Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

REPRESENTASI BUDAYA DALAM FOTOGRAFI MAKANAN: STUDI ANALISIS FOTO MAKAN BAJAMBA PADA KALENDER: CULTURAL REPRESENTATION IN FOOD PHOTOGRAPHY: AN ANALYSIS STUDY OF BAJAMBA FOOD PHOTOS ON CALENDARS Pongky Purnama; Candrastuti, Ratih; Tahalea, Silviana; Novianti, Erlina
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/dim.v22.i1.25119

Abstract

This study examines cultural representation in food photography through a visual analysis of food photographs with the theme of Makan Bajamba used in calendars. The focus of the study is directed at how visual elements, namely composition, lighting, shooting angles, colors and object arrangement, play a role in constructing cultural meaning and representing the social and ritual values ​​of the Minangkabau people, especially in Koto Gadang, West Sumatra. This study uses a qualitative approach with visual semiotic analysis methods to identify cultural signs in each photo. The results show that food photography in calendars functions not only as an aesthetic medium, but also as a representational device that emphasizes collective identity, social hierarchy, and interaction patterns in the practice of Makan Bajamba. The calendar as a distribution medium strengthens the function of photographs as reminders of cultural cycles, symbolic archivists and visual educational tools. In conclusion, the integration of food photography in calendars produces a visual narrative that combines culinary aesthetics and the rhythmic structure of tradition, thus opening up space for reinterpreting cultural practices in a contemporary context.
Potret Jakarta melalui Foto Dokumenter sebagai Media Komunikasi Sosial Candrastuti, Ratih; Novianti, Erlina; Kantina, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1337

Abstract

This community service program aims to empower the community, particularly the photography community, in utilizing documentary photography as a medium of social communication in Jakarta. Cultural diversity, history, and modernity are important objects of visual documentation for urban communities. The methods used include literature studies, field observations, photography training, photography practice at a number of iconic locations, and publication of the results through social media. This activity not only improves technical skills but also the ability to interpret cultural symbols and messages in photographs. The program results in enhanced visual literacy, the availability of cultural promotion content for Jakarta, and contributions to strengthening the creative economy. This initiative is crucial for cultural preservation, public information dissemination, and increasing community participation in promoting Jakarta's urban identity in the digital age.
Improving Teenagers' Hard Skill Competence Through Tamarind Batik Painting Training for Interior Aesthetic Elements Integrated into the Creative Industry Rianingrum, Cama Juli; Pandanwangi, Ariesa; Wiemar, Rosalinda Wiemar; Jasjfi, Elda Franzia; Novianti, Erlina; Pandanwangi, Siti Febrina Rahmadani
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.664

Abstract

Remaja di tingkat sekolah menengah atas perlu memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkannya dimasa depan, selain kompetensi dari mata pelajaran yang sudah dipelajarinya. Salah satunya adalah penggunaan material ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam proses kreatif membuat karya seni lukis yang dapat dimanfaatkan ke dalam industri kreatif. Material tersebut adalah limbah dari biji asam jawa yang diambil pada bagian bubuknya. Permasalahannya belum banyak remaja yang mengetahui proses pembuatan lukis tamarind. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan material ramah lingkungan dan memberikan pelatihan melukis pada media kain dengan material lilin dingin. Material ini ramah lingkungan dan aman digunakan. Peserta dalam PkM ini adalah siswa dan guru di SMAN. 7 secara khusus. Metode pelatihan yang digunakan yaitu metode ABCD (Asset Based Community Development), yang fokus pada pengembangan asset sumber daya manusianya, yaitu siswa SMA. Metode dalam pengabdian ini akan memberikan motivasi para siswa dan guru agar berkreasi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat yang dapat memperluas kemampuan teknis, dan diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kreatif dan wirausaha. Disamping itu hasil karya yang dihasilkan menambah estetika lingkungan sekolah dengan nuansa lukis batik Indonesia. PkM lukis batik tamarind ini dapat meningkatkan kompetensi hard skill siswa dan mengintegrasikan karya mereka dalam industri kreatif, khususnya sebagai elemen estetika penunjang interior.
Fotografi Komersial sebagai Praktik Kreatif Terapan: Kajian Metodologi Penciptaan Purnama, Pongky Adhi; Jiuhanteng, Markus; Wahyuningrum, R. A. Heryani; Novianti, Erlina; Tahalea, Silviana Aurelia
Retina Jurnal Fotografi Vol 6 No 1 (2026): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v6i1.6323

