Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

REPRESENTASI BUDAYA DALAM FOTOGRAFI MAKANAN: STUDI ANALISIS FOTO MAKAN BAJAMBA PADA KALENDER: CULTURAL REPRESENTATION IN FOOD PHOTOGRAPHY: AN ANALYSIS STUDY OF BAJAMBA FOOD PHOTOS ON CALENDARS Pongky Purnama; Candrastuti, Ratih; Tahalea, Silviana; Novianti, Erlina
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/dim.v22.i1.25119

Abstract

This study examines cultural representation in food photography through a visual analysis of food photographs with the theme of Makan Bajamba used in calendars. The focus of the study is directed at how visual elements, namely composition, lighting, shooting angles, colors and object arrangement, play a role in constructing cultural meaning and representing the social and ritual values ​​of the Minangkabau people, especially in Koto Gadang, West Sumatra. This study uses a qualitative approach with visual semiotic analysis methods to identify cultural signs in each photo. The results show that food photography in calendars functions not only as an aesthetic medium, but also as a representational device that emphasizes collective identity, social hierarchy, and interaction patterns in the practice of Makan Bajamba. The calendar as a distribution medium strengthens the function of photographs as reminders of cultural cycles, symbolic archivists and visual educational tools. In conclusion, the integration of food photography in calendars produces a visual narrative that combines culinary aesthetics and the rhythmic structure of tradition, thus opening up space for reinterpreting cultural practices in a contemporary context.
Potret Jakarta melalui Foto Dokumenter sebagai Media Komunikasi Sosial Candrastuti, Ratih; Novianti, Erlina; Kantina, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1337

Abstract

This community service program aims to empower the community, particularly the photography community, in utilizing documentary photography as a medium of social communication in Jakarta. Cultural diversity, history, and modernity are important objects of visual documentation for urban communities. The methods used include literature studies, field observations, photography training, photography practice at a number of iconic locations, and publication of the results through social media. This activity not only improves technical skills but also the ability to interpret cultural symbols and messages in photographs. The program results in enhanced visual literacy, the availability of cultural promotion content for Jakarta, and contributions to strengthening the creative economy. This initiative is crucial for cultural preservation, public information dissemination, and increasing community participation in promoting Jakarta's urban identity in the digital age.
Improving Teenagers' Hard Skill Competence Through Tamarind Batik Painting Training for Interior Aesthetic Elements Integrated into the Creative Industry Rianingrum, Cama Juli; Pandanwangi, Ariesa; Wiemar, Rosalinda Wiemar; Jasjfi, Elda Franzia; Novianti, Erlina; Pandanwangi, Siti Febrina Rahmadani
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.664

Abstract

Remaja di tingkat sekolah menengah atas perlu memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkannya dimasa depan, selain kompetensi dari mata pelajaran yang sudah dipelajarinya. Salah satunya adalah penggunaan material ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam proses kreatif membuat karya seni lukis yang dapat dimanfaatkan ke dalam industri kreatif. Material tersebut adalah limbah dari biji asam jawa yang diambil pada bagian bubuknya. Permasalahannya belum banyak remaja yang mengetahui proses pembuatan lukis tamarind. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan material ramah lingkungan dan memberikan pelatihan melukis pada media kain dengan material lilin dingin. Material ini ramah lingkungan dan aman digunakan. Peserta dalam PkM ini adalah siswa dan guru di SMAN. 7 secara khusus. Metode pelatihan yang digunakan yaitu metode ABCD (Asset Based Community Development), yang fokus pada pengembangan asset sumber daya manusianya, yaitu siswa SMA. Metode dalam pengabdian ini akan memberikan motivasi para siswa dan guru agar berkreasi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat yang dapat memperluas kemampuan teknis, dan diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kreatif dan wirausaha. Disamping itu hasil karya yang dihasilkan menambah estetika lingkungan sekolah dengan nuansa lukis batik Indonesia. PkM lukis batik tamarind ini dapat meningkatkan kompetensi hard skill siswa dan mengintegrasikan karya mereka dalam industri kreatif, khususnya sebagai elemen estetika penunjang interior.