Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Edukasi Penggunaan Masker Dan Face Shield Untuk Meminimalisir Penyebaran Covid 19 Hanna Nurul Husna; Cucu Nurpatonah; Itmam Milataka; Gatut Ari Wardani; Nur Laili Dwi Hidayati; Winda Trisna Wulandari; Ade Yeni Apriliani; Keni Idacahyati
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3614

Abstract

ABSTRAKPenyebarannya Covid-19 yang cepat dan belum tersedianya vaksin menjadikan pemerintah dan masyarakat harus sigap dan waspada dalam mencegah penularan virus tersebut. Masker dan face shield disarankan untuk digunakan sebagai APD dalam mencegah penularannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan dan pembagian produk hasil kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pembagian produk masker, face shield; serta pemberian edukasi pada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan masker dan face shield; serta pembagian flyer petunjuk pembuatan face shield dari bahan-bahan sederhana. Kegiatan dilakukan pada 51 masyarakat di RW 07 lingkungan Cilolohan Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya dengan berbagai rentang usia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan hasil dalam bentuk pemberian produk dan kontribusi dalam bentuk edukasi kesehatan kepada masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa rata-rata respon masyarakat, 86.3% responden sangat setuju bahwa penggunaan masker dan face shield dapat mencegah penularan COVID-19. Kata Kunci: COVID-19, edukasi, face shield ABSTRACTThe rapid spread and the unavailability of vaccines have made the government and the public to be alert and vigilant in preventing the virus transmission. Masks and face shields are recommended to be used as PPE to prevent the virus transmission. The aims of this community services were to provided health education and distibuted the product to the community. The activities was carried out in the form of distribution of masks, face shields, and herbal products; providing education to the public regarding the importance of using masks and face shields; and distribution flyers of instructions for making face shields from simple ingredients. The activity was carried out in 51 communities in RW 07, Cilolohan, Kecamatan Tawang, Tasikmalaya with various age ranges. This community service activity provided health products and contributed in health education to the community. It can be concluded that  86.3% of people agreed that the use of masks and face shields can prevent the transmission of COVID-19. Keywords: COVID-19, education, face shield
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BUAH PINING (Hornstedtia alliacea) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DPPH Firman Gustaman; Winda Trisna Wulandari; Vera Nurviana; Keni Idacahyati
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.48 KB) | DOI: 10.52434/jfb.v11i1.698

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang berada pada zona khatulistiwa dan terkenal memiliki keanekaragaman jenis tanaman, tetapi potensi ini belum semuanya dapat dimanfaatkan sebagai bahan industri khususnya tanaman berkhasiat obat. Buah Pining (Hornstedtia alliacea) merupakan tanaman yang masih sedikit dimanfaatkan dalam bidang kesehatan dikarenakan masih minimnya informasi mengenai fitokimia dari tanaman tersebut. Dilakukan skrining fitokimia tanaman buah pining (Hornstedtia alliacea), untuk mengetahui kandungan senyawa alkaloid, triterpenoid/steroid, flavonoid, tanin, dan saponin, serta pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil skrining fitokimia yang diperoleh menunjukkan hasil positif untuk flavonoid, kuinon, monoterpen dan seskuiterpen pada ekstrak etanol, etil asetat dan N-Heksan. Pada pengujian antioksidan, ekstrak etil asetat memiliki potensi antioksidan yang paling kuat dengan nilai IC50 sebesar 23,43 ppm yang tergolong antioksidan kuat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MEMBUAT SABUN CUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP PANDEMI COVID-19 GELOMBANG KETIGA Meri Meri; Lilis Tuslinah; Diana Sri Zustika; Lusi Nurdianti; Wawan Rismawan; Hanna Nurul Husna; Winda Trisna Wulandari; Indra Indra; Keni Ida Cahyani; Gatut Ari Wardani; Firman Gustaman; Ade Yeni Aprilia; Fajar Setiawan; Dichy Nuryadin Zain; Taufik Hidayat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.368 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i1.6538

