Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA POLITIK PANCASILA TERHADAP KONSOLIDASI DEMOKRASI DI INDONESIA Eva Rachmawati; Siti Tiara Maulia
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 10 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i10.3800

Abstract

Sistem Demokrasi Pancasila (SDP) merupakan sistem demokrasi yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, yang berkembang dari tradisi kekeluargaan dan musyawarah dalam masyarakat Nusantara. Demokrasi ini bertahan di bawah feodalisme karena tanah, sebagai faktor produksi utama, dimiliki bersama oleh masyarakat desa. Adat bermusyawarah membawa kebiasaan pengambilan keputusan melalui mufakat. Sistem politik ini mempengaruhi budaya setiap daerah, cara pelaksanaan birokrasi, dan lembaga demokrasi, mencerminkan budaya politik lokal
PERAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA Diea Amiliya; Siti Tiara Maulia
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 10 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i10.3864

Abstract

Mahkamah Konstitusi ialah lembaga negeri yang mempunyai kedudukan berarti dalam melindungi konstitusi serta penegakan hukum di Indonesia. Selaku penjaga konstitusi, Mahkamah Konstitusi berwenang mengadili pada tingkatan awal serta terakhir yang putusannya bertabiat final buat menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Bawah Negeri Republik Indonesia Tahun 1945. Tidak hanya itu, Mahkamah Konstitusi pula bertugas memutus kewenangan lembaga negeri yang wewenangnya diberikan oleh UUD NRI 1945, memutus pembubaran partai politik, serta memutus fitnah tentang hasil pemilu universal Lewat kewenangan tersebut, Mahkamah Konstitusi berfungsi berarti dalam menegakkan prinsip checks and balances antara cabang-cabang kekuasaan negeri dan melindungi hak-hak konstitusional masyarakat negeri Putusan-putusan Mahkamah Konstitusi sudah membagikan pengertian yang progresif terhadap konstitusi serta menguatkan proteksi terhadap hak asasi manusia. Tetapi keberadaan Mahkamah Konstitusi pula tidak lepas dari bermacam kritik serta tantangan. Independensi serta wewenang hakim konstitusi kerap kali dipertanyakan, dan terdapatnya kekhawatiran menimpa politisasi putusan-putusan Mahkamah Konstitusi. Oleh sebab itu, upaya buat menguatkan legitimasi serta kapasitas Mahkamah Konstitusi jadi berarti supaya lembaga ini bisa terus berfungsi maksimal dalam penegakan hukum serta melindungi konstitusionalitas di Indonesia. Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peran yang signifikan dalam penegakan hukum di Indonesia. Sebagai lembaga yang didirikan untuk menjaga keberlakuan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 (UUD 1945), MK memiliki peran yang krusial dalam memastikan konsistensi hukum, supremasi konstitusi, dan perlindungan hak asasi manusia. MK berperan sebagai penjaga keberlakuan konstitusi dengan kewenangannya untuk menguji undang-undang terhadap UUD 1945. Hal ini memastikan bahwa setiap undang-undang yang dikeluarkan tidak melanggar prinsip-prinsip konstitusi dan hak-hak warga negara. Selain itu, MK juga berperan dalam menyelesaikan sengketa kewenangan antara lembaga negara, menjaga keseimbangan kekuasaan, dan melindungi hak asasi manusia melalui putusan-putusannya. MK memiliki peran penting dalam menegakkan hak asasi manusia dengan menguji undang-undang terkait HAM dan memastikan bahwa kebijakan pemerintah tidak melanggar hak-hak asasi manusia yang dijamin dalam konstitusi. Dengan peran-peran tersebut, Mahkamah Konstitusi menjadi pilar utama dalam menjaga keadilan, kebebasan, dan supremasi hukum di Indonesia. Putusan MK tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap hak-hak individu dan memastikan bahwa setiap kebijakan dan undang-undang yang diterapkan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan HAM. MK merupakan lembaga yang vital dalam menjaga stabilitas hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.
DINAMIKA SISTEM POLITIK DI INDONESIA: TANTANGAN Muhammad Refi Rajuspa; Siti Tiara Maulia
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 10 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v4i10.3865

