Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

DAKWAH DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI: MANFAAT, TANTANGAN, DAN STRATEGI PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DAN INTERNET OF THINGS (IOT) DALAM DAKWAH Arief Syarifuddin Sucipto; Adit Febrianto; Zulham M. Rais; Dede Indra Setiabudi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v2i1.525

Abstract

Kegiatan dakwah merupakan aktivitas penting dalam membangun tatanan peradaban, semakin baik cara dan pendekatan yang dilakukan maka akan semakin memberikan manfaat bagi banyak orang. Agar kegiatan dakwah menjadi efektif, penfaatan teknologi informasi diperlukan. Penelitian ini bermaksud melihat efekivitas antara antara dakwah dan teknologi informasi. Dimana, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekporasi manfaat, tantangan, dan strategi penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things dalam aktivitas dakwah di era teknologi informasi. Beberapa aktivitas penelitian seperti literatur review, observasi, dan analisis dilakukan agar dapat memeberikan deskripsi komprehensif bagi kegiatan dakwah di era teknologi informasi seperti saat ini. Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IOT) menjadi fokus teknologi informasi yang ditelaah dalam penelitian ini. Diungkapkan bahwa kedua teknologi tersebut dapat mengoptimalkan baik proses dakwah maupun
ANALISIS PERADABAN ISLAM MELALUI SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW SEBAGAI NILAI PELAJARAN DUNIA Rusman Malik; Sairin Tugino; Dede Indra Setiabudi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v1i2.635

Abstract

Dalam salah satu ayat Al-Qur’an, Allah menegaskan bahwa dalam diri Nabi Muhammad terdapat suri teladan yang baik (uswah hasanah). Karena itu, setiap Muslim harus mengetahui kisah hidup atau biografi Nabi Muhammad agar bisa meneladaninya dengan baik dan benar. Nabi Muhammad SAW adalah nabi dan rasul terakhir yang ditugaskan Allah untuk menyampaikan risalah langit kepada umat manusia. Agama Islam yang dibawa Nabi Muhammad adalah penyempurna dari agama yang dibawa para nabi dan rasul sebelumnya. Beliau menyebarkan agama Islam kepada umatnya dengan penuh perjuangan. Nabi Muhammad mengalami hidup yang berliku—meski menjadi manusia istimewa dan pilihan Allah. Terlebih ketika menyebarkan ajaran Islam. Beliau menghadapi berbagai macam rintangan, tentangan, penolakan, halangan, dan bahkan upaya pembunuhan. Kendati demikian, beliau menghadapi itu semua dengan penuh kasih sayang. Karena Nabi Muhammad diutus Allah ke dunia itu, tidak lain dan tidak bukan, adalah sebagai rahmat bagi semesta Allah. Tanpa terkecuali satu makhluk pun.
PERAN SERTA ANAK BANGSA DALAM MEMBANGUN PERADABAN ISLAM TRADISIONAL KONTEMPORER Rafli Ardiansyah; Amin Warjo; Sudarman; Dede Indra Setiabudi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v1i2.636

Abstract

Peradaban islam mulai mengalami kemunduran dan kehilangan masa kejayaan sejak abad ke 20 sampai sekarang, hal ini disebabkan faktor internal dan external, seperti penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, perebutan kekuasaan, serangan serangan, dan faktor alam. peradaban islam sangat mungkin dibangun dinegara Indonesia dan didukung juga dengan adanya Pesantren pesantren yang berasaskan tradisional maupun modern. Akan tetapi ada beberapa problem yang menghambat dalam mengukir sejarah peradaban disini seperti halnya mudahnya umat muslim teradu domba, kurangnya literasi dan pemahaman, serta kurangnya support system dari pemerintahnya. Peran anak-anak Indonesia dalam membangun peradaban Islam tradisional kontemporer sangatlah penting. Dengan memberdayakan mereka, memelihara identitas keislaman mereka, dan melestarikan praktik-praktik Islam tradisional, kita dapat memastikan kelangsungan warisan budaya kita dan pengembangan masyarakat Indonesia yang kuat dan bersemangat, Adalah tanggung jawab kita bersama untuk memberikan dukungan dan bimbingan yang diperlukan bagi anak-anak kita, sehingga mereka dapat menjadi kontributor aktif dalam membangun bangsa yang sejahtera dan harmonis.Pendidikan Islam mengalami kemandegan (stagnasi) akut yang terus menggelinding dan merambah ke segala aspek kehidupan manusia, termasuk kepada dunia pendidikan Islam.
PERAN PENDIDIKAN DI MAHAD AL-ZAYTUN DALAM MEMPERKUAT PERADABAN ISLAM Siti Rohmah; Sukemi; Suniyati; Dede Indra Setiabudi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v2i2.637

