p-Index From 2021 - 2026
3.986
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengawasan Mutu pada Proses Produksi Mi Instan Varian Soto di PT XYZ Bogor Zulfan Zaenal Arif Mustofa; Siti Nurhalimah; Muhammad Dery Prakoso
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24402

Abstract

Pengawasan mutu merupakan aspek penting dalam industri pangan untuk menjamin kualitas dan keamanan produk, khususnya pada produksi mi instan varian soto di PT XYZ Bogor. Kebutuhan konsumen terhadap pangan praktis yang aman dan bermutu menuntut perusahaan menerapkan sistem pengendalian yang konsisten dan terdokumentasi pada setiap tahapan proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan pengawasan mutu pada proses produksi mi instan varian soto. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lini produksi Departemen Noodle, wawancara dengan staf Quality Control, serta pengujian parameter fisik, kimia, dan sensori sesuai standar perusahaan dan SNI. Hasil menunjukkan bahwa pengawasan dilakukan sejak penerimaan bahan baku, pencampuran, pembentukan lembaran, pengukusan, penggorengan sebagai CCP, hingga pengemasan dan penggudangan dengan prinsip FIFO. Parameter kritis seperti kadar air tepung ≤ 14%, pH larutan alkali 9–11, suhu penggorengan 130–150°C, FFA ± 0,35 mg KOH/g, dan POV ± 3,48 mek O2/kg berada dalam batas standar. Pengujian produk jadi meliputi kadar air, kadar abu, mutu sensori, mikrobiologi, dan ketahanan kemasan menggunakan vacuum leak tester. Secara umum, sistem pengawasan mutu berjalan efektif dalam menjaga konsistensi kualitas dan keamanan produk.
Analisis Mutu Mikrobiologi Coliform dan Escherichia Coli pada Sampel Air Baku dalam Kemasan Galon di PT. XYZ Sindi Nurmaya Aristi; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21128

Abstract

Air minum dalam kemasan (AMDK) harus memenuhi standar keamanan mikrobiologi untuk menjamin kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu mikrobiologi air baku dalam kemasan galon di PT XYZ Sentul, khususnya terhadap keberadaan bakteri Coliform dan Escherichia colii(E. coli). Pengujian dilakukan menggunakan metode filtrasi membran dengan porositas 0,45 µm, kemudian diinkubasi pada media selektif Chromocult ColiformiAgar pada suhu 36±2°Ciselama 22±2 jam.iSampelidiambilidariimobil tankiidan storage tank secara berkala. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dari empat sampel yang diuji, seluruhnya negatif terhadap E. coli dan hanya satu sampel menunjukkan keberadaan Coliform dengan jumlah <10ikoloni/250 mL,imasih dalam batas aman menurut Permenkes No. 32/MENKES/PER/2017.iSelanjutnya dilakukan uji konfirmasi melalui metode gores (streak plate) daniujiioksidase, dengan hasil keseluruhan menunjukkan negatif. Kesimpulannya, air baku di PT XYZ memenuhi persyaratan mikrobiologi dan aman untuk diproses menjadi AMDK.
Evaluasi Penerapan Hygiene dan Sanitasi dalam Penyelenggaraan Makanan di Instalasi Gizi RS XZ Aisyah Indriani Rahmat; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21204

Abstract

Penerapan hygiene dan sanitasi di instalasi gizi rumah sakit berperan penting dalam menjamin keamanan pangan pasien, terutama pada kelompok rentan dengan kondisi imun rendah. Namun, masih banyak fasilitas pelayanan kesehatan yang belum menerapkan standar kebersihan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan hygiene dan sanitasi di Instalasi Gizi RS XZ dan mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian terhadap standar yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara kepada tenaga kerja yang terlibat dalam pengelolaan makanan di instalasi gizi. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar prosedur telah dijalankan sesuai standar, seperti penggunaan alat pelindung diri dan kebersihan ruang distribusi. Namun, ditemukan beberapa ketidaksesuaian seperti pembersihan alat yang tidak konsisten, penggunaan talenan yang tidak dibedakan, kerusakan fasilitas seperti wastafel, dan kurangnya rotasi stok bahan pangan. Temuan ini menunjukkan adanya risiko kontaminasi silang dan penurunan mutu makanan yang dapat berdampak pada keselamatan pasien. Penelitian ini dibatasi pada satu instalasi rumah sakit dan belum mengukur dampak langsung terhadap kesehatan pasien. Diperlukan penelitian lanjutan yang mengkaji hubungan antara kepatuhan terhadap hygiene dan sanitasi dengan insiden infeksi nosokomial atau kepuasan pasien. Peningkatan pelatihan, pengawasan, dan evaluasi berkala menjadi rekomendasi utama dalam upaya perbaikan sistem sanitasi rumah sakit.
Proses Sertifikasi Halal pada Rumah Potong Hewan di LPH BRMP Pascapanen Pertanian Puteri Salsabilla Aisha; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.21494

