Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penindasan dan Perlawanan Buruh dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki Karmila; Abidin, Aslan; Faisal, Faisal
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 2 No. 1 (2024): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v2i1.54

Abstract

Penelitian ini mengungkap adanya berbagai bentuk penindasan yang menimbulkan kesadaran dan pertentangan kelas dalam novel Babad Kopi Parahyangan karya Evi Sri Rezeki. Analisis difokuskan terhadap teks wacana dalam novel menggunakan perspektif realisme sosialis dari Karl Marx. Hasil penelitian menunjukkan adanya dehumanisasi berupa eksploitasi, pemiskinan, monopoli, dan dominasi kelas atas (borjuis) terhadap kelas bawah atau buruh (proletar). Bentuk penindasan tersebut mengakibatkan alienasi dalam kehidupan kaum buruh. Meski demikian, kaum buruh juga mengalami proses kesadaran palsu hingga kesadaran total yang dipengaruhi oleh pemahaman akan posisinya yang tertindas. Pemahaman terhadap dominasi dan ketertindasan dari kelas atas menyebabkan timbulnya upaya kelas bawah memperjuangkan kelasnya. Kepentingan dominasi borjuis dengan perjuangan kepentingan proletar menimbulkan konflik antar-kelas. Konflik inilah yang kemudian menciptakan perubahan dalam masyarakat.
NILAI MAGIS DALAM NOVEL SUNYARURI KARYA RISA SARASWATI TEORI REALISME MAGIS: MAGICAL VALUE IN THE NOVEL SUNYARURI BY RISA SARASWATI MAGICAL REALISM THEORY Lotong, Yana; Nensilianti; Abidin, Aslan
Journal of Applied Linguistics and Literature Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Applied Linguistics and Literature
Publisher : Study Program of Indonesian Language Education, Faculty of Languages and Literature, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jall.v1i2.1926

Abstract

This research aims to describe the magical value contained in the novel Sunyaruri by Risa Saraswati. This research uses descriptive qualitative method by describing the data obtained based on the theoretical studies used. The data used in this research are texts that describe the magical value in the novel Sunyaruri by Risa Saraswati using magical realism studies. The results show that there are four magical values that describe magical values in each quote in the novel, namely magical values based on place, magical values based on spirits, magical values based on objects and magical values based on sound
Reprsentasi Perempuan dalam Gadis Pantai Karya Prmoedya Ananta Toer Ridwan, Ridwan; Abidin, Aslan; Puspa Darwini, Nurul Fadhilah
Hasta Wiyata Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Hasta Wiayata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2024.008.01.13

Abstract

This research aims to find out how the image of women is reconstructed in the novel Gadis Pantai by Pramoedya Ananta Toer. The research method used in this analysis is descriptive qualitative, focusing on understanding social phenomena in the novel using a feminist literary approach. Data collection techniques are carried out by reading repeatedly and noting important points of the data found to avoid errors in collecting data information. The data collected is then analyzed by linking the representation of women using feminist criticism studies. The results of the analysis show that Gadis Pantai's position as a Javanese woman faces various challenges and gender violence that shows social injustice in society at that time. The novel reveals in depth how gender and violence against women are understood in traditional Javanese society, and emphasizes the urgency of gender equality and the protection of women's rights in the modern era. Women are often marginalized in Javanese life, especially in daily tasks and in the social hierarchy. In addition, the novel also depicts violence against women, both physical and psychological.
PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA MELALUI PROSES PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 12 MAKASSAR Satriani, Irma; Abidin, Aslan; Indryani, Rahmah; Nurrahmah, Nurrahmah; Asriadi, Asriadi
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 02 (2025): APRIL 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan karakter siswa SMA Negeri 12 Makassar melalui proses pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang didukung oleh kegiatan asistensi mengajar. Program studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Makassar secara aktif memperbarui kurikulum dan melaksanakan kegiatan asistensi mengajar selama satu semester, yang meliputi pengajaran di kelas, pembekalan materi drama, dan pementasan drama. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi pedagogik dan keterampilan berbahasa mahasiswa, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter dan moral siswa melalui penanaman nilai-nilai etika, empati, dan keberagaman. Pendidikan karakter di Indonesia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, menekankan pembentukan individu beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab, dimana sastra Indonesia berperan penting dalam menanamkan nilai moral dan pengalaman hidup. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengembangan karakter melalui pembelajaran bahasa dan sastra yang didukung kegiatan asistensi mengajar mampu menghasilkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki moral dan kemampuan sosial yang baik.
PERTUNJUKAN DRAMA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 12 MAKASSAR Satriani, Irma; Abidin, Aslan; Herdiani, Rizki; Ramadhan, Nur Syawaluddin; Ramadani, Aulia Magfira
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 03 (2025): JUNI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif pelatihan drama dalam membina pendidikan sosial dan moral di SMA 12 Makassar. Dengan menggunakan metode kualitatif, dan melibatkan siswa kelas XI sebagai peserta. Melalui pendidikan drama, siswa belajar mengembangkan nilai-nilai sosial seperti empati, kerja sama tim, dan penerimaan dengan terlibat dalam berbagai situasi dunia nyata. Temuan pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan media drama dapat meningkatkan kesadaran sosial, pengembangan karakter, dan kapasitas siswa untuk memahami sudut pandang orang lain dan menghargai keberagaman. Pengabdian ini mendukung penggunaan metode yang berfokus pada drama sebagai strategi pendidikan karakter yang relevan dan efisien di lingkungan sekolah menengah.
THE INFLUENCE OF PASANG RI KAJANG IN THE ANDINGINGI RITUAL ON THE RELIGIOSITY OF THE KAJANG AMMATOA TRIBE COMMUNITY Riswandi, Riswandi; Abidin, Aslan; Saguni, Suarni Syam
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 3 No. 02 (2025): MAY 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the influence of Pasang ri Kajang in the Andingingi ritual on the Kajang community using Cliffort Greetz's theory of religion and culture using descriptive qualitative research methods by describing the data obtained based on the theory used. The data source in this research is Pasang ri Kajang in Andingingi ritual. Data collection by means of observation, interview techniques, and documentation techniques. This study found that the influence of Pasang ri Kajang in the Andingingi ritual found such as (1) quality of life, (2) style and moral sense, and (3) character and outlook on life.
Marjinalisasi Cerpen Kematian Paman Gober Karya Seno Gumira Ajidarma Tahir, Ainun; Juanda, Juanda; Abidin, Aslan
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i2.5446

