Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Fostering Creative Thinking in Early Learners through STEAM-Based Ecoprint Projects Jazariyah, Jazariyah; Athifah, Nur Zahra; Purnamasari, Yayu Mega; Lita
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jga.2023.84-10

Abstract

This research investigates the impact of integrating STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) project-based learning (PjBL) with Ecoprint activities on developing creative thinking skills in early childhood. A mixed-methods concurrent embedded design was adopted, focusing on preschool children aged 4-6 years from two educational institutions in Karangsari Village, Cirebon District. The study engaged 30 participants in Ecoprint activities, utilizing natural materials to create prints on paper and fabric. These activities were framed within the STEAM PjBL methodology, encompassing stages of Reflection, Research, Discovery, Application, and Communication to facilitate a comprehensive earning experience. Qualitative data, collected through interviews with educators and observations of the Ecoprint projects, were complemented by quantitative assessments of the children's development of creative thinking skills. This dual approach allowed for a rich, multifaceted analysis of the learning processes and outcomes. The creative thinking abilities of the participants were evaluated using a standardized rating scale aligned with criteria set forth by the Ministry of Education and Culture, tracking progress from initial baselines to post-intervention stages. The findings indicate a notable enhancement in creative thinking among the children, with a significant majority advancing from lower levels of creative dev. Children can select and sort the base color materials from the collected leaves. At this stage, the potential of STEAM PjBL, combined with hands-on, environmentally focused artistic activities like Ecoprint, is to enrich early childhood education by fostering creative, innovative thinking. The study's implications extend to curriculum development, advocating for including interdisciplinary, experiential learning strategies that blend scientific inquiry with artistic creativity. However, the research is limited by its scope and its participants' demographic and geographic characteristics. Future studies are recommended to explore the scalability of this approach and its long-term impacts across diverse educational settings, potentially offering valuable insights into the role of integrated STEAM education in nurturing holistic cognitive development in young learners.
The Effect of Using Number Piggy Bank Media on the Symbolic Thinking Ability of 5-6 Years Old Children Khoirunnisa, Khiyar; Nurhayati, Eti; Jazariyah, Jazariyah
GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Vol. 4 No. 2 (2023): GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/gns.v4i2.146

Abstract

The ability to think symbolically is one of the essential aspects of cognitive development to be achieved by early childhood. However, reality shows that some children's ability to think symbolically still needs to be achieved optimally. For this reason, a learning media that functions as an educational game tool is used, namely a number piggy bank. For this reason, this study aims to determine the role of using number piggy banks in learning in early childhood classes in the age range of 5-6 years. Furthermore, it is to determine the effect of using the media on developing their symbolic thinking skills. The type of research used in this study is mixed-method. The data analysis technique used was descriptive and statistical analysis using the chi-squared method (?²). The data collection techniques were observation, tests, interviews, and documentation. The results showed that the number piggy bank was declared to affect symbolic thinking skills in children aged 5-6 at a kindergarten in Kuningan Regency, West Java, Indonesia. It is based on observations of teacher and student activities, which show 82.3% after using the number piggy bank media and 78.6% in the results of symbolic thinking abilities in children aged 5-6 years obtaining BSH qualifications (developing as expected). As well as the results of validity tests and statistical calculations, the use of number piggy banks affects the ability to think symbolically in children aged 5-6 years obtained Z-count (44.15) > Z-table (1.879).   Abstrak Kemampuan berpikir simbolik merupakan salah satu aspek perkembangan kognitif yang penting untuk dicapai oleh anak usia dini. Namun realita menunjukkan bahwa kemampuan berpikir simbolik pada beberapa anak masih belum tercapai secara optimal. Untuk itu digunakanlah sebuah media pembelajaran yang sekaligus berfungsi sebagai alat permainan edukatif, yaitu celengan angka. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penggunaan media celengan angka dalam pembelajaran di kelas anak-anak usia dini dalam rentang usia 5-6 tahun. Selanjutnya ialah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media tersebut terhadap perkembangan kemampuan berpikir simbolik mereka. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed-method. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif dan analisis statistik berupa metode chi-kuadrat (?²). Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media celengan angka dinyatakan berpengaruh terhadap kemampuan berpikir simbolik pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Lestari Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan. Hal tersebut berdasarkan observasi terhadap aktivitas guru dan siswa yang menunjukkan persentase sebesar 82,3% setelah penggunaan media celengan angka dan 78,6% dihasil kemampuan berpikir simbolik pada anak usia 5-6 tahun memperoleh kualifikasi BSH (bekembang sesuai harapan). Serta hasil uji validitas dan perhitungan secara statistik penggunaan media celengan angka berpengaruh terhadap kemampuan berpikir simbolik pada anak usia 5-6 tahun diperoleh Z-hitung (44,15) > Z-tabel (1,879).
Pendampingan Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) Untuk Meningkatkan Kualitas Gizi Anak Usia Dini Purnamasari, Yayu Mega; Jazariyah, Jazariyah; Wahyudi, Ayu Vinlandari
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14061