Abstract

Sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim, penerapan sertifikasi halal pada rumah potong hewan (RPH) menjadi hal krusial untuk memastikan mutu serta kehalalan daging yang dikonsumsi. Namun, kenyataannya masih banyak RPH yang belum memiliki sertifikasi halal. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji proses sertifikasi halal melalui kegiatan praktik lapang di LPH BRMP Pascapanen Pertanian. Metode penelitian dilakukan dengan observasi langsung terhadap tahapan sertifikasi, mulai dari pengajuan permohonan, verifikasi dokumen, audit lapangan, sidang fatwa MUI, hingga diterbitkannya sertifikat halal. Audit dilaksanakan berdasarkan standar SNI ISO/IEC 17065:2012 yang meliputi aspek kebersihan, sanitasi, kesehatan hewan, kelayakan sarana-prasarana, serta kompetensi sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur sertifikasi berjalan secara sistematis, dengan titik kritis utama pada tahap penanganan pra-penyembelihan, proses penyembelihan, serta pembuangan darah. Penerapan standar yang tepat dapat memastikan produk daging sesuai prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Meskipun demikian, jumlah RPH yang telah memperoleh sertifikat halal masih terbatas sehingga menjadi tantangan tersendiri.
Pengolahan Air Bersih dari Air Sungai di Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Sosa Sonia Irli; Arti Hastuti; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21549

Abstract

Air adalah salah satu kebutuhan esensial bagi kehidupan manusia di muka bumi, air harus terlebih dahulu melalui serangkaian proses pengolahan. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari secara mendalam tahapan pengolahan air Sungai Ciliwung yang dilakukan oleh Perumda Air Minum Tirta Kahuripan di Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan yaitu dengan observasi, wawancara, studi litelatur dan pembuatan laporan. Proses pengolahan air Sungai dilakukan dengan beberapa tahap , diantaranya yaitu intake, flokulasi, koagulasi, sedimentasi, filtrasi, dan desinfeksi serta reservoir. pengolahan air Sungai ini menggunakan beberapa zat kimia seperti larutan Alumunium Sulfat atau PAC (Polyaluminium Chloride) dengan konsentrasi 5% dan Kalsium Hipoklorit (Ca(OCl)2 atau yang dikenal dengan kaporit.
Implementasi Prinsip ISO 9001:2015 pada Produk Keju Growcheese di PT Agritama Sinergi Inovasi (AGAVI) Wilda Apriani; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.21604

Abstract

ISO 9001:2015 merupakan standar manajemen mutu internasional yang dapat membantu perusahaan pangan dalam meningkatkan kualitas, konsistensi produk, dan kepuasan pelanggan. Namun, penerapan prinsip ISO 9001:2015 pada industri pangan di Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek dokumentasi, pengendalian mutu, serta keterlibatan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip ISO 9001:2015 pada produk keju GrowCheese melalui program Studi Independen di PT Agritama Sinergi Inovasi (AGAVI). Metode penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi langsung, analisis dokumen mutu, serta pembahasan berbasis challenge learning pada kelas Food Safety Management System (FSMS) Specialist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Indonesia Farmer’s Cheese (perusahaan simulasi di bawah AGAVI) telah menerapkan tujuh prinsip ISO 9001:2015, meliputi fokus pelanggan, kepemimpinan, keterlibatan karyawan, pendekatan proses, perbaikan berkelanjutan, pengambilan keputusan berbasis bukti, dan manajemen hubungan. Implementasi ini berdampak pada peningkatan kepuasan pelanggan, konsistensi kualitas produk GrowCheese, serta kepercayaan mitra bisnis. Keterbatasan penelitian ini adalah belum dilakukannya uji kuantitatif terhadap efektivitas penerapan standar. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji integrasi ISO 9001:2015 dengan standar keamanan pangan lain seperti ISO 22000:2018 untuk memperluas jangkauan mutu.
Peran Edible coating dalam Menjaga Mutu dan Umur Simpan pada Produk Hortikultura Rindiana Febriani; Erna Puspasari; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21694

Abstract

Edible coating merupakan teknologi pascapanen yang berfungsi sebagai lapisan pelindung alami pada produk hortikultura. Artikel ini meninjau efektivitas edible coating berbahan dasar alami maupun kombinasi dengan bahan fungsional melalui metode literature review. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun cincau hitam dapat menekan susut bobot, mempertahankan vitamin C, dan menjaga tekstur buah anggur. Formulasi dari ekstrak daun sirsak dan minyak kelapa terbukti memperpanjang kesegaran pisang ambon dan kangkung melalui peran senyawa bioaktif dan sifat hidrofobik minyak kelapa. Sementara itu, edible coating berbasis pektin yang diperkaya nanopartikel ZnO efektif menekan pertumbuhan mikroba dan mempertahankan kualitas fisik buah belimbing lebih lama dibanding kontrol. Secara umum, edible coating berperan sebagai penghalang semi-permeabel yang memperlambat transpirasi, respirasi, dan oksidasi, sekaligus memberikan perlindungan biologis. Temuan ini menegaskan potensi edible coating berbasis bahan alami sebagai alternatif ramah lingkungan untuk memperpanjang umur simpan produk hortikultura.
Penerapan Good Manufacturing Practice pada Produksi Eksrak Daun Kelor (Moringa oleifera) di PT Sari Alam Sukabumi Destila Mukhreza; Siti Nurhalimah; Rizki
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 11 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i11.21946

