Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMETAAN STUNTING BERDASARKAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DAN RUMAH BER-PHBS DI KABUPATEN KULON PROGO Yuspita Sari, Rizky; Raharjo, Untoro Dwi; Nurhayati, Siti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.33383

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi pada balita yang menjadi target pada Sustainable Development Goals (SDGs), Hal ini karena dampak stunting dapat menyebabkan masalah yang serius terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di wilayahnya. Sementara itu, angka stunting di Kabupaten Kulon Progo berdasarkan data BKKBN mencapai 15,8% yang mana angka tersebut telah mencapai target penurunan yang ditetapkan oleh pemerintah. Meskipun demikian, angka stunting tersebut menempatkan daerah Kabupaten Kulon Progo pada posisi kedua kasus stunting tertinggi di Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian terkait pemetaan faktor pendukung terjadinya penurunan kasus stunting. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan memanfaatkan Microsoft excel untuk melihat korelasi antar variabel dan sistem informasi geografi berupa aplikasi ArcGis untuk menganalisis dan membuat peta dari kasus stunting yang ada di Kabupaten Kulon Progo. Variabel yang diteliti pada penelitian ini berupa kasus stunting tahun 2021-2023, cakupan imunisasi dasar lengkap dan Rumah ber-PHBS. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa kasus stunting di kabupaten Kulon Progo selama tiga tahun terakhir memiliki pola yang acak, selain itu berdasarkan pemetaan cakupan imunisasi dasar lengkap dan pemetaan Rumah ber-PHBS didapatkan hasil bahwa hubungan antara variabel tersebut tidak signifikan terbukti dari hasil overley pada peta. Selain itu, hasil perhitungan tingkat koefisiensi antara stunting dengan cakupan imunisasi dasar lengkap yaitu 0,501055 dan tingkat koefisiensi antara stunting dengan rumah ber-PHBS yaitu 0,440018 yang berarti bahwa tingkat hubungan antar variabel tersebut pada kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu cakupan imunisasi dasar lengkap dan Rumah ber-PHBS tidak signifikan terhadap penurunan kasus stunting di Kabupaten Kulon Progo.
Analysis of Spatial Distribution of Maternal Death Cases in the Special Region of Yogyakarta Province Yuspita Sari, Rizky; Hernawan, Heri; Sevtiyani, Imaniar; Ariningtyas, Ristiana Eka
PROMOTOR Vol. 7 No. 5 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i5.813

Abstract

Maternal mortality is an important indicator of improving health in a country which is included in the target of achieving the Subtainable Development Goals (SDGs). The Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia in 2018 was still high at around 305/100,000 KH. Maternal mortality in the Yogyakarta Special Region Province experienced a significant increase in 2021. Objective: to analyze the Maternal Mortality Rate (MMR) in the Yogyakarta Special Region Province and determine the relationship between spatial accessibility of Community Health Centers. Method: This is a quantitative descriptive study to see the pattern of distribution of maternal mortality cases using GIS using ArcGis. Results: Maternal deaths in 2020-2022 have a spreading pattern with the highest cases being in Banguntapan sub-district and the distribution of health centers has been evenly distributed in each sub-district. Conclusion: Maternal death cases occur almost in all sub-districts, with a widespread distribution pattern. The highest case in the last three years occurred in 2021 due to exposure to Covid-19. The distribution of health centers is evenly distributed, but hospitals are still concentrated in Sleman district and Yogyakarta city.
Sosialisasi Penerapan Rekam Medis Elektronik sebagai Upaya Peningkatan Kesiapan Kompetensi Digital Mahasiswa Kesehatan pada Praktik Klinik: Socialization of Electronic Medical Record Implementation as a Strategy to Enhance Digital Competency among Health Students during Clinical Practice Raharjo, Untoro Dwi; Sukmawati, Anastasia Suci; Sari, Rizky Yuspita; Sevtiyani, Imaniar
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 1 (2025): Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v4i1.3704

