Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Peran Dilema Media Massa dan Terorisme Yulia Sariwaty; Maya Retnasary
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 1 No 1 (2019): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v1i1.3033

Abstract

Media massa sebagai penyedia informasi bagi publik memiliki peran besar dalam menyampaikan isu, wacana maupun peristiwa. Kegiatan aksi terorisme merupakan salah satu peristiwa menarik yang menjadi pemberitaan media massa. Media massa dan teroris sama-sama memiliki kepentingan, dimana media membutuhkan aktifitas teroris sebagai bahan pemberitaan dan teroris membutuhkan media dalam menyampaikan pesan dan penghubung dari eksistensi kegiatan kelompoknya kepada publik. Media massa seringkali tidak menyadari jika kegiatan publikasi yang dilakukan kontra produktif dengan upaya pemerintah dalam penanganan aksi terorisme. Wawancara langsung dengan anggota teroris yang menyampaikan pesan dengan penggunaan istilah-istilah atau terminologi tertentu, secara tidak langsung akan berdampak negatif terhadap khalayak luas, dikarenakan respon yang beragam yang diterima oleh public saat menyimak pesan yang disampaikan dalam konten pemberitaan.Kata Kunci: Media Massa, Terorisme
Strategi Komunikasi Komunitas Gurat dalam Melestarikan Seni Lukis di Desa Jelekong Maya Retnasary; Veny Purba; Muhamad Davi Satriany Saputra
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 1 No 1 (2019): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v1i1.3115

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana strategi komunikasi Komunitas Gurat dalam melestarikan seni lukis di Desa Jelekong. Penelitian ini dilakukan karena ketertarikan akan strategi komunikasi seperti apa yang dilakukan yang dilakukan Komunitas Gurat dalam melestarikan seni lukis Jelekong karena seni lukis ini sudah menjadi warisan turun temurun di Desa Jelekong. Selain itu terdapat juga hambatan yang terjadi selama proses pelestarian seni lukis tersebut, sehingga penelitian ini juga mencari solusi sebagai jalan keluar yang dilakukan Komunitas Gurat dalam melestarikan seni lukis Jelekong ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian strategi komunikasi yang dilakukan Komunitas Gurat untuk meningkatkan minat anak-anak Jelekong dalam mempelajari seni lukis, juga meningkatkan kualitas dan promosi agar penjualan lukisan Jelekong agar pelukis Jelekong sejahtera dan seni lukis Jelekong tetap lestari.Kata Kunci : Strategi, Komunikasi, Pelestarian.
Representasi Bandung TV Sebagai Media Pelestari Budaya Sunda Melalui Program Tayangan Bentang Parahyangan: - Yulia Sariwaty Syaripudin; Maya Retnasary; Mukhamad Arief Basuki
Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM) Vol 2 No 2 (2020): JPRMEDCOM
Publisher : Journalism, Public Relation and Media Communication Studies Journal (JPRMEDCOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jprmedcom.v2i2.4414

Abstract

Bentang Parahyangan merupakan acara musik pop Sunda di Bandung TV, yang dibuat sebagai apresiasi terhadap seniman Jawa Barat, khususnya seniman Sunda. Melalui program acara Bentang Parahyangan diharapkan masyarakat dapat turut serta melestarikan dan mengembangkan potensi budaya Sunda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program acara Bentang Parahyangan sebagai media pelestari budaya Sunda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi naratif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan, program acara Bentang Parahyangan menjembatani eksistensi para budayawan Sunda dalam upaya melestarikan adat tradisi melalui bahasa, pakaian adat dan perkembangan musik pop Sunda, serta sebagai media edukasi mengenai kebudayaan Sunda.
THE ROLE OF INSTAGRAM AS A MARKETING COMMUNICATION MEDIA FOR FASHION THIRFTING SALES Yulia Sariwaty; Diny Fitriawati; Maya Retnasary
Jurnal Komunikasi dan Bisnis Vol. 9 No. 2 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46806/jkb.v9i2.772

Abstract

Modernity has changed the social system of society, including marketing communication activities. Advances in communication and information technology support changes in the marketing communication system. Social media facilitates interactive social interaction. Internet technology-based social media also changes the pattern of information dissemination from what was previously one to many audiences to many audiences to many audiences. Thrifting is a term used for sellers of used branded fashion but are still suitable for use. The existence of social media, especially Instagram, is used by Thrift Shops in offering and selling their thrift fashions. Instagram media was deliberately chosen by several Thrift Shops because of the advantages of several features it has in supporting marketing communication activities compared to other social media. Keywords: Instagram, Media, Communication, Marketing
Podcast: Media Baru Pemenuhan Kebutuhan Informasi di Era Disruptif Mohammad Iqbal Yubiantara; Maya Retnasary
Komunikasiana: Journal of Communication Studies Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjcs.v2i1.10455