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan terkait keluarga sadar gizi (KADARZI) kepada para orang tua yang memiliki anak usia dini guna meningkatkan kualitas gizi anak usia dini di Desa Sampiran Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Pendampingan KADARZI ini dilakukan dengan memberikan materi terkait pentingnya kualitas gizi bagi anak usia dini, serta memberikan kesempatan kepada orang tua yang memiliki anak usia dini untuk mengisi kuesioner serta berekspresi dengan mengikuti alur permainan yang sudah dirancang. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih tentang gizi bagi anak usia dini, seperti halnya menu sehat untuk anak usia dini. Permasalahan gizi anak usia dini menjadi permasalahan yang kompleks, karena hal tersebut berkait dengan kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak usia dini, yang mana merupakan generasi penerus bangsa. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), dimana abdimas menjadi turut berkontribusi dalam kegiatan pendampingan, yakni ikut memberikan materi kepada para peserta, Setelah diberikannya pendampingan terkait KADARZI, terlihat para peserta antusias dalam mengikuti seluruh alur pendampingan, dan memiliki pengetahuan tambahan terkait gizi bagi anak usia dini. Hal tersebut tergambar dari kuesioner yang diis oleh para peserta, juga ketika proses pemainan tentang pemahaman gizi.
Media Audio Visual Berbasis Android Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini Alyakfi, Khoirunnisa; Jazariyah, Jazariyah; Masdudi, Masdudi
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v4i2.7299

Abstract

Perkembangan bahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun di RA At-Taqwa Kota Cirebon belum berkembang secara maksimal, dan juga penggunaan media yang berkaitan dengan perkembangan bahasa ekspresif anak sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahasa ekspresif pada anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui rangkaian empat kegiatan diantaranya ialah perencanaan, pelaksanaan/tindakan, pengamatan, dan yang terakhir refleksi. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada saat pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 adanya peningkatan yang sangat baik dan signifikan yaitu sebagai berikut, pada saat pra siklus memperoleh nilai 20,78%, sedangkan pada siklus 1 memperoleh 44,14%, adanya peningkatan sebesar 23,36% dan pada siklus 2 memperoleh nilai 81,79%, sehingga adanya peningkatan sebesar 37,65%. Dengan demikian, presentase peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun melalui metode audio visual berbasis android dapat mencapai indikator keberhasilan baik secara klasikal ataupun kelompok yaitu mencapai 81,79%. Dapat disimpulkan bahwa media audio visual berbasis android dapat meningkatkan perkembangan bahasa ekspresif anak kelompok A di RA At-Taqwa Kota Cirebon.
Pengembangan PAUD Berbasis Keluarga untuk Meningkatkan Ketrampilan Pengasuhan Jazariyah Jazariyah
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 1 No 1 (2017): Ijecie
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v1i1.1

