Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Tingkat Kerawanan, Mitigasi dan Adaptasi Banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur Mappatarai, Mappatarai; Manaf, Murshal; Alimuddin, Ilham
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 2 (2024): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i2.4500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan dan mengkaji upaya mitigasi dan Adaptasi bencana banjir di Kota Malili Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang di dalamnya mencakup penelitian survei berupa data dari hasil temuan berupa observasi lapangan. Teknik analisis yang digunakan yakni overlay terhadap data atribut yaitu kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, buffer sungai, dan penggunaan lahan untuk menganalisis tingkat kerawanan banjir, serta dilakukan analisis deskriptif kualitatif untuk mengkaji upaya mitigasi dan adatasi bencana banjir. Hasil penelitian menunjukkan wilayah Kota Malili memiliki tingkat kerawanan banjir yang beragam: 84,52% wilayah dengan risiko rendah, 14,37% dengan risiko sedang, dan 1,11% dengan risiko tinggi. Faktor-faktor seperti kemiringan lereng, jenis tanah, jarak dari sungai dan penggunaan lahan yang penentu tingkat kerawanan banjir yang terjadi. Sedangkan upaya mitigasi dan adaptasi dilakukan melalui pendekatan terintegrasi, termasuk normalisasi sungai, zonasi area rawan bencana, dan sosialisasi. Strategi mitigasi disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan melibatkan pengelolaan kawasan sungai, sistem drainase, desain arsitektur, evakuasi, peringatan dini, regulasi zonasi, dan kesadaran masyarakat. Keberhasilan bergantung pada kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder This study aims to analyze the vulnerability level and examine the efforts of mitigation and adaptation for flood disasters in Malili City, East Luwu Regency. This research employs a qualitative descriptive method, encompassing survey research that includes data from field observations. The analysis technique used is an overlay on attribute data, such as slope gradient, rainfall, soil type, river buffer, and land use, to analyze the level of flood vulnerability. Additionally, a qualitative descriptive analysis is conducted to study the efforts of mitigation and adaptation for flood disasters. The results show that the Malili City area has varying levels of flood vulnerability: 84.52% of the area with low risk, 14.37% with medium risk, and 1.11% with high risk. Factors such as slope gradient, soil type, distance from the river, and land use determine the level of flood vulnerability. Mitigation and adaptation efforts are implemented through an integrated approach, including river normalization, zoning of disaster-prone areas, and socialization. Mitigation strategies are tailored to the level of vulnerability and involve the management of river areas, drainage systems, architectural design, evacuation, early warning, zoning regulations, and community awareness. The success depends on the cooperation between the government, the community, and stakeholders.
Analisis Tingkat Kerawanan Dan Mitigasi Bencana Longsor Pada Obyek Wisata Dante Pine Dan Sekitarnya Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang Anugrah H, Eza; Alimuddin, Ilham; Aksa, Kamran
Urban and Regional Studies Journal Vol. 6 No. 2 (2024): Urban and Regional Studies Journal, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/ursj.v6i2.4527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerawanan bencana tanah longsor di Objek Wisata Dante Pine dan Sekitanya Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang dan mengetahui arahan mitigasi bencana di Objek Wisata Dante Pine Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Variabel yang digunakan terdiri dari 5 (Lima) variabel diantaranya (1) Jenis Tanah, (2) Intensitas Curah Hujan, (3) Kondisi Geologi (4) Penggunaan Lahan, (5). Analisis yang digunakan pembobotan dan overlay peta kelas kerawanan longsor di Objek Wisata Dante Pine dan Sekitarnya Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang, menggunakan data hasil pembobotan lalu menggunakan teknik skoring. Hasil overlay peta menghasilkan peta kerawanan longsor secara relatif berdasarkan data bobot dengan tiga kelas kerawanan yaitu: rendah, sedang, dan tinggi. Arahan mitigasi berdasarkan tipologi kawasan dan tingkat kerawanan longsor di Objek Wisata Dante Pine dan Sekitarnya Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang dilakukan pengaturan penggunaan lahan, pemanfaatan daerah rawan longsor dapat dilakukan dengan cara vegetatif dengan menanam jenis tanaman berakar dalam, dapat menembus lapisan kedap air. This research aims to analyze the vulnerability of landslides at the Dante Pine Tourist Attraction and its Surroundings, Anggeraja District, Enrekang Regency and to find out directions for disaster mitigation at the Dante Pine Tourist Attraction, Anggeraja District, Enrekang Regency. The variables used consist of 5 (five) variables including (1) Soil Type, (2) Rainfall Intensity, (3) Geological Conditions (4) Land Use, (5). The analysis used weighting and overlaying maps of landslide susceptibility classes at the Dante Pine Tourist Attraction and Surroundings, Anggeraja District, Enrekang Regency, using weighted data and then using scoring techniques. The map overlay results produce a relative landslide susceptibility map based on weighted data with three vulnerability classes, namely: low, medium and high. Mitigation directions based on the typology of the area and the level of landslide susceptibility in the Dante Pine Tourist Attraction and its surroundings, Anggeraja District, Enrekang Regency, are to regulate land use. The use of landslide-prone areas can be done in a vegetative way by planting deep-rooted types of plants that can penetrate the waterproof layer.