Abstract

This study aims to describe the forms of power domination and resistance depicted in the short story Kematian Paman Gober by Seno Gumira Ajidarma, using a descriptive qualitative method. The analysis reveals the presence of bourgeois exploitation and selfishness, highlighting the ongoing oppression of the proletariat. Two main forms of domination are identified: bourgeois domination rooted in egoism and systemic exploitation. In response, various forms of resistance emerge, including protest, condemnation, threats toward the bourgeois class, and attacks on capital production and business operations. This research contributes to Indonesian literary studies through a Marxist perspective, particularly in examining social marginalization as portrayed in short fiction. By focusing on the representation of lower-class characters and class power relations, the study underscores the role of literature as a medium of critique against socio-economic inequality. Future studies are encouraged to investigate similar themes in other literary genres such as novels or drama, and to adopt interdisciplinary approaches for a more comprehensive understanding of class struggles in Indonesian literature. Keywords: marginalization; marxism; power domination; resistance ABSTRAK Penelitian ini tujuannya mendeskripsikan bentuk dominasi kekuasaan serta bentuk perlawanan terhadap dominasi kekuasaan dalam cerpen dijadikan sumber data dianalisa. Penelitian memakai metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian yakni cerpen Kematian Paman Gober karya Seno Gumira Ajidarma, Hasil penelitian ini menunjukkan adanya eksploitasi dan keegoisan dari kaum borjuis yang terus menindas kaum proletar. Adapun bentuk-bentuk dominasi kekuasaan terdapat dua bentuk, yakni borjuis dan egoistis, serta eksploitasi. Sedangkan bentuk-bentuk perlawanan terhadap dominasi kekuasaan adalah perlawanan. Perlawanan yang ditunjukkan dalam cerpen ini berupa protes, kecaman dan ancaman kepada kaum borjuis, serta penyerangan pada produksi modal dan usaha. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian sastra Indonesia melalui pendekatan teori Marxisme, khususnya dalam menganalisis isu-isu marjinalisasi sosial dalam cerpen. Dengan memfokuskan pada representasi tokoh-tokoh kelas bawah dan relasi kuasa dalam teks, studi ini mengungkap bagaimana cerpen menjadi medium kritik terhadap struktur sosial-ekonomi yang timpang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji representasi marjinalisasi dalam bentuk karya sastra lain seperti novel atau drama, serta mempertimbangkan penggunaan pendekatan interdisipliner agar memperoleh pemahaman yang lebih holistik terhadap isu kelas dalam sastra Indonesia. Keywords: dominasi kekuasaan, marjinalisasi, marxisme, perlawanan
Representasi Kritik Sosial dalam Novel Rumah di Seribu Ombak Karya Erwin Arnada: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Irmayanti, Irmayanti; Salam, Salam; Abidin, Aslan
Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2025): Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/bahasa.v7i2.1490

