Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Implementasi Sistem Penjamininan Mutu Internal terhadap Kualitas Pendidikan di SMA 1 PGRI Ciputat Prasetya, Gilang Aulia; Azkiyah, Nur Atik; Asy'ari, Hasyim; Zahruddin, Zahruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4628

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di SMA 1 PGRI Ciputat. SPMI dipahami sebagai perangkat strategis yang digunakan oleh satuan pendidikan untuk memastikan terpenuhinya standar mutu pendidikan secara berkelanjutan melalui tahapan Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Penerapan siklus tersebut menjadi landasan utama dalam membangun tata kelola sekolah yang berorientasi pada mutu dan perbaikan berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur kepada informan kunci, observasi terhadap aktivitas sekolah, serta telaah dokumen yang relevan dengan pelaksanaan SPMI. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sehingga temuan penelitian memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPMI di SMA 1 PGRI Ciputat telah dilaksanakan secara terstruktur dan konsisten dengan mengacu pada siklus PPEPP. Penerapan SPMI memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu proses pembelajaran, penguatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan efektivitas manajemen sekolah, serta pembentukan budaya mutu yang berkelanjutan. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya sejumlah kendala, antara lain resistensi sebagian warga sekolah terhadap perubahan serta keterbatasan pemahaman mengenai konsep dan praktik penjaminan mutu. Oleh karena itu, dukungan kepemimpinan yang visioner, keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi menjadi faktor kunci dalam memastikan keberhasilan implementasi SPMI guna meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Efektivitas Sistem Manajemen Mutu ISO dalam Mempersiapkan Lembaga Menghadapi Visitasi Akreditasi Karmila, Dela Silmi; Islami, Hani; Amelia, Rizki; Asyari, Hasyim; Zahruddin, Zahruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4669

Abstract

Akreditasi merupakan salah satu instrumen penjaminan mutu eksternal yang berperan strategis dalam memastikan akuntabilitas, transparansi, serta keberlanjutan peningkatan mutu lembaga pendidikan dan organisasi pelayanan publik di Indonesia. Proses visitasi akreditasi menuntut kesiapan lembaga dalam menunjukkan bukti nyata penerapan standar mutu melalui dokumentasi yang sistematis, implementasi prosedur yang konsisten, dan pembentukan budaya mutu yang berkelanjutan. Di sisi lain, Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 hadir sebagai kerangka kerja internasional yang memberikan panduan bagi organisasi untuk mengelola proses, sumber daya, dan risiko secara efektif guna mencapai kepuasan pemangku kepentingan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan SMM ISO 9001:2015 dalam meningkatkan kesiapan lembaga menghadapi visitasi akreditasi. Penelitian dilakukan melalui metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, dokumen kebijakan, serta laporan implementasi ISO di lembaga pendidikan dan organisasi publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan ISO secara konsisten mampu memperkuat kesiapan akreditasi melalui peningkatan kualitas dokumentasi, efisiensi proses internal, penguatan budaya mutu, serta mendorong perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Namun demikian, efektivitas ISO sangat bergantung pada komitmen kepemimpinan, keterlibatan seluruh anggota organisasi, serta keselarasan antara standar ISO dengan instrumen akreditasi nasional. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan integrasi strategis antara SMM ISO dan sistem akreditasi agar lembaga mampu menciptakan tata kelola mutu yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada keunggulan berkelanjutan.
Pendekatan Supervisi Akademik Untuk Peningkat Mutu Pendidkan Terhadap Gen Z Sepudin, Mohammad Fahmi; Ahlia, Delis; Zahraningtyas, Firda; Asy’ari, Hasyim; Zahruddin, Zahruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pendekatan supervisi akademik yang relevan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di tengah tantangan karakteristik Generasi Z. Generasi Z dikenal sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan teknologi digital, memiliki kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi, kreatif, komunikatif, serta terbuka terhadap perubahan. Namun demikian, karakteristik tersebut juga diiringi dengan berbagai tantangan, seperti tingginya tingkat distraksi, tekanan psikologis, kecenderungan multitasking yang berlebihan, serta menurunnya motivasi dan ketahanan belajar. Kondisi ini menuntut guru untuk memiliki kompetensi pedagogik yang adaptif dan inovatif, yang pada gilirannya memerlukan dukungan supervisi akademik yang efektif dan kontekstual.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan yang berkaitan dengan supervisi Pendidikan, karakteristik Generasi Z, dan mutu pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi keterkaitan antara model supervisi akademik dan kebutuhan pembelajaran peserta didik Gen Z.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga pendekatan supervisi direktif, non-direktif, dan kolaboratif—memiliki fungsi saling melengkapi dalam meningkatkan profesionalisme guru. Supervisi adaptif yang mengombinasikan ketiga pendekatan tersebut dinilai paling efektif untuk mendukung guru dalam merancang pembelajaran yang relevan, partisipatif, dan sensitif terhadap kebutuhan psikologis Gen Z. Temuan ini menegaskan bahwa supervisi akademik yang fleksibel dan responsif dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di era digital.