Abstract

Sistem politik Indonesia sudah hadapi dinamika yang signifikan semenjak masa reformasi pada tahun 1998. Transisi dari rezim otoritarian mengarah demokrasi bawa pergantian besar dalam lanskap politik nasional. Tetapi Indonesia masih mengalami beberapa tantangan dalam menguatkan demokrasi serta tata kelola pemerintahan. Riset ini berarti buat menganalisis dinamika sistem politik Indonesia, mengenali tantangan yang dialami dan merumuskan prospek ke depan dalam upaya menguatkan demokrasi serta tata kelola pemerintahan yang baik. Riset ini memakai pendekatan kualitatif dengan tata cara riset literatur, analisis kebijakan, serta wawancara mendalam dengan para pakar serta pemangku kepentingan terpaut Informasi dianalisis secara deskriptif serta interpretatif buat mendapatkan uraian yang mendalam tentang dinamika sistem politik Indonesia. Hasil-hasil Berarti Riset 1) Indonesia sudah menggapai kemajuan dalam proses demokratisasi, semacam penyelenggaraan pemilu yang relatif leluasa serta adil, kebebasan pers, dan partisipasi warga yang bertambah 2) Tantangan utama yang dialami antara lain ketimpangan ekonomi, konflik sosial, korupsi, lemahnya penegakan hukum, serta kapasitas sumber energi manusia yang terbatas. 3) Reformasi kelembagaan, kenaikan kapasitas SDM, serta penguatan checks and balances antara lembaga-lembaga negeri dibutuhkan buat menguatkan demokrasi Indonesia. 4) Partisipasi serta pembelajaran politik warga butuh ditingkatkan buat menguatkan basis demokrasi di Indonesia. Riset ini membagikan analisis mendalam tentang dinamika sistem politik Indonesia, tantangan yang dialami dan prospek ke depan dalam menguatkan demokrasi serta tata kelola pemerintahan yang baik. Penemuan riset bisa jadi acuan untuk para pembentuk kebijakan serta pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi serta kebijakan yang pas buat menguatkan demokrasi di Indonesia.
Mewujudkan Demokrasi Lokal: Analisis Pemilihan Ketua RT Berdasarkan Perda No. 9 Tahun 2016 di Kota Jambi Putri Juliasmi; Irzal Anderson; Siti Tiara Maulia
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Edisi Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i1.7436

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 mengenai sistem pemilihan ketua RT di Kelurahan Lingkar Selatan, Kota Jambi. Meskipun peraturan ini telah berlaku, penerapannya belum sepenuhnya efektif. Temuan menunjukkan adanya ketua RT yang dipilih secara turun-temurun atau terpaksa, pelanggaran batas usia, serta masyarakat yang kehilangan hak pilihnya atau kurang berpartisipasi karena kesibukan. Penelitian kualitatif deskriptif ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari Lurah, Ketua RT, serta masyarakat. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian ini merekomendasikan Kelurahan Lingkar Selatan untuk meningkatkan upaya dalam mengaktifkan partisipasi masyarakat pada pemilihan ketua RT guna mewujudkan implementasi Perda yang lebih optimal.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Kartun Berbasis Aplikasi TikTok Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Yulianti; Alif Aditya Candra; Siti Tiara Maulia
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Edisi Juni 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i1.8306

