Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH JENIS PERSALINAN TERHADAP RISIKO DEPRESI POSTPARTUM Ariyanti, Ririn; Nurdiati, Detty Siti; Astuti, Dhesi Ari
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 7 No 2 (2016): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.462 KB)

Abstract

Latar Belakang: Depresi postpartum sering terjadi pada masa adaptasi psikologis ibu masa nifas, walaupun insidensinya sulit untuk diketahui secara pasti namun diyakini 10-15% ibu melahirkan mengalami gangguan ini. Faktor pada saat persalinan meliputi lamanya persalinan, jenis persalinan, serta intervensi medis yang digunakan mempengaruhi depresi postpartum, anak yang memiliki ibu depresi postpartum akan memiliki gangguan prilaku, rendah fungsi berfikir, mempengaruhi kognitif dan pertumbuhan anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh jenis persalinan terhadap risiko depresi postpartum pada ibu nifas di RSUD Sleman Metode:Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan rancangan kohort retrospektif. Lokasi penelitian di RSUD Sleman Yogyakarta. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang berkunjung pada poli kebidanan dan kandungan pada bulan Oktober-Desember 2015. Jumlah sampel 110, analisa data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square dan multivariat dengan uji regresi logistik Hasil : Kejadian risiko depresi postpartum pada ibu nifas di RSUD sleman adalah 36,3%, Jenis persalinan berpengaruh secara signifikan terhadap risiko depresi postpartum dengan nilai (OR=3,716, 95%CI 1,620-8,522), Pekerjaan berpengaruh secara signifikan terhadap risiko depresi postpartum dengan nilai (OR=2,411, 95%CI 1,084-5,366), umur, paritas, pendidikan, status ekonomi, dukungan keluarga dan status pernikahan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap risiko depresi postpartum Kesimpulan :Ibu dengan persalinan bedah sesar mempunyai peluang risiko depresi postpartum 3,716 kali lebih besar dibandingkan ibu yang persalinan pervaginam, sehingga perlu dilakukan deteksi dini untuk melihat risiko depresi postpartum pada ibu nifas agar ibu dapat segera mendapatkan asuhan yang tepat.
Pengaruh Pemberian Tablet Tambah Darah dan Buah Kurma Sukari (Phoenix dactylifera) terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemiadi Puskesmas Karang Rejo Rahayu, Puji; Farahdiba, Idha; Ariyanti, Ririn; Yulianti, Ika; Permatasari, Annisa Eka; Noviani, Doris
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.536

Abstract

Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi pada kehamilan. Pencegahan anemia pada ibu hamil dilakukan dengan mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD) minimal 90 tablet selama kehamilan. TTD memilii efek samping seperti pusing dan mual yang mempengaruhi kepatuhan dalam mengkonsumsi TTD. Mengkonsumsi buah kurma sukari (Phoenix dactylifera) yang diketahui memiliki kandungan zat besi yang tinggi diantara semua jenis kurma, dengan zat besi yang paling tinggi dibandingkan jenis lain. Buah kurma juga dapat dikonsumsi bersamaan dengan TTD karena dapat mengurangi rasa mual yang merupakan salah satu efek dari TTD. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian TTDbuah kurma sukari terhadap kadar hemoglobin ibu hamil anemia di Puskesmas Karang Rejo. Metode penelitian ini adalah Kuantitatif dengan desain penelitian Quasy EksperimenT dengan pendekatan Pretest and post-test with control group design. Terdapat 2 kelompok yaitu kelompok kontrol yang di berikan TTD kelompok Intervensi yang di TTD dan buah kurma Sukari, pada 2 kelompok tersebut di lakukan pemeriksaan Hb sebelum dan sesudah perlakuan. Penelitian di lakukan di Puskesmas Karang Rejo Pada tanggal 20 Maret sampai 04 April 2024. Populasi pada penelitian ini sebanyak 72 ibu hamil dengan anemia dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden dan menggunakan teknik accidental sampling. Berdasarkan uji Independent T-Test diperoleh hasil bahwa nilai signifikansi p-value sebesar 0,000 (p<0,05) sehingga H0 di tolak dan H1 di terima diartikan bahwa ada pengaruh pemberian TTD dan buah kurma Sukari terhadap kadar hemoglobin ibu hamil anemia di Puskesmas Karang Rejo.
“MELON PINTAR” MENTAL HEALTH ONLINE DENGAN PENERAPAN DAN IMPLEMENTASI KEBIDANAN KOMPLEMENTER Ariyanti, Ririn; Yulianti, Ika; Hudaiby Hanif, Kharis; Noviani, Doris; Umami, Nurrahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5814