Abstract

Alignment between early childhood education (PAUD) in the family with the implementation of education in early childhood institutions become a key to optimal development of early childhood. Parents with good parenting skills can be a factor supporting the PAUD institution in achieving its vision and mission. Family-Based Early Childhood where there are some activities involving parents can be a bridge to establish cooperation between parents, educators and institutional managers. For this purpose, this research is conducted in an effort to develop family-based PAUD program, by creating a practical module that can be used by educators and parents. Research results show that the developed product is feasible to be used as an independent learning media that can be used by parents. This is based on the average score of the overall validator in this case media experts, material experts, peers and educators obtained score of 4.53 which is in the category of "very good". Furthermore, based on the pretest results with the value of 23.3 and posttest a number of 32.27 indicates an increase in knowledge of upbringing of 8.9 with a standard gain of 0.75 in the "high" category. Observation of parenting activities shows an average score of 4.6 in 92% percentage that is categorized as "very high". Based on these results, the modules developed are effective in improving parenting skills.
Internalisasi Nilai-Nilai Agama pada Anak Usia Dini Melalui Redesain Masjid Besar Jatinom Klaten Jannah, Rina Roudlotul; Jazariyah, Jazariyah
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 1 (2016)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.444 KB)

Abstract

This study aimed to reveal the importance of awareness about the redesign of the mosque as a center of education or powerful institution to internalize the values of religion in early childhood. The results showed that the mosque which is a container public education has a high impact for planting religious values in early childhood. Religious values should ideally be started since childhood. There are several stages of the process of internalization, namely First stage transformation of values is a step of delivering information about the redesign functions of mosques with child-friendly functions. The second stage of value transaction is a stage of dialogue in various directions in children with parent, tutor, mosques and community stakeholders. The third stage of the stages transinternalisasi applicative or their habit forming in worship at the mosque in early childhood.
KAMPUNG RAMAH ANAH GENDENG SEBAGAI ALTERNATIF PEMENUHAN HAK BERKEMBANG PADA ANAK USIA DINI Jazariyah, Jazariyah
Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.991 KB) | DOI: 10.14421/jga.2016.12-03

Abstract

This article is intented to uncover the importance of environmental explroration for children. One example is child-friendly environment which is also a special effort from government. They set out in minister of women’s empowerment Republic of Indonesia with PP No 2 Tahun 2009 about child-friendly city (CFC). The result shows that Kampung Ramah Anak Gendeng is one of community efforts to fulfill the right of grow and develop on early childhood. Many programs that held on Kampung Ramah Anak Gendeng, such as children community, bimbingan belajar and TPA (Taman Pendidikan AL Qur’an). Factors that support child-friendly environment on Gendeng are Public awareness about the importance of early childhood development and continuity on socializing the importance of early childhood development. Barrier Factors on implementasion of child-friendly environment on Gendeng are lack of fund to held the program of Kampung Ramah Anak on Gendeng and lack of monev (monitoring and evaluation) from government.
Panduan Bermain Berisiko untuk Stimulasi Motorik Anak Usia Dini: Sebuah Pengembangan Inovatif dengan Pendekatan ADDIE Jazariyah, Jazariyah; Purnamasari, Yayu Mega; Atika, Ayu Rissa; Karimah, Ulfah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i3.6495

Abstract

Implementasi permainan berisiko seringkali dikecualikan, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan orang tua dan guru dalam mengelola permainan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah panduan pengelolaan bermain berisiko untuk stimulasi motorik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan pendekatan ADDIE. Produk melalui proses uji kelayakan dengan dilakukan validasi oleh ahli media dan materi, selanjutnya produk yang disudah dinyatakan layak diuji efektivitas melalui uji respon pengguna yakni 28 orang tua dan guru di Kabupaten Cirebon, data dikumpulkan melalui angket terbuka dan tertutup serta dianaliasis mengunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil uji kelayakan oleh ahli media memperoleh hasil pada tahap II dengan kategori Sangat layak, adapun hasil ahli materi dengan kategori sangat layak. Selanjutnya, hasil uji respon pengguna memperoleh kategori sangat layak. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk panduan bermain berisiko merupakan produk yang layak dan efektif dalam stimulasi motorik anak usia dini.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA COUNTING BOX DI PAUD RAUDHLATUL JANNAH CIREBON Barkatussalsabila, Siti; Jazariyah, Jazariyah; Purnamasari, Yayu Mega
Refleksi: Jurnal Riset dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/refleksi.v2i2.20059

