Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Siklamat Berbagai Merk Kopi Sachet Yang Di Jual Di Pasar Keputih Surabaya Kartikorini, Nastiti; Ariana, Diah; Samsudin, Rinza Rahmawati; Mardiyah, Siti; Kunsah, Baterun
Indonesian Academia Health Sciences Journal Vol 4 No 1 (2023): Indonesian Academia Health Sciences Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee is a type of plant that contains caffeine and can be processed into a delicious drink. In the process of making coffee usually used artificial sweeteners and natural sweeteners. People prefer artificial (synthetic) sweeteners because they are relatively cheap and easy to obtain. The artificial sweetener that is often used by traders is cyclamate. Cyclamate is highly soluble in water and has a sweetness level of 30 times that of sugar. According to research conducted by Indoforum, 2008 in Sebayang, et.al. 2015, Artificial sweeteners (cyclamate) can have negative effects on human health. This study aims at Cyclamate Analysis of Various Brands of Coffee Sachets Sold at Pasar Keputih Surabaya. This type of research is descriptive with a total sample of 30 samples, with qualitative analysis. Using the deposition reaction test method, namely if there is a white precipitate of BaSO4, it means that the sample contains cyclamate / the sample is positive. The results of the cyclamate analysis study on 30 samples of sachet packaged coffee drinks taken from the Surabaya keputih market were not detected or did not contain cyclamate, this was because no white precipitate of BaSO4 was formed when analyzed with the BaCl2 reaction. It can be concluded that the 30 samples of coffee drinks that were The cyclamate has been examined and does not contain artificial sweeteners (cyclamate).
PKM Pendampingan Kader Posyandu melalui Aplikasi POSDEM untuk Meningkatkan Fasilitas, Pelayanan, dan Kesehatan pada Masyarakat Desa Sentol Daya Kunsah, Baterun; Maulidiyanti, Ellies; Kurniawati, Tri; Maulana, Haris; Lihabi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1754

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu melalui penerapan teknologi digital dalam bentuk aplikasi POSDEM (Posyandu Sehat Diabetes Melitus) di Desa Sentol Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Program ini dilaksanakan dengan latar belakang permasalahan yang dihadapi kader posyandu, yaitu masih digunakannya sistem pencatatan manual, rendahnya kedisiplinan pasien dalam mengonsumsi obat, serta kurangnya media edukasi digital untuk penyakit kronis seperti Diabetes Melitus. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahap utama, yaitu: (1) tahap persiapan dan pertemuan awal, (2) tahap sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi, (3) tahap implementasi lapangan, (4) tahap monitoring dan evaluasi, serta (5) tahap keberlanjutan program. Aplikasi POSDEM dirancang dengan fitur pencatatan kadar gula darah (GDA) dan tekanan darah (tensi), pengingat minum obat, serta e-modul video senam dan artikel kesehatan seputar DM. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kemampuan kader posyandu dalam mengoperasikan teknologi digital. Sebanyak 80% kader mampu menggunakan aplikasi POSDEM secara mandiri dalam kegiatan pelayanan kesehatan rutin. Fitur pengingat obat dan edukasi digital terbukti meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat. Program ini juga berdampak positif terhadap produktivitas kader, efektivitas pelayanan, dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan kesehatan. Dengan demikian, penerapan aplikasi POSDEM dinilai relevan, bermanfaat, dan berpotensi untuk direplikasi di posyandu lain. Ke depan, kegiatan ini akan dilanjutkan melalui pelatihan kader baru, pengembangan fitur aplikasi, serta integrasi data dengan puskesmas sebagai bentuk keberlanjutan program.
Aktivitas Antioksidan Kulit Jeruk Pacitan (Citrus sinensis L.) Terhadap Kadar SGOT dan SGPT Rattus norvegicus Dengan Paparan Logam Berat Timbal (Pb) kunsah, Baterun; Samsudin, Rinza Rahmawati
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v7i3.60184

Abstract

Timbal merupakan logam yang bersifat toksik apabila terakumulasi di dalam tubuh dalam jumlah tertentu. Timbal masuk ke dalam sirkulasi darah dan beresiko menyebabkan kerusakan hati dimana dapat dilihat dengan pemeriksaan SGOT dan SGPT. Pada kondisi stres oksidatif dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan sel hati sehingga tubuh memerlukan antioksidan eksogen, yang bisa didapatkan dari ekstrak kulit jeruk pacitan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Ekstrak kulit jeruk pacitan pada kadar SGOT dan SGPT Rattus norvegicus wistar yang diinduksi dengan menggunakan timbal asetat. Metode penelitian ini adalah quasi experimental dengan rancangan post test only control group design. Sampel dibagi menjadi 5 kelompok yaitu Kelompok (G1) Rattus norvegicus diberi ransum pakan standar dan aquadest; (G2) diberikan Pb asetat peroral 30 mg/kgBB/hari, (G3) diberikan Pb asetat peroral 30 mg/kgBB/hari dan ekstrak kulit jeruk pacitan dosis 100 mg/kgBB/hari; (G4) diberikan Pb asetat peroral 30 mg/kgBB/hari dan ekstrak kulit jeruk pacitan dosis 200 mg/kgBB/hari; (G5) diberikan 30 mg/kgBB/hari dan ekstrak kulit jeruk pacitan dosis 300 mg/kgBB/hari. Penelitian telah mendapatkan surat keterangan layak etik No.EA/KEPK-Poltekkes_Sby/V/2022. Hasil penelitian berupa besar prosentase penurunan kadar SGOT dari kelompok G2 dengan kelompok perlakuan G3, G4 dan G5 yaitu 16%, 33%, dan 57%. Sedangkan untuk hasil penurunan kadar SGPT dari kelompok G2 dengan kelompok perlakuan G3, G4 dan G5 yaitu 25%, 34%, 46%. Kesimpulan ekstrak kulit jeruk pacitan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar SGOT dan SGPT pada Rattus norvegicus yang diinduksi PbCH3COO dengan nilai signifikasi < 0,005.
STATUS KADAR TROMBOSIT AKIBAT PAPARAN PESTISIDA PADA PETANI Nur Vita Purwaningsih; Tri Ade Saputro; Ellies Tunjung SM; Rahma Widyastuti; Ainutajriani Ainutajriani; Baterun Kunsah
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2024): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikal_sains.v12i1.4132

Abstract

Pesticides are substances or chemicals used in agriculture, forestry, horticulture and public land to increase crop yields. Up to now, pesticides are the main choice for farmers to protect plants from the influence of various plant-disturbing organisms. Exposure to pesticides on the body can have a negative impact on components in the body, including blood. Pesticides can be estimated as one of the factors that affect the blood profile, one of which is thrombocyte. The purpose of this study was to determine the description of platelet levels in farmers exposed to pesticides in Trece Village, Mojokerto Regency. This research was a descriptive study with an observational design. This research was conducted by checking the thrombocyte count of farmers in Trece Village, Mojokerto Regency, which was carried out automatically using a hematology analyzer. The results showed that the farmers of Trece Village, Mojokerto Regency who had normal platelet levels were 26 people with a percentage of 87% and 4 people with a low percentage of 13%. The conclusion in this study is that not all reductions in thrombocyte levels are due to exposure to pesticides and not always those who exposed to pesticides have low thrombocyte level.