Abstract

Pendidikan adalah upaya yang dilakukan oleh guru secara sadar dan terencana untuk melakukan kegiatan belajar baik di dalam kelas maupun di luar kelas untuk meningkatkan potensi peserta didik mereka. Pendidikan dapat mengembangkan potensi masyarakat, mampu mengembangkan keinginan dan keinginan generasi bangsa untuk mengeksplorasi berbagai potensi dan mengoptimalkannya untuk kepentingan pembangunan masyarakat secara keseluruhan. Keseluruhan sistem sosial, politik, budaya, dan intelektual yang dibangun oleh orang Muslim berdasarkan prinsip-prinsip agama Islam disebut "peradaban Islam". Ini mencakup semua aspek kehidupan, seperti ajaran agama, hukum, seni dan arsitektur, ilmu pengetahuan dan teknologi, perdagangan, dan interaksi dengan peradaban lain.
IMPLEMENTASI DEMOKRASI DALAM RUANG LINGKUP KEHIDUPAN SANTRI MA’HAD AL-ZAYTUN Nurul Najmi Laila; Fauziah Syania Asri; Sofie Nur Haqiqi Baetilah; Dede Indra Setiabudi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 3 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v3i2.531

Abstract

Pendidikan akan demokrasi sangatlah penting diajarkan kepada santri karena dengan pemahaman akan demokrasi secara luas dapat membentuk sikap yang mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui akan implementasi demokrasi dalam ruang lingkup kehidupan santri Ma’had Al-Zaytun. Penelitian ini menggunakan metode dekriptif kualitatif yang dimana dalam penelitian ini memerlukan observasi, dan google form dalam mengumpulkan data. Maka tersusunlah dalam penelitian ini yang membahas tentang makna dari implementasi demokrasi, faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi demokrasi serta soolusi untuk mengatasi hambatan dalam pelaksanaan demokrasi. Sehingga dengan begitu kita memiliki gambaran yang luas dalam mempersiapkan pengajaran terbaik untuk generasi yang akan datang.
ANALISIS KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA NEGARA DI HAURGEULIS Dea Nur Fatimah; Luthfia Nur Afifah; Maulida Putri Ariza; Dede Indra Setiabudi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i2.544

Abstract

Warga negara merupakan anggota dari suatu negara atau anggota dari suatu komunitas yang membentuk negara itu sendiri. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Kewajiban warga negara adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan sebagai warga negara. Kewajiban warga negara tidak dapat dipisahkan dengan hak warga negara. Setiap warga negara mempunyai kewajibannya. Terdapat UUD 1945 yang membahas kewajiban warga negara. Dan terdapat beberapa contoh kewajiban warga negara yang wajib dilaksanakan, serta terdapat pelanggaran kewajiban warga negara di dalamnya
HUBUNGAN MEDIA SOSIAL DI ERA DIGITAL TERHADAP MORALITAS ANAK BANGSA INDONESIA Nabilla Al-Zahira Najibullah; Fajar Al-Kautsar; Auliya Nabaul Insani; Dede Indra Setiabudi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i2.546

Abstract

Perkembangan anak tergantung kepada bagaimana orangtuanya serta suatu yang dapat dijadikan dasar munculnya pengaruh buruk dalam penerapan gadget pada perkembangan fisik serta perilaku anak sekolah dasar yakni frekuensi, perintah orang tua, penampilan dan kecanduan yang digunakan untuk istirahat, gangguan sistem saraf serebral pada anak, kantuk pada mata. Hal ini tidak baik bagi perkembangan karakter, sosial, moril anak, karena generasi penerus bangsa harus ditanamkan nilainilai positif yang terdapat dalam Pancasila yang akan diwujudkan dalam kehidupan mereka seharihari. Peranan orang tua saat mengasuh anaknya sangat penting dikarenakan peranan ini dapat digunakan untuk menjaga anaknya dari dampak buruk tapi juga mempunyai peranan dalam pembentukan karakter serta kepribadian yang baik pada diri anak. Maka dari itu orang tua perlu menjadi pedoman atau contoh yang baik bagi anaknya supaya anak mempunyai kepribadian yang baik dan dapat belajar sesuai dengan apa yang diinginkannya (Rosdiana, 2021). Namun, menentukan bagaimana pengaruhnya pada anak tergantung pada upaya orang tua dalam membantu perkembangan anak saat menggunakan smartphone serta juga dijadikan sebagai konselor intervensi pada pasokan. Hal ini yang membuat moral anak bangsa cenderung buruk karena mereka dapat meniru informasi negatif yang tidak seharusnya mereka dapatkan dengan bebas.
PENGUATAN NILAI NASIONALISME MELALUI PENDIDDIKAN PESANTREN AL-ZAYTUN DALAM MEMBANGUN KEMANDIRIAN DAN DISIPLIN SANTRI Muhamad Amarullah; Dewi Cahya Utami; Siti Fatonah; Dede Indra Setiabudi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i2.569

