Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Implementasi Sistem Penjamininan Mutu Internal terhadap Kualitas Pendidikan di SMA 1 PGRI Ciputat Prasetya, Gilang Aulia; Azkiyah, Nur Atik; Asy'ari, Hasyim; Zahruddin, Zahruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4628

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji secara mendalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di SMA 1 PGRI Ciputat. SPMI dipahami sebagai perangkat strategis yang digunakan oleh satuan pendidikan untuk memastikan terpenuhinya standar mutu pendidikan secara berkelanjutan melalui tahapan Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Penerapan siklus tersebut menjadi landasan utama dalam membangun tata kelola sekolah yang berorientasi pada mutu dan perbaikan berkelanjutan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur kepada informan kunci, observasi terhadap aktivitas sekolah, serta telaah dokumen yang relevan dengan pelaksanaan SPMI. Data yang diperoleh dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sehingga temuan penelitian memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SPMI di SMA 1 PGRI Ciputat telah dilaksanakan secara terstruktur dan konsisten dengan mengacu pada siklus PPEPP. Penerapan SPMI memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu proses pembelajaran, penguatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, peningkatan efektivitas manajemen sekolah, serta pembentukan budaya mutu yang berkelanjutan. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi adanya sejumlah kendala, antara lain resistensi sebagian warga sekolah terhadap perubahan serta keterbatasan pemahaman mengenai konsep dan praktik penjaminan mutu. Oleh karena itu, dukungan kepemimpinan yang visioner, keterlibatan aktif seluruh warga sekolah, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi menjadi faktor kunci dalam memastikan keberhasilan implementasi SPMI guna meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Efektivitas Sistem Manajemen Mutu ISO dalam Mempersiapkan Lembaga Menghadapi Visitasi Akreditasi Karmila, Dela Silmi; Islami, Hani; Amelia, Rizki; Asyari, Hasyim; Zahruddin, Zahruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4669

Abstract

Akreditasi merupakan salah satu instrumen penjaminan mutu eksternal yang berperan strategis dalam memastikan akuntabilitas, transparansi, serta keberlanjutan peningkatan mutu lembaga pendidikan dan organisasi pelayanan publik di Indonesia. Proses visitasi akreditasi menuntut kesiapan lembaga dalam menunjukkan bukti nyata penerapan standar mutu melalui dokumentasi yang sistematis, implementasi prosedur yang konsisten, dan pembentukan budaya mutu yang berkelanjutan. Di sisi lain, Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 hadir sebagai kerangka kerja internasional yang memberikan panduan bagi organisasi untuk mengelola proses, sumber daya, dan risiko secara efektif guna mencapai kepuasan pemangku kepentingan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan SMM ISO 9001:2015 dalam meningkatkan kesiapan lembaga menghadapi visitasi akreditasi. Penelitian dilakukan melalui metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti artikel jurnal nasional dan internasional, dokumen kebijakan, serta laporan implementasi ISO di lembaga pendidikan dan organisasi publik. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan ISO secara konsisten mampu memperkuat kesiapan akreditasi melalui peningkatan kualitas dokumentasi, efisiensi proses internal, penguatan budaya mutu, serta mendorong perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Namun demikian, efektivitas ISO sangat bergantung pada komitmen kepemimpinan, keterlibatan seluruh anggota organisasi, serta keselarasan antara standar ISO dengan instrumen akreditasi nasional. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan integrasi strategis antara SMM ISO dan sistem akreditasi agar lembaga mampu menciptakan tata kelola mutu yang adaptif, partisipatif, dan berorientasi pada keunggulan berkelanjutan.
Pendekatan Supervisi Akademik Untuk Peningkat Mutu Pendidkan Terhadap Gen Z Sepudin, Mohammad Fahmi; Ahlia, Delis; Zahraningtyas, Firda; Asy’ari, Hasyim; Zahruddin, Zahruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pendekatan supervisi akademik yang relevan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di tengah tantangan karakteristik Generasi Z. Generasi Z dikenal sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan teknologi digital, memiliki kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi, kreatif, komunikatif, serta terbuka terhadap perubahan. Namun demikian, karakteristik tersebut juga diiringi dengan berbagai tantangan, seperti tingginya tingkat distraksi, tekanan psikologis, kecenderungan multitasking yang berlebihan, serta menurunnya motivasi dan ketahanan belajar. Kondisi ini menuntut guru untuk memiliki kompetensi pedagogik yang adaptif dan inovatif, yang pada gilirannya memerlukan dukungan supervisi akademik yang efektif dan kontekstual.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan yang berkaitan dengan supervisi Pendidikan, karakteristik Generasi Z, dan mutu pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi keterkaitan antara model supervisi akademik dan kebutuhan pembelajaran peserta didik Gen Z.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga pendekatan supervisi direktif, non-direktif, dan kolaboratif—memiliki fungsi saling melengkapi dalam meningkatkan profesionalisme guru. Supervisi adaptif yang mengombinasikan ketiga pendekatan tersebut dinilai paling efektif untuk mendukung guru dalam merancang pembelajaran yang relevan, partisipatif, dan sensitif terhadap kebutuhan psikologis Gen Z. Temuan ini menegaskan bahwa supervisi akademik yang fleksibel dan responsif dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di era digital.
Manajemen Strategi dalam Lembaga Pendidikan Komarudin, Komarudin; Siregar, Diana Riski Sapitri; Zahruddin, Zahruddin; Maftuhah, Maftuhah
YASIN Vol 2 No 5 (2022): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.944 KB) | DOI: 10.58578/yasin.v2i5.560