Abstract

Abstrak: Angka kejadian Covid-19 di Indonesia sudah mulai menurun, Namun, kita tidak boleh lengah terhadap protokol kesehatan yang sudah diterapkan dengan baik. Upaya preventif harus tetap dijalankan, bahkan harus lebih maksimal. Upaya preventif yang diusung adalah selalu menjaga kebersihan tangan menggunakan sabun cuci tangan dan meningkatkan keterampilan kader dan warga dalam membuat sabun cuci tangan. Tujuan kegiatan yaitu agar warga memahami pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan membuat sabun cuci tangan secara mandiri di rumah masing-masing. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara workshop dan penyuluhan. Evaluasi kegiatan dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan. Sasaran kegiatan adalah 18 kader PKK dan warga Cikalanggirang Tasikmalaya. Hasil kegiatan yang telah dicapai adalah menunjukkan peningkatan nilai rata-rata (mean) pengetahuan dari hasil pengisian Quosioner sebelum kegiatan yaitu 75,46 dan setelah kegiatan menjadi 94,44. Berdasarkan hasil uji statistik T berpasangan diperoleh nilai p-value (0.000) < α (0.05). Hal ini menunjukan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai skor kuesioner peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hal ini membuktikan bahwa pemberian pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta dalam membuat sabun cuci tangan.Abstract: Although the number of Covid-19 cases in Indonesia has begun to decline, we must not lose sight of the health protocols that have been properly implemented. Preventive efforts must continue to be made, but at a higher level. Hand hygiene should always be maintained with the use of hand soap, and cadres and residents' skills in making hand soap should be improved. The goal of the activity is for residents to understand the importance of washing their hands with soap and making their own hand soap at home. Workshops and counseling are used to carry out the implementation method. Activities are evaluated both before and after they are completed. The activity's target was 18 PKK cadres and Cikalanggirang Tasikmalaya residents. The results of the completed activities show an increase in the average value (mean) of knowledge from the results of filling out the questionnaire prior to the activity, which was 75.46, to 94.44 after the activity. Based on the results of the paired T statistical test, the p-value (0.000) < (0.05). This shows that there is a significant average difference between the participants' questionnaire scores before and after the activity. This proves that the provision of training can increase the knowledge and understanding of participants in making hand soap.
Promosi Kesehatan: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Winda Trisna Wulandari; Firman Gustaman; Lusi Nurdianti; Arya Purba Wasana; Eka Yuniarti; Fabillah Kurniadi; Laras Rizkia Widyastuti; Zakia Nurul Izzah; Febby Pratama
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7251

Abstract

 ABSTRAK Pola Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga yang dapat menolong diri sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. penyuluhan yang dilakukan adalah meningkatkan pengetahuan dan kepedulian siswa/i SD untuk tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Pelaksanaann kegiatan penyuluhan yang dilakukan berupa pemaparan materi dan tes pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat mengenai cara mencuci tangan yang benar dan membuang sampah yang benar di lingkungan sekolah. Peserta kegiatan ini adalah siswa/i SDN Cidugaleun.  Hasil tes sebelum pemaparan materi memiliki nilai rata-rata 2,03, sedangkan setelah pemaparan materi menjadi 3,61. Kemudian dianalisis menggunakan software SPSS dengan uji Wilcoxon dan diperoleh nilai p-value (0,000) <∝ (0,05).Terdapat perbedaan yang signifikan pengetahuan siswa/i antara sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan. Kata Kunci: PHBS, Kesehatan, Kebersihan, Penyuluhan  ABSTRACT Clean and Healthy Lifestyle Behavior (PHBS) is a set of behaviors that are practiced on the basis of awareness as a result of learning that makes a person or family able to help themselves in the health sector and play an active role in realizing public health. The counseling carried out is to increase the knowledge and awareness of elementary school students to maintain personal hygiene and the surrounding environment so as to avoid various diseases. Implementing the extension activities carried out in the form of material exposure and understanding tests on clean and healthy living behavior regarding how to wash hands properly and dispose of garbage properly in the school environment. The participants of this activity are students of SDN Cidugaleun. The test results before the material presentation had an average value of 2.03, while after the material exposure it became 3.61. Then analyzed using SPSS software with Wilcoxon test and obtained p-value (0.000) < (0.05). this indicates a significant difference between before and after extension activities. Keywords: PHBS, Health, Hygiene, Counseling
PENGGUNAAN VIDEO SEBAGAI MEDIA EDUKASI KESEHATAN MATA DI MEDIA SOSIAL Hanna Nurul Husna; Ade Yeni Aprillia; Winda Trisna Wulandari; Keni Idacahyati; Gatut Ari Wardhani; Firman Gustaman; Lusi Nurdianti; Indra Indra; Diana Sri Zustika; Fajar Setiawan; Dichy Nuryadin Zain; Lilis Tuslinah; Meri Meri
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.37644