Abstract

This study aims to reveal the representation of social criticism in Erwin Arnada's novel “Rumah di Seribu Ombak”. This study uses a qualitative descriptive method through the Critical Discourse Analysis (AWK) approach modeled by Norman Fairclough. The focus of the study lies in three dimensions of discourse meaning, namely experiential, relational, and expressive values, which are analyzed through aspects of vocabulary, grammar, and text structure. Data sources come from quotations in the novel that contain social criticism. Data collection techniques are carried out by reading and taking notes on texts containing elements of social criticism. Meanwhile, the data analysis technique uses Norman Fairclough's discourse analysis model which includes three levels, namely text analysis (vocabulary, grammar, text structure), discourse practice (text production and consumption), and social practice (socio-cultural context). The results of the study show that social criticism in the novel is represented through the choice of vocabulary (synonyms, antonyms, hyponyms), grammatical forms (active, passive, imperative, modality), and text structure (turn-taking, topic control) that contain social values such as poverty, class inequality, subordination, and power domination. Experiential values reflect the social reality of the characters, relational values show social positions in interactions, and expressive values show attitudes and emotions towards social injustice. This study concludes that the novel Rumah di Seribu Ombak is not only a work of fiction, but also a medium of social criticism that depicts the reality of society in depth and gives voice to marginalized groups. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi kritik sosial dalam novel Rumah di Seribu Ombak karya Erwin Arnada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif  melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Norman Fairclough. Fokus penelitian terletak pada tiga dimensi makna wacana, yakni nilai eksperensial, relasional, dan ekspresif, yang dianalisis melalui aspek kosakata, gramatika, dan struktur teks. Sumber data berasal dari kutipan-kutipan dalam novel yang mengandung muatan kritik sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat terhadap teks yang mengandung unsur kritik sosial. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan model analisis wacana Norman Fairclough yang mencakup tiga tataran, yaitu analisis teks (kosakata, gramatika, struktur teks), praktik wacana (produksi dan konsumsi teks), dan praktik sosial (konteks sosial-budaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sosial dalam novel direpresentasikan melalui pilihan kosakata (sinonim, antonim, hiponim), bentuk gramatikal (aktif, pasif, imperatif, modalitas), dan struktur teks (gilir tutur, kontrol topik) yang mengandung nilai-nilai sosial seperti kemiskinan, ketimpangan kelas, subordinasi, dan dominasi kekuasaan. Nilai eksperensial merefleksikan realitas sosial tokoh, nilai relasional menunjukkan posisi sosial dalam interaksi, dan nilai ekspresif memperlihatkan sikap dan emosi terhadap ketidakadilan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa novel Rumah di Seribu Ombak bukan hanya sebagai karya fiksi, tetapi juga sebagai media kritik sosial yang menggambarkan realitas masyarakat secara mendalam dan menyuarakan suara kelompok marjinal.
FORMS OF SEXISM AGAINST WOMEN IN LUCIA PRIANDARINI’S PENYALIN CAHAYA NOVEL: SARA MILLS’ CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS Bourbon, Ade Amelia; Abidin, Aslan; Saguni, Suarni Syam
JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES Vol. 3 No. 03 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the representation of forms of sexism against women in Lucia Priandarini’s Penyalin Cahaya novel through the perspective of Sara Mills’ Critical Discourse Analysis (CDA). The phenomenon of sexual violence, which is rooted in sexism within Sara Mills' framework, is a crucial issue that needs to be critically examined through discourse analysis in literary works. The research employs a qualitative descriptive method using the literature study technique, where data consisting of textual quotations and narration from the novel are analyzed using Sara Mills' CDA. The findings reveal that sexism against women is divided into two primary forms. First, physical sexism (or overt sexism) is manifested through the objectification of women’s bodies, pornography, and sexual harassment, functioning as a tool to assert male dominance and control over women’s bodies. Second, verbal sexism (or indirect sexism) is found in the forms of sexist labeling, gender stereotypes in language, and sexist jokes. Overall, the findings conclude that sexism in the Penyalin Cahaya novel operates as a discursive mechanism that effectively maintains and reinforces the patriarchal power structure, with language and action being used as instruments of control that demean and restrict women's roles. This analysis can serve as a reference for enhancing critical awareness regarding sexist discourse in contemporary literary texts.
BENTUK MAGIS DALAM NOVEL NEGERI PARA ROH KARYA ROSI L. SIMAMORA: KAJIAN REALISME MAGIS WENDY B. FARIS Andriani, Alda Alif; Rapi, Muhammad; Abidin, Aslan
Neologia: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2025): August
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indoensia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/neologia.v6i2.74258

Abstract

 Research entitled “Magical Form in the Novel Negeri Para Roh by Rosi L. Simamora: A Study of Magical Realism by Wendy B. Faris” sim to describe the characteristics of magical realism and the dominant magical realism characteristics in the novel Negeri Para Roh by Rosi L. Simamora. which was studied using Wendy B. Faris's theory of magical realism. This study uses a descriptive qualitative research method to collect and filter data. Based on the results of the analysis using five characteristics of magical realism, novel Negeri Para Roh by Rosi L. Simamora fulfills five characteristics of magical realism. Magical realism narrated of novel not only loaded with Faris's magical realism, but also strengthens a belief of the Asmat tribe. The dominant characteristic in the study is the characteristic of unsettling doubt. This is based on the narrative contained in the novel Land of the Dominant Spirits that brings the reader to the point of doubt.