Abstract

Electronic Medical Records (EMR) is an important health information system for improving efficiency and service quality. In Indonesia, the implementation of EMR still faces challenges such as the lack of readiness and understanding of EMR among healthcare professionals, including students, resulting in considerable resistance to EMR adoption. The EMR socialization activities at the Faculty of Health, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, aim to enhance students' understanding of EMR and address implementation challenges. These activities involve 22 students from the Medical Records and Health Information (D-3), Nursing (S-1), and Pharmacy (S-1) programs. The socialization material was delivered through interactive approach and discussions, followed by a post-test using the Technology Readiness Index (TRI) questionnaire. The EMR socialization was successfully introducing the basic concepts of EMR to students. Before the socialization, most students were not familiar with EMR and were still using manual medical records. After the socialization, there was a positive readiness for EMR, reflected in students' positive views on the efficiency, effectiveness, and creativity of working with EMR. Continuous capacity-building activities related to EMR for students are necessary.  
Peningkatan Literasi Digital bagi Mahasiswa Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta melalui Sosialisasi: Digital Literacy Improvement for Health Students at Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta Through Socialization Purwanti, Endang; Nugroho, Dwi; Sari, Rizky Yuspita; Raharjo, Untoro Dwi
Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 1 (2025): Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/cakrawala.v4i1.3706

Abstract

Healthcare services are advancing with the development of information and communication technology. Basic literacy is crucial for improving healthcare efficiency and quality. In Indonesia, the implementation of basic literacy faces challenges such as the readiness of healthcare professionals, students' lack of understanding, and resistance to change. Therefore, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (Unjaya) must organize basic literacy socialization activities for healthcare students. These activities aim to introduce basic literacy concepts, enhance students' understanding of its benefits and technical implementation, and address obstacles like technological ignorance and resistance to change. Through an interactive and practical approach, students are expected to acquire the necessary understanding and skills for future clinical practice. Twenty-two students from the Nursing, Blood Bank Technology, Pharmacy, and Midwifery programs will participate. Educational videos will be used for socialization, followed by pretests and post-tests to evaluate understanding. Evaluation results show increased knowledge before and after the socialization.
Pelatihan Quizizz sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Berbasis Gamifikasi bagi Guru di SDN Krebet Markus, Suryo Nugroho; Sari, Rizky Yuspita; Nurhayati, Siti
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | January 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v2i3.3878

Abstract

Pada era teknologi saat ini, beberapa pendidik masih kurang memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang menyebabkan kegiatan pembelajaran daring kurang efektif dan menurunkan minat serta motivasi peserta didik. Salah satunya dengan permainan/ gamifikasi. Gamifikasi bertujuan untuk memperoleh pengetahuan, menumbuhkan kebiasaan, dan memahami belajar di lingkungan digital. Salah satu platform pembelajaran berbasis game yang dapat digunakan secara gratis adalah aplikasi Quizizz, yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik sebagai salah satu alternatif media pembelajaran berbasis TIK. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat sebagai upaya peningkatan pengalaman pembuatan evaluasi pembelajaran yang menarik bagi guru. Metode pengabdian yaitu pertama peserta diberikan pengenalan platform Quizizz, selanjutnya bersama-sama mendemonstrasikan pembuatan soal pada aplikasi dan mengirimkan soal yang dibuat ke peserta lain. Tahap terakhir menilai kepuasan pelatihan pada peserta. Hasil dari pengabdian menunjukkan persentase kepuasan peserta menjalankan pelatihan Quizziz rata-rata mengatakan puas. Penggunaan Quizziz untuk evaluasi pembelajaran menurut peserta sesuai kebutuhan pembelajaran 75%, memiliki manfaat dalam pembelajaran 83.33%, memudahkan dalam membuat evaluasi pembelajaran 75%, menyatakan 91.67% menyenangkan dan menarik 83.33%. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini terdapat peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat evaluasi pembelajaran seperti kuis dan soal lainnya yang interaktif menggunakan aplikasi Quizziz.
Evaluasi Pengalaman Mahasiswa di Fakultas Kesehatan terhadap Penggunaan Learning Management System menggunakan User Experience Questionnaire Untoro Dwi Raharjo; Anastasia Suci Sukmawati; Rizky Yuspita Sari
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8014

