that 1) the formation of student character through religious culture is carried out through praying before and after learning, reading Yasin every Friday, reading Asmaul Husna every Thursday, and dhikr activity every Friday; and 2) The meaning of this religious culture is the formation of religious and moral student character glorious. The religious culture developed at ES 26 Sawang has character values such as the values of faith and piety, Akhlakul qarimah, discipline, responsibility, mutual respect, and cultur smiles, greetings, greetings, politeness.
Formation of Student Character Through Regional Culture at 01 Nisam Elementary School, North Aceh Regency Alawiyah, Alawiyah; Fitrah, Hariki; Khairani, Cut
International Journal of Educational Dynamics Vol. 6 No. 1 (2023): International Journal of Educational Dynamics (IJEDs)
Publisher : Postgraduate School, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijeds.v6i1.462

Abstract

This study aims to analyze the implementation of students' character building through the Ranup Lampuan dance and the Maulod Festival at Elementary School (ES) 01 Nisam and to analyze the values contained in the Ranup Lampuan dance and the Maulod Festival for the character building of students at ES 01 Nisam. The method used in this study is a qualitative method with an ethnographic approach. The research subjects are school principals, teachers, and students. Sources of data were obtained from primary data, namely data directly obtained from informants and also secondary or supporting data (documentation of student activities). Data analysis used 1) domain analysis; 2) taxonomic analysis; 3) componential analysis; and 4) cultural theme analysis. The research findings are 1) The implementation of student character formation through the Ranup Lampuan dance is part of extracurricular activities, in which the activity is guided by the teacher. while the Kenduri Maulod tradition is a celebration in commemoration of the birthday of the Prophet Muhammad SAW which is held in the month of Rabi’ul Awal to Rabi'ul Akhir. At ES 01 Nisam, the Kenduri Maulod celebration is carried out with various activities such as Dzikee and praying together; and 2) in the Ranup Lampuan dance there are several character values such as respect values, creative values, responsibility values, and cultural values. Meanwhile, in the Kenduri Maulod tradition, there are character values, namely the value of Islamic Ukhuwah, exemplary values, religious values, and social values.
PEDIDIKAN LITERASI DAN SENI KREATIF PADA KOMUNITAS RANGKANG PUSTAKA Novalita, Rahmi; Erlina, Erlina; Maulita, Cut Eliza; Yacub, Andi; Sonata, Eviana; Mahan, Fitris; Ismayani, Lilis; Bahtiar, Bahtiar; Sabiro, Dadang; Murni, Seri; Khairani, Cut; Fitrah, Hariki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24586

Abstract

Pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan menuntut setiap peserta didik untuk mempunyai kemampuan baca dan tulis yang baik, sehingga dapat tercapai tujuan agar peserta didik mempunyai pengetahuan yang cukup, kompetitif, dan mengikuti perkembangan zaman. Membaca merupakan kegiatan melihat tulisan bacaan dan proses memahami isi teks dengan bersuara atau dalam hati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Gampong Meunasah Meucat Kabupaten Aceh Utara, dengan mitra kegiatan adalah komunitas baca Rangkang Pustaka dengan jumlah 50 orang peserta. Pelaksanan kegiatan PKM ini berbentuk pelatihan berupa pembelajaran literasi menggunakan metode Read Aloud dan juga kegiatan mewarnai gambar untuk melatih kreatifitas peserta. Metode Read Aloud membantu anak melatih keterampilan menyimak, menambah perbendaharaan kata, bercerita ulang, mengolah infrmasi, dan terjalin interaksi yang baik antara pendengar dengan pencerita. Pada proses kegiatan mewarnai peserta didik berlatih untuk mengembangkan daya imajinasi dalam melakukan perpaduan warna yang sesuai dengan gambar, melatih keterampilan motorik halus peserta didik, kesabaran serta keterampilan mengambil keputusan dalam hal ini terkait dengan penentuan warna. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa pendidikan literasi menggunakan metode Read Aloud untuk meningkatkan keterampilan menyimak peserta dan seni kreatif pada kegiatan mewarnai meninjau aktivitas pembelajaran literasi 90% dan mewarnai 90 % dengan kategori sangat baik
IMPLEMENTASI BUDAYA SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTERK SISWA DI SMAN 1 PEUSANGAN SELATAN Annisa; Fitrah, Hariki; Muslihin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.3641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi budaya sekolah dalam pembentukan karakter siswa di SMAN 1 Peusangan Selatan. Fokus penelitian mencakup budaya religius, budaya daerah, budaya Adiwiyata, dan budaya literasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara terhadap tiga informan utama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang diterapkan secara konsisten mampu membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, peduli lingkungan, cinta budaya lokal, serta memiliki kemampuan literasi dan berpikir kritis. Implementasi budaya dilakukan melalui berbagai kegiatan rutin seperti pembiasaan ibadah, pelestarian lingkungan, pengenalan budaya daerah, dan kebiasaan membaca.Kesimpulannya, budaya sekolah yang terintegrasi berperan penting dalam membentuk karakter siswa secara holistic.