Abstract

AbstrakMatematika merupakan mata pelajaran yang penting untuk menghitung dan memecahkan masalah, sehingga perlu dikenalkan sejak dini kepada anak agar anak memiliki life skills dimasa depan. Penelitian ini dilatar belakangi tingkat kemampuan Matematika yang masih rendah, dimana sebagian besar  masih dalam kategori BB (Belum Berkembang). Berdasarkan latar belakang tersebut tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan Matematika anak di PAUD Raudhlatul Jannah Cirebon melalui media Counting Box.  Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurl Lewin dengan dua siklus yakni siklus 1 dan siklus 2,masing-masing siklus terdiri dari dua tindakan. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di PAUD Raudhlatul Jannah Cirebon. Subjek penelitian ini berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Data analisis yang digunakan adalah  deskriptif kuantitatif. Analisis data yang digunakan berbentuk persentase. Hasil  pra siklus nilai  yang diperoleh sebesar 40% termasuk dalam kriteria BB (Belum Berkembang). Kemudian pada siklus 1 sebesar 78% terdapat 10 anak yang termasuk dalam kategori BSB (Berkembang Sangat Baik) namun masih  terdapat 5 anak yang masuk kategori MB (Mulai Berkembang). Selanjutnya peneliti melakukan  siklus 2 hasil siklus ini sebesar 92% termasuk dalam kategori BSH (Berkembang Sesuai Harapan).Abstract Mathematics is an important subject for calculating and solving problems, so it needs to be introduced to children early on so that children have life skills in the future. This study was motivated by the low level of Mathematics ability, where most are still in the BB (Undeveloped) category. Based on this background, this study aimed to improve children's Mathematics ability at PAUD Raudhlatul Jannah Cirebon through the Counting Box media. This study used the Classroom Action Research (CAR) method with the Kurl Lewin model with two cycles, namely cycle 1 and cycle 2, each cycle consisting of two actions. The location of this research was PAUD Raudhlatul Jannah Cirebon. The subjects of this study were 15 children. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The data analysis used was quantitative descriptive. The data analysis used was in the form of a percentage. The pre-cycle results of the value obtained were 40% included in the BB (Undeveloped) criteria. Then in cycle 1, 78% of 10 children were included in the BSB (Developing Very Well) category, but there were still 5 children in the MB (Starting to Develop) category. Furthermore, the researcher conducted cycle 2, the results of this cycle were 92% included in the BSH (Developing According to Expectations) category.  
The Role of Parenting in Fostering Independence Among Kindergarten Children: A Qualitative Case Study Ilma'nunah, Lulu; Mulyana, Asep; Jazariyah, Jazariyah
GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education Vol. 6 No. 1 (2025): GENIUS: Indonesian Journal of Early Childhood Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/gns.v6i1.195

Abstract

This study explores the impact of parenting styles on the development of independence in early childhood. Focusing on five children in Group A of a kindergarten in Cirebon who demonstrated lower levels of independence, this qualitative case study involved participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. Findings reveal that parenting significantly shapes children's independence, particularly in emotional regulation, responsibility, and confidence. Democratic parenting fostered the most positive outcomes, supporting both physical and psychological independence. In contrast, authoritarian parenting emphasized discipline but limited emotional development, while permissive and neglectful parenting often led to dependency and poor self-regulation. The study also highlights the influence of external caregivers, such as grandparents, whose indulgent behavior may undermine autonomy, even when democratic parenting is practiced at home. These findings underscore the need for consistent, responsive parenting and collaboration between home and school to foster independence in young children.