Abstract

Quality educational institutions correlate to the improvement of quality human resources. The better the quality of an educational institution, ideally it will produce good inputs, processes and outputs. Competition in the world of education that is so fast requires managers of educational institutions to think creatively, innovatively and responsively in maintaining and developing their institutions. One of the efforts that can be done is to implement strategic management in managing educational institutions to improve the quality of education. The purpose of this study is to describe strategic management in educational institutions. This type of research used is descriptive qualitative research with literature review method. The data analysis technique in this study refers to the opinion of Milles & Huberman, namely reducing data, presenting data so that it becomes information, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the implementation of strategic management can make the management of educational institutions more sensitive to external threats. At least strategic management can also prevent the emergence of various problems that come from inside and outside educational institutions and can also improve the ability of educational institutions to deal with problems. Strategic management will enable educational institutions to carry out all their operational activities in a more effective and efficient manner. Can make educational institutions easy to adapt to changes that occur. Educational institutions that use the concept of strategic management will be more profitable than educational institutions that do not apply it.
Pendidikan sebagai Barang atau Jasa Publik dan Swasta Syukron, Muhammad; Zahruddin, Zahruddin
YASIN Vol 2 No 6 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v2i6.859

Abstract

In Indonesia, education is no longer purely a public good because some of it has been privatized by the government, so that people can no longer get it for free. It can be seen from the large number of private schools not only from local origins, but many international schools have been established in Indonesia, and also occur in various countries. This type of research is qualitative research using documentation study data collection methods in the form of relevant books and journals. Data analysis techniques start from data collection, data reduction, presentation and discussion of data then conclusions are drawn. The result of this research is that education can be a public good and can be a private good. Education as a public good because its provision is free, universal and equal access is the basis for producing other public goods. Education as a private good because of a necessity there is competition in getting a decent education. The competition must be purely a competition of intelligence and intellect, not a competition for money or position.
Kinerja dan Kesejahteraan Guru di Pelosok Indonesia Siregar, Diana Riski Sapitri; Zahruddin, Zahruddin; Maftuhah, Maftuhah
ALSYS Vol 2 No 5 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.756 KB) | DOI: 10.58578/alsys.v2i5.557

Abstract

Teacher performance is a condition that shows the ability of teachers to carry out their duties and obligations during learning activities at school and can provide encouragement and influence to students so that learning objectives can be achieved and run well and as expected, which is shown in performance, actions. , and work performance. Welfare is important for teachers, because adequate welfare can improve the quality of the teaching and learning process, performance and professional abilities. The purpose of this study is to describe the performance and welfare of teachers in remote parts of Indonesia. The method used in this study is a qualitative approach with a literature study method that collects data from documentation of books, articles, memos, newspapers and others. The results of this study indicate that in an effort to reward teachers in remote areas or special areas, the government has issued Government Regulation No. 41 of 2009 concerning Professional Allowances for Teachers and Lecturers, Special Allowances for Teachers and Lecturers, and Honorary Professor Allowances. However, until now there are teachers who receive wages below the minimum salary set by the government. In addition, supporting factors for teacher performance such as infrastructure in remote schools still need a helping hand from the government. Therefore, it is time for Indonesia to develop into a quality nation, a nation capable of managing its human resources effectively.