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dengan ribuan jenis tanaman herbal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku industri obat tradisional. Salah satu tanaman yang banyak dimanfaatkan adalah daun kelor (Moringa oleifera), yang diketahui memiliki berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenolik, dan vitamin yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, mutu dan keamanan produk herbal sangat bergantung pada penerapan sistem produksi yang baik sesuai dengan Good Manufacturing Practice (GMP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan GMP pada proses produksi ekstrak daun kelor di PT Sari Alam Sukabumi serta menilai kesesuaiannya dengan standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi literatur. Data dianalisis secara deskriptif dengan menafsirkan hasil pengamatan lapangan terhadap setiap aspek penerapan GMP, termasuk sistem mutu, personalia, bangunan dan fasilitas, peralatan, proses produksi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Sari Alam Sukabumi telah menerapkan prinsip GMP dengan baik dan sesuai dengan ketentuan BPOM No. 25 Tahun 2021. Hasil uji mutu terhadap ekstrak daun kelor menunjukkan kadar air 2,93% dan tidak terdeteksi cemaran mikroba patogen, yang berarti produk memenuhi standar Farmakope Herbal Indonesia (2017). Penerapan GMP secara menyeluruh tidak hanya menjamin keamanan dan mutu produk, tetapi juga meningkatkan daya saing industri ekstrak bahan alam di Indonesia.
Karbohidrat Kompleks Kentang dan Implikasinya terhadap Kesehatan Metabolik Desi Agustina Safitri; Raden Siti Nurlaela; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22641

Abstract

Kentang merupakan jenis umbi yang kaya akan karbohidrat kompleks dan memiliki potensi yang besar sebagai sumber makanan fungsional berkat keberadaan resistant starch yang dapat mendukung kesehatan metabolik. Resistant starch berfungsi seperti serat makanan yang dicerna di usus besar dan memproduksi senyawa yang bermanfaat dalam pengaturan kadar glukosa dan lipid. Di samping itu, kentang juga mengandung berbagai vitamin, mineral, serta senyawa bioaktif termasuk flavonoid dan fenol yang memiliki sifat antioksidan. Faktor pertanian seperti ketebalan media tanam dan seberapa sering nutrisi diberikan berpengaruh terhadap perkembangan tanaman dan mutu umbi. Teknik pengolahan dan penyimpanan dapat pula meningkatkan jumlah resistant starch, sehingga manfaat fungsional kentang menjadi lebih kuat. Ulasan ini memberikan analisis lengkap tentang kandungan gizi, sifat prebiotik, efek metabolik, dan faktor budidaya serta pengolahan yang memengaruhi kualitas kentang. Secara keseluruhan, kentang memiliki karakteristik yang mendukung perannya sebagai makanan fungsional yang dapat membantu dalam pengendalian glukosa, kesehatan usus, dan keseimbangan metabolisme.
Aktivitas Air sebagai Determinan Stabilitas Fisikokimia dan Umur Simpan Susu Bubuk Calya Fahira Chandra; Raden Siti Nurlaela; Siti Nurhalimah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22713

Abstract

Aktivitas air (aw) telah lama dikenal sebagai faktor penting yang memengaruhi stabilitas fisikokimia susu bubuk, namun kajian yang mengintegrasikan dampaknya terhadap mutu dan umur simpan masih terbatas. Ketidakpastian mengenai bagaimana aw berinteraksi dengan kondisi penyimpanan dan komponen susu bubuk menjadi alasan perlunya tinjauan sistematis. Penelitian ini bertujuan merangkum hubungan aw dengan perubahan mutu serta ketahanan simpan susu bubuk berdasarkan berbagai temuan empiris. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menelaah jurnal terpublikasi yang membahas dinamika aw, kadar air kritis, isoterm sorpsi, perubahan struktur, dan respons fisikokimia selama penyimpanan. Data diekstraksi dan dianalisis secara komparatif untuk mengidentifikasi kesamaan pola dan faktor penyebab perubahan mutu. Hasil telaah menunjukkan bahwa peningkatan aw menurunkan stabilitas matriks, mempercepat transisi fase kaca ke fase plastis, meningkatkan penggumpalan, menurunkan kelarutan, dan mempercepat oksidasi lemak. Nilai aw terbukti lebih sensitif dibanding kadar air total dalam memprediksi ketahanan simpan. Keterbatasan kajian ini adalah ketergantungan pada data sekunder dan variasi metodologi antar studi. Secara keseluruhan, aw merupakan determinan utama mutu susu bubuk, sehingga kontrol kelembapan, jenis kemasan, dan suhu penyimpanan menjadi implikasi penting untuk pengelolaan stabilitas produk.