Abstract

Podcast menjadi salah satu media yang memiliki karakteristik platform digital informations, menjadi semakin tren pada beberapa tahun ke belakang, dengan bentuk sajian yang menyerupai radio, yaitu sajian informasi berupa audio atau suara tanpa visual, sebuah produk baru dalam media di era disruptif sebagai wujud pemenuhan kebutuhan informasi bagi khalayak luas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perihal proses dari pembuatan konten podcast sebagai media baru oleh salah satu konten kreator yang menjadi subjek penelitian, yaitu “Man Behind The Gun” yang berisikan konten mengenai wawancara berformat tanya jawab seputar dunia industri kreatif dan para pelaku dibalik industri kreatif itu sendiri. Hasil pada penelitian ini mengenai podcast menjadi media pemenuhan kebutuhan informasi di era disruptif pada program “Man Behind The Gun”, proses pemenuhan kebutuhan informasi memang memiliki relatifitas pada kenyataanya, dan media yang dipakai pun menjadi pembentukan komitmen antara “Man Behind The Gun” ketika pada akhirnya memilih podcast sebagai media pemenuhan kebutuhan informasi bagi para pendengarnya.
Strategi Komunikasi Marketing dalam menarik minat pengunjung Ujung Berung Town Square Aprillina Harsa Putri; Maya Retnasary
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v5i1.3692

Abstract

Transformasi Bandung Timur Plaza merupakan salah satu proyek percontohan pengelolaan pedagang kaki lima di Bandung oleh Koperasi. Proses transformasi dimulai dengan perubahan nama Bandung Timur Plaza menjadi Ujung Berung Town Square pada tahun 2016. Strategi komunikasi pemasaran yang tepat perlu dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh pengelola Ujung Berung Town Square dalam menarik minat pengunjung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi ke lapangan dan wawancara semi terstruktur. Pendekatan penelitian ini dibangun dengan model bauran komunikasi pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelola Ujung Berung Town Square memilih empat bauran pemasaran yang paling efektif meningkatkan jumlah pengunjung yaitu Periklanan, Hubungan Masyarakat dan Publisitas, Promosi Penjualan serta Pemasaran Online dan Media Sosial. Komunikasi Pemasaran yang dilakukan telah berhasil meningkatkan rata-rata jumlah pengunjung sebanyak 26,42% dari kurun waktu 2018 hingga 2019.
Analisis Framing Pemberitaan Menkumham Yasonna Laoly Tentang Kebijakan Pembebasan Narapidana Ditengah Wabah Covid-19: (Media Online detik.com dan kompas.com) Erna Yusniar; Maya Retnasary
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v5i2.3855

Abstract

Akibat adanya wabah covid-19 yang telah menyerang masyarakat dunia termasuk indonesia, untuk mencegah penyebaran virus covid-19 Pemerintah Indonesia sendiri memberikan upaya kebijakan-kebijakan untuk menangani hal tersbut. Salah satunya kebijakan dari Menkumham tentang pembebasan napi ditengah virus covid-19 didalam penjara. Masyarakat indonesia banyak yang menentang tentang usulan kebijakan tersebut karena dapat mengganggu ketenangan dilingkungan masyarakat. Banyak pemberitaan di media Online yang menuai kritik mau tanggapan dari pihak-pihak yang tidak setuju dengan usulan tersebut. Penelitian ini menggunakan analisis framing milik Robert N. Entman. Hasil dari penelitian ini kedua media online detik.com dan kompas.com sama-sama meberitakan mengenai usulan mengenai kebijakan pembebasan napi oleh Menkumham Yasonna Laoly. Detik.com lebih memfokuskan tanggapan dari Yasonna Laoly menganai pihak-pihak yang tidak setuju dengan usulan tersebut. Berbeda dengan kompas.com lebih kritik dalam menyampaikan pemberitaan mengenai usulan kebijakan pembebasan napi oleh Yasonna Laoly.
Penggunaan Media Sosial Twitter Masyarakat di Kota Bandung sebagai Media untuk Memperoleh Informasi mengenai New Normal dalam Akun @humasjabar Rio Esaputrar Rohman; Maya Retnasary
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/jpi.v5i2.3872