Abstract

ABSTRAKKesehatan mental merupakan keadaan prima pada mental seseorang, sehingga dapat melaukan kegiatan produktif dalam bekerja dan mampu memberikan manfaat lingkungan keluarga serta masyarakat. Namun kondisi mental sering kali tidak stabil terutama Kesehatan mental yang terjadi pada ibu hamil dan pasca melahirkan. Prevalensi gangguan mental emosional Kalimantan Utara di atas rata rata nasional memerlukan kerjasama dengan dengan berbagai pihak dalam menurunkannya, dalam hal ini tim bermitra dengan pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kabupaten Malinau, sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. dengan pemanfaatan teknologi untuk melakukan deteksi dini dan peningkatan kompetensi bidan dalam pencegahan, di harapkan dapat menurunkan prevalensi gangguan mental emosional di Kalimantan Utara.Secara garis besar program berfokus pada penanggulangan Kesehatan mental melalui peluncuran inovasi IPTEKS dalam aplikasi yang diberi nama ’MELON PINTAR’ Mental Health Online dengan Penerapan dan Implementasi Kebidanan Komplementer. MELON PINTAR dirancang untuk membantu ibu hamil dan nifas dalam menjaga Kesehatan mental mereka. Dengan program MELON PINTER di harapkan dapat menurunkan prevalensi ganggguan jiwa pada Ibu, di mana dengan program ini akan memanfaatkan tehnologi untuk deteksi dini/ skrining gangguan jiwa, selain itu itu juga dengan program MELON PNTER membantu meningkatkan kompetensi bidan dalam pencegahan gangguan mental dengan mengimplentasikan kebidanan komplementer. Kata Kunci: kesehatan mental, komplementer, hamil, nifas, aplikasi ABSTRACTMental health is a prime state of a person's mentality, so that they can carry out productive activities at work and are able to provide benefits to the family environment and society. However, mental conditions are often unstable, especially mental health that occurs in pregnant and postpartum women. The prevalence of emotional mental disorders in North Kalimantan above the national average requires cooperation with various parties to reduce it, in this case the team partnered with the Malinau Regency Indonesian Midwives Association (IBI) branch management, as the spearhead of health services. with the use of technology to carry out early detection and improve the competence of midwives in prevention, it is hoped that it can reduce the prevalence of emotional mental disorders in North Kalimantan. In general, the program focuses on overcoming mental health through the launch of IPTEKS innovations in an application called 'MELON PINTAR' Mental Health Online with the Application and Implementation of Complementary Midwifery. MELON PINTAR is designed to help pregnant and postpartum women maintain their mental health. With the MELON PINTER program, it is hoped that the prevalence of mental disorders in mothers can be reduced, where this program will utilize technology for early detection/screening of mental disorders, in addition, the MELON PINTER program will help improve the competence of midwives in preventing mental disorders by implementing complementary midwifery. Keywords: mental health, complementary, pregnancy, postpartum, application 
Pengaruh Konsumsi Nugget Jantung Pisang Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal Yahuda, Yeniana; Ariyanti, Ririn; Noviani, Doris
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30089

Abstract

ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi karena merupakan makanan alamiah yang sempurna, mudah dicerna, dan mengandung gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan kekebalan tubuh. Salah satu faktor yang memengaruhi produksi ASI adalah asupan makanan yang dikonsumsi oleh ibu, seperti jantung pisang yang mengandung laktagongum yang dapat merangsang hormon oksitosin dan prolaktin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi nugget jantung pisang kepok terhadap produksi ASI pada ibu nifas, dengan menggunakan desain quasi experimental one group pretest - posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu nifas pada bulan Agustus 2023 - Januari 2024 sebanyak 166 responden, dengan sampel sebanyak 20 responden menggunakan metode purposive sampling. Nugget Jantung pisang kepok diberikan sebanyak 118 gram dua kali sehari selama 7 hari, dan hasil analisis bivariat menggunakan uji paired sampel t test menunjukkan adanya pengaruh signifikan terhadap produksi ASI. Dengan nilai p-value = 0,01, maka disimpulkan bahwa konsumsi nugget jantung pisang kepok berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu nifas, sehingga penting bagi puskesmas untuk memberikan edukasi terkait peningkatan produksi ASI menggunakan nugget jantung pisang.
Gambaran Kejadian Emesis Gravidarum Pada TM I Dan TM II Di Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan Senda, Marcelina; Ariyanti, Ririn; Retnowati, Yuni
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 6 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v6i2.104