Abstract

Fotografi komersial tidak hanya berfungsi sebagai medium visual untuk kepentingan promosi, tetapi juga sebagai praktik kreatif terapan yang melibatkan proses konseptual, teknis, dan strategis secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji metodologi penciptaan karya fotografi komersial sebagai suatu praktik kreatif yang menjembatani nilai estetika dan kebutuhan pasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model practice led research, yang menempatkan proses penciptaan karya sebagai sumber utama pengetahuan. Data diperoleh melalui studi literatur, observasi proses kreatif, analisis visual karya fotografi komersial serta refleksi kritis atas tahapan konseptualisasi, praproduksi, produksi, pascaproduksi dan refleksi praktik kreatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penciptaan karya fotografi komersial merupakan proses multidimensional yang melibatkan interpretasi brief klien, riset visual, eksplorasi estetika, penguasaan teknis, serta pertimbangan konteks media dan audiens. Metodologi penciptaan yang sistematis memungkinkan fotografer mempertahankan identitas kreatif sekaligus memenuhi tuntutan fungsi komersial. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan kerangka metodologis dalam praktik fotografi komersial, serta menjadi referensi bagi akademisi dan praktisi dalam memahami fotografi komersial sebagai bentuk praktik kreatif terapan di ranah industri kreatif.
Pelatihan Melukis Pot Dekorasi Taman Bagi Anak Binaan Pondok Yatim dan Dhuafa Jasjfi, Elda Franzia; Iskandar, Layla Nurina Kartika; Wahyuningrum, RA Heryani; Novianti, Erlina; Sofyan, Edria Putrinda; Valencia, Erin; Hestiningtyas, Rhomina
Abdi Seni Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v16i2.7451

Abstract

Environmental awareness education needs to be carried out continuously starting from childhood. Various ways can be done to increase awareness of the environment, by interacting directly with the environment and increasing the beauty of the environment through artistic activities. The location of the training activities is the Pondok Yatim dan Dhuafa Tomang managed by Yayasan Amal Sholeh Sejahtera, which is inhabited by 10 children aged 5-12 years, located on Jl. Gelong Baru No. 8, Tomang, Grogol Petamburan, West Jakarta. To build environmental awareness, environmental-themed drawing training has been carried out for underprivileged children at Pondok Yatim dan Dhuafa Tomang. In this activity, it was found that children have many interests in drawing activities. For this reason, this program was continued with training in painting pots as garden decorations at Pondok Yatim dan Dhuafa Tomang. The pondok has a front yard area, which contains several green plants but has not been processed by involving the assisted children in cultivating the front yard area of ​​the cottage. The activity of decorating plant pots in your yard is a form of interaction with the surrounding environment and can also improve the aesthetics of the environment so that it is more attractive. The training method is carried out directly by a team consisting of lecturers and students from the Visual Communication Design, Interior Design and Photography study programs. The training material includes insight into the garden environment around your home, tools and media for planting and painting, procedures for painting pots, and creativity in painting garden decoration pots. The results of the training were 10 (ten) individual works of the training participants to paint aesthetic garden decoration pots to be used in the Pondok Yatim dan Dhuafa Tomang environment. Keywords: garden decoration; children creativity; painting pots; environment
PROSES BELAJAR SEORANG ANAK TUNARUNGU MELALUI PENDEKATAN PHOTO STORY Purwanto, Aloysius Mirecelio Gitta; Novianti, Erlina; Tahalea, Silviana Amanda A.
Jurnal Dimensi DKV: Seni Rupa dan Desain Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jdd.v7.i1.12831