Abstract

The utilization of digital technology, particularly Learning Management Systems (LMS), has become a critical element in online learning within higher education, including health education. This study aims to evaluate the user experience of the LMS at the Faculty of Health, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. The research adopts a descriptive quantitative approach with a cross-sectional design, involving 201 active students using Moodle LMS. Data collection was conducted using the User Experience Questionnaire (UEQ), which analyzes six main dimensions: attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty. The results showed that the UEQ dimensions scored highly, indicating that the LMS is an attractive, easy-to-understand, efficient, and reliable online learning platform. The stimulation dimension received relatively good scores; however, the novelty dimension scored lower, indicating a lack of innovative features in the LMS. Benchmarking against similar systems placed this LMS above average in most dimensions. Overall, user experience with the LMS at the Faculty of Health, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, is generally positive, especially in functional aspects. However, improvements are needed in the areas of novelty and emotional stimulation to enhance the learning experience. Optimizing the LMS design and implementing more interactive learning strategies are recommended.
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Untuk Memetakan Distribusi Stunting Menggunakan Metode Autokorelasi Morans’I Sari, Rizky Yuspita; Nurhayati, Siti; Raharjo, Untoro Dwi; Sary, A’idah Haniyah
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 5 No 10 (2025): March 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/tin.v5i10.5756

Abstract

Stunting is a significant issue in Indonesia caused by nutritional deficiencies that can lead to slower growth, cognitive impairment, and learning disorders. The stunting rate in Indonesia in 2022 was 21.6%, and the government aims to reduce this rate to 14% by 2024. Meanwhile, the stunting rate in Kulon Progo Regency reached 14.8%, placing it as the second highest stunting rate in the Special Region of Yogyakarta Province. Therefore, an effective strategy is needed to implement the acceleration program for reducing stunting in Indonesia, particularly in Kulon Progo Regency. One approach to reducing stunting is utilizing geographic information systems to map the distribution of stunting cases and potential causes. This study aims to analyze the spatial distribution of stunting cases in Kulon Progo Regency. The research method is a descriptive quantitative study using a geographic information system application, ArcGIS. The subject of study covers all stunting cases in Kulon Progo Regency from 2021 to 2023 based on secondary data from the Kulon Progo Health Office with a total of 5986 cases. The results of the study showed that stunting cases in Kulon Progo district formed a random pattern with a Moran's index value of -0.063811, and a p-value of 0.869570. In addition, the number of integrated health posts in this area is quite evenly distributed with more than 50 integrated health posts.
Peningkatan Literasi Triad KRR Untuk Membentuk Generasi Berencana Masa Depan (GenReMaPan) di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta Sari, Rizky Yuspita; Dewi, Tika Sari; Raharjo, Untoro Dwi; Nugroho, Dwi; Arinityas, Ristiana Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2586