Abstract

Teknologi saat ini telah berkembang dengan pesat. Kondisi ini membuat media massa terus berkembang sehingga muncul salah satu jenis media massa yaitu Media Sosial. Media sosial yang banyak diminati oleh masyarakat sebagai media alternatif dalam memperoleh informasi serta kemudahan fitur yang diberikan dan keberagaman informasi yang disajikan. Sejak kurang lebih 3 Bulan virus Covid-19 mewabah di Indonesia banyak media sosial secara realtime memberikan informasi berupa pemberitaan perkembangan terkait hal ini termasuk media sosial Twitter. Dan kini sedang dalam masa transisi menuju New normal (Adaptasi Kebiasaan Baru) yang benar-benar baru dalam kehidupan saat ini. Maka dari itu masyarakat memiliki kewenangan untuk memberikan pemaknaan, merespon, dan bertindak atas apa yang telah dilihatnya. Kondisi ini melatar belakangi pentingnya penelitian ini di lakukan. Adapun tujuan penelitian ini untuk menjawab dampak media massa setelah memperoleh informasi mengenai New normal dari akun media sosial Twitter @humasjabar pada pengguna Twitter di Kota Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori komunikasi massa. Hasil dari penelitian ini adalah instrumen dari dampak media massa yaitu dampak Afektif, Kognitif dan Behaviorisme yang ditimbulkan setelah memperoleh informasi. Data diambil dengan menggunakan teknik wawancara yang mendalam, Wawanacara di sini melibatkan masyarakat Kota Bandung pengguna Twitter yang sedang dalam transisi menuju New normal yang ditentukan berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Hasil yang ditargetkan yaitu dapat menjelaskan dampak media massa pada masyarakat.
EKSISTENSI DIRI YOUTUBER “JONESHOOD” “Studi Fenomenologis Mengenai Eksistensi Diri Youtuber “JONESHOOD” di Kota Bandung” Diny Fitriawati; Maya Retnasary
JURNAL SIGNAL Vol 6, No 1 (2018): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.429 KB) | DOI: 10.33603/signal.v6i1.954

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi diri youtuber “Joneshood” . Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan pengamatan berperan serta. Objek penelitian ini adalah anggota Joneshood Bandung. Penelitian ini menemukan eksistensi diri anggota youtuber Joneshood terbentuk dari eksistensi diri, perkembangan joneshood sebagai bentuk eksistensi diri, dan upaya-upaya dalam mempertahankan eksistensi diri. Dengan memahami tindakan anggota youtuber “Joneshood” secara individu dapat dilihat dari kemampuan yang mendasari tindakan tersebut sehingga dapat diketahui perkembangan eksistensi diri youtuber Joneshood. Kata Kunci : Eksistensi diri, youtuber, media sosial
PERAN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI Retnasary, Maya; Fitriawati, Diny
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.636 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penggunaan Instagram sebagai media promosi Komunitas Ketimbang Ngemis yang bergerak pada bidang sosial, sebagai wadah penyaluran dana bagi orang-orang yang membutuhkan. Kota Bandung dengan studi kasus pada komunitas online Ketimbang Ngemis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus. Data diperoleh dari studi dokumentasi unggahan akun Ketimbang Ngemis serta wawancara dengan pemilik akun dan follower. Penelitian ini menggunakan dasar Teori Media Baru dan The 7C Framework. Adapun hasil dari pembahasannya adalah bahwa sebagai sarana promisi, Instagram memiliki kelebihan dari sisi fitur yang sangat memadai. Fitur tersebut mencakup enam aspek dari The 7C Framework, yaitu context, content, community, communication, connection, dan commerce. Fitur Context memiliki fungsi sebagai penarik minat, sementara content begfungsi sebagai penentuan respon target. Disamping itu ada juga Community yang berfungsi menyampaikan pesan secara luas dan Communication menghubungkan komunikasi antara customer dan pelanggan. Sementara Connection akan membantu mempermudah dalam mencari informasi dengan menu tag dan hastag, sementara Commerence mendukung terjadinya proses transaksi jual beli. Kelebihan dari Media sosial Instagram pada dasarnya terletak pada content, community, dan connection. Namun kekuarangannya adalah customization, akan tetapi customization sendiri tidak begitu berperan terutama bagi media promosi. Instagram sebagai salah satu media sosial membantu menarik customer melalui followers. Melalui unggahan foto customers akan tertarik untuk melihat dan ingin mengetahui lebih lanjut. Hal tersebut akan terlihat pada konten likes dan komentar yang tersedia dalam aplikasi instagram. Kata Kunci : Instagram, Komunitas Ketimbang Ngemis, Media Promosi