Abstract

Pendidikan adalah salah satu faktor yang sangat menentukan dan berpengaruh terhadap perubahan sosial dan semangat nasionalisme dikalangan generasi muda. Melalui pendidikan diharapkan bisa menghasilkan para generasi penerus bangsa yang mempunyai karakter kuat terhadap kecintaanya kepada tanah air serta memiliki akidah yang kokoh kuat terhadap syariatnya. Sayangnya banyak pihak menilai bahwa karakter yang demikian ini justru mulai sulit ditemukan pada siswa-siswa sekolah. Banyak diantara mereka yang terlibat tawuran, narkoba dan sebagainya. alam penelitian ini, jenis penelitian yang dilakukan adalah melalui jenis penelitian kualitatif. Artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi, catatan memo, dokumen resmi dan kajian kajian terdahulu lainnya. Sehingga yang menjadi tujuan dari penelitian kualitatif ini adalah ingin mendeskripsikan realita empirik dibalik fenomena secara mendalam, rinci dan tuntas. Oleh karena itu penggunaan jenis kualitatif dalam penelitian ini adalah dengan mencocokan antara realita empirik dengan teori yang berlaku dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Pendidikan pada dasarnya adalah proses pembelajaran yang terus-menerus yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri, baik kepribadian maupun keterampilan. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik dengan tujuan persatuan dan kesatuan bangsa. Sedangkan karakter adalah kumpulan-kumpulan sifat seseorang yang menyatu dalam jiwa dan diaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, pendidikan karakter adalah proses pembelajaran yang terus menerus dengan tujuan mengembankan potensi diri agar menyatu dalam jiwa dan dibentuk dalam perilaku. Pendidikan karakter di Pesantren mempunyai pengaruh yang signifikan guna meningkatkan agar semakin majunya ilmu pengatahuan dan teknologi Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat kita simpulkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikasi antara kualitas kehidupan sekolah dan lingkungan asrama pada santri Al Zaytun. Hubungan yang positif mengedintifikasikan bahwa semakin positif kualitas kehidupan sekolah dan lingkungan sekitar yang dimiliki santri, maka semakin tinggi pula disiplin, begitupun sebaliknya semakin tinggi nilai negatif kualitas kehidupan sekolah dan lingkungan yang dimiliki santri maka semakin rendah nilai disiplin pada santri. Maka daripada itu dapat dikemukakan saran – saran bagi santri Al Zaytun, pihak pesantren dan peneliti selanjutnya. Bagi santri pun diharapkan dapat yaitu dapat mempertahankan penilaian yang positif atau nilai – nilai positif terhadap pesantren, terutama dalam aktivitas yang dilakukan di pesantren yang berhubungan dengan aspek – aspek yang dimiliki pesantren, Sehingga dapat memicu santri untuk dapat menampilkan tingkah laku yang sesuai dengan aturan yang berlaku di lingkungan pesantren.
ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA MAHASISWA PGMI INSTITUT AGAMA ISLAM AL-ZAYTUN INDONESIA Miftah Sabillah; Putri Intan Syamsudin; Rafi Sulthan; Dede Indra Setiabudi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i2.570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penting pembelajaran pendidikan kewarganegaraan dan efektivitas pembelajaran pendidikan kewarganegaraan pada mahasiswa program studi PGMI Institut Agama Islam Az Zaytun Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa Transkrip Data (Interview Transcript) yaitu dengan rekaman audio atau video yang diubah ke dalam bentuk tulisan atau teks. Menganalisis data secara induktif, mereduksi, memverifikasi dan menafsirkan atau menangkap makna dari konteks masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran penting untuk pengembangan diri Mahasiswa PGMI Iai Al Azis serta relevan dengan kehidupan Mahasiswa Iai Al Azis.
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PKN UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA MI AL-ZAYTUN Nazma Aliya Mutia; Tsani Nurlaila; Ziba Ibnu Rafli; Dede Indra Setiabudi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 1 No. 3 (2022): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v1i3.573

Abstract

Mengembangkan karakter cinta tanah air adalah tujuan dari sebuah pembelajaran PKN. Pembelajaran yang mengangkat banyak karakter sehingga peneliti tertarik untuk meneliti permasalahan megenai karakter cinta tanah air dalam ruang lingkup Pesantren Modern. Timbulnya sikap-sikap siswa yang menyimpang pada nilai etika disebabkan budaya luar. Berkembangnya budaya luar membuat tantangan bagi guru sehingga guru memiliki kewajiban tugas untuk mengembangkan karakter cita tanah air pada setiap siswa. Implementasi pendidikan karakter pada MI Al-Zaytun belum terlaksana dengan baik. Program yang diterapkan belum mampu mengatasi permasalahan. Peneliti menggunakan metode penelitian kepustakaan atau Library Research dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, pengamatan, serta menelaah buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang relevan dengan permasalahan tersebut.