Abstract

AbstractThe Learning Process of a Deaf Kid Through Photo Story Approach. Photo storyis a subsidiary of photojournalism. Photo story is an arrangement of photos that canconvey a strong message, arouse enthusiasm, present a moving message, entertain, andprovoke debate. Photo stories are an approach to storytelling by using several photosand additional text to explain context or background. The photo technique taken is blackand white to symbolize the silent world of deaf children that is different from the othernormal world. The purpose of this research is to document Justin’s learning process andsocial life at SD-LB Pangudi Luhur, West Jakarta, and to visualize Justin as a student ofSLB PL in narrative photo stories. The method used in this research is observation andalso study literature. Based on the results of the research, the photo stories in this paperare a collection of more than 10 photos arranged in such a way and are interrelatedto tell a phenomenon or an event from the author’s point of view. This story photois narrative. The author takes a candid photoshoot of Justin to capture the essenceof Justin’s person and behavior. In black and white photo techniques, recognizing thecharacter of the light to show the gradation of the photo is very important. Black andwhite photos are taken by the author to depict a world that is quiet, a little gloomy,without color, for most deaf children to live their lives.Keywords: journalism, black and white, deaf, photo stories, narrativeAbstrakProses Belajar Seorang Anak Tunarungu Melalui Pendekatan Photo Story. Photostory merupakan genre foto cabang dari foto jurnalistik. Photo story merupakan fotosusunan foto yang mampu menyampaikan pesan yang kuat, membangkitkan semangat,menghadirkan pesan haru, menghibur, hingga memancing perdebatan. Foto cerita adalahpendekatan bercerita dengan menggunakan beberapa foto dan tambahan teks untukmenjelaskan konteks atau latar belakang. Teknik foto yang diambil adalah hitam-putihuntuk melambangkan dunia sunyi dari anak-anak tunarungu yang berbeda dengan dunianormal yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendokumentasikan prosesbelajar dan kehidupan sosial Justin di SD-LB Pangudi Luhur Jakarta Barat dan untukmemvisualisasikan Justin sebagai pelajar dari SLB PL dalam photo story. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini dengan observasi dan juga studi literatur. Berdasarkanhasil penelitian, foto cerita dalam tulisan ini adalah merupakan kumpulan lebih dari10 foto yang disusun sedemikian rupa dan saling terkait menceritakan fenomena atausuatu peristiwa dari sudut pandang penulis. Foto cerita ini bersifat foto naratif. Penulismelakukan pemotretan secara candid terhadap Justin untuk menangkap esensi daripribadi dan perilaku Justin. Dalam teknik foto hitam putih, mengenali karakter cahayauntuk menampilkan gradasi foto sangatlah penting. Foto warna hitam dan putih diambiloleh penulis untuk menggambarkan dunia yang sunyi, sedikit suram, tanpa warna, bagisebagian besar anak tunarungu dalam menjalani hidupnya.Kata kunci: foto cerita, available lighting, hitam dan putih, tunarungu
PELATIHAN PORTRAITURE PHOTOGRAPHY BAGI KOMUNITAS FOTOGRAFI DI SEKOLAH AL FALAH JAKARTA SELATAN Jiuhanteng, Markus; Annisa Damayanti, Resky; Novianti, Erlina; Febrina Rahmadani, Siti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 7 No 2 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jamin.v7i2.23832

Abstract

Pada era digitalisasi seperti sekarang ini, peminatan terhadap fotografi di antara kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terus meningkat, terutama pada genre fotografi portrait, namun hal tersebut belum sejalan dengan pengembangan keterampilan fotografi siswa yang masih belum dilakukan secara sistematis, termasuk salah satunya di sekolah SMK Al Falah yang memiliki jurusan Desain Komunikasi Visual. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis komunitas siswa sekolah Al Falah yang memiliki minat terhadap fotografi portrait untuk menambah wawasan serta pemahaman terhadap fotografi. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan praktik, pendampingan teknis kamera, pencahayaan, evaluasi hasil karya metode hands on training. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap fotografi misalnya komposisi, pencahayaan, dan ekspresi visual. Selain itu peningkatan pemahaman dan minat terhadap fotografi sebagai bidang profesi. Program ini menunjukkan bahwa pelatihan fotografi potret berbasis praktik visual di sekolah SMK dapat menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan minat siswa pada fotografi sebagai industri kreatif digital.