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi telah membatasi berbagai kegiatan masyarakat termasuk salah satunya penyuluhan kesehatan pada masyarakat. Intensitas dan frekuensi penggunaan gawai yang tinggi akan berdampak pada kesehatan mata. Meskipun demikian, penggunaan gawai pada masyarakat sangat tidak mungkin untuk dikurangi. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai kesehatan mata dalam bentuk video. Video tersebut disebarkan melalui media sosial Instagram, Youtube, dan Whatsapp Group. Subjek sasaran kegiatan adalah pengikut akun Instagram @optometry.bth, akun Youtube Analuna Talk, dan masyarakat yang mendapat informasi melalui Whatsapp. Materi yang disampaikan melalui video edukasi tersebut adalah keluhan yang akan muncul saat melihat layar gawai terlalu lama serta cara mencegah keluhan tersebut. Video dibuat menggunakan aplikasi VideoScribe Sparkol dan disebarkan melalui media sosial. Analisis data dilakukan berdasarkan jumlah analisis pengunjung dua akun media sosial serta kuesioner respon video. Dari hasil kegiatan yang dilakukan telah dihasilkan video edukasi kesehatan mata. Penayangan video di media sosial Instagram dan Youtube mendapat respon yang cukup bagus dari masyarakat dan semua responden sepakat bahwa informasi kesehatan mata yang disampaikan sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan konten serupa di masyarakat. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa video edukasi kesehatan mata yang dibuat dan disebarkan dengan menggunakan media sosial memiliki jangkauan yang lebih luas. Responden pun merasakan kebermanfaatan informasi yang disampaikan melalui video ini.
Utilization of Jengkol Peel (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain) as Lead (II) Ions Bio-sorbent with Column Method Gatut Ari Wardani; Lia Nuramalia; Winda Trisna Wulandari; Estin Nofiyanti
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 23, No 5 (2020): Volume 23 Issue 5 Year 2020
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2637.893 KB) | DOI: 10.14710/jksa.23.5.160-166

Abstract

Problems arising from laboratory waste include the content of lead metal ions in it, which can affect health. While on the other hand, Jengkol peel is a market waste and has no economic value. Jengkol peel contains hydroxyl groups and carboxylates to bind heavy metals such as lead (II) ions. So, this study aims to determine the effect of variations in flow rate, adsorbent height, and solution acidity and determine the ability of Jengkol peel in adsorbing lead (II) ions in the laboratory liquid by the column method. Organic groups that include active sides can be removed using 1N sodium hydroxide to increase the adsorption ability. Sodium hydroxide functions to dissolve lignin in lignocellulose compounds so that carboxylic groups are formed in cellulose, which has a role in binding metal ions. The determination of functional groups was carried out by Fourier-transform Infrared Spectroscopy. The identification of the adsorbent morphology was carried out by Scanning Electron Microscope. The adsorption of lead (II) ions by Jengkol peel was determined by calculating the difference between the lead (II) ions in the solution after and before passing through the column. The amount of lead metal remaining in solution was determined using Atomic Absorption Spectroscopy. Sodium hydroxide solution with a concentration of 1N can separate lignin from cellulose contained in lignocellulose to enhance the bio-sorbent ability of the Jengkol peel in binding metal ions. The smaller the flow rate in the column, the higher the amount of lead (II) ions adsorbed in the bio-sorbent. The acidity of the solution has the best adsorption at pH 5. The metal ions from the simulation sample can reduce the number of lead (II) metal ions adsorbed by 11%.
Pelayanan Informasi Obat entang Penyakit Gastritis pada Masyarakat Desa Cidugaleun Kabupaten Tasikmalaya Lusi Nurdianti; Winda Trisna Wulandari; Firman Gustaman; Ayu Geamul Maskur; Widiyanti Widiyanti; Fujianti Putri Nuraisah; Ade Putri Suci Lestari; Alhikam Nazabullah; Alma Meidina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.7249