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya pada materi Bhinneka Tunggal Ika, dengan 89% siswa berada pada kategori tidak kritis dan nilai UAS rata-rata hanya 55. Kebaruan dari penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran berupa video animasi kartun berbasis aplikasi TikTok, yang belum banyak diterapkan dalam konteks pembelajaran formal. Media ini dikembangkan dengan model ADDIE dan diuji pada 36 siswa kelas X SMA Negeri 4 Kota Jambi. Hasil validasi oleh ahli bahasa, materi, dan media menunjukkan kelayakan tinggi (skor 83,33%–87,5%), dan validasi praktisi memperoleh skor 92,5% (sangat praktis). Uji coba kelompok kecil dan besar juga menunjukkan hasil sangat layak. Terakhir, kemampuan berpikir kritis siswa meningkat signifikan dengan skor 94%, menunjukkan bahwa media ini efektif digunakan untuk mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Analisis Kebijakan Full Day School Terhadap Pembelajaran Siswa Lolita Sitanggang; Siti Tiara Maulia
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 1 No. 2 (2023): APRIL : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.565 KB) | DOI: 10.54066/jupendis-itb.v1i2.220

Abstract

Penetapan pembelajaran full day school merupakan kebijakan baru yang memberlakukan pembelajaran di sekolah seharian penuh. Pendidikan yang sifatnya dinamis tentu selalu melakukan pembaharuan demi mengejar ketertinggalan pendidikan Indonesia dengan negara maju. Pada penelitian ini akan membahas lebih lanjut mengenai kebijakan penerapan sistem pendidikan full day school. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dan menghasilkan bahwa pengelolaan pendidikan tidak bisa dipisahkan dengan kebijakan pendidikan karena keduanya saling bersinergi tidak bisa dipisahkan pula.
Implementasi Kebijakan Pendidikan Karakter Di Sekolah Reziska Maya Kumala; Irwan Irwan; Siti Tiara Maulia
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL (JUPENDIS) Vol. 1 No. 2 (2023): APRIL : JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.264 KB) | DOI: 10.54066/jupendis-itb.v1i2.221

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu upaya kita untuk menanggulangi kebodohan dan kemiskinan yang terjadi di negara kita yaitu Indoneisa. Dimana kita ketahui, bahwasanya dengan seseorang mengenyam bangku sekolah, maka orang tersebut telah mengetahui beberapa hal yang ada di dunia ini. Penulis meneliti pada tahun 2023 di salah satu sekolah yang ada di provinsi jambi. Di dalam pembuatan artikel ini, penulis meneliti sebuah persamalahan dengan melakuakan penelitian dengan beberapa cara yaitu dengan cara obsecrvasi, wawancara, serta ada beberapa cara menggunakan catatan lapangan. Metode dengan observasi di lakukan di lingkup sekolah, metode ini bermanfaat untuk memahami konteks apa yang akan di teliti secara menyeluruh. Selain menggunakan metode observasi, di dalam penelitian ini penulisjuga mengguakan metode wawancara, dengan cara mewawancarai beberapa informan yang ada di lingkungan sekolah serta penulis juga menggunakan metode catatan lapangan, dimana catatan lapangan ini berfungsi sebagai alat pendukung penemuan pengetahuan teori yang di dukung oleh data yang konkrit. Implementasi adalah suatu tindakan atau pelaksanaan dari sebuah rencana yang disusun secara matang dan terperinci.
Development Of Islamic Religious Education Learning Modules Based On Local Wisdom Noneng Nurhayani; Indah Sulistiani; Syarifuddin; Rezkiyah Hoesny; Siti Tiara Maulia
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 5 No. 1 (2024): March
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v5i1.2833

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) has great potential to increase understanding and application of religious values that are in line with local wisdom. However, existing learning modules often do not integrate these two aspects explicitly, resulting in a gap between theory and practice. This research aims to develop a PAI learning module based on local wisdom and assess its effectiveness in increasing student understanding and engagement.This research uses literature research methods, by collecting and analyzing sources relevant to the development of PAI modules and local wisdom. The research results show that learning that integrates PAI with local wisdom not only enriches students' religious knowledge but also increases their understanding of the application of these values in their social and cultural context. The module developed successfully integrates examples of local wisdom that are relevant to PAI subject matter. Initial assessments show positive responses from students as well as increased interest and participation in the learning process.