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi yang ditandai oleh berbagai perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang membuat remaja rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi, termasuk Triad KRR (seksualitas pranikah, HIV/AIDS, dan penyalahgunaan Napza). Salah satu penyebab utama permasalahan ini adalah kurangnya informasi dan edukasi yang diterima remaja. Oleh karena itu, Tim Kegiatan pengabdian masyarakat Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta bekerjasama dengan HIMARMIKA melakukan sosialisasi terkait Triad KRR untuk meningkatkan literasi siswa. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan literasi dan pemahaman siswa terhadap bahaya Triad KRR sehingga dapat membentuk pionir generasi berencana masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta dengan melibatkan siswa kelas VIII yang didampingi oleh guru BK dan wali kelas. Kesimpulan yang didapatkan pada kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan    pemahaman siswa dalam pencegahan Triad KRR yang meliputi seks bebas, pernikahan dini dan penyalahgunaan Napza. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan minat siswa dan guru yang terlibat dalam kegiatan PKM untuk menindaklanjuti kegiatan ini dengan membentuk kader GenRe di sekolah.
Gambaran Tingkat Kegunaan Sistem Belajar Unjaya Pada Mahasiswa RMIK Dengan System Usability Scale (SUS) As Syifa, Salsabila; Sari, Rizky Yuspita
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 4 No 3 (2025): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol4.Iss3.1736

Abstract

Transformasi digital pada sektor pendidikan telah membawa berbagai teknologi yang mendukung proses pembelajaran, salah satunya adalah e learning. Sistem Belajar Unjaya merupakan bentuk dari e-learning yang diterapkan di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta dan menjadi pengganti platform e-learning sebelumnya. Namun, hingga kini belum dilakukan pengukuran terhadap tingkat kegunaan sistem terhadap penggunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kegunaan Sistem Belajar Unjaya pada mahasiswa RMIK dengan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis deskriptif univariat untuk menggambarkan dan menilai persepsi pengguna terhadap kegunaan sistem secara umum. Berdasarkan hasil pengujian usability, mayoritas responden menggunakan dan memanfaatkan sistem informasi ini dengan baik tetapi masih perlu adanya perbaikan. Dibutikan dengan total hasil analisis Sistem Belajar Unjaya dengan menggunakan metode SUS berdasarkan interpretasi terhadap skor yaitu 65 maka mendapat Grade “C”, hasil adjective rating terhadap Sistem Belajar Unjaya masih “OK” dan acceptability masuk kategori “Marginal”. Sedangkan hasil percentile rank berada pada percentile 41% berarti nilai percentile rank Sistem belajar Unjaya masih kurang dalam kategori acceptable. Dapat disimpulkan bahwa tingkat Kegunaan Sistem Belajar Unjaya dapat diterima oleh pengguna. Meski begitu, masih diperlukan perbaikan agar dapat meningkatkan kualitas sistemnya.
Analisis Spasial Demam Berdarah Berdasakan Kepadatan Penduduk dan Faktor Iklim Di Kabupaten Purworejo Tahun 2024 Sari, Rizky Yuspita; Arlinda, Elyn; Nurhayati, Siti
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.1987

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk Kabupaten Purworejo, yang pada tahun 2023 melaporkan 1.434 kasus dan 5 kematian. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepadatan penduduk dan faktor iklim terhadap distribusi spasial kasus DBD di 16 kecamatan melalui studi kuantitatif dengan desain ekologi. Variabel yang dikaji meliputi jumlah kasus, kepadatan penduduk, suhu, curah hujan, dan kelembapan. Data kasus diperoleh dari Dinas Kesehatan, data kepadatan penduduk dari BPS, dan data iklim dari DEMNAS. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Somer’s pada SPSS dan analisis spasial Moran’s I dengan ArcGIS. Hasil Moran’s I menunjukkan pola persebaran kasus yang acak (I = 0,223; p = 0,140). Uji Somer’s menegaskan adanya hubungan signifikan antara kasus DBD dengan kepadatan penduduk (r = 0,557; p = 0,028) dan suhu (r = 0,418; p = 0,020). Sebaliknya, curah hujan (r = –0,286; p = 0,158) dan kelembapan (r = –0,217; p = 0,284) tidak menunjukkan hubungan berarti. Secara keseluruhan, temuan ini mengindikasikan bahwa dinamika demografi dan suhu memiliki peran lebih kuat dalam memengaruhi insiden DBD dibandingkan faktor iklim lainnya, sehingga intervensi perlu difokuskan pada wilayah padat penduduk dan periode suhu tinggi.