Abstract

ABSTRAK Adanya peningkatan kasus gastritis khususnya di Desa Cidugaleun menjadi penyakit tertinggi, maka perlu adanya langkah-langkah untuk mengurangi angka peningkatan kasus gastritis. Tujuan dari pengabdian masyarakat yang dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman kesehatan ibu-ibu posyandu tentang gastritis dengan pemanfaatan obat kimia maupun tradisional. Metode yang dipakai adalah ceramah dan diskusi (penyuluhan) dan pengerjaan test. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu posyandu di desa Cidugalen Kecamatan Cigalontang, Tasikmalaya. Dari kegiatan yang dilaksanakan dapat dirasakan adanya peningkatan pengetahuan tentang gastritis dengan nilai hasil rata-rata pre-test sebesar 3,81 sedangkan post-test sebesar 4,40 dan nilai p-value (<0,05) adanya perbedaan yang signifikan. Kata Kunci: Penyuluhan, Gastritis, Pio  ABSTRACT There is an increase in gastritis cases, especially in Cidugaleun village, which is the highest disease, so it is necessary to take steps to reduce the increase in gastritis cases. The purpose of community service is to increase the understanding of the health of posyandu mothers about gastritis by using chemical and traditional drugs. The method used is lecture and discussion (counseling) and test work. The participants of this activity were posyandu women in Cidugalen Village, Cigalontang District, Tasikmalaya. From the activities carried out, it can be felt that there was an increase in knowledge about gastritis with the average pre-test score of 3.81 while the post-test was 4.40 and the p-value (<0.05) had a significant difference. Keyword: Socialization, Gastritis, Pio
Penyuluhan Stunting dan Upaya Pencegahannya Firman Gustaman; Lusi Nurdianti; Winda Trisna Wulandari; Mulya Tri Sugiharti; Intan Gita Cahyani; Nurfaiza Safitri; Zahrotun Naqiah; Reza Ariza Wildan; Bagas Pra Ramdani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.7252

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan perkara kurang gizi kronis yang ditimbulkan kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu lama, sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak yaitu tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Tujuan dari kegiatan penyuluhan stunting yang dilaksanakan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai stunting pada anak serta upaya pencegahannya. Metode yang dipakai adalah dengan penyuluhan berupa pemaparan materi tentang pengertian stunting hingga pencegahan dan penanganan seperti prinsip dasar panduan makan gizi seimbang kepada ibu-ibu posyandu  Desa Cidugaleun. Berdasarkan hasil analisis uji statistik Wilcoxon, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilaksanakannya kegiatan. Kata Kunci : Stunting, Balita, Penyuluhan  ABSTRACT Stunting is a case of chronic malnutrition caused by lack of nutritional intake in the long term, causing growth disorders in children, namely the child's height is lower or shorter (short) than the standard age. The purpose of the stunting counseling activities carried out is to increase knowledge and understanding of stunting in children and its prevention efforts. The method used is counseling in the form of presentation of material on the meaning of stunting to prevention and treatment such as basic principles of balanced nutrition eating guidelines for posyandu mothers in Cidugaleun Village. Based on the results of the Wilcoxon statistical test analysis, it can be concluded that there is a significant difference between before and after the activity. Keywords: Stunting, Toddlers, Counseling
UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 MELALUI PROGRAM CUCITANGAN : PEMBUATAN DAN DISTRIBUSI SABUN CUCITANGAN KEPADA MASYARAKAT KOTA TASIKMALAYA Lilis tuslinah; Lusi Nurdianti; Indra Indra; Meri Meri; Ade Yeni; Keni Idacahyati; Winda Trisna Wulandari; Gatut Ari Wardani; Wawan Rismawan; Diana Sri Zustika; Hanna Nurul Husna; Fajar Setiawan; Firman Gustaman; Dichy Nuryadin Zein; Taofik Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v2i2.862

Abstract

Banyak cara upaya yang sudah dilakukan dalam penanganan penyebaran Covid 19 salah satunya yang sekarang sudah mulai diberikan secara bertahap adalah dengan program vaksinasi. Tetapi hal ini tidak cukup kita tetap tidak boleh lengah dan tetap wajib menjalankan protokol kesehatan pola hidup  bersih  dan  menjaga  protokol  kesehatan  3M  harus  tetap berjalan salah satunya adalah dengan selalu membiasakan diri mencuci tangan.  Langkah ini  bertujuan  agar kasus baru dan penyebaran Covid 19 bisa dihentikan. Dalam upaya itu, dosen dilingkungan STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya melaksanakan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dimaksudkan memberikan perspektif lain dalam usaha pencegahan dari  penularan  virus.  Salahsatunya  adalah  dengan  menjaga kebersihan diri dengan membiasakan mencuci tangan yang dimulai dengan memproduksi sabun cuci tangan yang berstandar SNI dan mendistribusikannya di lingkungan sekitar kampus di daerah Cilolohan dengan disertai penjelasan mengenai pentingnya cuci tangan di masa pandemik sekarang ini. Kegiatan ini bisa memberikan dampak yang baik kepada masyarakat mengenai pentingnya kebiasaan mencuci tangan sehingga wawasan masyarakat akan hal ini bisa ditingkatkan dan dapat membantu program pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19 khususnya di lingkungan masyarakat sekitar daerah Cilolohan.
ANALISIS KANDUNGAN ASAM ASKORBAT DALAM MINUMAN KEMASAN YANG MENGANDUNG VITAMIN C Winda Trisna Wulandari
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 17, No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v17i1.187

