Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGEMBANGAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA WEBSITE SP4N LAPOR DALAM MEMPERMUDAH PENGADUAN Muhammad Hafidhul Anwar; Susi Ratnawati; Diana Rahmawati
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v3i3.3907

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah membawa transformasi signifikan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan teknologi AI dalam implementasi kebijakan publik, dengan mengambil studi kasus integrasi platform Traffy Fondue oleh Bangkok Metropolitan Administration (BMA). Analisis dilakukan melalui lensa teori implementasi kebijakan publik dari George C. Edward III dan Merilee S. Grindle. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan chatbot berbasis AI secara drastis mampu mengoptimalkan variabel komunikasi dan efisiensi sumber daya, serta memperkuat lingkungan implementasi melalui peningkatan responsivitas dan transparansi birokrasi. Hal ini dibuktikan dengan pemangkasan waktu penyelesaian masalah secara masif, tingginya tingkat kepuasan warga, dan penghematan anggaran sektor publik yang signifikan. Namun demikian, kajian ini juga menegaskan batasan fundamental dari adopsi teknologi tersebut. Sehebat apa pun efektivitasnya, AI beroperasi secara mutlak sebagai instrumen teknis dan operasional untuk mendorong kinerja pemerintah, bukan sebagai entitas pengambil keputusan yang memiliki wewenang atau otoritas hukum setingkat menteri. Tanggung jawab etis, alokasi strategis, dan akuntabilitas konstitusional tetap sepenuhnya bertumpu pada kepemimpinan eksekutif manusia.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DESA MANDIRI DI KABUPATEN SIDOARJO Natasyah Elsistyana Putri; Susi Ratnawati
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v3i3.3910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengana lisis pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pengembangan desa mandiri periode 2022–2026. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan metode purposive sampling yang melibatkan berbagai aktor birokrasi dan sosial terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan berjalan cukup efektif dengan adanya tren peningkatan jumlah desa mandiri yang signifikan dari tahun ke tahun. Keberhasilan ini didorong oleh penguatan kelembagaan desa, optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penguatan aspek keterbukaan informasi, serta akselerasi program digitalisasi desa melalui penerapan konsep Smart Village. Sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor determinan utama dalam capaian tersebut. Meski demikian, proses implementasi masih menghadapi sejumlah tantangan substantif, seperti variasi kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa dalam beradaptasi dengan sistem digital, tingginya ketergantungan fiskal terhadap dana pemerintah (DD dan ADD), serta belum optimalnya pengelolaan potensi ekonomi lokal. Sebagai langkah keberlanjutan pada tahun 2026, fokus kebijakan diarahkan pada revitalisasi BUMDes secara otonom, penguatan inovasi berbasis potensi lokal, serta perwujudan ketahanan ekologi guna memitigasi dampak pertumbuhan industri di kawasan perdesaa
PERAN GRUP WHATSAPP DALAM MENGHIDUPKAN EKOSISTEM JASA UMKM DRIYOREJO ERA SOCIETY 5.0 Daniel Pedro Santoso; Susi Ratnawati
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v3i3.3906

Abstract

Dunia saat ini berada pada ambang transformasi Society 5.0 yang mengintegrasikan ruang siber dan fisik, di mana teknologi berpusat pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk membedah peran krusial grup WhatsApp sebagai infrastruktur digital rakyat dalam menghidupkan ekosistem jasa UMKM di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui pengumpulan data via wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran paradigma ekonomi dari model konvensional menuju "DigitalLokal" secara organik, di mana WhatsApp mendominasi pemasaran digital hingga 80% di kalangan pelaku UMKM jasa. WhatsApp dipilih karena faktor kepercayaan, komunalitas, rendahnya hambatan masuk, serta kemudahan fitur seperti grup, status, dan katalog sebagai "etalase hidup". Fenomena ini menciptakan "efek domino ekonomi" di mana satu pesanan jasa memicu 3-5 transaksi turunan di tingkat lokal, sehingga memperkuat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mikro. Meskipun terdapat kesenjangan literasi digital antar generasi, muncul fenomena reverse mentoring dalam keluarga untuk menutupi celah tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa grup WhatsApp bukan sekadar alat komunikasi, melainkan fondasi kemandirian ekonomi yang resilien bagi masyarakat Driyorejo menghadapi masa depan. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi praktis kepada pemerintah daerah untuk memadukan basis data komunitas digital setempat ke dalam kebijakan pemberdayaan UMKM berbasis komunitas.
Peningkatan Kualitas, Keamanan dan Kenyamanan di Taman Prestasi Surabaya Sebagai Ruang Terbuka Hijau di Kota Surabaya: Penelitian Dewi Puspita Rini; Susi Ratnawati; Bagus Ananda Kurniawan
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 1 February - May 2
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i1.402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan kualitas, keamanan, dan kenyamanan di Taman Prestasi Surabaya sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kota Surabaya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pengelolaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola/petugas Taman Prestasi serta pengunjung taman yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan Parasuraman, Zeithaml, dan Berry yang meliputi dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy sebagai analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelola Taman Prestasi telah melakukan berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan melalui renovasi dan penataan fasilitas taman, pengawasan keamanan secara berkala melalui sistem shift, pemberian himbauan ketertiban kepada pengunjung, serta upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan taman. Faktor pendukung dalam peningkatan kualitas taman meliputi dukungan pemerintah, keterlibatan pengelola taman, serta partisipasi masyarakat. Adapun faktor penghambat yang ditemukan yaitu masih rendahnya kesadaran sebagian pengunjung terhadap kebersihan dan ketertiban taman, adanya parkir tidak resmi, serta keterbatasan lahan yang menyebabkan area taman terasa lebih padat setelah renovasi. Secara keseluruhan, kualitas pelayanan di Taman Prestasi Surabaya dinilai cukup baik meskipun masih memerlukan perbaikan pada beberapa aspek fasilitas dan kesadaran masyarakat.