Abstract

Mual dan muntah, juga dikenal sebagai muntah selama kehamilan, adalah salah satu tanda awal kehamilan. Emesis gravidarum dapat mempengaruhi kondisi umum dan mengganggu tugas sehari-hari, penurunan berat badan, dan dehidrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prevalensi muntah selama kehamilan di Amal Beach Medical Center. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling dengan salah satu teknik yaitu purposive sampling dimana sampel penelitian dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti sebelumnya. Subjek survei berjumlah 30 orang dengan kriteria inklusi ibu hamil usia 0 sampai 20 minggu dan ibu hamil yang muntah saat hamil. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berdasarkan derajat muntah ibu hamil adalah ringan yaitu 26 orang (86,7%). Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan adalah ibu hamil yang muntah saat hamil lebih sedikit mengalami mual muntah. Saran dari penelitian ini adalah agar ibu hamil lebih aktif dalam mendapatkan perawatan yang dibutuhkan selama kehamilan dan melakukan kunjungan antenatal secara teratur
Pengaruh kombinasi teknik pranayama dan aromaterapi lavender terhadap kecemasan menghadapi tugas akhir Zalfah, Sonia; Yulianti, Ika; Ariyanti, Ririn
Avicenna : Journal of Health Research Vol 7, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v7i2.1210

Abstract

Pengaruh Pemberian Permen Jahe Merah Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal Khairani, Zulfa Rahmalia; Ariyanti, Ririn; Yulianti, Ika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30258

Abstract

Emesis gravidarum umum terjadi pada trimester pertama kehamilan dan berisiko menjadi hyperemesis gravidarum bila tidak ditangani. Jahe merah mengandung minyak atsiri yang bersifat menenangkan dan gingerol yang mampu menurunkan frekuensi emesis gravidarum. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh permen jahe merah terhadap frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan. Jenis penelitian quasi-eksperimental dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design dan teknik purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 20 responden yaitu 10 responden kelompok perlakuan yang diberikan kombinasi permen jahe merah dan vitamin B6 dan 10 responden kelompok kontrol yang diberikan vitamin B6 selama 7 hari, vitamin B6 diberikan sesuai standar klinis dan permen jahe merah 1 butir/ hari yang terkandung 1 gram jahe merah. Instrumen penelitian ini menggunakan PUQE 24. Hasil analisa menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan dari pemberian permen jahe merah terhadap emesis gravidarum, dengan p value 0,223 (> 0,05). Namun terdapat selisih rata-rata frekuensi emesis gravidarum sebelum dan setelah perlakuan, diketahui kelompok perlakuan 3,5 dan kelompok kontrol 3 dengan selisih rata-rata 0,5. Tidak ada pengaruh signifikan namun permen jahe merah dapat dipertimbangkan sebagai terapi non farmakologi dan kombinasi pengobatan bersama vitamin B6 untuk menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama.
Pengaruh Pemberian Jahe Merah Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Luka Perineum Pada Ibu Nifas di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan Oktovianus, Enilin; Ariyanti, Ririn; Umami, Nurrahmi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30976

Abstract

Nyeri luka perineum yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti nyeri dan takut melakukan mobilisasi dini yang memicu subinvolusi, pengusiran lochea yang buruk, dan perdarahan postpartum yang dapat meningkatkan risiko kematian ibu. Jahe merah mengandung minyak atsiri seperti gingerol, shoagal dan zingerone yang cukup kaya dan memiliki efek pereda nyeri, kandungan kimia gingerol pada jahe merah mampu memblokir prostaglandin sehingga nyeritermasuk nyeri perineum dapat mereda. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunanintensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas di RSU Carsa Kota Tarakan. Metode penelitian ini adalah quasy eksperimentaldesign dengan rancangan penelitian pre-test dan post test. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu nifas yang melakukanrawat inap hari pertama di bulan Mei-Juni 2024. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden dengan teknik pengambilan sampel dengan Accidental Sampling, rsponden dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol yang diberikan intervensi selama 6 hari. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan NRS (Numeric Rating Scale). Hasil analisabivariat menggunakan uji Mannwhitney dengan p value = 0,235 (> 0,05) yang berarti tidak ada pengaruh pemberian jahe merah terhadap penurunan intensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas, maka Ha ditolak dan H0 diterima. Namun, berdasarkan nilai mean ada perbedaan nilai skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada kedua kelompok yaitu, kelompokperlakuan 4,9 dan kelompok kontrol 4,2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tampak ada perbedaan yang mana pada kelompok perlakuan rata-rata lebih tinggi dari pada kelompok kontrol dengan selisih 0,7. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi layak untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengobatan secara non farmakologis seperti jahe merah untuk menurunkan intensitas nyeri luka perineum pada ibu nifas Kata Kunci: Jahe Merah, Nyeri, Luka Perineum, Ibu Nifas Abstract The unattended perineal wound pain can cause discomfort such as pain and fear of early mobilization, which triggerssubinvolution, poor lochia expulsion, and postpartum bleeding that can increase the risk of maternal death. Red ginger contains essential oils such as gingerol, shoagal, and zingerone, which are quite rich and have pain- relieving effects. The chemical content of gingerol in red ginger can block prostaglandins, thus reducing pain, including perineal pain. The purpose of this study is to determine the effect of red ginger on reducing the intensity of perineal wound pain in postpartum mothers at CarsaKota Tarakan Hospital. The research method used a quasi- experimental design with a pre-test and post-test research design. The population in the study was all postpartum mothers who were hospitalized on the first day in May-June 2024. The sample in this study consisted of 20 respondents using Accidental Sampling technique, divided into treatment and control groups, given intervention for 6 days. The instrument in this study used the NRS (Numeric Rating Scale). The bivariate analysis results using the Mann-Whitney test with a p-value = 0.235 (> 0.05) mean that there is no effect of red ginger on reducing the intensity of perineal wound pain in postpartum mothers, so Ha is rejected and H0 is accepted. However, based on the mean value, there is a difference in pain scale values before and after the intervention in both groups, the treatment group 4.9 and the control group 4.2. It can be concluded that there is a difference, where the average in the treatment group is higher than in the control group with a difference of 0.7. It is hoped that this study can provide information to the public regarding non- pharmacologicaltreatment such as red ginger to reduce the intensity of perineal wound pain in postpartum mothers. Keywords: Red Ginger, Pain, Perineal Wound, Postpartum Mothers
The Effectiveness of Ginger, Lemon, and Honey Decoction in Reducing Nausea and Vomiting in Pregnant Women with Emesis Gravidarum: A Quasi-Experimental Study Nurmasyithah, Nurmasyithah; Ariyanti, Ririn; Eka Permatasari, Annisa
Tropical Health and Medical Research Vol. 7 No. 1 (2025): Tropical Health and Medical Research
Publisher : Baiman Bauntung Batuah Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35916/thmr.v7i1.115