Abstract

Minuman kemasan yang mengandung vitamin C sering terpapar oleh sinar matahari terutama pada saat proses pendistribusian dan penjualan minuman, padahal senyawa asam askorbat yang berperan sebagai antioksidan mudah mengalami degradasi atau oksidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kandungan asam askorbat pada minuman kemasan mengalami perubahan yang signifikan setelah dibiarkan terpapar di bawah sinar matahari. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah dua belas produk minuman kemasan yang mengandung vitamin C. Dua belas minuman kemasan tersebut diukur konsentrasi asam askorbatnya, kemudian dibiarkan terpapar di bawah sinar matahari selama satu jam, setelah itu diukur kembali konsentrasi asam askorbatnya. Pengukuran tersebut dilakukan dengan menggunakan metode spektrofotometri uv-vis pada panjang gelombang 265,5 nm. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan konsentrasi asam askorbat antara minuman kemasan sebelum dengan setelah perlakuan maka dilakukan uji statistik berupa Paired Sample T-Test. Berdasarkan hasil pengukuran dengan menggunakan spektrofotometer uv-vis diperoleh hasil bahwa konsentrasi asam askorbat yang terkandung pada kedua belas sampel minuman kemasan mengalami penurunan setelah didiamkan di bawah sinar matahari selama satu jam. Penurunan tersebut berada pada rentang 1,97%  hingga 58.79%. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0,001 atau p<0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaaan yang signifikan antara kandungan asam askorbat sebelum dan setelah perlakuan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa paparan sinar matahari selama satu jam dapat menyebabkan penurunan konsentrasi asam askorbat dalam minuman kemasan secara signifikan
Co-Authors Ade Putri Suci Lestari Ade Yeni Ade Yeni Aprilia Ade Yeni Apriliani Ade Yeni Aprillia Ade Yeni Aprillia Alhikam Nazabullah Alma Meidina Anindita Tri Kusuma Pratita Anna Yuliana, Anna Annissya, Widia Primi Aprillia, Ade Yeni Arya Purba Wasana Augie, Andrea Ayu Geamul Maskur Bagas Pra Ramdani Cahyati, Keni Ida Cucu Nurpatonah Dea Dara Pamungkas Diana Sri Zustika Diana Sri Zustika, Diana Sri Dina Lestari Eka Yuniarti Estin Nofiyanti Estin Nofiyanti Fabillah Kurniadi Fajar Setiawan FAJAR SETIAWAN Fajar Setiawan Fajar Setiawan Fajar Setiawan Febby Pratama Feri Sandria Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firman Gustaman Firmansya, Ardianes Fujianti Putri Nuraisah Gatut Ari Wardani Gatut Ari Wardhani Gina Nur Fitria Mulyana Putri Gustaman, Firman Hanna Nurul Husna Hanna Nurul Husna Hanna Nurul Husna Hisni Nurul Fajri Idacahyati, Keni Indah Alvina Damayanti Indah Cantika Indra Indra Indra Indra Indra, Indra Intan Gita Cahyani Itmam Milataka Julyanti, Ai Rian Keni Ida Cahyani Keni Idacahyati Keni Idacahyati Keni Idacahyati Keni Idacahyati Keni Idacahyati Laras Rizkia Widyastuti Lia Nuramalia Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah Lilis tuslinah Lusi Nurdianti, Lusi Maolana, Ananda Meri Meri Meri, Meri Muhtar, Muhammad Wildan Mulya Tri Sugiharti Nur Laili Dwi Hidayati Nur Rahayuningsih, Nur Nurfadhilla, Dilla Nurfaiza Safitri Nurhidah, Mia Nurmalasari, Anisa Nurzaman Raras, Euis Reza Ariza Wildan Richa Mardianingrum Rijkiyah, Gina Sheli Rizky Nur Alam Rosmaya Dewi Rosmaya Dewi Ruswanto Ruswanto Ruswanto, Ruswanto Silvia Rahmawati Sugiharti, Mulya Tri Syahputra, Ricky Andi Taofik Hidayat Taufik Hidayat Tresna Lestari, Tresna Vera Nurviana Wawan rismawan Wawan Rismawan Widiyanti Widiyanti Yassinqi, Manita Cenda Zahrotun Naqiah Zain, Dichy Nuryadin Zakia Nurul Izzah