Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Media Audio Visual Berbasis Android Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia Dini Alyakfi, Khoirunnisa; Jazariyah, Jazariyah; Masdudi, Masdudi
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v4i2.7299

Abstract

Perkembangan bahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun di RA At-Taqwa Kota Cirebon belum berkembang secara maksimal, dan juga penggunaan media yang berkaitan dengan perkembangan bahasa ekspresif anak sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahasa ekspresif pada anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui rangkaian empat kegiatan diantaranya ialah perencanaan, pelaksanaan/tindakan, pengamatan, dan yang terakhir refleksi. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada saat pra siklus, siklus 1 dan siklus 2 adanya peningkatan yang sangat baik dan signifikan yaitu sebagai berikut, pada saat pra siklus memperoleh nilai 20,78%, sedangkan pada siklus 1 memperoleh 44,14%, adanya peningkatan sebesar 23,36% dan pada siklus 2 memperoleh nilai 81,79%, sehingga adanya peningkatan sebesar 37,65%. Dengan demikian, presentase peningkatan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun melalui metode audio visual berbasis android dapat mencapai indikator keberhasilan baik secara klasikal ataupun kelompok yaitu mencapai 81,79%. Dapat disimpulkan bahwa media audio visual berbasis android dapat meningkatkan perkembangan bahasa ekspresif anak kelompok A di RA At-Taqwa Kota Cirebon.
Pendampingan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) Pengenalan Literasi untuk Anak Usia Dini Jazariyah, Jazariyah; Durtam, Durtam
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.1 KB) | DOI: 10.70095/dimasejati.v1i2.5471

Abstract

Literasi dasar sebagai kecakapan hidup diantaranya adalah literasi baca tulis dan numerasi. Kemampuan ini perlu untuk dikembangkan sejak anak usia dini. Dalam pelaksanaan pengenalan literasi ini diharapkan guru pendidikan anak usia dini mampu untuk mendesain sesuai dengan kekhasan pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Guru dituntut untuk kreatif dalam membuat Alat Permainan Edukatif (APE) sebagai alat bantu untuk mengenalkan literasi. Kegiatan Pengabdian ini dimaksudkan untuk melakukan pendampingan dalam rangka membantu guru untuk meningkatkan kreativitas dalam pembuatan APE untuk pengenalan literasi. Tiga strategi dalam pengabdian di laksanakan, strategi pelaksanaan pengabdian secara teoritik, praktek dan dampingan. Hasil dari kegiatan pendampingan ini salahsatunya muncul modifikasi atau rancangan APE baru berupa kalender hijaiyah yang merupakan ide guru PAUD untuk pengenalan huruf hijaiyah.
Perceptions of Parents and Educaators on Risky Play: Balancing Developmental Benefits and Safety in Early Childhood Education jazariyah, jazariyah; Purnamasari, Yayu Mega; Pramesti, Intan Ayu; Supriani, Endang; Khaerunnisa, Nabilla Fitria; Vitaloka, Dea; Arifah, Rike Aulia; Sari, Nizma Dwi Kharisma
THUFULA Vol 12, No 2 (2024): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v12i2.28531

Abstract

Risky play presents a paradox in early childhood education (ECE): while it offers significant benefits for children’s growth and development, it raises concerns among parents and teachers. This study aims to explore the perceptions of parents and educators regarding risky play in early childhood. A survey approach was employed using a mixed-methods concurrent embedded design, combining quantitative and qualitative descriptive analyses. The study involved 112 participants, comprising early childhood education teachers and parents in Java. Data were collected through questionnaires and interviews to gather insights into parental knowledge about risky play, the types of risky play, their concerns, and their expectations. Quantitative findings revealed that 77% of parents are familiar with risky play, while 30% are not. Parents expressed the highest concern for water-related activities (90.9%), followed by sliding activities (88.4%). Injuries were identified as a significant concern, with 56.6% worried about physical harm and 14.8% about peer influence. Additionally, parents and teachers highlighted the importance of receiving information on risk management in risky play. The findings of this study can inform the development of risk management programs tailored for early childhood education, ensuring a balance between developmental benefits and safety considerations
STRATEGI PENGENALAN KONSEP BERPUASA RAMADHAN PADA ANAK USIA DINI Jazariyah Jazariyah; Ende Riani; Putri Apriliyaneu Cahya Rumara; Tasya Nurul Annisa
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol. 31 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ath.v31i2.8421

Abstract

AbstrakKeterlibatan orangtua dalam mengenalkan konsep puasa pada anak sangat penting. Namun, tidak sedikit orang tua yang abai dalam mengenalkan konsep puasa utamanya puasa wajib di bulan Ramadhan, hanya karena masih anak-anak. Padahal mengenalkan puasa pada anak sejak dini akan berdampak baik dan bermanfaat sekali bagi anak, salah satunya anak memiliki pribadi yang baik serta dapat hidup sederhana. Orangtua menjadi sosok yang sangat dekat dan menjadi contoh bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi orangtua dalam mengenalkan konsep puasa ramadhan pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah para orangtua atau wali anak, yang tersebar di wilayan Cirebon, Majalengka dan Sumedang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survey angket dan wawancara online. Analisis data melalui tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa strategi orangtua dalam mengenalkan konsep puasa pada anak melalui penjelasan konsep puasa pada anak, langkah-langkah mengenalkan puasa pada anak, dan hal-hal yang harus diperhatikan. Pengenalan dilakukan secara bertahap, mulai dari melibatkan anak dalam kegiatan sahur, mengajarkan anak doa berpuasa dan membiarkan anak melakukan puasa meskipun bertahap.Kata kunci: konsep puasa, anak usia dini, strategi orangtuaAbstractThe involvement of parents in introducing the concept of fasting to children is very important. However, some parents disregard for introducing the concept of fasting to their children, especially obligatory fasting in the month of Ramadan, because they think that it is too early for children to learn the concept of fasting. In fact, introducing fasting to children from an early age has a good and very beneficial impact, one of which is that children have good personalities and can live humbly. Parents become intimate with their children and become a role model for them. This study aimed to determine parents’ strategy in introducing the concept of Ramadan fasting to children. This study used a qualitative approach. The research subjects were parents or guardians of children in Cirebon, Majalengka and Sumedang areas. The data were collected by using questionnaire and online interview. The stages in data analysis included data reduction, data presentation, data verification, and conclusion drawing. The results of the study showed that parents’ strategies in introducing the concept of fasting to children were through explanations of the concept of fasting, steps in fasting, and some conditions to pay attention to. Fasting concept was introduced gradually to children, starting from involving children in sahur activities, teaching children about fasting dua, and letting children fast gradually.Keywords: fasting concept, early childhood, parents’ strategies