Abstract

Nausea and vomiting during pregnancy, or emesis gravidarum, can occur at any time and may persist into the second or third trimester, causing dehydration or severe complications if unmanaged. Ginger, lemon, and honey create a drink rich in vitamins, minerals, and enzymes beneficial for reducing these symptoms. This study aimed to analyze the effect of consuming a ginger, lemon, and honey decoction on pregnant women with emesis gravidarum at the Malinau City Health Center. Conducted from May to June 2024, this quasi-experimental study involved 30 participants divided into two groups: 15 in the Education group and 15 in the intervention group. The intervention involved consuming fresh ginger boiled with 3 cc of lemon juice and 1 tablespoon of honey twice daily for four days. Nausea and vomiting were measured using The Rhodes Index Nausea, Vomiting, and Retching (INVR), a validated questionnaire. Results showed a significant reduction in INVR scores in the intervention group compared to the Education group (p < 0.001). After four days, the mean score in the intervention group was 8.60, 2.53 points lower than the Education group (11.13). These findings demonstrate that consuming ginger, lemon, and honey decoction for four days effectively reduces nausea and vomiting in pregnant women.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN IBU HAMIL PADA MASA PADEMI COVID-19 DENGAN PENERAPAN EKIE (KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI ELEKTRONIK) Ariyanti, Ririn; Yulianti, Ika
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i2.8043

Abstract

Abstrak: Pemerintah merekomendasikan penundaan pemeriksaan ibu gamil selama masa pandemi ke tenaga kesehatan apabila tidak ada tanda-tanda bahaya pada kehamilan. Namun ibu hamil tetap perlu mendapatkan pendidikan kesehatan agar paham mengetahui kondisi kehamilannya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil di masa pandemi Coronavirus dengan menerapkan eKIE. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil di Provinsi Kalimantan Timur dan Utara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pendidikan kesehatan eKIE (komunikasi, informasi dan edukasi elektronik) berupa pemberian materi dan diskusi interaktif melalui telegram group. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 1 bulan pada bulan November 2021. Tempat kegiatan pengabdian ini adalah melalui media elektronik secara online dengan telegram group. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dimana setelah diadakan eKIE terjadi pengetahuan dari 13,9% menjadi 65,4% ; penerapan eKIE untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu hamil dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraanya pada masa pandemi Coronavirus-19.Abstract:  The government recommends postponing the examination of pregnant women during the pandemic to health workers if there are no danger signs in pregnancy. However, pregnant women still need to receive health education in order to understand the condition of their pregnancy. The purpose of this community service is to improve the welfare of pregnant women during the Coronavirus pandemic by implementing eKIE. The target of this community service activity is pregnant women in East and North Kalimantan Provinces. The method used in this activity is eKIE health education (communication, information and electronic education) in the form of providing material and interactive discussions through telegram groups. This community service is carried out for 1 month in November 2021. The place for this service activity is through electronic media online with the telegram group. The results of the activity showed that there was an increase in knowledge where after the eKIE was held there was knowledge from 13.9% to 65.4%; application of eKIE to increase knowledge and behavior of pregnant women in maintaining and improving their welfare during the Coronavirus pandemic - 19